Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 291. Rindu Kyrran

Share

Bab 291. Rindu Kyrran

Author: Sweety
last update publish date: 2026-08-10 08:00:46

Sudah tiga hari berlalu dan Andrea belum juga bisa bertemu dengan Kyrran. Informasi yang diterimanya selalu sama. Kyrran baik-baik saja. Kyrran masih menjalani perawatan dan membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisinya.

Awalnya Andrea berusaha mempercayai semua itu. Bagaimanapun juga, papa dan mama Kyrran sendiri yang mengatakannya.

Tetapi semakin hari, rasanya banyak hal yang janggal. Kalau Kyrran memang baik-baik saja, setidaknya dia bisa menghubunginya, bukan?

M
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jerat Ketos Galak   Bab 291. Rindu Kyrran

    Sudah tiga hari berlalu dan Andrea belum juga bisa bertemu dengan Kyrran. Informasi yang diterimanya selalu sama. Kyrran baik-baik saja. Kyrran masih menjalani perawatan dan membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisinya.Awalnya Andrea berusaha mempercayai semua itu. Bagaimanapun juga, papa dan mama Kyrran sendiri yang mengatakannya.Tetapi semakin hari, rasanya banyak hal yang janggal. Kalau Kyrran memang baik-baik saja, setidaknya dia bisa menghubunginya, bukan?Mungkin melalui pesan, panggilan telepon atau sekadar video call selama beberapa menit.Andrea bahkan tidak akan memaksanya berbicara lama. Dia hanya ingin melihat wajah pacarnya. Memastikan sendiri bahwa Kyrran benar-benar baik-baik saja.Namun sampai detik ini…Tidak ada satu pun pesan, panggilan atau video ca dari Kyrran. Bahkan pesan terakhir Andrea hanya berakhir dengan tanda terkirim."Rea?"Suara di sampingnya membuat gadis itu tersadar dari lam

  • Jerat Ketos Galak   Bab 290. Merasa Bersalah

    "Apa yang kamu lakukan di sini?" Andrea menelan salivanya. Sosok yang berada di depannya adalah papa Kyrran. Pria itu mengenakan kemeja gelap dengan jas yang masih rapi, meski wajahnya tampak lelah. Tatapannya tidak marah, tetapi cukup serius untuk membuat Andrea merasa seperti anak sekolah yang baru saja ketahuan melakukan kesalahan. Mata gadis itu membulat. "O-om Adriell?" Andrea melirik ke arah lift, kemudian kembali menatap pria di hadapannya. "Saya…" Andrea menunduk. "Saya mencari Kyrran, Om." Om Adriell mengembuskan napas panjang. "Saya sudah menduga kamu akan melakukan ini, Andrea." Andrea mengangkat wajah. "Om tahu?" "Tentu saja." Pria itu memberi isyarat agar Andrea mengikutinya. Beberapa menit kemudian, mereka sudah berada di ruang tunggu privat yang suasananya jauh lebih tenang dibandingkan bagian rumah sakit lainnya. Andrea duduk di salah satu sofa dan Om Adriell duduk berhadapan dengannya. Andrea memainkan ujung lengan piyamanya. "Ada apa sebenarnya dengan Kyrra

  • Jerat Ketos Galak   Bab 289. Mencari Kyrran

    Davin bersih keras meminta Andrea istirahat dan pada akhirnya Andrea menurut. Setidaknya di depan sahabatnya itu.Namun begitu Davin berpamitan untuk kembali ke sekolah dan pintu kamar tertutup, Andrea terus menoleh ke arah jam dinding. Sepuluh menit berlalu hingga tiga puluh menit, perasaan tidak enak di dadanya semakin besar."Aku cuma mau memastikan Kyrran baik-baik saja," gumamnya.Dengan hati-hati, Andrea melepaskan plester yang menahan selang infus di punggung tangannya. Sedikit perih, tetapi bisa gadis itu tahan.Setelahnya, Andrea turun dari ranjang pelan-pelan. Tubuhnya memang masih lemas dan kepalanya masih berat. Namun rasa khawatir Andrea pada Kyrran mengalahkan semua itu.Dengan piama rumah sakit berwarna pucat dan sandal pasien, Andrea keluar dari kamar rawat VIPnya. Beberapa helai rambut hitam panjangnya sengaja ia bawa ke depan agar menutupi sebagian wajahnya.Beruntung, koridor rumah sakit tampak cukup sepi. Namu

