แชร์

Gak tau

ผู้เขียน: Tokek Gantung
last update วันที่เผยแพร่: 2025-07-03 22:02:29

Curhat dikit, gw gak tau mau ngapain jadi gak tau mau ngapain🗿

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

บทล่าสุด

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 239 Dua Leluhur Sekte Penjaga Malam dan Siang

    "Aku pewarisnya," kata Li Fan sambil tersenyum pahit."Benarkah? Kau pewarisnya?" Sang Cahaya Pemutus Takdir menatapnya dengan curiga. "Kupikir dia terlalu angkuh dan sombong untuk memilih pewaris." Nada suaranya mengandung cibiran.Sang Penakluk Malam Tak Berujung tetap diam, hanya menatap Li Fan dengan tajam. Setelah beberapa saat, ia mengirim transmisi suara ke Sang Cahaya Pemutus Takdir. Keduanya pun saling bertukar pandang, lalu mengangguk."Baiklah," kata Sang Penakluk Malam Tak Berujung akhirnya. "Karena kau telah menjadi murid di sekte ini, maka kau harus mengikuti Tian Wang untuk mengembalikan kejayaan sekte yang telah hilang.""Tian Wang?" Li Fan mengerutkan keningnya. "Bukankah dia adalah leluhur dari Sekte Dao Gelap dan Cahaya?""Sekte Dao Gelap dan Cahaya?" Kedua sosok di hadapan Li Fan tampak terkejut.Li Fan memandang mereka dengan heran. "Kali

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 238 Yuan Mo

    Li Fan masih terpaku menatap kedua patung raksasa itu, merasakan tekanan yang luar biasa dari keberadaan mereka.Melihat reaksinya, Ye Tianzhi hanya tersenyum tipis. Ini adalah momen yang ia nantikan—reaksi terkejut dan penuh kekaguman dari seseorang yang pertama kali menginjakkan kaki di tempat ini."Kedua patung ini adalah patung leluhur terdahulu," ucap Ye Tianzhi dengan nada tenang.Li Fan mengernyit. "Patung leluhur terdahulu?"Ye Tianzhi mengangguk. "Patung hitam itu adalah perwujudan dari leluhur yang dikenal dengan julukan Sang Penghukum Malam Tak Berujung, sementara yang putih adalah leluhur yang disebut Sang Cahaya Pemutus Takdir."Ia menghela napas sejenak sebelum melanjutkan, "Mengenai asal-usul dan kisah mereka, hanya Leluhur Tian Wang yang mengetahuinya."Li Fan menyipitkan matanya. "Leluhur Tian Wang?"Tetua Hao menga

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 237 Rahasia Sekte

    Hari-hari berlalu dengan cepat. Tanpa terasa, satu tahun telah lewat sejak pertarungan antara Li Fan dan Fang Tian. Kini, nama Li Fan telah menggema di seluruh Sekte Dao Gelap dan Cahaya sebagai jenius nomor satu.Banyak yang tidak percaya bahwa seorang pendatang baru bisa melampaui Fang Tian, mantan jenius nomor satu sekte. Namun, bagi mereka yang memahami dunia kultivasi, kenyataan bahwa Li Fan memiliki bakat tingkat Ilahi membuat pencapaiannya bukan hal yang mustahil.Fang Tian, yang sebelumnya menduduki puncak, harus menerima kenyataan pahit. Kalah dari Li Fan bukan sekadar kekalahan biasa, melainkan pukulan telak bagi harga dirinya. Setelah pertarungan itu, ia memilih mengasingkan diri, berjanji tidak akan keluar sebelum menerobos ke tahap menengah Abadi Kuno—kecuali edisi delapan tahun mendatang.Sementara itu, Li Fan tetap berada di sekte, menikmati sumber daya yang tersedia tanpa terburu-buru dalam kultivas

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 236 Kalahnya Fang Tian

    Fang Tian menatap Li Fan dengan datar, namun di balik ketenangannya, pikirannya berputar cepat, menganalisis setiap gerakan lawannya. "Sepertinya, aku memang terlalu meremehkanmu. Baiklah, sekarang pertarungan serius dimulai."Swoosh!Tanpa membuang waktu, Fang Tian mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Tujuh pisau terbangnya melesat ke udara, berputar seperti bintang jatuh yang siap menghancurkan apa pun di jalurnya.Bush!Api hijau tua tiba-tiba menyembur keluar dari tubuh Fang Tian, menari liar seperti makhluk buas yang baru dilepaskan dari kurungannya. Dalam sekejap, api itu menjalar ke tujuh pisau terbangnya, menyelimuti mereka dalam kobaran energi yang mendidih. Logam yang tadinya berwarna perak kini berkilau dengan aura kehancuran.Li Fan menyipitkan mata, ekspresinya tetap tenang. Sebuah senyum samar terbentuk di bibirnya, penuh dengan kepercayaan diri yang nyaris menghina.

