Home / Romansa / Mencintai Seorang Climber / bab 336. Sesuai Rencana

Share

bab 336. Sesuai Rencana

last update publish date: 2026-02-15 09:22:59

Tiba di rumah sakit, kondisi Maryam sudah tampak lemah karena kesakitan. Bi Neti membantu Maryam ke luar dari mobil. Ternyata sudah ada cairan yang menetes dari jalan lahir. Seorang petugas security segera mengambilkan kursi roda yang tersedia di dekat pintu utama rumah sakit itu. Maryam disuruh duduk dulu di kursi roda, sementara Anita mendaftar ke loket.

Di lobi itu selain ada loket pendaftaran, juga menjadi ruang tunggu untuk pasien dan pengantarnya. Sebuah TV flat dengan layar cukup besar d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Mencintai Seorang Climber   bab 362. Siap Jadi Pelakor

    Pagi itu Maryam menyiapkan bekal untuk Marco. Sejak kemarin Maryam sudah membuat rolade daging sapi cincang, sudah disimpan di lemari es. Pagi ini Maryam kembali mengukus rolade itu. Setelah agak dingin, memotong-motongnya, dimasukkan ke lunc box. Marco doyan makan rolade buatan Maryam, pakai nasi ataupun tanpa nasi.Ketika Maryam kembali ke ruang makan untuk meletakkan lunc box ke dalam tas kerja Marco, dia mendengar Marco sedang berbincang dengan mamanya. Ada beberapa kalimat yang terdengar oleh Maryam.“Bagaimana kalau keluarganya nanti datang ke rumah itu, untuk mencari Maisaroh, sambil mencari sembako juga?”“Sudah aman pokoknya.”“Memangnya keluarganya enggak tahu kalau Maisaroh pindah ke situ?”“Sudah Mama bilang sama dia, jangan menerima tamu, kecuali kita.” Kita yang dimaksud oleh Bu Marianne adalah dirinya dan Zakki. Namun Maryam memahaminya secara berbeda.Beres sarapan, Marco pergi ke kamar. Maryam juga masuk kamar, melihat suaminya masuk ke kamar mandi untuk menggosok gig

  • Mencintai Seorang Climber   bab 361. Diajak Pindah

    Tiba di butiknya, Bu Marianne tidak segera masuk ke ruang kerja, dia menuju sebuah bangunan rumah di belakang butiknya. Rumah itu adalah property miliknya, biasa dijadikan tempat menginap para penjahit jika mereka harus lembur. Sekarang di rumah itu tidak ada penjahit ataupun pegawai butik yang sedang menginap, hanya ada seorang wanita separuh baya yang biasa beres-beres rumah itu. Wanita itu biasa dipanggil Bi Sumi.“Bi, kalau nanti ada wanita menginap di sini, dengan dua bayi, tolong bantu siapkan kamarnya, ya?”“Memangnya siapa, Bu?”“Ada kerabat jauh dari kampung, mau nginap di sini.”Pada awalnya, pengasuhan Calvin diserahkan kepada seorang wanita bernama Sinta, yang merupakan adik kandung Ridan. Sinta juga punya bayi yang usianya sudah 6 bulan. Baru sehari Sinta mengasuh Calvin, Zakki menjenguk ke rumahnya. Zakki merasa perlu untuk melihat kondisi rumah Sinta. Ternyata suami Sinta perokok berat, sering merokok di dalam rumahnya, tanpa memikirkan bayi yang ada di dalam rumah. Zak

  • Mencintai Seorang Climber   bab 360. Urus Saja Istrimu!

    Keesokan pagi, selesai mandi, Marco melihat Maryam masih duduk di sajadah, sedang baca kitab suci.“Ayo sarapan!”“Nanti saja, mau selesaikan satu juz lagi.” jawab Maryam.Biasanya Maryam tidak menolak jika diajak sarapan. Kalaupun dia sedang mual dan belum mau makan, dia akan tetap duduk di ruang makan, menemani suami yang sarapan. Namun pagi ini pikiran Maryam digelayuti prasangka buruk terhadap suami, membuatnya malas menemani suaminya sarapan.Pikir Maryam, “Dia pasti hanya basa-basi mengajak sarapan, padahal mungkin sebenarnya dia sudah bosan melihat aku. Buktinya tadi malam dia memilih tidur di sofa. Mungkin dia sudah mati rasa sama aku? Karena dia kecewa, aku tidak bisa melahirkan bayi yang hidup.” Air matanya mengalir lagi.Di ruang makan, Marco melihat mamanya sedang melihat sesuatu pada tab. Marco berdiri di belakang mamanya, penasaran dengan hal yang lagi dilihat oleh mamanya. Ternyata acara peragaan busana.“Ma, peragaan busananya sudah kelar?”“Sudah.” gumam Bu Marianne s