  • Jerat Ketos Galak   Bab 288. Koma

    "Mmm…"Kesadaran Andrea kembali perlahan. Hal pertama yang dilihatnya adalah langit-langit putih yang asing.Kelopak mata gadis itu berkedip beberapa kali sebelum pandangannya benar-benar fokus. Aroma antiseptik memenuhi indra penciuman Andrea.Ia di rumah sakit ya?Jantung Andrea berdegup kencang. Refleks gadis itu bangun terduduk."Kyrran—"Kepalanya langsung berdenyut hebat. "Ah…"Tangan Andrea terangkat memegangi pelipisnya. Seluruh tubuh gadis itu terasa nyeri, seolah setiap otot dipaksa bekerja melebihi batasnya.Saat hendak turun dari ranjang, pandangannya jatuh pada selang infus yang menempel di punggung tangannya.Baru saat itulah ingatannya kembali sedikit demi sedikit.Andrea ingat ingin menyusul Kyrran ke rumah sakit bersama dengan para sahabatnya. Namun pandangannya mendadak kabur lalu menghitam.Pintu kamar rawatnya tiba-tiba terbuka. Andrea menoleh cepat ke arah Davin ya

  • Jerat Ketos Galak   Bab 287. Tidak Sadarkan Diri

    "Baby Ran..."Andrea menepuk pelan pipi cowoknya dan tidak ada reaksi sama sekali dari Kyrran."Baby Ran, dengerin aku."Suara Andrea bergetar. Ia berusaha mengendalikan napasnya yang semakin tidak beraturan, tetapi kepanikannya justru semakin menjadi-jadi.Andrea menggenggam kedua sisi wajah Kyrran dan mengangkatnya sedikit dari pundaknya."Baby Ran, buka mata kamu, please..."Tetap tidak ada jawaban dari Kyrran. Air mata mulai merebak ke pipi Andrea."Kamu jangan bikin aku takut seperti ini..."Andrea menelan ludah dengan susah payah. Tangannya berpindah ke dada Kyrran, seolah ingin memastikan cowoknya itu masih bernapas.Andrea mengembuskan napas lega, merasakan dada Kyrran bergerak pelan, meskipun rasa takutnya belum juga menghilang.Andrea menggigit bibir bawahnya. Dia tidak tahu harus melakukan apa sekarang."Baby Ran..."Beruntung suara beberapa langkah kaki tiba-tiba t

  • Jerat Ketos Galak   Bab 286. Kyrran vs Pak Handoko

    Tangan besar pria itu mencengkeram lengan Andrea dengan kasar. "Beraninya kau melawan dan mencoba kabur!" geram Pak Handoko. Andrea meringis kesakitan lantaran pria itu mencengkeram lengannya dengan kasar. "Lepas!" Andrea berusaha menarik lengannya sekuat tenaga, tetapi tubuhnya sudah tidak lagi mampu mengikuti keinginannya. Tenaganya terkuras setelah berlari dan terus berusaha melawan sejak tadi. Napasnya tersengal-sengal. Keringat membasahi pelipis dan lehernya, sementara beberapa noda tanah menempel di pipi serta seragamnya. Andrea kembali melayangkan pukulan. Namun, Pak Handoko dengan mudah menghindarinya. Pukulan berikutnya juga berhasil ditepis. "Diam!" Pak Handoko mendorongnya dengan kasar. Gadis itu kehilangan keseimbangan dan punggungnya menghantam batang pohon besar di belakangnya. Dukh!

  • Jerat Ketos Galak   Bab 50. Sarkasme Kyrran dan Andrea

    "Kamu lebih mendalami soal teknologi sejak pindah ke sini, kan?" tanya Andrea. Gadis itu menusuk-nusuk pelan nasi mentega yang ada di foodtray. "Ya, kenapa, Andrea?" Derby menyendok sup krim jagung ke dalam mulutnya. "Kamu… bisa hack handphone orang lain gak?"Derby h

  • Jerat Ketos Galak   Bab 46. Menemani Kyrran Berenang

    "Gosh! Dia—" Andrea menggigit bibir bawahnya untuk menahan ucapan yang tak seharusnya diungkapkan. Tapi dalam benaknya, ia mendengar secara gamblang. Hot banget, ujarnya dalam hati sambil cengo menatap sosok cowok di sisi kolam dekat matras hitam dan alat latihan calisthenics. Tak lain

  • Jerat Ketos Galak   Bab 32. Would You Lend Me Your Lips?

    "Rea! Aku punya berita penting!" Teriakan heboh Noela membuat Andrea terkejut. Dia tidak mengenakan headphone dan pintu kamarnya memang terbuka lebar, sehingga suara melengking sahabatnya itu langsung menyerang pendengarannya. Andrea menoleh, iris kecokelatannya yang bening beralih dari layar l

  • Jerat Ketos Galak   Bab 5. Ancaman

    Setelah kelas selesai, satu per satu siswa keluar dari kelas. Biasanya, Andrea juara satu siswa yang meninggalkan kelas paling cepat. Tapi, kali ini gadis itu menahan diri.Setelah melihat Kyrran beranjak dari kursi, gadis itu ikut bangkit dan langsung menghampiri cowok itu."Kyrran," kata Andrea.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status