مشاركة

64

مؤلف: Dao Yue
last update تاريخ النشر: 2026-08-18 22:54:34

Penyatuan malam itu berlangsung begitu menggairahkan, energi spiritual Bumi Swarga yang membara di dalam tubuh Andre membalikkan mantra dan aura sihir dalam darah Larasati, yang akibatnya menciptakan gelombang gairah yang tidak pernah dirasakan oleh wanita mana pun.

Larasati tenggelam dalam lautan kenikmatan ranjang yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Setiap sentuhan dan hentakan pinggul Andre, merenggut seluruh kesadarannya, membakar habis daya tahannya hingga dia melenguh pasrah sepan
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Mas, Baksomu Ngangenin   65

    Panggilan darurat dari lingkaran dalam Kerajaan Durji akhirnya datang juga.Melalui utusan yang diperintah langsung, Larasati diperintahkan menghadap malam itu juga ke markas tersembunyi yang berlokasi di sebuah vila tua mewah di pinggiran kota.Dengan tubuh yang masih lemas akibat pertempuran ranjang setiap hari bersama Andre, Larasati melangkah masuk ke ruangan minim cahaya yang berbau dupa Cendana yang harum khas bangsawan masa lalu. Di atas takhta yang terbuat dari emas dengan ukiran unik, duduk sosok Raja Durji, pria paruh baya berwajah dingin dengan mata merah membara yang memancarkan tekanan tenaga dalam amat besar."Larasati …," ucap Raja Durji dengan suara menggema, memantul di ruangan luas yang dingin. "Tiga minggu kamu berkeliaran di sekitar pemuda itu. Mana pusaka Bumi Swarga yang aku perintahkan untuk direbut?" tanya Raja Durji.Larasati berlutut di atas lantai marmer, menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Ampun, Tuan Besar ... pemuda bernama Andre itu tidak memakai kalu

  • Mas, Baksomu Ngangenin   64

    Penyatuan malam itu berlangsung begitu menggairahkan, energi spiritual Bumi Swarga yang membara di dalam tubuh Andre membalikkan mantra dan aura sihir dalam darah Larasati, yang akibatnya menciptakan gelombang gairah yang tidak pernah dirasakan oleh wanita mana pun. Larasati tenggelam dalam lautan kenikmatan ranjang yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.Setiap sentuhan dan hentakan pinggul Andre, merenggut seluruh kesadarannya, membakar habis daya tahannya hingga dia melenguh pasrah sepanjang malam.“Kau boleh juga. Begitu perkasa di ranjang, apalagi … punyamu enak. Besar, gagah buat aku ketagihan,” bisik Larasati di sela nafasnya yang tersengal.“Terima kasih pujiannya,” sahut Andre.Ketika fajar pertama menyingsing di ufuk timur, Larasati terbangun dengan tubuh yang lemas, hatinya merasa puas yang tiada tara.Wanita itu turun dari ranjang, menatap Andre yang sedang tertidur lelap di atas ranjang dengan dada bidang yang terbuka.‘Gila! Aku hampir semalaman melayaninya, tapi … k

  • Mas, Baksomu Ngangenin   63

    Andre bergerak semakin liar, keringat menetes dari pelipisnya ke punggung wanita di bawahnya. Jarinya meraih klitoris Larasati dari depan, memijatnya sambil terus menghentak. “Ooooh, enak,” gumam Larasati.Puncak ketiga datang dengan erangan panjang. Tubuh Larasati sudah lemas, tetapi Andre belum selesai.“Sudah tiga kali, masih kuat?” tanya Andre dengan suara bergetar “Batang besar begini … aku tidak rugi. Tapi, aku masih kuat sampai kau lemas,” jawab Larasati menantang.“Kamu yang minta,” balas Andre.Andre membaringkan Larasati telentang, lalu mengangkat kedua kakinya lurus ke atas dan menyatukannya di dada, membuat lubang kawah kenikmatan menjadi lebih sempit dan sensasi semakin nikmat.Andre masuk kembali, gerakan lambat dulu, menikmati bagaimana dinding dalamnya meremas. Lalu ritme gerakan pinggulnya meningkat, setiap kali dia masuk, menahan sejenak di dalam, memutar pinggul, sebelum menarik keluar hampir seluruhnya dan masuk lagi.“Hmmmph,” desah Larasati.Larasati mencengk

