공유

Cie cemburu

작가: Mommy_Ar
last update 게시일: 2026-02-04 09:01:39

“Wilona, kamu ngapain di sini?” tanya Revan dengan nada terkejut. Alisnya bertaut, seolah tak menyangka akan bertemu Wilona di tempat itu.

Wilona refleks sedikit menjauh dari Yudha. Gerakan kecil itu nyaris tak terlihat, namun cukup untuk menunjukkan kegugupan yang tiba-tiba menguasai dirinya.

“Kamu sendiri ngapain di sini?” balasnya, berusaha terdengar biasa saja meski jantungnya berdetak tak karuan.

Revan menggaruk tengkuknya, tersenyum kaku. “Ah, itu… aku mau ketemu sama orang
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 184

    ​Tika terkekeh, sama sekali tidak merasa terintimidasi. Ia justru merapikan rambutnya yang sengaja ia acak-acak sendiri tadi agar terlihat dramatis. "Hehehe, sorry Wil, aku cuma bercanda! Habisnya muka kalian berdua itu tegang banget, seperti lagi menunggu pengumuman hasil ujian nasional tahu gak! Aku kan niatnya baik, mau mencairkan suasana biar gak pada jantungan."​"Ckckck, nyebelin tahu gak! Kita lagi bahas hal yang sangat serius tadi, Tik!" Wilona mendengus, kembali menyandarkan punggungnya ke sofa sembari memijat pelipisnya perlahan. "Lagi pula, sejak kapan kamu belajar akting menangis tanpa air mata begitu? Gagal total, tahu!"​"Iya iya, sorry! Namanya juga usaha biar ada efek dramatisnya sedikit," sahut Tika santai, lalu menyambar gelas jus milik Vera yang hampir terlupakan dan meneguknya tanpa izin. Setelah tenggorokannya terasa segar, ia menatap kedua sahabatnya bergantian dengan mata berbinar. "Jadi, tadi kalian bahas apaan emang? Serius banget

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 183

    "Revan maksudku! Ah elah, Wil! Serius dikit kenapa sih!" Vera menutup wajahnya dengan bantal sofa karena malu telah keceplosan menggunakan panggilan yang terlalu intim dalam situasi yang menurutnya sedang tegang. Tapi Wilona justru semakin terbahak-bahak, melihat sisi posesif Vera yang jarang sekali muncul ke permukaan.​ "Oke, oke, maaf. Tapi Ver, soal Febby... dia itu memang sempat dekat sama Revan. Tapi bukan dekat yang 'gitu'. Mereka itu rival sekaligus rekan setim yang solid banget pas SMP. Kalau kamu nanya dia orangnya gimana, dia itu... berisik, berani, dan tipikal cewek yang nggak punya batasan kalau sudah merasa nyaman sama orang."​Vera terdiam. Jawaban Wilona bukannya menenangkan, malah menambah beban baru. Tidak punya batasan. Itu adalah kata kunci yang paling ia takuti. Ia kembali membayangkan bagaimana Febby memanggil suaminya dengan nama saja, seolah bertahun-tahun pernikahan yang dijalani Vera dengan Revan bisa kalah hanya oleh sebuah keakraban masa remaja.​"Kenapa

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 182

    Udara pagi itu terasa sedikit lebih berat dari biasanya bagi Vera. Di balik kemudi mobilnya, ia tidak benar benar fokus pada jalanan aspal yang ia lalui, melainkan pada gema suara Revan yang terus berulang di kepalanya seperti kaset rusak. “Dia temen SMP ku dulu.” Kalimat itu terdengar begitu enteng, terlalu ringan untuk di telinga Vera.Vera memacu mobilnya sedikit lebih kencang, membelah kemacetan kota menuju kediaman Wilona. Ia sudah menghubungi Tika di perjalanan tadi, memastikan bahwa sahabatnya yang satu itu juga hadir. Baginya, menghadapi kegelisahan ini sendirian hanya akan membuatnya gila, dan rumah Wilona selalu menjadi benteng pertahanan terbaik untuk menumpahkan segala gundah.Sesampainya di sana, Vera tidak menunggu lama untuk turun. Ia melangkah dengan terburu buru, membawa beban pikiran yang tidak kasat mata. Begitu pintu depan terbuka dan menampakkan wajah ceria Wilona, Vera bahkan tidak sempat memberikan sapaan basa basi yang manis. Ia langsung masuk, meletakka

