/ Fantasi / Legenda Sang Immortal / Bab. 105. Menebas Lin Feiyang

공유

Bab. 105. Menebas Lin Feiyang

작가: Master KidOO
last update 게시일: 2024-11-02 23:52:30

Kalkulasi yang dilakukan Fang Han sangat tepat, dia hanya butuh menonton dengan sabar.

Di gelanggang pertempuran, delapan Pembudidaya Ranah Yayasan Inti Tingkat Pertama—termasuk Lin Feiyang membuat Formasi Bagua/Patkwa—Formasi Segi Delapan.

Ini merupakan formasi pertarungan yang digunakan untuk memperkuat barisan mereka. Baik itu pada saat menyerang maupun bertahan.

Akan tetapi, Beruang Salju Berbulu Landak benar-benar tangguh. Menjadi binatang iblis yang telah berhasil naik ke periode kesengsa
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Aiz Lorez Vanjaliuz
min kapan lanjutnya......
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 120. Tangga Menuju Langit

    Akan tetapi, yang selanjutnya terjadi sama sekali tidak berjalan sesuai dengan harapan siapa pun. Setelah tiga jenis penghalang itu runtuh satu per satu, suara gemuruh tidak lantas mereda. Justru sebaliknya, seluruh Area Inti Tanah Salju Kuno bergetar semakin hebat, seolah-olah ada sesuatu yang selama ini tertahan kini berusaha bangkit ke permukaan.“Apa … ini belum berakhir?” salah satu kultivator bergumam dengan nada tidak percaya, matanya membelalak menatap tanah di hadapannya.“Mustahil … bukankah semua penghalang sudah hancur?” sahut yang lain, suaranya mulai bergetar, antara ragu dan cemas.Fang Han mengernyitkan keningnya. Pandangannya tetap tertuju ke depan, memperhatikan setiap perubahan sekecil apa pun. Ia tidak mengatakan apa-apa, tetapi sorot matanya menunjukkan kewaspadaan yang jauh lebih dalam dibandingkan yang lain.Di tengah tatapan semua orang, tanah yang tertutup salju tebal itu tiba-tiba retak. Retakan itu melebar dengan cepat, membelah permukaan seperti mulut rak

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 119. Menghancurkan Formasi Besar

    Orang-orang mulai memperhatikan langit di atas area inti Tanah Salju Kuno tampak begitu jernih. Matahari tergantung tinggi di angkasa, memancarkan cahaya keemasan yang hangat, sesuatu yang terasa begitu bertolak belakang dengan nama tempat ini. Fang Han berdiri dengan kedua tangan terlipat di belakang punggungnya. Tatapannya terarah lurus ke langit, tepat pada bola cahaya yang memancar terang di atas sana. Wajah Fang Han tenang, tetapi sorot matanya tampak dalam, seolah sedang menimbang sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain.Mereka semua menatap matahari itu dengan ekspresi berbeda-beda—ada yang bingung, ada yang ragu, ada pula yang mulai menyadari kejanggalan dari pemandangan tersebut.Setelah mendengar penjelasan Fang Han sebelumnya, banyak orang mulai memikirkan ulang apa yang mereka lihat sejak memasuki wilayah ini.Tanah Salju Kuno.Nama itu sendiri sudah menjadi petunjuk yang jelas. Tempat ini seharusnya adalah wilayah yang selalu tertutup oleh salju sepanjang tahun. U

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 118. Sebuah Formasi Besar

    Mereka kemudian segera memperhatikan apa yang dilakukan oleh banyak kultivator lainnya di sana. Banyak kultivator dari berbagai sekte dan klan telah berkumpul di depan penghalang tersebut.Beberapa di antara mereka mencoba menyerang dengan teknik pedang yang kuat. Ada yang memanggil api spiritual untuk membakar lapisan energi itu. Bahkan ada pula yang menggabungkan kekuatan bersama untuk menghantam penghalang dengan serangan gabungan.Namun hasilnya sama saja.Setiap serangan yang dilepaskan hanya menghasilkan riak kecil di permukaan penghalang, lalu segera menghilang tanpa meninggalkan bekas.Dentuman energi terdengar berulang kali.“Boom!”“Boom!”“Boom!”Namun tidak ada satu pun serangan yang berhasil membuat retakan pada tiga penghalang itu.Beberapa kultivator mulai mengerutkan kening.“Mustahil…”“Teknik pedangku bahkan bisa membelah gunung kecil, tapi penghalang ini bahkan tidak bergetar.”Seorang pria dari klan besar mencoba menggunakan jimat penghancur yang mahal. Jimat itu

