Share

Bab 976

Author: Musim Gugur
Di rumah sakit.

Reza sedang telungkup di atas ranjang rumah sakit. Setelah pakaian dibuka, dokter mulai membersihkan lukanya.

“Kak Reza, gimana keadaanmu?” Johan adalah orang terakhir yang tiba di rumah sakit. Begitu memasuki ruangan UGD, dia langsung bertanya.

Reza spontan melihat ke belakang Johan, tetapi tidak ada yang masuk lagi. Tiba-tiba dokter menyeka luka dengan antiseptik, rasa sakit seketika terasa sangat menyayat hati. Si lelaki mengerutkan keningnya spontan menunduk.

Jason berkata de
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2820

    Apa pun jawabannya tetap akan masuk ke dalam jebakan Reza. Sonia tidak akan masuk ke dalam jebakan Reza. Dia memutar bola matanya, lalu tiba-tiba bertanya, “Sudah jam berapa?”Ekspresi serius Sonia seolah-olah tidak seperti sedang mengalihkan perhatiannya.Reza membalas, “Jam delapan!”Sonia mendorong pundak Reza. “Aku mesti bangun. Aku mesti beri hormat kepada Ayah dan Ibu di pagi hari.”Mata Reza berkilauan. “Bagus, ternyata kamu masih ingat.”Sonia bertanya, “Apa sekarang sudah kesiangan?”“Tidak. Tadi aku sudah telepon, aku beri tahu mereka, kita akan pergi sekitar jam sembilan. Setelah memberi hormat, kita akan sarapan bersama.” Reza melihat jam sekilas. “Jadi, kamu bisa tidur sekitar setengah jam lagi.”Sonia menatap Reza dengan tatapan berkilauan. “Apa kamu suruh aku tidur?”Reza melihat Sonia beberapa detik, lalu mengesampingkan selimut. “Tidur sama-sama!”Sonia membalikkan tubuhnya. Dia menuruni ranjang, lalu berlari ke kamar mandi dengan mengenakan pakaian tidur sutra berwarn

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2819

    Theresia menatap Morgan. Nada bicaranya malah terdengar serius. “Kamu melupakan satu hal.”“Apa?”“Kamu lupa mandiin aku!” Theresia mengerutkan sedikit keningnya. Dia kelihatan agak kesal. “Aku nggak bisa tidur kalau nggak mandi.”Pria itu mengenakan sepotong jubah mandi berwarna biru tua. Dia baru saja selesai membasuh tubuhnya. Rambutnya juga masih basah. Sepasang matanya kelihatan memesona karena terkena uap air. Dia menatap Theresia lekat-lekat tanpa berbicara.Sementara itu, tatapan Theresia kelihatan linglung. Ujung matanya kelihatan memerah lantaran merasa sedikit sedih. Dia yang kelihatan menggoda itu mulai mendebarkan hati Morgan.Theresia berjalan ke sana untuk memeluk pinggang Morgan. Dia bersandar di atas pelukan Morgan, lalu menggesekkan keningnya di atas dada Morgan.Morgan langsung menggendongnya, lalu berjalan maju dua langkah untuk menutup pintu. Setelah itu, Morgan menggendongnya ke dalam kamar mandi.Theresia menemukan bola mainan kucingnya lagi. Dia pun langsung men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2818

    Sonia berjalan ke sana. Dia melihat kembang api di luar sana sudah padam. Jamuan di dalam taman bunga juga sudah dibersihkan tanpa ada orang sama sekali.Sonia berjongkok perlahan di hadapan Reza. “Kenapa duduk di sini?”Jari tangan panjang Reza mengusap wajah Sonia. Dia tersenyum lembut. “Lihat kembang api!”“Lihat kembang api?” Kening indah Sonia mulai berkerut.Reza mencondongkan tubuhnya untuk mencium hidung mancung Sonia. “Coba berdiri, apa ada kembang api?”Sonia berdiri dan bersandar di atas pagar batu. Dia memandang ke luar kastil dan tidak menemukan kembang api, bahkan kebanyakan lampu di luar sana juga sudah dipadamkan. Hanya tersisa sedikit bayangan lampu yang kabur di tengah kegelapan. Di kejauhan, tampak pegunungan yang megah dan berlapis-lapis.Saat Sonia hendak bertanya pada Reza, tubuhnya tiba-tiba menegang. Tangan pria itu menyentuh pahanya, disusul dengan sedikit sentuhan dingin di bibir.Ada beberapa hal yang bisa dipahami tanpa perlu kata-kata, sehingga hanya dengan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2817

