共有

91.

作者: Freyaa
last update 公開日: 2026-07-31 21:59:17
Baru saja Pak Donny melajukan mobil yang bahkan belum keluar dari pelataran parkir mall nan luas, tiba-tiba ponsel Sarah berdering nyaring dan layar ponselnya menampilkan nama 'S-kopi'.

"Uhm... ada apa?!" sapa Sarah dingin menjawab panggilan telepon tersebut.

"Sarah, aku di mall. Bagaimana caranya pesan taksi pulang ke hotel?" Ethan berjalan terburu-buru ke depan lobi, lalu bergegas membalikkan badan begitu melihat mobil yang dikemudikan oleh Dokter Ali hendak melintas melewatinya.

"Kau 'kan bis
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
ryzlnn
masa sih demi bisnis ethan nikahi sarah.....alasan aj mister volkov ini.
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    124.

    Madam Maria datang ke rumah sakit di sore hari. Ia menyerahkan dokumen audit yang sedang berlangsung kepada Ethan dan Mister Konstantin. Kali ini di depan Ethan, Mister Konstantin lebih menahan diri dan tidak bersikap sinis pada Madam Maria. Apalagi seharian ini ia mendengarkan celotehan Tachi yang berkata patah-patah dalam bahasa Rusia, sekaligus mengajari anak lelaki itu beberapa kata baru, sudah sangat menghibur hatinya. Sebelum larut malam, dokter dan satu orang asisten perawat yang mendampinginya datang ke ruangan perawatan Ethan. "Dari hasil laboratorium ini, memang terlihat ada jejak molekul racun dalam darah Mister Ethan Volkov. Tapi..." Dokter terhenti sejenak dari penjelasannya. Ia memandang Mister Konstantin, Madam Maria, dan semua orang di dalam ruangan. "Kami belum memberikan antiracun apa pun, tetapi saat ini jejak racun dalam darah Mister Ethan Volkov sudah netral, mati, dan tidak aktif lagi," tambah dokter itu hati-hati. Mister Konstantin menoleh pada Sarah, mereng

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    123.

    Sementara Madam Maria dengan kepala dingin memeriksa semua laporan dan dokumen di ruangan kantor pusat Volkov Holdings bersama Brian yang duduk di seberang meja kerjanya juga ada Krista yang turut membantu pekerjaan Madam Maria, mulai dari mengisi ulang minuman di gelas, membukakan tutup pulpen, mengingatkan untuk minum vitamin serta makan besar, hingga menyortir camilan untuk majikannya tersebut.Ethan yang sudah tidak diinfus lagi, menikmati waktu istirahatnya di ruangan VVIP rumah sakit. Membacakan buku dongeng untuk Tachi, mendengarkan anak lelaki itu bercerita tentang film dan buku yang disukainya."Tachi kalau sudah besar, mau jadi apa?" Mister Konstantin bertanya santai. Ia merasa sangat bahagia melihat interaksi Tachi yang riang, sementara Ethan sesekali menanggapi kelucuan putra Sarah tersebut dengan tawa berderai.Tachi melirik ke arah Sarah yang masi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    122.

    Viktoria tampil dengan setelan elegan dan Ksenia dengan gaya glamour-nya, berjalan masuk dengan dagu terangkat penuh percaya diri ke dalam ruangan rapat para pemegang saham."Grandma... Tadi pagi Grandma melihat Ethan di rumah sakit? Bagaimana keadaannya? Sebenarnya aku mau ikut Grandma, tapi Grandma sudah pergi ..." Ksenia menarik kursi, tepat di dekat Madam Maria yang duduk di posisi pemimpin."Tidak terlalu baik. Kau sudah ke rumah sakit? Sudah bertemu Sarah, calon istri Ethan?" tanya Madam Maria terdengar santai dan sangat tenang.Belum sempat Ksenia menjawab, Viktoria sudah mendahului berkata,"Mama tidak memberitahukan kami tentang Sarah yang sudah ditemukan dan sekarang akan menikah dengan Ethan. Kalau tahu, kami 'kan bisa mempersiapkan hadiah dan menyambutnya," ujar Viktoria lembut, berakt

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    121.

