Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 198. Hilang Kendali?

Share

Bab 198. Hilang Kendali?

Author: Sweety
last update publish date: 2026-06-28 12:00:30

Lama menunggu jawaban Kyrran, panggilan Andrea berhenti, kemudian pesan masuk ke ponsel Derby.

Semua cowok itu berkumpul membaca chat Andrea pada Derby.

[Der, kamu bareng Kyrran]

[Dia ada di asrama gak ya sekarang]

Derby menatap Kyrran. "Aku jawab apa, Ran?"

Kyrran meluruskan punggung kemudian menghela napas tipis. "Balas kalau masih urus persiapan festival musim dingin."

"Oke."

Setelah semua balon selesai, Vanko keluar lebih dulu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
Uing
myosorrr lg psti
goodnovel comment avatar
Weiwei
Cieeeee mau sunnnn yaa
goodnovel comment avatar
Rini Angriani
awwwww so sweeett
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 16

    Sepanjang perkuliahan hari itu, Andrea nyaris tidak menyerap apa pun yang dijelaskan dosen. Padahal biasanya ia termasuk mahasiswi yang rajin mencatat. Namun, meski laptopnya terbuka dan slide presentasi terpampang di layar depan, pikirannya terus berputar pada percakapannya dengan Kyrran. Andrea lalu menghela napas pelan. Cowok itu ada saja gebrakannya membuat Andrea berpikir keras. Setelah kelas berakhir, Andrea ikut keluar bersama mahasiswa yang mulai berhamburan melewati pintu kelas. Saat langkah sepatunya menyusuri koridor, ponselnya bergetar. Ia mengangkat layarnya dan seketika menyetop langkah begitu matanya matanya menangkap nama pengirim pesan. Jantung Andrea berdetak lebih cepat dan terasa keras menggedor dadanya. Bagaimana tidak? Nama yang muncul di layar ponselnya itu merupakan kontak favoritnya dulu. My Baby Ran. Andrea membeku. Untuk sesaat ia hanya menatap layar ponselnya. Bahkan setelah lebih dari setahun berlalu, ia rupanya belum pernah mengganti nama k

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 15

    Andrea merebahkan tubuhnya di kasur dengan lemas. Lampu kamar sudah dimatikan. Hanya lampu belajar di sudut ruangan yang masih menyala redup. Di kasur seberang, Cassandra sudah tidur lebih dulu.Andrea kemudian menatap langit-langit kamar dengan kebingungan yang melanda pikirannya.Gadis itu mengerjap lelah. "Aku harus bagaimana sekarang?" gumamnya pelan."Aku butuh wawancara itu dengan dia…""Apa aku harus terima saja syarat dari Kyrran?""Ciuman dengan dia lagi?"Andrea memejamkan mata, lalu menutup wajahnya dengan bantal."Kyrran nyebelin!"Ia meracau sendiri sembari berguling ke kanan lalu ke kiri.Beberapa menit kemudian, Andrea mendadak bangkit duduk."Ah!" Ia menatap lurus ke depan."Terima saja, cuma ciuman kok. Aku pernah ciuman sama dia dan dia juga pasti anggap ciuman itu sudah biasa. Mungkin karena lagi jauh dari pacarnya makanya mau cari pelampiasan."Andrea menghela napas. "Ya, terima saja kesepakatannya."***Keesokan harinya, Andrea berdiri di depan gedung Fakultas Ked

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 14

    "Jadi ada perlu apa?" tanya Kyrran dengan nada provokatif bersama sudut bibirnya yang terangkat tipis. Andrea mendorong dada Kyrran, namun kekuatannya tidak mampu menggeser Kyrran sedikitpun. "Bisa minggir dulu? Ngobrol gak harus dekat-dekat begini?!" ketus Andrea. Kyrran tidak melepaskan tatapannya dari Andrea. Dia malah semakin mendekatkan wajahnya hingga napas mereka bercampur. "Gak bisa, Andrea." Gadis itu akhirnya menoleh ke samping sembari menghela napas. Lantas Andrea kembali menatap iris hitam yang sangat dekat dengannya itu. "Aku mau wawancara sama kamu, untuk artikel eksklusif klub jurnalistik dan butuh pengambilan video wawancaranya," papar Andrea dengan nada dinginnya. "Oke," sahut Kyrran. "Punya daftar pertanyaan?" Andrea sempat mengernyit heran, namun segera ia merogoh saku celananya, mengeluarkan ponsel dengan casing hape berwarna ungu muda lembut. "Punya," ujar gadis itu sembari berkutat sejenak dengan ponselnya sebelum menyerahkannya pada Kyrran. "Total