  • Mas, Baksomu Ngangenin   62

    Malam itu, di dalam kamar pribadi Andre di lantai tiga, Larasati menyerahkan dirinya secara penuh dan sukarela di atas ranjang. Bibirnya masih menempel erat pada bibir Andre, lidahnya bermain liar di dalam mulutnya, sambil jari-jarinya meremas bahu kekar pria itu dengan kuat.Andre, yang sudah lama tidak menjamah wanita, tidak mampu menolak. Lelaki itu membalas ciuman itu dengan hasrat yang sama, tangannya turun meraba pinggang ramping Larasati, lalu naik lagi meremas payudaranya yang sudah tegang di balik kain tipis.“Kebetulan yang aneh sampai ke ranjangku, siapa kamu?” tanya Andre berbisik melepas ciuman mereka.“Larasati,” jawab Larasati dengan mata sayu.Nafas mereka memburu.Andre perlahan mendorong tubuh Larasati ke belakang hingga punggungnya menyentuh seprai yang lembut.Larasati menarik kepalanya dan kembali mencium Andre, kemudian melepaskan ciuman itu hanya untuk sejenak, matanya menatap wajah wanita di bawahnya yang sudah memerah oleh nafsu.Tanpa banyak bicara, bibirnya

  • Mas, Baksomu Ngangenin   61

    Kekalahan tiga utusan beberapa waktu yang lalu, membuat petinggi Kerajaan Durji murka. “Dasar rakyat rendah! Baik … tp dak bisa cara halu, maka kasar pun jadi,” ucap petinggi Kerajaan Durji.Upaya secara halus berupa permintaan ditolak, begitu juga dengan cara kasar dan gertakan selalu gagal berhadapan dengan Reinkarnasi Pangeran Narendra, Kerajaan Durji mengubah taktik.Kali ini mereka menggunakan racun paling mematikan bagi seorang pria, pesona wanita dan sihir pemikat jiwa.“Sangat jarang lelaki bisa menolak pesona wanita, apalagi wanita cantik. Kirim utusan kita untuk merebut kalung itu!” perintah petinggi tersebut.“Baik, Tuan!” seru anggotanya.Utusan khusus dikirim langsung dari lingkaran dalam Kerajaan Durji, adalah Larasati.Siapa yang tidak mengenal seorang model terkenal tingkat nasional yang wajahnya kerap menghiasi papan reklame megah di sudut-sudut kota.Selain menjadi model, Larasati juga menjadi seorang bintang iklan, influencer yang wajah cantiknya kerap tampil di te

  • Mas, Baksomu Ngangenin   60

    "Perbedaan kasta di antara kami begitu tinggi, kayak tembok raksasa," sambung Mayang dengan suara yang bergetar halus. "Keluargaku yang bergerak di industri properti raksasa tentu punya ekspektasi tinggi. Aku tahu, kalo aku maksakl perasaanku, keluargaku pasti merendahkan pria itu, menginjak-injak harga dirinya, atau bahkan menghancurkan usahanya yang baru merintis.""Jadi ... apa yang kamu lakukan waktu itu?" tanya Andre, merasa penasaran dengan kisah Mayang."Aku milih mencintainya dalam diam," tutur Mayang.Wanita itu menatap mata Andre dengan tatapan yang amat dalam, pandangan yang menyimpan ribuan kata yang tidak sanggup diucapkannya secara jujur."Aku menahan seluruh rasa ini di dalam dada. Aku hanya bisa mengawasinya dari jauh, membantunya secara senyap tiap kali dia butuh dorongan, dan melempar senyum seolah aku ini cuma teman bisnis yang baik," lanjut Mayang dengan air mata yang menetes pelan di pipinya."Lalu, bagaimana nasib pria itu sekarang?" tanya Andre lagi, tanpa men

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status