Share

Bab 197: Racun Mayat!

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2026-04-11 12:52:28
Ryan tersenyum. "Tidak apa-apa, aku ikut masuk saja."

Brandon menatapnya sebentar dengan ekspresi yang tidak sepenuhnya mengerti, lalu mendesah dan tidak punya alasan yang cukup kuat untuk melarang.

Ada sesuatu yang Ryan tidak katakan.

Titik merah di peta Gareth Vale mengarah tepat ke bangunan ini. Ia sudah kirimkan pertanyaan ke Mortis lewat transmisi suara, dan jawabannya sama.

'Batu Hampa ada di dalam sini.' Ryan memandang fasad bangunan tua yang gelap itu sambil melangkah masuk. 'Tapi s
Rianoir

Siang Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Gunarso Priambudi dan Kak Alberth Abraham Parinusssa atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima Kasih Kak Gunarso Priambudi, Kak Tri Sisbianto, Kak Dikydwi Laksana, Kak Acing Bnet, dan Kak Zensan atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena Jumlah Gem telah memenuhi target, maka ada bab bonus setelah ini(⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 10
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1101: Jari Patah Ashton Ridwan

    Selvina Cantaro menutup rapat bibirnya. Dadanya bergemuruh oleh perasaan yang bercampur aduk, antara terkejut, malu, kagum, dan tidak percaya.“Ryan sungguh... sungguh luar biasa.”“Ryan, kau benar-benar menyembunyikan jati dirimu terlalu rapat!”Darman merasa geli sekaligus tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Saat pertama kali bertemu Ryan, ia sempat heran bagaimana pria berpenampilan biasa seperti itu bisa memiliki putri secantik dan selucu Aira.Sebagai mandor bangunan yang kekayaannya mencapai ratusan miliar GDP, Darman memang tidak berniat pamer. Namun ketika berhadapan dengan Ryan sebelumnya, ia hanya menganggap mereka kebetulan bertemu dan bisa berkenalan sambil lalu.Dalam hati, ia bahkan merasa dirinya dan Ryan berasal dari dunia yang berbeda.Siapa sangka, perbedaan itu memang ada, tetapi justru terbalik sepenuhnya.Latar belakang Ryan ternyata begitu besar sampai Darman nyaris ingin menggali lubang dan menanam dirinya sendiri. Pria itu sanggup membuat satu negeri menangi

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1100: Nama Besar yang Mengguncang Galeri

    "Meskipun Ashton belum pernah menyaksikan langsung kehebatan Tuan yang tak terkalahkan!"Begitu bertemu tatapan Ryan, hati Ashton Ridwan bergetar hebat. Ia menarik napas dalam-dalam, lalu berkata dengan sikap semakin hormat."Namun nama Tuan sudah termasyhur di seluruh Garudapolis dan menggetarkan dunia. Bagaimana mungkin Ashton tidak mengenalnya?"Ia berhenti sejenak, kemudian melanjutkan dengan suara yang semakin mantap."Sejak Tuan pertama kali muncul, Tuan telah membunuh ahli-ahli sekelas Wilhelm, Damien Sang Pembantai dari Alexandris Utara, serta banyak grandmaster lainnya." "Tuan menumpas musuh asing di perairan Garudapolis, membelah kapal perang hanya dengan satu tebasan pedang, dan sepanjang perjalanan tidak pernah sekali pun mengenal kekalahan."Tanpa memedulikan tatapan bingung orang-orang di sekeliling, Ashton kembali maju selangkah."Terlebih lagi, tindakan Tuan baru-baru ini." "Tuan menerobos masuk ke negeri ginseng seorang diri dan menekan seluruh negeri itu hanya deng

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   BAB 1099: Ashton Menunduk di Hadapan Ryan

    Sesaat kemudian, Ashton Ridwan mendadak melangkah maju dengan cepat.Begitu tiba di hadapan Ryan, ia membungkukkan tubuh dalam-dalam. Kedua tangannya terkatup di depan dada, dan suaranya terdengar amat hormat.“Ternyata benar tuan yang sudi datang ke Kota Kencanapura kami.” “Ashton sebelumnya tidak mengetahui kedatangan tuan, sehingga lalai menyambut. Semoga tuan berkenan memaafkan kelancangan Ashton.”Punggungnya yang selama ini selalu tegak kini merunduk rendah, nyaris sejajar dengan lantai.Sikapnya begitu hati-hati, bahkan dapat disebut merendah sampai batas terendah.Tidak tersisa sedikit pun keangkuhan seorang tuan muda keluarga elite. Di hadapan Ryan, Ashton Ridwan justru tampak seperti seorang junior yang sedang memberi hormat kepada tetua besar.Dalam perjalanan kemari, ia memang sempat membahas Ryan Sang Kaisar Iblis Gila dari Selatan bersama Rania Permana.Namun ia tidak pernah membayangkan bahwa sosok legendaris Garudapolis itu benar-benar akan berdiri di hadapannya.‘T

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   BAB 1098: Identitas Sang Kaisar Iblis Terbongkar

