Se connecterXu Qingyu menghabiskan waktunya untuk bermanja manja dengan suaminya dan hampir tidak meninggalkan sisi Ling Shang sedikitpun dalam waktu tiga hari ini, murni karena dirinya merasa agak tidak rela untuk meninggalkan Ling Shang.Hingga akhirnya meski setidak rela apapun dia, dia masih harus melepaskan Ling Shang dan membiarkan Ling Shang untuk pergi.Xu Qingyu tidak hanya bermalas malasan selama tiga hari ini melainkan juga menyiapkan barang-barang untuk Ling Shang.Lebih dari selusin jenis obat dia minta pada Lu Hua untuk menangani penyakit-penyakit umum untuk Ling Shang, seperti demam , alergi, flu dan banyak penyakit dasar lainnya.“Jangan lupa pakaian hangatmu ada di sini, ini akan memasuki musim dingin, kamu harus menggunakan pakaian lebih tebal, jangan sampai masuk angin!”seru Xu Qingyu.“Iya, baiklah… kamu sudah mengatakannya sebanyak lima kali pagi ini, apakah kamu tidak lelah?”tanya Ling Shang merasa gemas dengan Xu Qingyu.“Ya, ya, baiklah aku tidak akan berkomentar lagi. Kam
Namun demi membuat suaminya tidak merasa khawatir, Xu Qingyu memaksakan senyumnya dan berusaha untuk memasang wajah tenang seperti biasanya.“Apa yang terjadi?” tanya Xu Qingyu.“Terjadi bencana besar di utara, banjir bandang selama sepuluh hari lamanya namun tidak dikabarkan kepada Istana. Baru mengetahuinya setelah ada seorang pengungsi yang berhasil lolos setelah berjalan tujuh hari tujuh malam tanpa henti,” jawab Ling Shang tampak sangat sedih.Xu Qingyu tidak bisa tidak membelalakkan matanya ketika mendengarkan hal ini, dia mengepakkan tangannya dan ikut merasakan kesedihan.“Apakah orang itu sudah mendapatkan perawatan yang layak?” tanya Xu Qingyu dengan khawatir.“Setelah tiba di Mahkamah Agung, dia menyatakan seluruh kata-katanya dengan penuh semangat sebelum akhirnya meninggal di tempat, bisa dikatakan bahwa dia telah melakukan tugasnya,” jawab Ling Shang menghela napas berat.Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dan tidak dapat menahan kesedihannya, tidak menyangka bahwa akan a
Xu Qingyu menuangkan arak untuk Ling Shang lalu mulai menceritakan semua yang dia alami dan dia pikirkan belakangan ini termasuk urusan penerus tahkta, pernikahan Xu Qianyi dan urusan toko barunya.Pokoknya semua keresahannya bisa dia ceritakan seluruhnya kepada Ling Shang tanpa ketakutan sedikitpun.Jika kata katanya tersebar keluar maka dia mungkin akan dihukum mati karena berkomentar keterlaluan terkait dengan penerus Istana.Namun Xu Qingyu hanya berniat baik dan jujur, dia merasa bahwa Putra Mahkota tidak pantas untuk posisi yang dia duduki saat ini dan Pangeran Kedua juga tidak dapat diharapkan sama sekali untuk memimpin Kekaisaran ini.Sementara Kekaisaran ini memerlukan seseorang yang cakap, dengan begitu baru bisa menjamin bahwa Kekaisaran ini dapat bertahan selama seratus tahun ke depan.“Sebenarnya… meskipun kata kata ini terlalu buruk namun tidak salah. Putra Mahkota benar benar sudah banyak berubah,”gumam Ling Shang dengan helaan napas.Xu Qingyu memegang tangan Ling Shan
“Kalau begitu maka apa yang harus kita lakukan selanjutnya, Nyonya muda?” tanya Pengurus Gu memastikan padanya. Xu Qingyu melihat-lihat lagi sebelum akhirnya mengatakan,”ratakan dengan tanah, bangun ulang seluruhnya.”Semua orang yang ada di sana terkejut, namun Ning Xueqin sudah memiliki rencana di dalam hatinya.“Buat bangunan yang menyatu dengan bangunan kita, dengan begitu maka pelanggan akan lebih mudah untuk melihat-lihat,” ucap Xu Qingyu.Xu Qingyu akan menggambar sketsanya dan sebenarnya uang yang dia siapkan sejak awal adalah enam puluh tael emas, namun uang sisanya biarkan saja.Gunakan untuk membangun ulang bangunan ini, setelah menggambar sketsanya maka Xu Qingyu menyerahkannya kepada Pengurus Gu.“Pengurus Gu, aku percaya padamu. Kamu carilah seseorang yang berpengalaman untuk membuat ini semua, aku berharap bisa selesai dalam waktu tiga bulan. Itu berarti sebelum musim dingin tiba,” ucap Xu Qingyu.Pengurus Gu menganggukkan kepalanya dan menerima perintah tersebut dari
Mendengar ini membuat Liu Jun tertawa, sementara Xu Qingyu merasa kebingungan ketika mendengarkan ini. Rasanya dia tidak mengatakan sesuatu yang lucu, lalu kenapa Liu Jun ini tertawa? Mungkinkah ada yang salah dengan otak Liu Jun ini?“Apakah ada yang lucu?” tanya Xu Qingyu merasa agak tersinggung.“Tidak, tidak. Jangan tersinggung, Nona. Aku hanya menertawakan diriku sendiri karena mengingat alasanku menjual toko ini,” jawab Liu Jun menenangkan dirinya sendiri.“Toko ini aku jual karena aku terlalu sibuk, belum lagi posisi toko ini agak aku tidak sukai. Terlalu jauh dari toko ku yang lainnya, selain itu aku juga pernah terpeleset di toko ini jadi aku memilih untuk menjualnya,” lanjut Liu Jun dengan geli.Xu Qingyu bahkan terkejut ketika mendengarkan alasan di balik penjualan toko ini. Liu Jun ini terlalu konyol bukan?“Jika boleh tahu, Tuan muda Liu sebelumnya berbisnis apa?” tanya Xu Qingyu.“Oh aku? Aku hanya meneruskan usaha orang tuaku saja, semuanya ku jual. Ada bahan pokok, ka
Mereka semua masih sangat muda, paling baru saja berusia lima belas atau enam belas tahun, mungkin seumuran dengannya.“Kami memberi hormat kepada Nyonya muda!” seru ketiga orang itu dengan kompak.“Siapa nama kalian?” tanya Xu Qingyu.“Nama hamba adalah Jin Meng,” ucap pemuda yang lebih berisi.“Nama hamba adalah Jin Zhen,”ucap gadis yang ditengah.“Nama hamba adalah Jin Yuan,” ucap pemuda yang tampak lebih pendiam.“Kalian satu keluarga?” tanya Xu Qingyu merasa aneh mendengarkan nama mereka.“Kami mengikuti nama yang diberikan oleh guru kami, nama keluarga kami juga mengikuti guru,” jawab Jin Yuan.Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dan mengerti. Meskipun tidak terlalu paham alasannya dan merasa agak aneh namun juga bukannya hal yang salah atau bagaimana.Ada beberapa orang yang menyebutkan bahwa jasa Guru sama dengan jasa orang tua, jadi mungkin wajar saja menggunakan marga guru mereka.“Jadi, perhiasan apa saja yang bisa kalian buat?” tanya Xu Qingyu kembali fokus pada urusannya.“






