Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 311. Hai, Pacar

Share

Bab 311. Hai, Pacar

Author: Sweety
last update publish date: 2026-08-16 20:01:16

Setelah sepuluh hari, akhirnya kabar baik yang dinanti-nanti datang. Kyrran akhirnya sadar dari koma.

Kabar itu menyebar begitu cepat hingga Andrea bahkan tidak ingat bagaimana ia bisa sampai ke koridor rumah sakit.

Yang ia ingat hanya dirinya dan Noela berlari, melewati lorong demi lorong dan masuk ke lift berdua, menunggu angka di layar yang terasa bergerak terlalu lambat.

Ding!

Setelah pintu lift terbuka, Andrea kembali berlari. Jantungnya berdebar begit
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Asy Nahak
lanjut donkkkkkk ko 2 episod sja sii
goodnovel comment avatar
Asy Nahak
awww syukurlah kyyran sadar🥹.....iiii bekin baper dehh🫣
goodnovel comment avatar
cheesecakee
hrs smbuh pokonya kyrran, bnran gk baca lg klo kyrran gak ada apalagi dbntinsm dalvin
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jerat Ketos Galak   Bab 311. Hai, Pacar

    Setelah sepuluh hari, akhirnya kabar baik yang dinanti-nanti datang. Kyrran akhirnya sadar dari koma.Kabar itu menyebar begitu cepat hingga Andrea bahkan tidak ingat bagaimana ia bisa sampai ke koridor rumah sakit.Yang ia ingat hanya dirinya dan Noela berlari, melewati lorong demi lorong dan masuk ke lift berdua, menunggu angka di layar yang terasa bergerak terlalu lambat.Ding!Setelah pintu lift terbuka, Andrea kembali berlari. Jantungnya berdebar begitu keras hingga telinganya berdenging.Ia takut kalau semua ini hanya salah dengar. Namun saat pintu kamar rawat dibuka—Napas gadis itu tertahan. Kyrran benar-benar sudah sadar. Cowok itu sedang duduk bersandar di ranjang rumah sakit.Wajahnya masih terlihat pucat dan tubuhnya tampak lebih kurus dibanding dua minggu lalu. Namun matanya sudah terbuka dan itu sudah cukup.Di samping ranjang, Darell sedang duduk sambil mengobrol dengan Kyrran.Mendengar

  • Jerat Ketos Galak   Bab 310. Harapan

    Satu minggu sudah berlalu dan Kyrran masih belum membuka mata. Awalnya Andrea mengira setiap pagi akan membawakan kabar baik untuknya.Bahwa ketika gadis itu tiba di rumah sakit sebelum berangkat sekolah, ia akan mendengar kalimat yang selama ini ditunggu semua orang. Kyrran sudah sadar.Namun sampai detik ini, kalimat itu tidak pernah datang.Ruang rawat khusus di lantai teratas rumah sakit perlahan menjadi tempat yang sangat akrab baginya. Ia hafal suara lift yang menuju lantai itu dan aroma kopi dari ruang tunggu keluarga. Bahkan Andrea sudah mengetahui nama beberapa perawat yang bergantian menjaga Kyrran.Tetapi tidak peduli seberapa sering ia datang, pemandangan yang menunggu Andrea selalu sama.Kyrran masih terbaring diam dengan monitor jantung berdetak di samping ranjang dan selang infus terpasang di punggung tangannya.Mata cowoknya itu tetap tertutup, seolah tertidur sangat lama.Di sekolah, Andrea berusaha menj

  • Jerat Ketos Galak   Bab 309. Dingin Mencekam

    Di sebuah area tunggu di lantai khusus dipenuhi keheningan yang terasa menyesakkan.Lampu putih rumah sakit menyala terang di atas kepala. Bau antiseptik memenuhi udara. Sesekali terdengar suara roda brankar melintas di koridor dan langkah cepat tenaga medis yang berlalu-lalang.Kyrran sudah dibawa masuk hampir satu jam yang lalu dan sejak saat itu, tidak ada kabar apapun.Sebelas anggota geng OTTD memenuhi area tunggu tersebut. Biasanya kelompok itu tidak pernah bisa diam lebih dari lima menit. Selalu ada yang bercanda, saling mengejek, atau membuat keributan kecil.Namun malam ini berbeda. Davin dan Rasya duduk menunduk sambil menggenggam kedua tangannya erat. Vanko berkali-kali mengusap wajahnya. Jeremy berdiri di dekat jendela sejak tadi tanpa bergerak banyak. Tatapannya kosong menembus kaca malam.Cassandra, Elyse, Jolina dan Teressa duduk berdampingan. Sementara Noela… gadis berambut hitam sebahu itu duduk diapit oleh Derby dan Andr

