공유

18. Cek CCTV

last update 게시일: 2026-03-16 08:52:36

Sore itu, di sebuah warung makan sederhana setelah pulang dari proyek, Reyner membuka ponselnya. Ada beberapa pesan masuk terkait pekerjaan, foto Lana yang memamerkan menu masakan hari ini, dan satu pesan dari nomor tak dikenal.

Pesan itu berisi lampiran foto: Lana tampak akrab dengan seorang pria yang tidak ia kenali. Pria itu bukan Roy, kakaknya sekaligus mantan Lana dan juga bukan pula Darren, pria yang kemarin mereka temui di mal Bogor.

Rahang Reyner mengeras seketika. Ia meletakkan send
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Jerat Manis Istri Siri   141. Dan Hasilnya

    Pagi itu di galeri perhiasannya, sebuah notifikasi surel masuk ke laptop Lana. Ia menatap layar dengan binar cemas."Duh, jadi deg-degan. Dibuka sekarang enggak, ya? Atau tunggu nanti saja pas bareng Mas Rey?" gumamnya lirih pada diri sendiri.Pikirannya mendadak kalut. Badai gairah yang ia lewati semalam bersama suaminya ternyata tetap tidak mampu meredam kegelisahan yang membayangi sejak kemarin. Rasa penasaran dan ketakutan kini berebut tempat di dadanya, membuat jemarinya yang menggantung di atas mouse pad mendadak terasa dingin.Lana menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan debar jantungnya yang kian berpacu. Setelah menimbang beberapa saat, ia akhirnya memutuskan untuk mengklik surel tersebut. Setidaknya, ia harus tahu isinya terlebih dahulu daripada tersiksa oleh asumsi yang berputar-putar di kepalanya sendiri.Dengan tangan yang sedikit gemetar, Lana mengarahkan kursor dan membuka pesan itu. Begitu deretan kalimat di layar terbaca ol

  • Jerat Manis Istri Siri   140. SexyBack

    Reyner menatap istrinya sesaat. Lengan yang mengalung di lehernya itu seolah menjadi lampu hijau dari Lana. Tanpa bicara, Reyner mulai mengecup leher jenjang istrinya, memberikan jejak godaan dengan kecupan dan gigitan kecil di sana.Tangan Reyner kemudian beralih menyentuh tali kimono tipis yang dikenakan Lana. "Boleh, kan?"Lana memejamkan mata, deru napasnya mulai tidak beraturan saat merasakan sentuhan Reyner di kulitnya. Ia menarik tengkuk suaminya agar semakin mendekat, lalu berbisik pelan tepat di telinga pria itu."Jangan bertanya lagi, Mas. Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan.""Nungging, Sayang. Aku ingin mengeksplorasi keindahan tubuhmu," bisik Reyner parau, menuntun Lana agar berbalik.Lana hanya menurut dengan napas yang masih memburu. Ia mengambil posisi merangkak di atas ranjang, membiarkan rambut panjangnya tergerai menutupi sebagian punggung. Dari posisi ini, ia bisa merasakan tatapan lapar Reyner yang menelusur

  • Jerat Manis Istri Siri   139. Boleh, Kan?

    "Aku..." Lana menjeda kalimatnya sambil menghela napas panjang. Mata amber-nya mengerjap, mulai berkaca-kaca. "Jujur, Mas... aku sedang melakukan tes DNA untuk Eden. Aku memakai sampel rambut yang aku cabut malam itu, waktu aku memijatmu. Ada rasa penolakan dalam diriku, aku sangat berharap Eden bukan anakmu." Lana memutar badan membelakangi suaminya, lalu menggigit kukunya dengan cemas—sebuah kebiasaan lama yang muncul saat ia sangat tertekan. "Tidak bisa kubayangkan jika Eden ternyata benar anakmu. Dia ada di rumah ini, dan selama ini aku mengasuhnya murni karena kasihan dia akan berakhir di panti asuhan sementara ibunya bekerja di Kanada." Lana menepuk dadanya pelan, mencoba menghalau rasa sesak yang kian menghimpit. "Aku tidak tahu bagaimana harus menghadapi binar mata Eden dan panggilannya padaku sebagai 'Mama' jika besok hasilnya ternyata positif." Reyner mematung. Rokok yang baru saja ia nyalakan terabaikan begitu saja di asbak. Pernyataan Lana barusan seperti hantaman goda

