Home / Romansa / Jerat Manis Istri Siri / 55. Mengintai Garry

Share

55. Mengintai Garry

last update publish date: 2026-03-28 11:55:11

"Pernah beberapa kali, ditawari diskon khusus malah kadang gratis. Tapi aku tidak tertarik mencobanya. Aku cuma sempat lihat Garry memamerkan foto terapis-terapisnya di ponsel dengan baju minim," jawab Reyner datar.

"Lalu? Kamu tidak tertarik sama sekali?"

"Aku punya obsesi pada kebersihan dan hidup tidak free-sex" meski ragu, Lana mengangguk.

Reyner bangkit dari sofa, mengambil kunci mobilnya dengan gerakan tegas. Tatapannya menatap lurus pada nama panti pija
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jerat Manis Istri Siri   137. Gagal Bercinta

    Malam itu, setelah Rezza dan Dinda pulang ke Surabaya, Lana berbaring menatap langit-langit kamar. Ia menunggu esok, saat hasil tes DNA membuktikan apakah Eden benar-benar anak biologis Rey. Jujur, ia belum siap jika hasilnya positif. Memang hubungan Rey dan Kimmy terjadi sebelum Lana hadir, namun tetap saja rasanya perih.Rey keluar dengan bertelanjang dada dari kamar mandi, lalu mengambil kaus untuk tidur. "Apa yang kamu pikirkan, Lan? Sepertinya ada yang mengganggumu," tanya Rey. Ia menengok sekilas sebelum mengenakan kaus itu dan berbaring di sebelah istrinya. Ia tak tahu bahwa kini Lana sedang menjadikannya target dalam pertaruhan tes DNA.Lana tidak menoleh, matanya masih terpaku pada langit-langit. "Hanya memikirkan hari esok," jawabnya singkat dengan nada suara yang datar. Ia menarik napas panjang, mencoba meredam gemuruh di dadanya. "Besok akan menjadi penentu, Mas. Entah itu awal yang baru, atau justru akhir dari segalanya.""Maksudmu? Cerit

  • Jerat Manis Istri Siri   136. Membuka Topeng Dinda

    Suasana makan malam di ruang makan yang mewah itu terasa kaku di tengah keheningan yang menyesakkan. "Lana, Papa sudah dengar semuanya. Mitha memang salah, tapi penjara bukan tempat untuknya. Dia adikmu." Lana tidak mendongak, ia tetap tenang memotong daging di piringnya. "Dia bukan hanya salah, Pa. Dia menyabotase perusahaan. Kerugiannya tidak sedikit." "Papamu benar, Lana. Mitha masih muda, masa depannya hancur kalau punya catatan kriminal. Tolong, cabut laporannya. Tante mohon, sebagai sesama wanita." Lana lalu menatap ibu tirinya itu dengan datar. "Tante bicara soal masa depan? Mitha tidak memikirkan masa depan perusahaan saya saat dia merusak dokumen manifes itu." "Lana, cukup. Papa akan ganti semua kerugian materialnya. Berapa pun. Asalkan malam ini juga kamu hubungi polisi untuk memulangkan Mitha." Reyner, yang sejak tadi diam, akhirnya angkat bicara. "Maaf, Pa. Tapi ini bukan

  • Jerat Manis Istri Siri   135. Konfrontasi Gagal

    Ponsel Lana berdering di tengah rapat bersama tim kreatif. Layar menampilkan nama 'Papa'. Lana menghela napas sejenak, lalu menoleh ke arah stafnya."Sebentar ya, Indra. Lanjutkan dulu, Papaku menelepon.""Baik, Bu."Lana melangkah keluar ruangan, sudah bisa memprediksi ke mana arah pembicaraan ini."Halo, Pa. Ada apa?""Lana, Papa ke Jakarta hari ini. Ini soal Mitha, kamu jangan menghindar.""Oh, Papa menemuiku jauh-jauh hanya untuk Mitha?" Lana tersenyum getir. Untuk anak sambungnya, sang papa rela bersusah payah, sementara saat Lana pindah ke Jakarta dulu, ayahnya bahkan tidak pernah berbasa-basi menanyakan kabar. "Silakan datang ke Bogor, pintuku selalu terbuka untuk Papa. Sampai nanti, Pa. Aku sedang bekerja mengurus kekacauan yang dibuat Mitha karena ku rugi ratusan juta."Lana langsung mematikan sambungan telepon tanpa menunggu balasan.****Lana melangkah masuk ke ruangannya setelah rapat u