  • Jerat Ketos Galak   Bab 308. Kyrran Kambuh

    Beberapa saat sebelumnya… Vanko, Derby, Davin, Jeremy dan Rasya berdiri di depan wahana Haunted House yang sudah dipenuhi antrean siswa. Lampu merah dan ungu berkedip-kedip di sekitar pintu masuk. Suara jeritan palsu dan efek suara menyeramkan sesekali terdengar dari dalam. Namun tidak satu pun dari mereka memperhatikannya karena Kyrran tak kunjung muncul. "Kok Kyrran gak nongol-nongol, ya?" tanya Vanko sambil melirik jam di ponselnya. Rasya yang berdiri di sebelahnya mengangkat bahu. "Padahal dia bales a minute di grup." Cowok berambut blonde itu menunjukkan layar ponselnya. Pesan terakhir Kyrran memang masih terpampang di sana. "Tapi itu lima belas menit yang lalu." Davin mengerutkan dahi. Di saat yang sama, Derby, Jeremy dan Vanko di sampingnya saling pandang. Lalu ekspresi mereka serempak menegang. "Shit," desis Vanko Rasya mengernyit. "Kenapa?" Vanko menghela napas kasar. "Guys, menyebar sekarang." Suaranya berubah serius. "Kyrran pasti kambuh," ucap Derby. "Sama kayak

  • Jerat Ketos Galak   Bab 307. Have Fun

    Festival Halloween Alveroz High akhirnya resmi dimulai. Begitu Mr. Nolan Sang Kepala Sekolah selesai memberikan sambutan singkat, sorak-sorai siswa langsung memenuhi lapangan utama.Lampu-lampu dekorasi mulai menyala meski langit belum sepenuhnya gelap. Stan makanan berjejer di sepanjang area festival. Aroma popcorn, cokelat hangat, dan berbagai camilan manis bercampur di udara.Para guru pun ikut mengenakan kostum sederhana. Bahkan wakil kepala sekolah yang terkenal galak hari ini mengenakan jubah penyihir hitam yang membuat para siswa diam-diam memotretnya.Andrea berdiri sambil bertaut lengan dengan Kyrran di area depan lapangan.Gadis cantik itu mengenakan gaun berwarna biru malam yang mengalir lembut hingga mata kaki. Lengan gaunnya itu panjang dengan lapisan kain tipis transparan yang menjuntai lembut di pergelangan tangan. Rambut hitam panjang Andrea dibiarkan tergerai dengan beberapa helai dipilin ke belakang dan dihiasi aksesori bulan sab

  • Jerat Ketos Galak   Bab 306. Maaf, Kyrran

    Tangan besar Kyrran menangkup wajah Andrea dengan lembut. "Sayang… kamu kenapa?"Tentu Kyrran bingung kenapa tiba-tiba Andrea menangis. Siang tadi mereka masih bertukar pesan dengan mesra.Andrea kemudian membenamkan wajah di dada bidang Kyrran dan melingkarkan lengannya erat di punggung cowok itu."Maaf, Kyrran… Maafin aku…" ucap Andrea terisak.Kyrran bela memeluk Andrea, satu tangannya mengelus kepala Andrea. "Ada apa, Sayang? Kenapa kamu tiba-tiba jadi begini?""Kamu ketahuan kakek kamu kalau sekolah di sini?" tanya Kyrran lembut.Andrea menggeleng di dada bidang Kyrran yang kini basah oleh air matanya."Maaf karena gak tau apa-apa…" Andrea terisak lagi. "Maaf karena pernah tanya cita-cita kamu apa… maaf karena menuntut kamu untuk menyampaikan hal yang sulit kamu ungkapkan. Maaf… Maaf…" Andrea tersedu-sedu.Kyrran awalnya bingung dengan ucapan Andrea, namun saat gadis itu menyinggung soal cita-cita, Kyrran l

  • Jerat Ketos Galak   Bab 50. Sarkasme Kyrran dan Andrea

    "Kamu lebih mendalami soal teknologi sejak pindah ke sini, kan?" tanya Andrea. Gadis itu menusuk-nusuk pelan nasi mentega yang ada di foodtray. "Ya, kenapa, Andrea?" Derby menyendok sup krim jagung ke dalam mulutnya. "Kamu… bisa hack handphone orang lain gak?"Derby h

  • Jerat Ketos Galak   Bab 46. Menemani Kyrran Berenang

    "Gosh! Dia—" Andrea menggigit bibir bawahnya untuk menahan ucapan yang tak seharusnya diungkapkan. Tapi dalam benaknya, ia mendengar secara gamblang. Hot banget, ujarnya dalam hati sambil cengo menatap sosok cowok di sisi kolam dekat matras hitam dan alat latihan calisthenics. Tak lain

  • Jerat Ketos Galak   Bab 32. Would You Lend Me Your Lips?

    "Rea! Aku punya berita penting!" Teriakan heboh Noela membuat Andrea terkejut. Dia tidak mengenakan headphone dan pintu kamarnya memang terbuka lebar, sehingga suara melengking sahabatnya itu langsung menyerang pendengarannya. Andrea menoleh, iris kecokelatannya yang bening beralih dari layar l

  • Jerat Ketos Galak   Bab 5. Ancaman

    Setelah kelas selesai, satu per satu siswa keluar dari kelas. Biasanya, Andrea juara satu siswa yang meninggalkan kelas paling cepat. Tapi, kali ini gadis itu menahan diri.Setelah melihat Kyrran beranjak dari kursi, gadis itu ikut bangkit dan langsung menghampiri cowok itu."Kyrran," kata Andrea.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status