Compartilhar

83. Minta Maaf

last update Data de publicação: 2026-04-07 13:07:05

Suara pintu apartemen terbuka memecah keheningan. Reyner melangkah masuk dengan wajah lelah, langsung mendapati Lana terduduk kaku di depan meja makan dengan sajian yang masih utuh.

"Lana, maaf. Ponselku mati dan kabelnya rusak," ujar Reyner langsung to the point seraya mendekat.

Lana tidak menjawab. Ia hanya memutar layar ponselnya, memperlihatkan dua foto kiriman anonim itu. "Penjelasan macam apa yang cocok untuk ini, Rey?" suaranya bergetar, menahan tangis sekaligus
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Jerat Manis Istri Siri   132. Menyingkirkan Mitha

    Suasana di ruang makan terasa hangat, Reyner menyesap kuah supnya perlahan, lalu terdiam sejenak seolah ada yang berbeda dengan ingatannya."Masakan Bibi tidak buruk," ujar Reyner, "tapi entah kenapa, aku mendadak rindu masakanmu, Lan. Rasanya beda."Lana yang sedang menyendok nasi hanya tersenyum tipis, menanggapi pujian terselubung itu dengan tenang. Sejak kepulangan mereka dari babymoon beberapa bulan lalu, Reyner memang bersikeras mempekerjakan ART tambahan agar Lana tidak terlalu lelah dan bisa fokus pada kehamilannya—atau setidaknya, itulah yang Reyner percayai."Padahal resep yang Bibi pakai itu persis seperti yang sering kubuat, Mas," sahut Lana.Reyner menggeleng, "Tetap saja beda. Mungkin setelah urusan kantor agak reda, bisakah sekali saja kamu masak menu andalanmu itu? Aku benar-benar merindukan rasa yang dulu."Lana mengangguk pelan, meski dalam hati ia sedang memikirkan hal lain. "Tentu, kalau memang Mas mau. Tapi janga

  • Jerat Manis Istri Siri   131. Rencana Lana

    Sore itu, Lana duduk di ruang kerjanya yang berpenerangan redup, menatap layar monitor yang menampilkan real-time log activity dari sistem logistik perusahaan Reyner. Di sudut bibirnya, tersungging senyum tipis yang dingin saat melihat akun bernama "Mitha_Admin" baru saja melakukan perubahan status pada manifes pengiriman bernomor fiktif yang sengaja ia siapkan.​"Kena kau," bisik Lana sambil tersenyum miring.​Ternyata, pengiriman bahan mentah dari Afrika besok pagi hanyalah umpan. Berlian-berlian asli itu sudah aman berada di gudang rahasia Lana sejak dua hari lalu melalui jalur logistik pribadi yang tidak diketahui siapa pun. Dokumen yang sengaja ia biarkan "terbuka" di meja Reyner tadi pagi adalah jebakan fiktif dengan nilai asuransi yang sengaja digelembungkan untuk memancing kerakusan dan kelicikan Mitha.​Lana meraih ponselnya, lalu melakukan panggilan singkat. "Dante, umpan sudah dimakan. Siapkan tim hukum dan pastikan orang-orang di Bea Cukai

  • Jerat Manis Istri Siri   130. Reyner Mulai Jengah

    Di kantornya, Reyner mulai jengah saat Mitha terus memanggilnya "Mas" sejak identitas wanita itu sebagai adik tiri Lana terungkap. "Mitha, jaga profesionalisme kerja saat di kantor meski hanya ada kamu dan saya. Panggil Pak! Kamu paham tidak? Sudah berapa kali saya ingatkan?" Mitha mengerucutkan bibirnya, lalu mendekat ke meja Reyner dengan tatapan manja. "Galak sekali, Pak. Apa ini karena Kak Lana? Padahal dulu Bapak tidak keberatan." Reyner langsung berdiri, menciptakan jarak tegas saat Mitha mulai melangkah terlalu dekat. Ia merasa muak dengan gelagat wanita di depannya ini. "Segera verifikasi kiriman bahan mentah milik *L'Aura by Lana*. Kamu tahu, kan? Bisnis istriku adalah prioritas utama. Jangan sampai tertukar dengan dokumen manifes lainnya," perintah Reyner. Mitha tersenyum masam, tatapannya menyiratkan rasa tidak suka yang terpendam. "Tentu, Pak. Sudah diproses. Kalau begitu, saya permisi