  • Jerat Manis Istri Siri   138. Masih Tentang Kimmy

    Rey kembali mengenakan celana pendeknya, lalu melangkah keluar menuju teras samping yang menghadap langsung ke kolam renang minimalis mereka. Ia menyulut sebatang rokok, mengisapnya kuat-kuat hingga bara di ujungnya memerah terang di kegelapan malam. Asap mengepul, menutupi wajahnya yang tampak frustrasi. Rey benar-benar tidak habis pikir kenapa sikap Lana berubah drastis. Masalah Mitha sudah tuntas, dan ia jelas-jelas berada di pihak Lana.Baginya, Lana adalah prioritas utama—wanita yang telah memberinya seorang putra tampan dan menyempurnakan hidupnya.Keheningan malam itu hanya dipecah oleh suara gemericik air kolam. Rey menyandarkan punggungnya di pagar pembatas, menatap pantulan lampu taman yang bergoyang di permukaan air. Ia merasa ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar urusan keluarga Lana yang sedang disembunyikan istrinya.Lana perlahan menyusul ke teras, hanya mengenakan jubah tidur sutranya yang tipis. Ia berdiri di ambang pintu, menatap pung

  • Jerat Manis Istri Siri   137. Gagal Bercinta

    Malam itu, setelah Rezza dan Dinda pulang ke Surabaya, Lana berbaring menatap langit-langit kamar. Ia menunggu esok, saat hasil tes DNA membuktikan apakah Eden benar-benar anak biologis Rey. Jujur, ia belum siap jika hasilnya positif. Memang hubungan Rey dan Kimmy terjadi sebelum Lana hadir, namun tetap saja rasanya perih.Rey keluar dengan bertelanjang dada dari kamar mandi, lalu mengambil kaus untuk tidur. "Apa yang kamu pikirkan, Lan? Sepertinya ada yang mengganggumu," tanya Rey. Ia menengok sekilas sebelum mengenakan kaus itu dan berbaring di sebelah istrinya. Ia tak tahu bahwa kini Lana sedang menjadikannya target dalam pertaruhan tes DNA.Lana tidak menoleh, matanya masih terpaku pada langit-langit. "Hanya memikirkan hari esok," jawabnya singkat dengan nada suara yang datar. Ia menarik napas panjang, mencoba meredam gemuruh di dadanya. "Besok akan menjadi penentu, Mas. Entah itu awal yang baru, atau justru akhir dari segalanya.""Maksudmu? Cerit

  • Jerat Manis Istri Siri   136. Membuka Topeng Dinda

    Suasana makan malam di ruang makan yang mewah itu terasa kaku di tengah keheningan yang menyesakkan. "Lana, Papa sudah dengar semuanya. Mitha memang salah, tapi penjara bukan tempat untuknya. Dia adikmu." Lana tidak mendongak, ia tetap tenang memotong daging di piringnya. "Dia bukan hanya salah, Pa. Dia menyabotase perusahaan. Kerugiannya tidak sedikit." "Papamu benar, Lana. Mitha masih muda, masa depannya hancur kalau punya catatan kriminal. Tolong, cabut laporannya. Tante mohon, sebagai sesama wanita." Lana lalu menatap ibu tirinya itu dengan datar. "Tante bicara soal masa depan? Mitha tidak memikirkan masa depan perusahaan saya saat dia merusak dokumen manifes itu." "Lana, cukup. Papa akan ganti semua kerugian materialnya. Berapa pun. Asalkan malam ini juga kamu hubungi polisi untuk memulangkan Mitha." Reyner, yang sejak tadi diam, akhirnya angkat bicara. "Maaf, Pa. Tapi ini bukan

  • Jerat Manis Istri Siri   48. Memata-matai

    "Aku... aku memata-matai kalian, Rey," jawab Kimmy akhirnya dengan suara pelan. "Memata-matai? Bagaimana caranya?" cecar Reyner, tidak puas dengan jawaban menggantung. "Itu pun tak penting, mana mungkin aku membeberkan pada kalian? Aku tidak bisa tenang di Jakarta sementara tahu suamiku sedang a

  • Jerat Manis Istri Siri   45. Rencana Pindah

    ​"Darimana kau tahu alamat Reyner di sini? Perasaan tak satu pun keluarga Papa Julian tahu letak persisnya. Kau memata-matai kami, ya? Dan apa tujuanmu kemari? Kau lupa, ya, kalau tidak ada bonding apalagi hubungan fisik dengan Rey?" desak Lana telak.​Kimmy menyesap es tehnya perla

  • Jerat Manis Istri Siri   40. Akhirnya Mengaku

    Di kos sederhana itu, Lana sibuk menata bahan-bahan segar ke dalam kulkas mini yang ada di pantry kecil. Ia berencana memasak ayam teriyaki menggunakan panci listrik yang baru saja dibelinya. Ada pula rice cooker mini, beberapa sendok-garpu, gelas dan piring melamin yang ia

  • Jerat Manis Istri Siri   38. Di Semarang

    Reyner menepi sejenak di bahu jalan tol yang lengang, lalu menggenggam jemari Lana dengan erat. Tatapannya dalam, berusaha menghapus sisa-sisa kemarahan di wajah istrinya."Abaikan saja, Lan. Jangan biarkan mulut kotornya merusak perjalanan kita. Kita makan siang di rest area depan,

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status