Mag-log inBoom!
Dhuar!Terjadi ledakan keras dari dalam tubuh Drakkan sebanyak satu kali, yang menandakan bahwa dia telah berhasil menerobosKini, kultivasi Drakkan : Tranformasi Jiwa tingkat 1Namun, tidak sampai disitu. Aura dan energi di sekitar Drakkan masih bergejolak dan kental. Membuat Drakkan menyerapnya dengan gila - gilaan.Wush!Kerangka tulang Naga yang ada di depan Drakkan mengalami resonansi dan kemudian berubah bentuk.Krek!<Setelah meninggalkan pedagang itu, Li Fan segera mencari keberadaan Zhu Long dan Xiao Yu.Setelah beberapa saat mencari, ternyata Zhu Long tengah sedang menawar dengan seorang pedagang.Di sana, dia hanya seorang diri, Xiao Yu tak ada. Li Fan kemudian mendekat ke arah Zhu Long.*****Di tempat Zhu Long sendiri, dia tampak tengah menawar sebuah tanaman spritual, berupa Anggrek berwarna putih dan mengeluarkan semacam daya tarik tersendiri untuk Zhu long, membuat Anggrek itu menarik perhatian Zhu Long.Yang menjual nya adalah seorang nenek yang terlihat renta. Namun, meskipun tubuhnya terlihat renta, kultivasi wanita ini telah mencapai keabadian tahap awal."Nek, apakah tidak kemahalan? 20 batu spritual Sempurna," katanya dengan nada memohon."Omong kosong! Aku dengan susah payah mendapatkan Anggrek ini, tapi kau ingin dengan harga sangat murah? Bermimpi lah!" Nenek tua itu mendengus dingin.Zhu long menatap tajam
"Apa yang terjadi? Bagaimana bisa seperti ini!?" Tetua dari organisasi bayangan topeng gelap berteriak marah.Kemudian, indra spiritual miliknya menyapu ke segala arah, mencari pelaku dari kerusakan dan pembantaian yang baru saja terjadi.Namun, puluhan mil jauhnya, dia tidak merasakan apapun selain beberapa binatang buas.Ekspresi tetua itu menjadi jelek. "Sialan! Jika seperti ini, maka kesempatan Pendiri Organisasi untuk menerobos akan gagal, dan organisasi tidak akan naik ke posisi kekuatan kelas3!" Gumam tetua itu dengan kesal.Setelah itu, dia segera meninggalkan tempat itu.Kemudian, waktu terus berlalu, satu batang dupa berlalu, dan muncul lagi sosok yang bisa melayang di kehampaan.Dia adalah tetua dari Klan Ju, kultivasi nya tahap menengah Abadi Sejati.Melihat kekacauan yang terjadi di situ, tangan tetua itu terkepal kuat."Sial!" Dia mengumpat keras. Dia menyesal karena mengutus beberapa orang yang le
"Kalian..." Wajah Teng Yon berubah. Dia menatap Zhu long dengan tatapan tak percaya.Zhu long mengangkat kepalanya, dan menatap Teng Yon dengan wajah mengejek. "Sungguh bodoh, ingin bersaing dengan ku dalam penggunaan lonceng? Kau salah lawan, bocah!"Kemudian, dia menjentikkan jarinya, dan membuat lonceng perunggu yang ada di tangannya membesar hingga sebesar kepala orang dewasa."Hehe..." Zhu long tersenyum jahat. Dia menjentikkan jarinya lagi, dan membuat sebuah seberkas cahaya melesat dan menabrak lonceng perunggu yang ada di tangannya.Dang!Suara dengungan lonceng menggema."Argh!" Semua orang yang berasal dari sekte Pohon Langit, seketika berteriak kesakitan.Dengungan lonceng perunggu itu menggema di dalam kepala mereka, membuat kepala mereka seperti ingin meledak.Namun anehnya, beberapa orang yang bukan dari sekte Pohon Langit, tidak terpengaruh sedikitpun.Itu karena Zhu Long hanya memusatkan