  • Jerat Manis Istri Siri   134. Mitha Harus Bebas

    Setelah telepon terputus, kegaduhan terjadi di rumah Rezza. Dinda meledak histreris, membuang apa pun yang ada di dekatnya ke lantai."Pokoknya Mitha harus keluar, Mas! Aku tidak mau tahu!" teriak Dinda dengan napas memburu. Ia menatap Rezza tajam, mulai melancarkan jurus manipulatifnya. "Kalau kamu memang mencintaiku seperti yang selalu kamu katakan, buktikan sekarang! Apa kamu tega melihat istrimu ini mati perlahan karena memikirkan anaknya di penjara?"Rezza terpaku di tempatnya. Hatinya berkecamuk hebat. Mengganti kerugian yang diperbuat Mitha bukanlah nominal yang kecil; jujur, angka itu sangat memberatkan finansialnya. Namun, melihat air mata Dinda, pertahanannya runtuh."Siapkan barang-barangmu. Kita berangkat ke Jakarta malam ini juga," perintah Rezza akhirnya.Ia memutuskan untuk menemui Lana secara langsung. Dari Surabaya ke Jakarta, Rezza rela menempuh perjalanan udara demi memohon pada putri kandungnya itu—meski ia tahu, menghadap

  • Jerat Manis Istri Siri   133. Mitha Diciduk

    Mitha terpojok, ia mulai meracau panik. "Aku... aku hanya mengira itu dokumen rutin, Mas Rey! Aku tidak bermaksud—" "Cukup, Mith," potong Reyner. Ia meraih telepon di mejanya. "Keamanan, bawa Mitha ke ruang rapat kecil dan panggil tim hukum. Jangan biarkan dia menyentuh komputernya lagi." Mitha ditarik keluar oleh dua petugas keamanan sambil terisak histeris, memanggil nama Reyner yang sama sekali tidak menoleh. Setelah pintu tertutup, Lana melipat tangannya di dada, menatap Reyner yang nampak sangat terpukul sekaligus malu. "Dua kali aku memperingatkanmu tentangnya, Mas. Sekarang, urusan ini akan diselesaikan secara profesional oleh tim hukumku. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh bisnisku, bahkan adik tiriku sendiri," ucap Lana datar. Ia berbalik, melangkah keluar ruangan tanpa menunggu jawaban Reyner. Di lorong kantor, Lana mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan singkat pada Dante.

  • Jerat Manis Istri Siri   132. Menyingkirkan Mitha

    Suasana di ruang makan terasa hangat, Reyner menyesap kuah supnya perlahan, lalu terdiam sejenak seolah ada yang berbeda dengan ingatannya."Masakan Bibi tidak buruk," ujar Reyner, "tapi entah kenapa, aku mendadak rindu masakanmu, Lan. Rasanya beda."Lana yang sedang menyendok nasi hanya tersenyum tipis, menanggapi pujian terselubung itu dengan tenang. Sejak kepulangan mereka dari babymoon beberapa bulan lalu, Reyner memang bersikeras mempekerjakan ART tambahan agar Lana tidak terlalu lelah dan bisa fokus pada kehamilannya—atau setidaknya, itulah yang Reyner percayai."Padahal resep yang Bibi pakai itu persis seperti yang sering kubuat, Mas," sahut Lana.Reyner menggeleng, "Tetap saja beda. Mungkin setelah urusan kantor agak reda, bisakah sekali saja kamu masak menu andalanmu itu? Aku benar-benar merindukan rasa yang dulu."Lana mengangguk pelan, meski dalam hati ia sedang memikirkan hal lain. "Tentu, kalau memang Mas mau. Tapi janga

  • Jerat Manis Istri Siri   18. Cek CCTV

    Sore itu, di sebuah warung makan sederhana setelah pulang dari proyek, Reyner membuka ponselnya. Ada beberapa pesan masuk terkait pekerjaan, foto Lana yang memamerkan menu masakan hari ini, dan satu pesan dari nomor tak dikenal. Pesan itu berisi lampiran foto: Lana tampak akrab dengan seorang pri

  • Jerat Manis Istri Siri   16. Duo Iri Dengki Beraksi

    Pagi itu, Reyner bersiap berangkat ke Semarang. Lana tampak sibuk menyiapkan sarapan, sebuah pemandangan layaknya suami istri yang saling mencintai, namun sama-sama terhalang gengsi.Di meja makan tersaji bandeng goreng, sayur bayam, dan sambal terasi hasil ulekan cobek barunya.

  • Jerat Manis Istri Siri   13. Benda Purbakala

    "Tapi dia bebas menyentuhmu..." "Dia tidak bebas, Lana! Berhenti memutarbalikkan fakta." Rey mendengus kasar sembari kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi. "Statusmu sebagai istriku itu mutlak di mata hukum dan keluargaku. Jangan perna

  • Jerat Manis Istri Siri   12. Open Relationship

    Tak berapa lama, Lana keluar dengan pakaian berbeda. Sebuah tas selempang tersampir di bahunya, sementara tangannya menggenggam kunci mobil."Mau ke mana kamu, Lan? Kabur?""Kabur? Itu bukan gayaku untuk menyerahkanmu secara cuma-cuma pada Kimmy," ucapnya sambil tertaw

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status