LOGINXu Qingyu mendengarkan masalah ini dengan seksama dan diam diam mencatat hal ini ke dalam hatinya.“Baiklah, jika itu maumu. Maka aku akan mencarikan nya untukmu,” balas Xu Qingyu meyakinkan.Tidak ada yang boleh memaksa kakaknya untuk menikah dengan orang yang tidak diinginkan olehnya.Karena Xu Qingyu tahu jelas bagaimana tabiat Xu Qianyi. Perilakunya keras dan sulit untuk dikekang, sehingga bertemu dengan keluarga yang keras juga akan menjadi penyiksaan baginya seumur hidup.Nyonya Wen dan Ayahnya mungkin bermaksud baik dengan mencarikan keluarga baik yang memiliki moral tinggi.Namun semakin tinggi moralnya maka akan semakin tinggi tuntutannya, ini akan menyiksa Xu Qianyi.Xu Qingyu tidak ingin hal ini sampai terjadi, lagipula Xu Jian dan Xu Ming belum menikah maka pernikahan Xu Qianyi seharusnya tidak terlalu mendesak.Mereka berdua bermain bersama, menghabiskan waktu bersama, mengobrol dan berkeluh kesah satu sama lain sambil menunggu Ayah mereka dan Xu Ming kembali.“Tuan dan T
Sesampainya di halaman belakang, Xu Qingyu melihat Xu Qianyi yang sedang terlihat murung di halaman belakang. “Kakak Qianyi, kamu tampak murung…”panggil Xu Qingyu. Xu Qianyi terkejut ketika mendengarkan suaranya dan langsung menoleh ke arahnya sebelum akhirnya berlari ke dalam pelukannya dan memeluknya dengan erat. “Apa yang terjadi? Kamu tampak sangat kurus sekarang, apakah Ayah memutuskan untuk tidak membiayai mu lagi?” tanya Xu Qingyu bercanda. “Omong kosong! Jika bukan karena kalian semua serempak meninggalkanku, bukankah aku tidak akan kesepian seperti ini?” tanya Xu Qianyi dengan kesal dan mencubit pipi Xu Qingyu dengan kuat. “Aduh… sakit sekali! Kamu sangat kasar!”keluh Xu Qingyu berpura-pura kesakitan. “Bagus jika sakit! Biar kamu ingat dengan jelas bahwa kamu masih memiliki seorang kakak perempuan di rumah !”seru Xu Qianyi dengan sengaja. Xu Qingyu mendengus lalu menarik tangan Xu Qianyi untuk duduk di ayunan berdua dan menatap pemandangan di depan mereka. Pemadangan
Xu Qingyu menoleh ke arah sumber suara dan menemukan bahwa yang memanggilnya adalah pelayan kepercayaannya, Yueyue.Yueyue terlihat lelah dan penuh keringat, napasnya tidak stabil dan terlihat sangat panik.“Apakah terjadi sesuatu pada Ling Shang?” tanya Xu Qingyu dengan gelisah.Yueyue menggelengkan kepalanya dan berusaha berbicara dengan napas terengah-engah.“Kamu duduk dulu, tenangkan dirimu!” ucap Xu Qingyu.Setelah agak tenang barulah Yueyue mengatakan berita apa yang dia bawa kali ini.“Pangeran ketiga telah tertangkap! Kepalanya di bawa ke dalam Ibukota saat ini! “ seru Yueyue.“Apa? Tapi bagus juga… apakah Putra Mahkota yang menangkapnya?”tanya Xu Qingyu.Yueyue kembali menggelengkan kepalanya dan Xu Qingyu mengerutkan dahinya ketika melihat ini.“Orang yang membunuh Pangeran Ketiga adalah… Tuan muda ketiga!”jawab Yueyue.Tuan muda ketiga? Xu Ming? Kakaknya? Pertanyaan ini berputar-putar di kepalanya dan hampir saja dia merasa akan jatuh karena pusing.“Tuan muda ketiga past
“Kalau begitu maka berarti tebakanku benar, karena jika Ling Shang dan kamu meninggal bersamaan maka aku akan menderita pukulan mental berat dan tidak akan mampu mencampuri urusan pemerintahan. Belum lagi Kakak Kaisar juga diracuni, maka hal ini akan menguntungkan Putra Mahkota sepenuhnya,”tebak Putri Huailing.Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dengan kagum, informasi yang didapatkan oleh Putri Huailing bahkan lebih sedikit dibandingkan dirinya.Namun dia tidak menyangka bahwa dengan potongan-potongan informasi kecil ini pun bisa disatukan oleh Putri Huailing menjadi sebuah kesimpulan yang utuh.Seperti yang diharapkan dari seorang Tuan Putri yang tumbuh di dalam pusaran kekuasaan.Mereka berdua kembali dengan tenang, seolah-olah tidak ada sesuatu yang terjadi di Istana.Entah sekacau apapun di Istana, tidak ada sedikitpun informasi yang bocor keluar. Bahkan tidak ada yang tahu kalau Kaisar hampir diracuni.Mungkin juga bukannya sepenuhnya tidak tahu… jika keluarga keluarga ternama, m
“Baiklah, karena Selir Agung masih belum jelas maka dia akan di dalam posisi tahanan rumah untuk saat ini sampai semuanya menjadi jelas. Sekarang bawalah dia untuk dirawat oleh tabib sakti!” perintah Kaisar.“Terima kasih atas belas kasih, Ayahanda! Putra ini mewakili Selir Agung untuk berterima kasih atas kebaikan Ayahanda!”balas Pangeran Kedua dengan semangat.Pelayan pun segera memapah Pangeran Kedua dan Selir Agung Jiu untuk dibawa kembali ke Istana dan menerima perawatan dari Lu Hua.“Untuk Wang Zhu dan Chun Xian, keduanya melakukan hukuman fatal yang menunjukkan pengkhianatan bahkan berulang kali berbohong sampai sampai tidak ada kata kata jujur yang keluar dari mulut mereka,”ucap Kasim Jin membacakan titah dari Kaisar.“Maka mereka akan dijatuhkan hukuman pemusnahan keluarga!” lanjut Kasim Jin.Semua orang menahan napas ketika mendengarkan kata kata ini, tidak ada yang menyangka bahwa hukuman yang akan mereka terima adalah pemusnahan keluarga.Bahkan Xu Qingyu pun merasa dingin
Setelah dia mengatakan hal ini, orang-orang mulai merasa aneh dan bertanya-tanya sebenarnya dia berada di pihak siapa? Apakah Permaisuri atau Selir Agung Jiu?“Jelaskan apa maksudnya, Yu’er?”tanya Kaisar.“Budak ini memang tidak berbohong, Selir Agung Jiu bisa dipastikan tanpa keraguan pernah menemui kedua tabib secara pribadi namun sebenarnya hal ini juga tidak mengherankan mengingat kondisi Pangeran Kedua,”jelas Xu Qingyu.“Namun budak ini hanya mampu bersumpah untuk pertemuan saja bukan masalah Selir Agung Jiu berkolusi dengan kedua tabib ini.”“Selain itu hamba juga menemukan sebuah penemuan yang menarik mengenai masalah ini,”lanjut Xu Qingyu.Xu Qingyu melangkah ke belakang punggung Wanyi dan memukul lukanya yang berdarah, selama beberapa detik awal tidak ada reaksi sampai beberapa detik kemudian barulah Wanyi menyadari apa yang seharusnya dia lakukan.“Yang Mulia, budak ini berbohong. Dia tidak terluka sama sekali, jika memang dia terluka maka bukalah dan biarkan hamba meminta m







