แชร์

Bab 105. BOM ASAP

ผู้เขียน: MN Rohmadi
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-12 22:18:34

Bab 105. BOM ASAP

Brak…!

Terdengar suara cukup keras, ketika wanita cantik itu menepuk meja di depannya sambil menudingkan jari telunjuknya ke arah pria ganteng di depannya dengan ekspresi kesal dan wajah memerah menahan amarahnya.

“Pergi, sebelum kami bersikap tidak sopan kepada anda!”

Alih-alih pergi diusir oleh wanita cantik ini, pemuda tampan ini malah tampak tersenyum, bahkan kakinya disilangkan, seakan dia memberitahu kepadanya bahwa dia tidak peduli perkataannya.

Bahkan lima pengikut pria tampan itu juga ikut tersenyum, melihat tingkah tuan mereka.

“Baiklah, sepertinya kamu tidak tahu perkataan manusia. Terima ini…! teriak wanita cantik itu sambil melayangkan tamparan ke arah pria tampan di depannya.

Pria tampan ini bernama Wismoyo, yang merupakan anak dari saudagar kaya yang ada di kota ini. Maklumlah namanya pewaris generasi kedua, dimanapun juga selalu bersikap arogan.

Apalagi Raden Wismoyo adalah anak satu-satunya dari s
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 105. BOM ASAP

    Bab 105. BOM ASAP Brak…! Terdengar suara cukup keras, ketika wanita cantik itu menepuk meja di depannya sambil menudingkan jari telunjuknya ke arah pria ganteng di depannya dengan ekspresi kesal dan wajah memerah menahan amarahnya. “Pergi, sebelum kami bersikap tidak sopan kepada anda!” Alih-alih pergi diusir oleh wanita cantik ini, pemuda tampan ini malah tampak tersenyum, bahkan kakinya disilangkan, seakan dia memberitahu kepadanya bahwa dia tidak peduli perkataannya. Bahkan lima pengikut pria tampan itu juga ikut tersenyum, melihat tingkah tuan mereka. “Baiklah, sepertinya kamu tidak tahu perkataan manusia. Terima ini…! teriak wanita cantik itu sambil melayangkan tamparan ke arah pria tampan di depannya. Pria tampan ini bernama Wismoyo, yang merupakan anak dari saudagar kaya yang ada di kota ini. Maklumlah namanya pewaris generasi kedua, dimanapun juga selalu bersikap arogan. Apalagi Raden Wismoyo adalah anak satu-satunya dari s

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 104. SEPASANG WANITA CANTIK

    Bab 104. SEPASANG WANITA CANTIK Jaka Tole malam ini bisa tidur nyenyak tanpa gangguan wanita yang tidak jelas itu. Jaka Tole tidak tahu kalau wanita yang baru saja dihadapi merupakan seorang peri, alias bukan dari ras manusia seperti dirinya. Keesokan paginya, Jaka Tole melanjutkan perjalanannya setelah menghilangkan rumah tanahnya menjadi tanah biasa. Hingga akhirnya dia memasuki sebuah kota yang cukup ramai, ditempat ini semua orang terlihat asik dengan urusannya masing-masing. “Pak, saya pesan makan dan minumnya,” kata Jaka Tole yang baru saja memasuki sebuah kedai makan. Tak lama kemudian, seorang pria paruh bayar mendekatinya. “Raden mau pesan apa?” kata pemilik kedai dengan sikap hormat. “Beri saya makan spesial yang ada di kedai ini.” “Baik, mohon Raden menunggu sebentar.” Setelah pemilik kedai pergi, Jaka Tole segera duduk dengan santai menunggu pesanannya. Tak lama kemudian masuklah dua orang wanit

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 103. KABUR

    Bab 103. KABUR Pertarungan keduanya berlangsung dengan sengit, mereka berloncatan seperti serangga di atas pucuk dedaunan dan berkelebat laksana bayangan di tengah hutan ini. Sampai sejauh ini belum ada tanda-tanda akan berhenti, yang awalnya pertarungan ini di sekitar air terjun, kini sudah berpindah semakin dalam ke dalam hutan. Untungnya pertarungan mereka tidak ada yang menyaksikannya, sehingga tidak membuat heboh yang melihat. “Dasar gadis gila, sebenarnya apa yang kamu inginkan?” “Saya ingin membunuhmu!” bentak Dewi Anjani sambil terus melancarkan serangan mematikan. Langit yang awalnya di penuhi sinar matahari, perlahan mulai meredup, ketika sang surya mulai pergi ke peraduannya di ufuk barat. Jaka Tole semakin lama semakin heran bercampur kagum dengan kekuatan yang dimiliki gadis gila ini, semua ilmu dan Ajian sudah dikeluarkan, akan tetapi tidak ada satupun ajian yang bisa membuat Dewi Anjani mundur. Tentu saja Jaka Tol

