Share

136

last update Petsa ng paglalathala: 2026-11-06 23:59:05

Sukses dengan aksi adu mekanik di dalam bathup, Tuan Kenzo benar-benar tidak ingin melepaskan Aluna kali ini. Dia melanjutkan aksinya itu di kamar hingga Aluna benar-benar dibuat lemas olehnya.

"Mas sudah ya! aku lelah, badanku terasa remuk semua Mas. Kamu benar-benar membuatku menerah, percuma aku mengkhawatirkan kaki mu Mas, ternyata kamu lebih kuat dari bayanganku." Seru Aluna yang sudah menyerah dengan permainan Tuan Kenzo yang tak ada habisnya itu, bahkan Tuan Kenzo masih saja terlihat se
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   136

    Sukses dengan aksi adu mekanik di dalam bathup, Tuan Kenzo benar-benar tidak ingin melepaskan Aluna kali ini. Dia melanjutkan aksinya itu di kamar hingga Aluna benar-benar dibuat lemas olehnya. "Mas sudah ya! aku lelah, badanku terasa remuk semua Mas. Kamu benar-benar membuatku menerah, percuma aku mengkhawatirkan kaki mu Mas, ternyata kamu lebih kuat dari bayanganku." Seru Aluna yang sudah menyerah dengan permainan Tuan Kenzo yang tak ada habisnya itu, bahkan Tuan Kenzo masih saja terlihat segar tanpa rasa lelah sedikitpun. Aluna justru melihat api semangat yang tak pernah padam dari suaminya itu. "Baiklah syaang, kamu istirahat lah kali ini, tidur yang nyenyak. Siapkan tenaga dan kondisi yang fit kembali, karena kedepan nya Mas mu ini akan sering-sering menghajarmu hingga lemas seperti ini." Goda Tuan Kenzo dengan penuh semangat, ada kepuasan tersendiri melihat Aluna yang kelelahan setelah menemaninya bermain. "Mass ...." Seru Aluna dengan manja, matanya dengan tatapan sayu melih

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   135

    Sukses dengan aksi adu mekanik di dalam bathup, Tuan Kenzo benar-benar tidak ingin melepaskan Aluna kali ini. Dia melanjutkan aksinya itu di kamar hingga Aluna benar-benar dibuat lemas olehnya."Mas sudah ya! aku lelah, badanku terasa remuk semua Mas. Kamu benar-benar membuatku menerah, percuma aku mengkhawatirkan kaki mu Mas, ternyata kamu lebih kuat dari bayanganku." Seru Aluna yang sudah menyerah dengan permainan Tuan Kenzo yang tak ada habisnya itu, bahkan Tuan Kenzo masih saja terlihat segar tanpa rasa lelah sedikitpun. Aluna justru melihat api semangat yang tak pernah padam dari suaminya itu."Baiklah syaang, kamu istirahat lah kali ini, tidur yang nyenyak. Siapkan tenaga dan kondisi yang fit kembali, karena kedepan nya Mas mu ini akan sering-sering menghajarmu hingga lemas seperti ini." Goda Tuan Kenzo dengan penuh semangat, ada kepuasan tersendiri melihat Aluna yang kelelahan setelah menemaninya bermain."Mass ...." Seru Aluna dengan manja, matanya dengan tatapan sayu melihat

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   134

    "Mas kamu nggak capek habis jalan-jalan?" Tanya Aluna memastikan, pasal nya kali ini dia melihat sang suami yang penuh dengan semangat. "Capek sayang, tapi capek nya bakalan hilang kalau sudah bersamamu." Kata Tuan Kenzo kembali membawa Aluna masuk ke kamar penginapan. "Ayo sayang!" Ajak Tuan Kenzo yang sudah tidak sabar lagi ingin segera menuntaskan hasrat nya, Aluna hanya bisa tersenyum geli melihat aksi suaminya. "Mas kita habis dari luar, bagaimana kalau mandi dulu!." Usul Aluna karena dia sendiri merasa sedikit gerah setelah melakukan perjalanan wisata tadinya. Dan itu membuat Aluna merasa sedikit kurang nyaman. "Sayang ... masak harus ditunda lagi?" Tanya Tuan Kenzo merasa sedikit frustasi. Aluna tersenyum melihat reaksi suaminya itu. "Kalau begitu kita lakukan di kamar mandi mas!" Entah keberanian dari mana yang membuat Aluna akhirnya terbuka dengan rasa ingin nya. "Ayo sayang!" Tuan Kenzo menyambut dengan penuh semangat, baginya tak peduli dimana tempat nya yang terpenti