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 117. Masalah Bersama

    Di area inti … angin panas berhembus pelan, namun cukup untuk membuat ujung jubah para kultivator berkibar tak beraturan. Udara terasa berat, seolah-olah setiap tarikan napas mengandung bara halus yang menggores paru-paru. Di hadapan mereka, tiga lapisan penghalang berdiri seperti tiga ujian yang memisahkan dunia luar dari misteri yang tersembunyi di dalam area inti.Dan kini, masalah yang dihadapi oleh semua orang di tempat itu, juga menjadi masalah yang harus dihadapi Fang Han—bagaimana cara memecah tiga lapisan penghalang tersebut dan masuk ke dalam area inti?Tidak ada jalan memutar. Tidak ada celah yang terlihat.Hanya ada penghalang yang harus dihancurkan. Lapisan pertama saja sudah sangat sulit untuk dipecahkan. Itu tidak hanya membutuhkan kerja sama, juga menguras Qi Sejati.Fang Han memandang dengan tenang, tetapi tatapannya tajam.Ia tidak hanya melihat api. Tapi merasakan struktur di baliknya.Energi roh yang menyelimuti kobaran itu bergerak dalam pola teratur—bukan kacau

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 116. Area Inti Tanah Salju Kuno

    Setelah menembus ke Ranah Yayasan Inti, Fang Han tidak langsung menghentikan kultivasinya melainkan masih terus duduk di tempat semula dan menstabilkan ranah kultivasi. Aura di sekeliling tubuhnya masih bergetar halus, Qi sejati di dalam dantiannya berputar dalam siklus yang lebih dalam dan lebih padat dibandingkan sebelumnya. Jika Fang Han menghentikan proses itu secara mendadak, fondasi yang baru saja terbentuk bisa menjadi tidak stabil.Fang Han menarik napas perlahan. Setiap helaannya terasa berbeda.Qi Sejati yang ia serap kini seperti memiliki saluran yang lebih luas, aliran meridian terasa lebih lancar dan kuat. Namun justru karena lonjakan itulah, ia tidak berani ceroboh.“Stabilkan dulu … jangan terburu-buru.” Fang Han berkata-kata di dalam.Ia terus memutar Qi, menghaluskan sisa-sisa gejolak energi yang masih bergema akibat penembusan ranah. Inti Yayasan di dalam dantiannya berdenyut lembut, memancarkan cahaya redup namun mantap.Proses itu tanpa disadari Fang Han telah m

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 115. Ranah Yayasan Inti

    Karena telah bersama Su Li Xiu kembali, Fang Han tidak langsung mengajak gadis itu ke area yang paling berbahaya, melainkan terlebih dahulu mempersiapkan segalanya dengan cermat. Fang Han memahami bahwa perjalanan mereka ke depan tidak akan mudah. Bahaya bisa muncul kapan saja, dan jika fondasinya sendiri belum benar-benar kokoh, maka bukan hanya dirinya yang akan terancam, tetapi juga Su Li Xiu.Fang Han menoleh sekilas ke arah gadis itu. Su Li Xiu berdiri tidak jauh darinya, pakaian birunya berkibar pelan tertiup angin lembah, wajahnya tampak tenang namun sorot matanya menyimpan kepercayaan penuh padanya. Justru karena kepercayaan itulah Fang Han semakin tidak ingin bertindak gegabah.“Li Xiu’er, Aku tidak akan masuk terlalu dalam dulu,” ujar Fang Han pelan.Su Li Xiu mengangkat alisnya sedikit. “Fang Han Gege, memiliki rencana lain?” tanyanya ringan, nada suaranya terdengar menggoda.Fang Han tersenyum tipis. “Iya, aku tidak ingin ceroboh.”Dia kemudian menambahkan dengan nada s

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 55. Keparat Yang Tidak Memiliki Hati

    Namun, mereka tidak mendapatkan jawaban sama sekali, hanya alunan irama lembut mulai merangsang pendengaran semua orang. Murid Anggota Klan Ning untuk sejenak tercengang dan belum memahami maksud Fang Han. Mereka malah saling berbisik-bisik. “Siapa yang menyangka bahwa Junior Fang juga bisa bermain

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 112. Guo Tiandu Mengambil Tindakan

    Fang Han tersenyum santai. Senyum itu tipis, nyaris tak terlihat, namun cukup untuk memperlihatkan bahwa ia sama sekali tidak tertekan oleh tudingan maupun sikap Guo Tiandu. Tatapan Fang Han tenang, jernih, seolah ia sedang berbincang ringan, bukan berdiri di hadapan dua orang yang jelas-jelas men

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 110. Diikuti

    Setelah membunuh tiga orang itu, Su Li Xiu berdiri di tempatnya tanpa sedikit pun perubahan ekspresi. Tidak ada kepuasan, tidak pula emosi berlebih di wajahnya. Bagi gadis itu, peristiwa barusan hanyalah sesuatu yang wajar, bahkan nyaris sepele.Dengan gerakan santai, ia melangkah mendekati tiga m

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 114. Tidak Akan Kenal Jika Tidak Bertarung

    Namun, mesti Fang Han telah mengerahkan segenap kemampuan istimewanya itu. Guo Tiandu tetap unggul banyak. Niat pedang yang dikuasai Guo Tiandu walaupun belum mencapai ranah penyatuan manusia dan pedang. Namun, itu hanya satu level di bawah Fang Han. Guo Tiandu diuntungkan oleh kultivasinya yang

    last update최신 업데이트 : 2026-04-04
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status