    "Pembohong! Pembohong besar! Kembalikan Kak Solus-ku!"Di tengah tatapan semua orang yang membeku karena terkejut, gadis berjubah hitam itu menerobos kerumunan dan berhenti tepat di depan Ryan. Ia bertolak pinggang, pipinya menggembung oleh amarah, sementara kedua alisnya bertaut rapat.Hentakan kaki ringannya membuat rambut hitamnya bergoyang. Sikapnya sama sekali tidak tampak seperti nona muda keluarga terpandang yang sedang berhadapan dengan orang asing.Sebaliknya, ia terlihat seperti gadis kecil yang sedang menagih janji kepada orang yang sudah lama membuatnya kesal."Itu Nona Muda Keluarga Permana, Rania Permana!""Kenapa dia juga datang ke sini? Apa sebenarnya hubungan dia dengan Ryan itu? Sepertinya mereka saling mengenal.""Apa yang sedang terjadi?"Perubahan mendadak itu membuat semua orang tercengang.Semula, ketika Ashton Ridwan muncul, mereka mengira riwayat Ryan sudah benar-benar berakhir. Tidak ada yang menyangka bahwa Nona Muda Keluarga Permana justru melompat kelua

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1097: Tantrum

    "Reynard, ini tidak seperti yang kau pikirkan."Wivan Solari mendesah pelan. Ia menatap Reynard Ridwan yang masih tergeletak dengan wajah rumit, lalu berusaha menjelaskan sebaik mungkin."Sebelumnya, coretan sederhana putri Ryan berhasil mengalahkan pelukis jenius muda dari negeri sakura. Kemampuan melukisnya memang cukup untuk dianugerahi juara pertama lomba ini. Karena itu, aku berpikir...""Jadi kau berpikir untuk memberikan sesuatu yang sudah menjadi milik kami kepada bocah ini dan putrinya?"Reynard mendengus dingin, langsung memotong ucapan Wivan."Paman Wivan, jangan-jangan sekarang kau bahkan tidak lagi memandang Keluarga Ridwan sebelah mata pun?"Jika perkara ini menyebar, Keluarga Ridwan pasti akan menjadi bahan tertawaan seluruh Kencanapura. Juara pertama yang semula sudah berada di tangan Yano dicabut begitu saja, lalu diserahkan kepada anak kecil yang sebelumnya hanya mendapat hadiah hiburan.Baginya, itu bukan sekadar perubahan hasil lomba.Itu penghinaan terang-teranga

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 1096: Sertifikat yang Menampar Keluarga Ridwan

    Ryan Sang Kaisar Iblis Gila dari Selatan.Ashton Ridwan tentu bukan sekadar pernah mendengar nama itu.Baginya, nama tersebut sudah seperti bayangan raksasa yang menekan dada banyak keluarga elite di Garudapolis. Sosok itu berdarah dingin, kuat, dan pernah menekan satu negeri seorang diri.“Oh?”Rania Permana menatap Ashton dengan heran. “Kau juga pernah mendengar tentangnya?”“Bagaimana mungkin aku tidak pernah mendengar nama Ryan Sang Kaisar Iblis Gila dari Selatan?”Ashton menarik napas dalam-dalam. Raut wajahnya yang semula tenang kini sedikit muram.“Menyebutnya menggemparkan saja masih terlalu ringan. Saat pertama kali muncul, ia membunuh banyak grandmaster bela diri sekelas Wilhelm.”“Belum lagi keributan yang baru-baru ini ia timbulkan di negeri ginseng. Hanya mendengarnya saja sudah cukup membuat orang bergidik.”Ryan menerobos seorang diri ke kediaman Keluarga Valmont di negeri ginseng dan memaksa keluarga itu menundukkan kepala.Setelah itu, ia membunuh leluhur Keluarga Kin

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 690: Mulutmu Kotor

    Lima aliran Qi hitam menghantam langit seperti tombak yang dilempar serentak dari bawah. Di tanah, tekanannya menghantam semua orang yang masih berdiri di sana seperti gelombang udara yang tak kasat mata. Beberapa orang terdorong mundur satu atau dua langkah tanpa bermaksud bergerak. Beberapa y

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 537: Cincin dan Nadi Bumi

    "Aku menemui kawan lama. Kami makan malam bersama. Maaf, Ayah." Alasan itu sudah Ryan siapkan sebelum sampai di pintu. Hendrik mendengus pelan tapi tidak bertanya lagi. Elena melirik Ryan sekali, dalam, lalu mengalihkan pandangan ke Aira yang tidur di pelukannya. Ia tidak berkomentar apa pun,

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 432: Dewa Petir

    Aldies Vann tidak bergerak dari tempatnya berdiri. Tapi tangannya, yang biasanya dijaganya selalu tenang di sisi tubuhnya, sekarang mengepal sangat rapat di balik lengan jasnya. Buku-buku jarinya memutih. Sepuluh pilar petir berdiri kokoh di luar, kilat terus menyambar di antara tiang-tiang cahaya

  • Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota   Bab 364: Ke Toko Obat

    Di dalam restoran bebek panggang, sudut jendela lantai dua. Ryan mengelap pinggir mulut Aira yang berminyak dengan tisu, memandangi setengah bebek yang sudah lenyap dari piring. "Kenyang?" Aira mendongak dengan ekspresi orang yang sedang mempertimbangkan pertanyaan itu dengan sungguh-sungguh, lal

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status