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 235 Melawan Fang Tian

    Fang Tian menatap Li Fan dengan ekspresi datar, seolah-olah tantangan ini hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang mulia sebagai jenius nomor satu Sekte Dao Gelap dan Cahaya. Dengan penuh percaya diri, ia mengangkat dagunya sedikit, membiarkan angin menerbangkan jubah hitam-hijaunya, memberikan efek dramatis pada setiap gerakannya."Aku beri kau tiga kali serang," ucapnya, suaranya tenang namun mengandung keangkuhan yang mendalam. "Sebelum aku mengalahkanmu dengan satu serangan saja. Aku tidak akan menghindar, paling-paling hanya menangkis seranganmu."Suasana mendadak sunyi sejenak, lalu..."Hahahahaha!" Tiba-tiba, tawa keras bergema di seluruh arena. Li Fan tertawa terbahak-bahak, seakan baru saja mendengar lelucon paling konyol sepanjang hidupnya. Matanya menyipit, bibirnya melengkung penuh ejekan, menatap Fang Tian seperti melihat seorang badut yang sedang mencoba bersikap gagah."Kau yaki

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 234 Fang Tian

    Suasana di sekitar lapangan pertarungan Sekte Dao Gelap dan Cahaya semakin menegang setelah pernyataan mengejutkan yang keluar dari mulut Li Fan. Para murid dan tetua sekte yang hadir di sekitar arena hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. Mereka berpikir mungkin telinga mereka yang salah menangkap atau mungkin saja ini semua hanya ilusi belaka."Apa!? Dia ingin langsung menantang Fang Tian? Apakah aku salah dengar? Seseorang tolong cubit aku!""Tidak, kau tidak salah dengar! Li Fan benar-benar mengatakan itu dengan penuh keyakinan!""Sombong! Benar-benar sombong! Apa dia pikir dunia ini hanya sebatas matanya saja? Mengalahkan Xiu Biyun tidak berarti bisa mengalahkan Fang Tian! Itu seperti membandingkan gunung kecil dengan gunung raksasa yang menjulang ke langit!""Benar-benar tidak tahu malu! Apakah dia berpikir mengalahkan Xiu Biyun sudah cukup untuk menantang Fang Tian? Itu

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 3

    "Drakkan?" Tanya anak kecil itu yang seperti sedikit merasa familiar akan nama itu, namun dia sama sekali tidak mengingatnya. "Benar, kenapa? Kau tidak suka nama itu?" Tanya kepala naga kegelapan. "Tidak senior, tapi aku rasa nama ini sedikit familiar." terka Drakkan sambil berpikir. "Oh iya, ap

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 2

    "Argh..."Dimana aku?" Seraya memegangi kepalanya, anak kecil itu bertanya kepada diri sendiri.dia kemudian berdiri dan memegangi perutnya yang sudah keroncongan. Dia hanya manusia fana dan tidak bisa berkultivasi, jadi wajar dia merasa kelaparan.Sedangkan kultivator meski tak makan mereka hanya

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 1

    "Argh...""Kalian para dewa sangat tidak tahu malu! Aku bahkan sama sekali tidak mengganggu kedamaian di Alam ini! Kenapa kalian ingin membunuhku?" Tanya Drakkan dengan raut wajah menunjukan kebencian yang sangat mendalam."Hahaha...""Kau adalah dewa kegelapan, mungkin sekarang kamu tidak menggang

  • Kaisar Naga Kegelapan Asura   Bab 5

    Melihat kedatangan Drakkan, Naga berkepala tujuh itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan "Senior? Kenapa kalian menatapku seperti itu?" Tanya Drakkan merasa risih akan tatapan yang di tunjukkan kepada dirinya Tiba-tiba saja suasana menjadi terasa canggung

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status