Di langit, 3 sosok melayang di udara menggunakan sepasang sayap yang mereka miliki.Seorang pria berdiri paling depan dengan sayap naga berwarna hitam di kepak kan di punggungnya, membuat dia bisa melayang di udara. Dia menggunakan jubah hitam dan topeng beruang yang menutupi wajahnya.Namun, sepasang mata yang berpupil berbeda tampak terlihat dengan jelas. Sebelah kiri berwarna merah darah kehitaman, sedangkan bagian kanan berwarna abu-abu. Membuat sosoknya sangat misterius dan di penuhi aura Kematian.Kemudian, di belakang kirinya, seorang pria muda yang juga memiliki sayap naga namun berwarna keemasan, juga ikut melayang. Dia menggunakan jubah hitam dan topeng monyet, membuat sosoknya seperti monyet yang menyamar.Di belakang kanan, ada seorang wanita dengan sayap Phoenix berbulu putih, melayang dengan anggun. Dia menggunakan jubah putih dan topeng rubah, membuat sosoknya sangat elegan dan misterius.Mereka bertiga tentu saja dalah Li
Ji Feng yang melihat mereka di kepung, menggertakkan giginya marah.“Apa yang kalian lakukan, hah? Menyingkir dari jalan kami!” Teriak Mun Tao.Wei Chuan tersenyum miring. “Boleh, asalkan kalian memberikan kami Mutiara Neraka Jiwa itu... Tentu saja tidak gratis. Selama kalian memberikan nya kepada kami, kami akan memberikan harga yang sesuai kepada kalian.” Kata Wei Chuan.“Memberikannya pada kalian? Mimpi!” Salah satu Sosok berjubah putih, berteriak dengan marah. “Pada saat di lelang, kenapa kalian tidak ingin menawar? Apakah uang kalian kurang? Sungguh miskin!” Lanjut nya dengan mencibir.“Tidak usah banyak bicara, tinggal serahkan saja pada kami, dan kami akan memberikan harga yang lebih besar dari pada mereka!” Ujar Wu Qin, sambil menunjuk Wei Chuan.Merasa dirinya di tunjuk, Wei Chuan mendengus dingin. “Seberapa banyak uang kalian, hah? Miskin!”Mata Wu Qin berkilat tajam ketika menatap Wei Chuan, dia kemudian mendengus mara
“Ini adalah Mutiara Neraka Jiwa, Mutiara ini dapat menyerap jiwa dan mengutuknya dalam siksaan abadi. Mutiara ini di temukan di Reruntuhan Kuil Buddha Kuno. Kami tidak memiliki informasi yang jelas tentang mutiara ini, namun mutiara ini sebenarnya tersimpan energi kematian yang sangat pekat, Sangat berbahaya.” Jelas Chu rui, sambil menatap mutiara yang melayang di kehampaan dengan ragu-ragu.“Tawaran di mulai, 200 batu spritual kualitas sempurna, dan tawaran tidak boleh kurang dari 5 batu spritual kualitas sempurna.” Lanjut Chu rui.“APA!?” Semua orang yang menghadiri lelang, terkejut bukan main.200 batu spritual kualitas sempurna? Itu setara dengan 200 juta koin emas!Dengan uang sebanyak itu, bahkan bisa membeli senjata Abadi!Mendengar jumlah itu, wajah Ju Hyun, Ji Feng, dan orang-orang lainnya yang ada di ruangan VIP, langsung berubah jelek.200 batu spritual kualitas sempurna?Bahkan ketua organisasi pun ragu-ragu
"Argh..."Dimana aku?" Seraya memegangi kepalanya, anak kecil itu bertanya kepada diri sendiri.dia kemudian berdiri dan memegangi perutnya yang sudah keroncongan. Dia hanya manusia fana dan tidak bisa berkultivasi, jadi wajar dia merasa kelaparan.Sedangkan kultivator meski tak makan mereka hanya
"Argh...""Kalian para dewa sangat tidak tahu malu! Aku bahkan sama sekali tidak mengganggu kedamaian di Alam ini! Kenapa kalian ingin membunuhku?" Tanya Drakkan dengan raut wajah menunjukan kebencian yang sangat mendalam."Hahaha...""Kau adalah dewa kegelapan, mungkin sekarang kamu tidak menggang
Melihat kedatangan Drakkan, Naga berkepala tujuh itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan "Senior? Kenapa kalian menatapku seperti itu?" Tanya Drakkan merasa risih akan tatapan yang di tunjukkan kepada dirinya Tiba-tiba saja suasana menjadi terasa canggung
Boom! Ketika sedang berbincang, naga itu di buat terkejut akan kehadiran Drakkan secara tiba-tiba di dalam lautan kesadaran milik Drakkan. Drakkan kemudian melayang di kehampaan dan di dalam tubuh Drakkan terjadi ledakan teredam yang menandakan ia telah b