    Sonia berhitung sebentar. “Sudah sepuluh tahun!”Sepuluh tahun kedengarannya sangat jauh. Namun, ketika mengenang kembali, semuanya terasa seperti sesaat saja.Reza mengulurkan tangannya kepada Sonia. “Ayo, pergi, Nyonya Sonia. Kegilaan dan kehidupan khusus kita berdua baru saja resmi dimulai!”Sonia meletakkan tangannya di dalam telapak tangan Reza. Bola matanya terlihat berkilauan. “Asalkan kamu nggak merasa bosan, aku nggak akan meninggalkanmu sampai kapan pun!”Reza menggenggam tangan Sonia, lalu memeluk Sonia ke dalam pelukannya. “Tenang saja. Seumur hidup ini, kita berdua tidak akan berpisah lagi!”Sonia bersandar di atas pundak Reza, lalu mengangkat kepalanya untuk melihat kembang api di atas langit. “Terima kasih, Reza.”Terima kasih sudah membawa Sonia berjalan keluar dari kegelapan dan memiliki kehidupan yang berbeda!Reza menggendong Sonia berjalan ke dalam kastil. Lampu di seluruh kastil terang benderang. Akhirnya malam ini menyambut sang pemiliknya.Mereka terus naik hingg

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2816

    Tasya yang berada di samping bertanya dengan penasaran, “Gimana caranya buat onar di kamar pengantin? Aku juga mau bikin onar ….”Belum sempat Tasya menyelesaikan omongannya, dia pun menyadari tatapan sinis dari pamannya. Senyuman cerah di atas wajahnya seketika menghilang. Dia langsung mendekat ke sisi Yandi.Reza berkata, “Kak George dan Kak Diana juga sudah pergi istirahat. Yandi, kamu bantu aku jagain Tasya, suruh dia juga cepat istirahat.”Lantaran mendapat pesan langsung dari pengantin pria, tentu saja Yandi tidak bisa menolak. Dia mengangguk dengan perlahan. “Tenang saja!”Setelah mendengar ucapan Reza, hati Tasya langsung berbunga-bunga. Dia pun tidak peduli lagi dengan masalah kamar pengantin.Matias sudah berjalan ke sisi Ranty. Dia menggendong Ranty, lalu berkata, “Trik kamu dalam bikin onar di kamar pengantin juga tidak dianggap sulit bagi mempelai pria dan mempelai wanita. Kita jangan cari masalah, pergi tidur saja.”Setelah dipikir-pikir, Ranty merasa ucapan Matias benar

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2815

    Sonia bertanya kepada Ranty dengan kaget, “Melvin juga bawa Kase pergi?”Ranty mengangkat alisnya. “Kase sudah mabuk dan terus ribut ingin tanding minum alkohol dengan Reza. Melvin pun bawa dia pergi, sepertinya dibawa pulang Kota Jembara, biar nggak tambah masalah.”Sonia mengangguk, lalu menyerahkan Kase kepada Melvin. Dia pun merasa tenang!Reza melihat kemari. “Apa yang diberikan Melvin kepadamu?”Sonia berterus terang. “Sebuah kastil!”Reza mengambil memo dari dalam kotak, lalu membacanya sekilas. Nada bicaranya terdengar dingin. “Dia memang pandai dalam cari muka!”Sonia mengangkat alisnya. “Kenapa? Dari maksudmu, Tuan Reza tahu masalah keluarganya Melvin?”“Tuan Reza?”Pria itu mengangkat kelopak matanya, lalu berkata dengan nada rendah dan magnetis.Sonia sudah mengerti dirinya telah salah bicara. Dia pun segera memperbaikinya, “Suamiku!”Kali ini, Reza baru menjelaskan dengan senyum lembut. “Sebelumnya ayahnya Melvin sudah berbicara seperti itu, kamu kira keluarganya Hana bakal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1233

    "Sama-sama, kepercayaan itu timbal balik," ujar Sonia sambil tersenyum lembut. Kemudian, dia mulai bekerja.Teddy memandang punggung Sonia sambil diam-diam mengangguk. Jika kelak Sonia ingin tetap berkarya di industri ini, dia akan mengusahakan yang terbaik untuk melindunginya.Pagi itu, di Gedung Gun

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1171

    Hanya saja kening Reza tampak berkerut. “Apa wanita yang bernama Pretty itu adalah pemeran utama baru yang dipilih Pak Teddy?”“Emm,” balas Sonia dengan datar.“Untuk apa kamu ke Kasen?”“Pretty yang mengajakku ke sana. Dia bilang dia ingin diskusi masalah desain gaun.”“Kenapa dia bisa diberi obat?”“Ak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1168

    Saat Sonia pulang ke rumah, tampak banyak lelaki berseragam sedang memindahkan barang. Sepertinya rumah itu akan direnovasi ulang. Semuanya diganti menjadi yang baru.Ketika menyadari kepulangan Sonia, kepala tim renovasi pun segera berkata, “Apa kamu tinggal di sebelah?”“Iya!” Sonia mengangguk. “Ada

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1202

    Hati Kiara menjadi masam. Bukankah biasanya Jason memperlakukan wanita dengan sangat lembut? Ternyata dia tidak akan bersikap lembut terhadap wanita yang tidak disukainya.Rasa putus asa seketika terlukis di wajah Kiara. Dia mengangguk dengan perlahan. “Benar apa katamu, aku sendiri yang nggak tahu d

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status