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 13

    Andrea berendam santai di bathtub kamar mandi unit asramanya. Semoga saja Cassandra sudah menyelesaikan wawancara dengan Kyrran. Gadis itu keluar dari kamar mandi dengan bathrobe ungu muda lembut. Dari pintu Cassandra muncul. Dia menghampiri gadis itu.Malam itu, Andrea memutuskan berendam untuk menenangkan pikirannya. Bathtub di kamar mandi unit asramanya sudah terisi air hangat yang dicampur bath salt beraroma lavender dan chamomile.Uap tipis mengepul di permukaan air, memenuhi ruangan dengan aroma menenangkan yang biasanya mampu membuatnya melupakan tugas kuliah, deadline artikel dan berbagai keruwetan hidup.Ia menyandarkan kepala ke tepian bathtub lalu memejamkan mata. Tubuhnya terasa rileks, tetapi tetap saja pikirannya berkecamuk dengan nama Kyrran.Andrea menghela napas pelan. "Semoga saja Cassie berhasil."Jika Cassandra mendapatkan wawancara dengan Kyrran, setidaknya Andrea tidak perlu bertemu langsung dengan cowok yang berusaha ia hindari itu.Jujur saja, Andrea tidak taku

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 12

    Kyrran menunduk mendekatkan wajahnya ke wajah Andrea. Gadis itu bisa merasakan napas hangat Kyrran menyapu bibirnya."Aku tahu kalau kamu punya tunangan, Andrea," ujar Kyrran dingin. Kali ini tatapan cowok itu tajam menusuk—persis seperti tatapan Kyrran mode Ketos Iblis saat sekolah.Andrea mendorong dada bidang Kyrran hingga cowok itu sendiri yang akhirnya melepas rengkuhan lengannya di pinggang Andrea."Kalau begitu harusnya kamu jangan dekat-dekat denganku," ujar Andrea ketus.Selain itu, Andrea tahu kalau Kyrran punya Daisy sebagai pacarnya cowok itu sekarang. Tapi ia memilih tidak mengungkitnya. Nanti Kyrran curiga soal dari mana Andrea tahu mengenai hubungan cowok itu dan Daisy.Andrea kemudian berbalik, melangkah pergi dari Kyrran dan untungnya kali ini cowok itu tidak mengejarnya lagi.Di sisi lain, Kyrran berdiri memandangi punggung Andrea yang menjauh hingga berbelok menuruni tangga.Ia memasukkan tangan ke saku celananya lalu menghela napas tipis dari celah bibir segarnya.

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 11

    Andrea kembali ke kamar sambil membawa buket buku yang diberikan Jasper. Namun langkah gadis itu terhenti ketika pandangannya terpaku pada Cassandra yang sedang berdiri di depan lemari, sibuk memasukkan beberapa barang ke dalam tas. "Kamu mau ke mana, Cassie?" Cassandra terkesiap dan spontan menoleh. "Oh, Rea… emm… aku mau keluar dulu." Seketika ekspresi terkejut Cassandra berubah menjadi senyum kecil. "Kamu sudah selesai ketemuan sama Jasper ya?" Andrea mengangkat buket di tangannya. "Sudah, dia memberiku ini dan sudah mau ke bandara katanya." "Oh, begitu." Cassandra kembali memasukkan sesuatu ke dalam tas. "Kamu memang mau keluar ke mana malam-malam begini?" tanya Andrea. Cassandra membeku sesaat sebelum menoleh dan menjawab. "Aku mau menemani adikku sebentar di rumah sakit." "Adik kamu? Apa sesuatu terjadi sama dia?" Cassandra segera menggeleng. "Oh, gak kok, Rea." Ia tersenyum menenangkan. "Dia cuma mau nginep bareng aku malam ini." "Oh…" Andrea mengangguk pel

  • Jerat Ketos Galak   Bab 104. Just Kiss Me, Andrea

    Pandangan Andrea terangkat, tatapan tajam Kyrran menyambutnya. Rahang cowok itu mengeras dan bola matanya berkilat penuh amarah, seperti mengobarkan api. Andrea sendiri tidak tahu apa penyebabnya. Sejak menggendongnya tadi, Kyrran memang sudah tampak kesal. Jemari gadis itu me

  • Jerat Ketos Galak   Bab 5. Ancaman

    Setelah kelas selesai, satu per satu siswa keluar dari kelas. Biasanya, Andrea juara satu siswa yang meninggalkan kelas paling cepat. Tapi, kali ini gadis itu menahan diri.Setelah melihat Kyrran beranjak dari kursi, gadis itu ikut bangkit dan langsung menghampiri cowok itu."Kyrran," kata Andrea.

  • Jerat Ketos Galak   Bab 132. Menenangkan Andrea

    "Gak punya bukti, kan?" sahut Kyrran lagi. Tatapannya semakin menyeramkan. Cowok itu kemudian mempertegas. "Asal kalian tau, aku yang ada di lab bersama Andrea malam tadi."Andrea mendongak, memperhatikan Kyrran yang masih memeluknya erat. Tak pernah ia sangka akan dibela oleh

  • Jerat Ketos Galak   Bab 1. Skandal di Lab Biologi

    "Andrea Ilsa Shimano dari kelas 11-D, silakan ke ruangan dewan kedisiplinan sekarang juga."Suara pengumuman dari interkom sekolah menggema di setiap sudut Alveroz International High School.Percakapan siswa pada deretan meja panjang kafetaria langsung mereda. Hampir semua kepala menoleh bersamaan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status