로그인"Kau tidak bisa lari. Karena kau sudah jadi milikku." -- Duke Dillard Donoughoe menginginkan kejatuhan keluarga Brieris, dan Juliet adalah harga yang harus dibayar. Namun, ketika kebenaran terungkap di tengah lantai dansa, siapa yang sebenarnya sedang dipermainkan?
더 보기"Kau bukan apa-apa lagi," kata Dillard dingin. "Title mu akan dicabut. Tanah mu akan disita. Dan kau akan dihukum untuk semua kejahatanmu.""TIDAK! TIDAK! TIDAK! KAU TIDAK BISA MELAKUKANNYA!" Eugene berteriak seperti anak kecil. Ia tidak tahu bahwa sekarang Dillard adalah Regent yang baru."Bawa dia keluar," perintah Duke Ashford pada guards. "Masukkan ke sel yang sama dengan Viktor. Biarkan mereka saling menyalahkan sampai persidangan."Guards menyeret Eugene keluar. Teriakannya semakin jauh sampai akhirnya hilang.Hening di ballroom.Lalu Celestine berbalik padaku. Jalan mendekat dengan langkah ragu."Juliet—" Suaranya bergetar. "Aku—aku tidak tahu harus bilang apa. Maafkan aku tidak cukup berani membelamu. Aku tahu itu. Tapi—"Aku menatapnya. Kakakku. Satu-satunya yang pernah baik padaku di kastil Brieris."Kau kembali," kataku pelan. "Kau kembali untuk bantu ku. Itu cukup.""Tidak cukup. Aku seharusnya tidak kabur dari awal. Seharusnya aku—"Aku peluk dia. Tiba-tiba. Erat.Celestin
"Itu yang semua orang harus pikir," kata Celestine. Menatapku dengan mata minta maaf. "Maafkan aku, Juliet. Aku ikut rencana ayah. Aku kabur seperti yang dia minta. Karena aku takut apa yang akan terjadi kalau aku tidak.""Tapi kenapa?" tanyaku. "Kenapa kau menurutinya?""Karena dia ancam aku." Celestine tunjuk Eugene. "Dia bilang kalau aku tidak kabur—dia akan kurung aku seperti dia kurung kau. Atau lebih buruk."Air mata turun di pipinya."Aku pengecut. Aku tahu rencana itu akan sakiti kau. Tapi aku lebih takut pada dia. Jadi aku kabur. Dan aku biarkan kau jadi korban.""Celestine—" Aku tidak tahu harus bilang apa."Tapi aku menyesal." Celestine menatapku langsung. "Sangat menyesal. Jadi saat aku dengar tentang pesta ini—tentang Pangeran Viktor yang mau ambil kau—aku tahu aku harus kembali. Harus bilang kebenaran."Dia berbalik ke Eugene. "Aku punya semua surat darimu. Semua perintah. Semua ancaman. Semuanya ada di sini."Dia keluarkan tumpukan surat dari tas."Termasuk surat di man
"Eugene Brieris bukan ayah. Dia monster. Dia mengurungku. Dia menjualku. Setelah menjualku pada Duke, dia berencana menyerahkan ku pada Pangeran Viktor seperti barang dagangan.""Dia tidak pantas dipanggil ayah. Tidak pantas dipanggil bangsawan. Dia pengkhianat. Pembohong. Dan saat dia tertangkap dia harus membayar. Untuk Duke Edmund yang dibunuh. Untuk keluarga Donoughoe yang hancur. Dan untuk aku… putrinya sendiri yang dia sia-siakan."Hening setelah aku selesai bicara.Lalu satu orang mulai bertepuk tangan.Lincoln.Lalu yang lain. Dillard.Lalu Celestine yang berdiri di samping. Dengan air mata di pipi. Tepuk tangan ragu.Sampai seluruh ballroom bertepuk tangan.Untuk keberanianku. Untuk kesaksianku. Untuk kebenaran yang aku ungkap.Aku berdiri di sana dengan air mata turun tapi kepala tegak.Akhirnya aku bicara. Akhirnya aku tidak diam lagi.Duke Ashford maju. "Terima kasih, Duchess Juliet, untuk kesaksianmu yang berani. Kami semua—" Dia menatap kerumunan. "Kami semua malu. Karen
Aku melangkah maju. Berdiri di tengah. Menghadap kerumunan.Ratusan wajah menatapku. Menunggu.Aku tarik napas dalam."Namaku Juliet Donoughoe. Dulu Juliet Brieris." Suaraku gemetar tapi cukup keras. "Dan aku di sini untuk bersaksi tentang Eugene Brieris. Ayahku."Hening total."Sejak kecil—sejak aku ingat—aku selalu diabaikan di kastil Brieris. Aku putri kedua. Putri yang tidak diinginkan. Putri yang tidak berguna."Air mata mulai mengancam tapi kutahan."Kakakku Celestine cantik. Pintar. Berbakat. Semua orang mencintainya. Tapi aku—aku tidak ada yang istimewa. Jadi aku dikurung di kamar. Diberi makan lewat pintu. Tidak boleh keluar bahkan tidak untuk acara penting."Beberapa wanita di kerumunan menangis mendengar ini. Celestine yang sebelumnya tersenyum kehilangan senyumnya. Awalnya ia pikir ini ucapan terima kasihku padanya karena hadir di pengadilan hari ini. Ia lupa bahwa ia bagian dari sistem yang membuatku dan Dillard menderita. Bukan pemain utama, tapi ia turut menikmati kemew






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