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   133

    "Seorang Cucu. Mas rasa itu yang paling ingin kakek lihat saat ini sayang." Jelas Tuan Kenzo mengingat permintaan kakeknya dulu saat menikahi Aluna. Sayang nya dulu Tuan Kenzo tak pernah mempedulikan keinginan itu, banginya itu hanyalah permintaan konyol yang tidak mungkin bisa dirinya lakukan. Karena Tuan Kenzo sendiri tidak mau memiliki anak dari perempuan manapun selain Nyonya Laras. Sayang, istri kesayangan nya itu sudah lama meninggalkan nya seumur hidup. Berbeda dengan Tuan Kenzo yang mengutarakan keinginan nya dengan penuh semangat di hadapan sang istri. Aluna justru terdiam dan menundukkan kepalanya ragu, dia tidak tahu harus menyikapi nya seperti apa. Baginya, omongan Tuan Kenzo tadi sangat sulit untuk di percaya. "Kenapa diam sayang? kamu tidak mau memiliki anak bersama ku?" Tanya Tuan Kenzo penasaran, melihat reaksi Aluna yang hanya diam saja, justru diam nya itu cenderung ke arah rasa berat. "Bukan tidak mau Mas." Jawab Aluna lirih, tampak muncul rasa sedih yang sanga

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   132

    "Mas ayo sini kita foto dulu!" Ajak Aluna dengan semangat saat sedang berada di tepi sungai Aare yang merupakan terpanjang sepenuhnya mengalir di dalam wilayah Swiss. Sungai ini berair biru kehijauan jernih mengelilingi kota tua Bern. Meskipun banyak sungai indah lain nya di Swiss, tapi sungai Aare adalah yang oaling populer sehingga Aluna pun tak mau melewatkan momen indah di tempat itu. Tuan Kenzo pun menurut begitu saja dengan ajakan Aluna. Jika selama ini dia hanya bisa bersikap kaku dan dingin pada Aluna, kali ini justru berbeda, Tuan Kenzo seolah menunjukkan sisi lain nya yang terlihat begitu perhatian dan hangat. Aluna sendiri menyukai sikap sang suami yang saat ini sudah mulai bisa membuka hati untuknya. Selama seminggu lebih ini Aluna benar-benae menghabiskan waktu liburnya di negara Swiss bersama Tuan Kenzo. Mereka mendatangi tempat-tempat wisata yang terkenal di sana. Tak lupa sebagai mahasiswa arsitektur Aluna juga mengunjungi kawasan Lucerne, sebuah kota tua yang indah

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   131

    "Hallo, ada apa Ar?" tanya Tuan Daffa langsung to the point, karena sahabat karib nya itu tidak biasanya menghubunginya. Biasanya menelpon hanya untuk masalah pekerjaan atau paling tidak untuk sekejar mengajak minum-minum.Masalah nya kali ini dirinya sedang tidak ada kerja sama dengan sahabat nya itu. Dan untuk masalah ngumpul-ngumpul, seperti nya tidak mungkin. Karena Tuan Kenzo juga belum sembuh total pasca kecelakaan yang menimpanya.3 sekawan itu akan ngumpul bersama jika ada waktu luang, tapi jika salah satu tidak bisa hadir maka, acara ngumpul-ngumpul itu pun tak kan pernah ada."Gila si Kenzo Daf, apa kamu di kirimi foto nya juga?" Kali ini Pak Arga mengadu pada Tuan Daffa."Iya, aku sudah melihatnya." Jawab Tuan Daffa dengan santainya, seolah apa yang telah di lihat nya itu bukan sesuatu yang harus dipermasalahkan, atau sesuatu yang mempengaruhi kehidupan nya."Kok kamu terdengar santai saja Daf?" Tanya Pak Arga keheranan. Jika memang Tuan Daffa sudah melihat foto-foto yang

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   8. Salah Paham

    "Akkh ... sakit ... tolong lepaskan!" Pinta Aluna yang meringis menahan perih di pergelangan tangan nya."Masuk..!" Satu kata penuh ketegasan juga kemarahan yang memuncak."Aauu ..." Tubuh ramping Aluna terlempar begitu saja di kursi penumpang. Tak lama tubuh besar lain nya ikut masuk dengan nafas

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   7. Kabur?

    Tuan Kenzo pergi meninggalkan Aluna begitu saja saat makanan miliknya sudah habis. Tanpa menghiraukan Aluna yang masih berkutat dengan makanan nya sendiri. "Nyonya kenapa makanan nya hanya diaduk-aduk saja? Apakah Nyonya muda tidak menyukai nya? Saya akan buatkan yang baru untuk nyonya." Kata Bik

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   6. Bukan Nyonya Sungguhan

    Aluna tak bisa tidur dengan tenang. Setiap perkataan yang Tuan Kenzo lontarkan padanya terus berputar dalam benak Aluna. Gadis itu merasa terhina, di hadapan Tuan Kenzo dirinya seolah tidak punya harga diri. Aluna berfikir jika hal ini terjadi karena pernikahan balas budi yang hanya bertahan di a

  • Kesandung Cinta Tuan Mafia   5. Malam Pertama atau Bukan?

    Malam semakin larut, Aluna dan Tuan Kenzo berpamitan untuk kembali ke mansion meninggalkan kediaman Tuan Damian.Di depan Tuan Damian Aluna dan Tuan Kenzo bersikap layaknya seorang pasangan suami istri pada umum nya, meskipun Aluna sendiri tahu jika hal itu hanya penuh dengan kepura-puraan saja. Me

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status