  • Jerat Manis Istri Siri   129. Tiba-Tiba Kimmy

    Siang itu, setelah rapat selesai, Lana kembali ke ruangannya dan Dante telah menunggunya."Aku mengajakmu makan siang, apa kau keberatan? Maaf aku tidak mengabarimu, Lan."Lana tersenyum tipis sambil merapikan berkasnya. "Tentu, Dante. Kebetulan aku butuh suasana baru untuk membicarakan progres suplier Eropa. Mari, aku yang tahu tempat tenang di dekat sini."Di keheningan mobil Range Rover Dante, hanya terdengar sayup-sayup lagu dari platform musik. Lana sedang mengisi daya ponselnya saat sebuah pesan masuk muncul di fitur pop-up aplikasi hijau dari Kimmy."Lana, baru saja kukirim ya uang jajan untuk Eden. Btw makasih sebelumnya."Dante sempat membaca sekilas pesan itu. "Kimmy? Kimmy Cassandra?""Kamu kenal, Dante?" tanya Lana."Tidak terlalu. Dia dulu dekat dengan Reyner, kan? Mantan pacar Reyner?""Bukan, teman saja," jawab Lana singkat."Kau yakin? Mereka lengket sekali lho, seperti sepasang kek

  • Jerat Manis Istri Siri   128. Senjata Kerapuhan

    Lana berbalik, menghadap tepat ke arah Reyner. Ia melangkah satu langkah lebih dekat, memangkas jarak di antara mereka hingga aroma parfumnya yang elegan memenuhi indra penciuman suaminya. "Mas, aku dan Dante hanya bertemu sesekali dalam seminggu, itu pun di jam kerja. Dia investorku, dan kami sangat profesional. Tolong jangan mulai lagi," ucap Lana sambil menatap lurus ke dalam manik mata Reyner. "Aku sedang berusaha mengedepankan logika, padahal hatiku sebenarnya jauh lebih cemburu melihat kamu yang setiap hari berinteraksi dengan Mitha." Lana menjeda kalimatnya, memberikan penekanan pada setiap kata yang keluar. "Di sini seharusnya aku yang marah karena kamu sudah melakukan pengkhianatan kecil soal kontrak itu. Aku harap kamu bisa segera meninjau ulang keputusannya." Rahang Reyner mengeras mendengar istilah 'pengkhianatan kecil' yang dilemparkan Lana. Ia merasa seperti terdakwa di rumahnya

  • Jerat Manis Istri Siri   127. Konfirmasi

    Reyner turun ke lantai bawah, menatap dapur bersih dengan lampu yang telah padam. Istrinya sudah tidak ada di sana. "Lana sudah ke kamar sepertinya," gumamnya.Reyner pun segera menyusul dan benar saja, Lana tidur terlentang dengan penutup mata yang biasa ia gunakan. Reyner berbaring di samping istrinya; ia tahu Lana belum benar-benar tidur, tapi ia memilih tidak ambil pusing. Reyner memeluk Lana dan mengecup bahunya yang terbuka karena gaun tidur sutra itu."Selamat tidur, Lana. Maafkan aku," bisiknya. Kecupan terakhir mendarat di pelipis Lana, lalu ia langsung memberi jarak, sadar bahwa istrinya sedang tidak dalam suasana hati yang baik.Di balik penutup matanya, Lana masih terjaga sepenuhnya. Dadanya terasa sesak saat mendengar kata maaf yang meluncur begitu saja dari bibir Reyner."Maaf untuk apa, Mas?" batinnya getir. "Maaf karena sudah ingkar janji, maaf karena membiarkan Mitha menyentuhmu, atau hanya maaf agar beban pikiranmu hilang se

  • Jerat Manis Istri Siri   40. Akhirnya Mengaku

    Di kos sederhana itu, Lana sibuk menata bahan-bahan segar ke dalam kulkas mini yang ada di pantry kecil. Ia berencana memasak ayam teriyaki menggunakan panci listrik yang baru saja dibelinya. Ada pula rice cooker mini, beberapa sendok-garpu, gelas dan piring melamin yang ia

  • Jerat Manis Istri Siri   38. Di Semarang

    Reyner menepi sejenak di bahu jalan tol yang lengang, lalu menggenggam jemari Lana dengan erat. Tatapannya dalam, berusaha menghapus sisa-sisa kemarahan di wajah istrinya."Abaikan saja, Lan. Jangan biarkan mulut kotornya merusak perjalanan kita. Kita makan siang di rest area depan,

  • Jerat Manis Istri Siri   35. Reyner Poligami

    "Kau tidak setia karena sekarang kau masih berani menggodaku di sini, padahal kau sudah memilih dia!" sentak Lana kuat. Tanpa aba-aba, ia menghentakkan lututnya tepat ke arah pangkal paha Roy.Roy mengerang kesakitan, tubuhnya merosot sambil memegangi bagian pribadinya yang berdenyu

  • Jerat Manis Istri Siri   33. Kimmy Panik

    Kimmy segera menghubungi Garry dengan napas memburu dan sisa ketakutan yang kentara di wajahnya. "Mas, bagaimana ini kalau nanti benar-benar dilakukan tes DNA? Jelas-jelas ini bukan anak Reyner!" Suara bising musik dari bar

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status