    Karena mendapat 'peringatan' dari Mister Konstantin tadi malam, Madam Maria sejak pagi sudah menghubungi para pemegang saham untuk mengadakan rapat darurat, termasuk Viktoria dan Ksenia yang mendapat pembagian saham Volkov Holdings."Kau yakin baik-baik aja?" tanya Madam Maria pada Brian yang juga sudah bersiap-siap mendampinginya pergi ke kantor pusat Volkov Holdings."Saya bisa tidur beberapa menit sebelum meeting, jika itu yang Madam kuatirkan," sahut Brian sopan.Brian memang harus membantu pekerjaan nenek Ethan tersebut dengan menjadi asisten seperti biasa, meskipun semalaman ia berjaga di depan pintu ruangan Ethan.Madam Maria menanggapi dengan anggukan. Ia kembali memeluk Sarah dan mengingatkannya agar beristirahat, yang ditanggapi Sarah dengan senyum lebar seraya mengangguk, balas memberikan kecupan ke pipi Neneknya tersebut.Madam Maria, Krista, dan Brian keluar dari ruangan menuju rooftop rumah sakit. Mereka menggunakan helikopter untuk pergi menuju gedung pusat Volkov Holdi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    120.

    Dokter dan perawat terkejut melihat Ethan sudah siuman ketika mereka masuk untuk melakukan kunjungan pagi, setelah Brian memberitahukan kedatangan tim medis tersebut dan Sarah membukakan pintu ruangan."Kami perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh dan intensif... karena Mister Volkov siuman jauh lebih cepat dari waktu yang diperkirakan."Ethan tersenyum tipis. Ia meraih telapak tangan Sarah yang berdiri di samping brankarnya, tak membiarkan wanita itu menjauh seinci pun, terutama saat para perawat laki-laki di dalam ruangan diam-diam memperhatikan Sarah dengan tatapan memuja."Ditemani wanita yang menyenangkan seperti calon istriku ini, tentu saja saya tidak ingin berlama-lama tidak sadarkan diri," tutur Ethan santai. Namun, tak ada senyum atau tatapan lembut untuk siapa pun di ruangan itu selain hanya pada Sarah.Brian yang berdiri di bagian belakang para team medis, menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, turut merasa bosnya berubah 'aneh' setelah siuman dari koma. Terutama kini, Ethan me

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    119.

    Tiga puluh menit sebelum ibadah Subuh, alarm di ponsel Sarah berdering pelan. Wanita itu bergerak cepat mematikannya agar tidak mengganggu tidur Ethan.Di luar jendela yang gordennya sengaja dibiarkan terbuka lebar, langit Moskow masih pekat digelayuti dinginnya awal musim salju.Sarah melepaskan lengan Ethan yang melingkari tubuhnya secara perlahan. Lalu menjejakkan kaki ke lantai yang dingin, melangkah samar menuju kamar mandi.Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian di dalam kamar mandi area VVIP tersebut, Kini Sarah mengenakan baju kaus tebal berleher tinggi yang dipadukan dengan celana bahan berpotongan pinggang minimalis, wanita itu pun bergegas menunaikan ibadah Subuhnya dengan khusyuk.Kini, usai beribadah dan memanjatkan doa keselamatan untuk orang-orang tersayang, serta tak lupa mendoakan kebahagiaan mendiang Sh

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    7.

    Karena pemeriksaan medis menyatakan kondisi Sarah stabil dan tidak ada keluhan fisik yang berarti, Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Sarah juga memiliki hal yang perlu dia selesaikan secepatnya"Kita makan-makan dulu yuk, Abah... Ibu," ajak Sarah sembari menatap kedua orangtua angkatnya

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    3.

    Setelah sambungan telepon dengan Rafli terputus, Sarah terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan dingin yang belum pernah terlihat selama enam bulan terakhir."Mommy, Tachi sudah siap. Tachi harus bawa baju berapa setel untuk menginap?" Tachi tiba-tiba masuk ke dalam kamar

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    2.

    Setelah memutuskan menginap di hotel hanya berdua dengan Tachi yang sebenarnya Sarah merasa hendak muntah setiap kali hembusan angin membawa aroma pekat aneh dalam rumahnya. "Tachi mandi dulu sendiri ya, Mommy bersiap-siap, oke?" Tachi langsung mengangguk cepat, turun dari ranjang dan kaki keciln

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    1.

    "Ahh ..." Kepala Pitri terlontar ke belakang dan dadanya membusung ke depan, merasakan gempuran Rafli di bawah sana yang sangat menyesakkan namun membuat seluruh syarafnya bergetar nikmat. "Tahan, Sayang ...sedikit lagi abang juga sampai." bisik Rafli sembari terus memompa cepat. Suara Pitri

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status