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 181

    “Dia temen SMP-ku dulu. Kamu bisa tanya ke Wilona, dia juga kenal kok,” jawabnya ringan.Tapi, Jawaban itu justru membuat alis Vera sedikit berkerut.Revan menoleh. Wajahnya masih tenang, tidak menunjukkan tanda-tanda terganggu oleh pertanyaan itu. Ia bahkan terlihat santai saat menjawab, “Dia temen SMP-ku dulu. Kamu bisa tanya ke Wilona, dia juga kenal kok.”Jawaban yang sederhana. Terlalu sederhana, malah. Vera mengangguk kecil, meski di dalam hatinya masih ada sesuatu yang mengganjal. “Kalian sedeket itu ya?” tanyanya lagi, kali ini sedikit lebih hati-hati.Revan tidak langsung menjawab. Ia sempat berpikir sejenak, lalu mengangkat bahu ringan. “Dibilang deket banget sih enggak ya… tapi ya lumayan dulu. Kami sering satu tim.”“Ohhh…” respon Vera singkat.Tidak ada pertanyaan lanjutan. Tidak ada ekspresi berlebihan. Tapi justru itu yang membuat suasana terasa berbeda.Karena di balik respon sederhana itu, kepala Vera dipenuhi banyak hal. Pertanyaan-

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 180

    Vera menunduk, jemarinya saling bertaut di atas selimut. “Tapi kan, Van… kita—” kalimatnya menggantung, tidak sanggup ia lanjutkan. Bahkan ia sendiri bingung harus menyebut hubungan mereka sebagai apa.“Kita apa?” potong Revan cepat, kali ini suaranya lebih dalam.Vera terdiam. Tidak ada jawaban. Hanya napas yang terasa semakin berat. Revan menghela napas panjang, Ia duduk di samping Vera tanpa ragu, lalu meraih tangan wanita itu. Genggamannya hangat dan tegas, seolah tidak ingin memberi ruang bagi Vera untuk menarik diri lagi.“Ver,” ucapnya pelan namun serius, “kita bukan anak SMA lagi. Kita sudah dewasa. Apa sih yang sebenarnya mau kamu cari?”Pertanyaan itu sederhana, tapi menghantam tepat ke hati Vera. Ia menatap tangan mereka yang saling menggenggam, lalu menjawab lirih, “Aku gak tahu, Van…” Jujur, tanpa pembelaan.Revan tersenyum tipis, bukan karena lucu, tapi karena ia mengerti. Ia menggenggam tangan Vera sedikit lebih erat. “Ya udah

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 179

    Pagi datang perlahan, menyelinap melalui celah tirai jendela yang tidak tertutup sempurna. Sinar matahari jatuh tepat di wajah Vera, membuat wanita itu mengerjap pelan. Napasnya masih berat, kepalanya terasa sedikit pusing, efek sisa dari alkohol yang semalam ia teguk tanpa batas.Vera mengerang pelan.Tangannya bergerak refleks memijat pelipis, mencoba menetralkan rasa pening yang mengganggu. Beberapa detik ia masih memejamkan mata, menikmati sisa kantuk yang belum sepenuhnya hilang.Namun perlahan… Kesadarannya mulai kembali. Dan sesuatu terasa… aneh.Vera membuka mata. Langit-langit kamar itu bukan miliknya.Alisnya langsung berkerut. Ia mengedarkan pandangan, memperhatikan setiap sudut ruangan yang terlihat asing namun… tidak benar-benar asing.Deg.Jantungnya berdetak lebih cepat.Ia langsung bangkit duduk, selimut yang semula menutupi tubuhnya merosot hingga ke pinggang. Matanya membesar, napasnya tertahan.“Loh,” gumamnya lirih.Tatapannya jatuh pada interior kamar yang ia k

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Agak berisi

    Pagi harinya, cahaya matahari menyelinap lembut melalui celah tirai kamar. Udara masih dingin, namun hangat oleh kehadiran dua hati yang saling menguatkan.EuughhhWilona terbangun perlahan. Matanya masih sedikit berat ketika ia mendapati Yudha sudah berdiri di depan cermin, rapi denga

    last update최신 업데이트 : 2026-03-26
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Sakit hati butuh energi

    Begitu pintu VIP room tertutup rapat, Wilona langsung menghembuskan napas panjang, seolah baru saja berhasil keluar dari permukaan air setelah lama ditenggelamkan. Bahunya turun, tubuhnya melemas. Tanpa berkata apa-apa, dia melangkah ke sofa empuk di sudut ruangan lalu menjatuhkan diri di sa

    last update최신 업데이트 : 2026-03-26
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Sejak kapan jadi Mas?

    Setelah pesta makan yang nyaris seperti jamuan perang itu, Wilona benar-benar merasa dunia berhenti berputar. Perutnya penuh, dadanya hangat, dan kepalanya sedikit ringan, antara kenyang dan lega. Ia merebahkan tubuh di sofa VIP room, satu tangan menopang perut, satu tangan lagi sibuk m

    last update최신 업데이트 : 2026-03-26
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Sentuhan Yudha

    ‘’Maksudnya?’’‘’Hubungan kakak dan Om Yudha,”Evelyn tertawa kecil. “Ya diperjuangin lah. Hidup itu gak selalu sesuai rencana, tapi selama kita pegang orang yang tepat, semuanya bisa dilalui.”Wilona menelan ludah.Orang yang tepat.Apakah Yudha adalah orang yang tepat?Atau ia hanya kapal yang ta

    last update최신 업데이트 : 2026-03-26
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status