Share

PART 83

Author: Aura Kisah
last update publish date: 2026-04-24 10:26:59

Sesampai di rumah sakit, Pak Ustadz Abdullah dibawa ke ruang MCU untuk dilakukan medical general check-up. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, dokter yang menangani memberikan keterangannya kepada pihak keluarga Pak Ustadz, bahwa pasien mengalami penurunan aliran darah ke otak, yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan tekanan darah, kekurangan oksigen, serta masalah pada sistem jantung.

“Kondisi ini bisa dipicu oleh stres emosional, dehidrasi, atau bahkan kond
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 86

    Saat itu rasa takutnya tentang cerita dan bayangan hantu atau demit benar-benar sudah lenyap dalam pikirannya, karena telah digantikan oleh hentakan bi**hinya yang kian menguat. Dengan perasaan yang degdegan, Zara menggeser tubuhnya ke belakang secara pelan-pelan. Ketika tubuhnya sudah berdempetan dengan tubuhnya Alex, ia berhenti. Tidak ada reaksi. Jantungnya makin berdegup kencang bersama hentakan bi**hinya yang kian membuncah. Suhu tubuhnya pun terasa tinggi, bahkan mirip-mirip orang yang dendak demam. Karena dorongan l1b1d0nya yang seolah tak mampu ia bendung membuat tangannya bergerak ke belakang. Ia meraih tangan Alex, dan ia ingin memeluknya. Ternyata Alex merespon hal itu dengan memeluknya. Pemuda itu bukan saja sekedar memeluknya, namun tangannya langsung bertengger pada salah kedua bukit kembarnya. Tetapi hanya meletakkan saja tangannya di kedua area itu, namun tidak menggerakkannya. Padahal Zara sudah menunggu dengan perasaan degdegan akan tindakannya sela

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 85

    Malamnya Mei tetap menyempatkna diri untuk mengirim pesan SMS ke Alex. “Jadi kamu belum sempat ke rumah dulu?” tanya Alex, karena Mei memberitahu dia akan bermalam di rumah sakit. “Tidak. Paling besok aku ke rumah buat jenguk baby-ku. Baby kan memang tidak dianjurkan untuk dibawa ke rumah sakit, apalagi malam-malam.” “Trus suaminya jadi operasi besok pagi?” “Iya, jam sepuluh.” “Semoga operasinya lancar, ya?” “Aamiin.” Terasa sepi juga ternyata ketika Mei tak ada tidur di dekatnya. Tetapi tiba-tiba Zara membawa keluar kasur busa tipisnya dan menggelarnya di tempat yang biasa ditempat oleh Mei. “Pengen rasakan tidur di sini,” ucapnya, tanpa ditujukan khusus pada siapa pun. Saat itu Alex, Kulman, dan Ambar masih asyik dengan layar ponselnya masing-masing. Tapi Ambar yang menjawab, kalau ruang tamu sedikit lebih dingin suhunya daripada dalam kamar. “Iya kayaknya,” sahut Zara sembari menurut tubuhnya dengan selimutnya. Ia tak langsung tid

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 84

    Mungkin karena sudah tak mampu menanggung rasa n1km4t yang luar biasa itu, Alex langsung mendorong tubuh Bu Ema, sehingga wanita itu terjengkang ke belakang di atas kasur. Ia merenggangkan kedua kaki wanita itu, lalu selanjutnya wajahnya mendekat ke area istimewahnya, lalu memanjainya dengan lidah dan mulutnya. “Aaaaah ampun, Dik Aleeex, ini nikmat sekaliii aahs,” desis Bu Ema sembari memejamkan kedua matanya. Cara seperti itu belum Hasan. Lidahh kasar dan l14r Alex memanjai milik Bu Ema. Bagian-bagian tertentu dalam pintu gerbang itu tak liput dari sapuan lidahnya. Bu Ema benar-benar merasakan sensasi yang hebat. Seolah tanpa disadari, tangannya menyambar kepala si 0pemuda, dan jarinya meremasi kembali rambut Alex sambil mengerangg dan mendes4h gelisah dengan raga meliuk-liuk. Malam itu keduanya pun bertarung dengan garang dan berbagai posisi dan gaya bebas digunakan. Memang mereka hanya melakukannya sekali, namun kualitas hasilnya sebanding dengan berk