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 102. MANUSIA MESUM

    Bab 102. MANUSIA MESUM “Ini… ini… kenapa tubuhku malah menjadi lebih segar setelah beradu pukulan?” “Siapakah wanita ini?” Di saat Jaka Tole sedang kebingungan serta merasa gembira dengan apa yang terjadi pada tubuhnya, Dewi Anjani malah merasakan hal yang sebaliknya. “Siapakah manusia ini? Kenapa dia bisa menerima pukulanku?” Jaka Tole segera menatap sosok cantik di depannya dengan tatapan tajam, dia juga terkejut melihat kekuatannya. “Nisanak, kenapa kamu menyerangku? Bukankah kita tidak saling kenal? Apakah saya punya salah?” “Kenapa aku menyerangmu? Dasar manusia mesum, apa kamu tidak tahu kesalahanmu atau sengaja pura-pura bodoh?” balas Dewi Anjani dengan wajah memerah menahan amarah sambil menatap Jaka Tole seakan ingin memakannya hidup-hidup. “Tunggu, kenapa kamu menuduh aku manusia mesum? Atas dasar apa anda berkata seperti itu? Sedangkan kita saja tidak saling kenal.” “Dasar manusia mesum, apa kamu belum menyadari kesala

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 101. BERTARUNG DENGAN DEWI ANJANI

    Bab 101. BERTARUNG DENGAN DEWI ANJANI “Kenapa kamu menamparku?” kata Jaka Tole sambil memegangi wajahnya yang memerah. Jaka Tole belum menyadari, kalau sesungguhnya tubuhnya memiliki kekebalan atau daya tahan tubuh yang kuat dan tidak ada orang dan senjata yang bisa melukainya. Dan dia juga terkejut, karena baru kali inilah dia merasakan sebuah tamparan yang cukup keras di wajahnya. Dewi Anjani menatap Jaka Tole dengan tatapan sinis, ekspresi wajahnya sangat jelas memancarkan aura membunuh. “Kamu ini memang manusia yang tidak punya rasa malu, apakah kamu senang melihat wanita mandi?” sindir Dewi Intan sambil mencebikkan bibirnya. Alih-alih malu atau ketakutan dimarahi Dewi Anjani, Jaka Tole malah menatap wajah wanita di depannya dengan pandangan kosong. Entah kenapa, kalbu Jaka Tole seakan diambil oleh wanita yang baru saja menamparnya. Ekspresi wajahnya tampak kosong, entah kenapa dia merasa terhipnotis dengan pesona Dewi Anjani.

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 100. GADIS PERI

    Bab 100. GADIS PERI Jaka Tole yang melanjutkan perjalanannya sama sekali tidak peduli dengan rasa terimakasih, atau apapun yang seharusnya diberikan kesepuluh pendekar itu. Hutan yang dilewati Jaka Tole sangatlah lebat dan luas, dia sudah berjalan seharian, akan tetapi tidak kunjung menemukan sebuah perkampungan penduduk. Sebenarnya bisa saja dia menggunakan ilmu meringankan tubuh, maupun kemampuan terbangnya untuk bisa dengan cepat melewati hutan ini. Akan tetapi Jaka Tole menganggap itu tidak perlu, karena dia tidak sedang terburu-buru. Hingga ketika matahari sudah mulai bergeser kebarat, Jaka Tole menemukan sebuah air terjun yang cukup indah pemandangannya. “Sepertinya bermalam di dekat air terjun ini cukup bagus,” gumam Jaka Tole sambil memandang sekelilingnya untuk mencari tempat yang tepat untuk mendirikan sebuah rumah tanah. Hingga tanpa sengaja sepasang matanya menangkap sebuah penampakan di bawah air terjun. Jaka Tole langsung menguce

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status