  • Mencintai Seorang Climber   bab 359. Prasangka Buruk

    Isi pesan dari kuncen makam:(Anak saya kecelakaan, saya ke RSUD. Mungkin hari lain saja Den Marco ke rumah saya.)Marco teringat bahwa sore itu dia akan datang ke rumah kuncen, untuk membicarakan sesuatu. Sekarang kuncen itu sedang mengurus anaknya yang dirawat di RSUD karena kecelakaan lalu lintas. Marco membalas SMS itu, menanyakan lokasi RSUD. Telah lama kuncen itu bekerja untuk keluarga besarnya, jadi akan lebih baik jika ada keluarga Wiratama yang bergegas menjenguk ketika kuncen itu sedang mendapat musibah.Bengkel tutup pukul delapan malam. Marco segera memacu motornya menuju RSUD. Dia sudah mengirim chat kepada Maryam, bilang akan pulang telat karena menjenguk pegawai yang masuk IGD di RSUD.Di rumah sakit itu Marco bertemu dengan kuncen beserta istrinya. Anak mereka sudah ditangani oleh dokter jaga di bangsal IGD. Kuncen bertutur bahwa anaknya baru mulai kuliah. Dia dalam perjalanan pulang dari kampusnya dengan mengendarai motor. Di sebuah ruas jalan, ada mobil berhenti di t

  • Mencintai Seorang Climber   bab 358. Mau Menipu?

    Marco masih duduk di kursi tamu kantornya, menghadapi Maisaroh, wanita muda yang mengaku sebagai ibu susu untuk bayinya Zakki.Maisaroh berujar, “Saya enggak punya rekening. Tapi setelah melihat kelakuan mertua dan ipar-ipar yang tega mengambil sembako dari rumah saya, akhirnya saya kepikiran untuk menaruh uang di bank. Uang itu pemberian dari ibunya Pak Zakki, saya takut suatu saat ipar datang lagi dan merampas uang saya. Makanya saya bawa uang itu, mau pergi ke bank. Tapi di bus, dompet saya hilang, mungkin dicopet, karena tas saya robek kayak yang kena sayat cutter.”“Teteh datang ke sini niatnya ingin minta ganti rugi?”“Bukan begitu Pak ... tadinya saya kira, bakal ketemu dengan Pak Zakki.”“Kalau ketemu Pak Zakki, memangnya Teteh mau apa?”“Saya mau tanya sama Pak Zakki, apakah Calvin mau lanjut dirawat sama saya? Kalau masih lanjut, saya butuh biaya, karena bahan makanan tidak ada, uang juga hilang.”“Nama bayi itu Calvin?”Maisaroh mengangguk. Marco menatap wanita muda itu, be

  • Mencintai Seorang Climber   bab 357. Wanita yang Mengadu

    Marco didatangi seorang wanita yang menggendong bayi. Wanita itu mengaku bernama Maisaroh, ibu susu untuk bayinya Zakki. Marco mengajak Maisaroh masuk ke dalam ruang kerjanya.Setelah Maisaroh duduk di kursi tamu, bayi usia delapan bulan dalam gendongannya tampak gelisah. Maisaroh segera membuka tasnya, mengeluarkan sepotong biskuit khusus bayi supaya bisa mengalihkan perhatian anaknya. Bayi itu memegang biskuit, dan mulai mengemutnya.Marco memperkirakan usia Maisaroh tidak lebih tua dari dirinya, makanya dia menyebut Teteh kepada wanita itu.“Saya pengin tahu, bagaimana mulanya Teteh bisa mengasuh anaknya Pak Zakki?”Maisaroh menceritakan, bahwa pada mulanya suaminya yang bernama Ridan bekerja sebagai tukang bangunan yang turut merenovasi salah satu kantor bengkel Black Falcon. Waktu renovasi hampir selesai, Ridan lagi mengecat ruangan, Zakki masuk ke ruangan itu untuk melihat hasil kerja tukang. Lalu Zakki menerima telepon. Ridan mendengar ucapan Zakki yang mengatakan bahwa dirinya

  • Mencintai Seorang Climber   bab 344. Menjemput Sandera

    Di lokasi lain, masih di wilayah timur, Pak Ardi Wiratama yang sedang berada di sebuah hotel, didatangi oleh aparat berpangkat cukup tinggi. Orangnya berbeda dengan petinggi yang dulu pernah menemuinya di hotel itu, untuk menyuruhnya pergi. Aparat itu adalah komandan baru untuk wilayah tersebut, di

  • Mencintai Seorang Climber   bab 343. Menebus Marco

    Marco sudah tidak ingat lagi, berapa lama dia menjadi sandera. Dia tahu, kelompok itu juga telah menyandera beberapa orang lagi, selain dirinya. Namun para sandera lebih sering dipisah, dijaga oleh beberapa grup, di lokasi yang berbeda. Marco mengira, tujuan pemisahan para sandera itu adalah supaya

  • Mencintai Seorang Climber   bab 342. Sebelum Bayimu Lahir

    Anita menelan saliva tatkala Maryam bertanya kapan istri muda Zakki melahirkan.“Ehm ... sepertinya sih, dua hari sebelum kamu melahirkan.” Anita sedikit tergagap karena dia lupa hal tersebut. Dirinya dan Zakki pernah membahas, kapan akan menetapkan tanggal lahir anak dari istri muda Zakki, istri m

  • Mencintai Seorang Climber   bab 341. Pamit

    Maryam menelepon mertuanya, Bu Marianne yang masih ada di wilayah timur. Mulanya Maryam menjelaskan tentang bayinya yang telah tiada saat dilahirkan. Namun Bu Marianne sudah tahu soal bayi itu dari laporan Zakki padanya.“Ma, Maryam mau minta izin ikut Emak ke Cirebon. Mungkin kalau di rumah Emak,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status