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 83

    Sesampai di rumah sakit, Pak Ustadz Abdullah dibawa ke ruang MCU untuk dilakukan medical general check-up. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, dokter yang menangani memberikan keterangannya kepada pihak keluarga Pak Ustadz, bahwa pasien mengalami penurunan aliran darah ke otak, yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan tekanan darah, kekurangan oksigen, serta masalah pada sistem jantung. “Kondisi ini bisa dipicu oleh stres emosional, dehidrasi, atau bahkan kondisi medis tertentu seperti masalah jantung atau diabetes,” ucap Pak Dokter lebih lanjut. “Apakah pasien pernah mengalami kondisi seperti ini sebelumnya? Beliau juga ada gejala diabetes.” “Benar, Dok, pernah. Tapi setelah siuman tidak ada keinginan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Padahal saya sudah mendorong hal itu,” jawab istri dari Pak Ustadz Abdullah, namanya Bu Alya. Dokter manggut-manggut lalu menyarankan agar dirawat inap dulu. “Biar kami bisa menanganinya secara intensi

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 82

    Malam itu, mereka tidur agak kemalaman. Bukan karena mengobrol hingga larut, namun setelah obrolan itu masing-masing lanjut untuk chat. Entah dengan keluarga mereka masing-masing. Aldi, Rudi, dan Zara akan kembali besok pagi. Dan seperti biasa, Alex, Mei, Kulman, dan Ambar tetap tidur di ruang tamu. Sementara Hanif tidur dalam kamar, seperti biasa. Kondisi kulman juga sudah mendingan. Sebelum tidur, Alex dan Mei sempat mengobrol sartu sama lain melalui chat. Namun selanjutnya mereka chat dengan keluarganya masing-masing. Mei mungkin dengan suaminya, sementara Alex dengan Tante Lena sebelum dengan Bu Galuh dan Bu Ema. Tante Lena chat hanya untuk mengungkapkan rasa kangen padanya, seperti biasanya. Sementara dengan Bu Ema dan Bu Galuhchat tak jauh-jauh dari urusan per-gen-j0tan. “Rasanya pengen sekali mengulanginya lagi sebelum Dik Alex dan teman-temannya kembali ke Jakarta,” tulis Bu Ema. “Akan aku usahakan waktunya ya, Yank? Kangen ya?” balas Alex. “Ban

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 81

    “Kulman sakit?” kata Ambar. “Kok sama dengan Rudi?!” ucap Aldi. “Dia sudah aku kasih obat. Coba aku cek Kulman.” “Iya, tadi malam terasa seperti menggigil lalu demam. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah terasa enakan,” sahut Rudi. “Semalam itu kayaknya mereka berdua turun ke sungai buat mandi, ya?” “Kebanyakan makan daging mungkin, makannya mereka merasa kepanasan,” ucap Alex sembari berseloroh. “Bisa jadi, Bro. Siang sudah makan di acara kenduri, malamnya bakar-bakar sate lagi,” jawab Kulman sendiri. “Tenang saja, Man, kan ada dua dokter di sini,” ucap Zara setengah berseloroh. “Berarti hari ini yang melaksanakan proker beberapa orang saja, ya?” “Atau libur dulu sekalian, Mas Ketua. Dua hari dua malam kita terlibat langsung di acara hajatan kampung terasa penat juga nih raga,” ucap Aldi. “Setuju aku, Pak Dokter. Gitu saja dulu, Mas Ketua,” ucap Zara. “Ya sudah, kita rehat dulu,” ucap Alex kemudia, setelah mempertimban

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 42

    Yudi menatap wajahnya dengan raut wajah menunjukkan keprihatinannya. “Terima kasih, Yud. Aku sudah melihatnya,” ucap Alex, pelan dan lemah. “Dan kamu gak … sakit hati dan marah …?” Ia tidak langsung menjawab. Ia melangkah menjauhi tempat itu dengan wajah gusar campur sedih.

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 31

    Dari kampus itu ia rencananya akan langsung pulang, menuju kediaman majikannya. Akan tetapi, ketika ia berbelok ke jalan yang menuju ke arah Slipi, dari kejauhan ia melihat mobil warna merah itu berhenti di sisi kiri jalan. Terlihat juga Nayla dan ibunya, Tante Ariani, sedang kebingunan. S

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 29

    Tante Luluk tersenyum senang lalu memasang kuda-kuda gaya seperti hendak merangkak. Alex berada di belakangnya. Itu adalah sebuah pemadangan yang sangat indah bagi Alex. Sebuah bok*ng yang putih bulat dan sekal. Saat ia tiba-tiba menampar bagian itu di kedua bagiannya, Tante Luluk langsung m

  • KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA   PART 27

    Tak lama kemudian, Alex dan Tante Luluk pun telah melaju pelan di jalan yang padat. Sembari menikmati kemacetan itu, keduanya mengisinya dengan obrolan-obrolan ringan, sampai akhirnya Tante Luluk bertanya tentang yang diceritakan Alex yang beberapa malam yang lalu dan juga semalam. Semalam mema

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status