Share

Yudha sensitif

Auteur: Mommy_Ar
last update Date de publication: 2026-01-28 10:02:20

Tubuh Wilona yang semula meronta akhirnya melemah. Nafasnya tersengal, jemarinya gemetar hebat, dan beberapa detik kemudian matanya perlahan terpejam.

Revan yang sejak tadi berada paling dekat langsung menangkap tubuhnya sebelum jatuh membentur tanah.

“Wil… Wilona!” panggilnya panik.

Evelyn ikut berlari mendekat, wajahnya pucat. “Astaga… dia pingsan lagi.”

“Cepat, bawa ke mobil!” ucap Fina tegas sambil menahan tangis.

Revan mengangguk, mengangkat tubuh Wilona dengan sanga
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Chaca
br x in aku menangis bc novel.........sedih bngeet
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   TAMAT

    Malam itu, pelataran sebuah *resort* mewah di kawasan perbukitan Bandung disulap menjadi taman surgawi. Lampu-lampu *warm white* menggantung cantik di antara pepohonan, menciptakan pendar keemasan yang memantul di permukaan kolam renang. Aroma bunga sedap malam dan melati menyerbak, menyambut para tamu yang hadir untuk merayakan satu dekade perjalanan cinta yang tak biasa. Di tengah panggung kecil yang dekorasinya didominasi warna putih dan emas, berdiri Yudha dan Wilona. Sepuluh tahun telah berlalu, namun tatapan Yudha pada istrinya tidak pernah berubah tetap penuh perlindungan dan kekaguman. Wilona tampil anggun dengan gaun satin yang memeluk tubuhnya dengan sempurna, sementara Yudha tetap terlihat gagah meski guratan kedewasaan semakin tegas di wajahnya. Perbedaan usia sepuluh tahun lebih di antara mereka kini tak lagi terasa sebagai jurang, melainkan sebagai penyeimbang yang kokoh. "Terima kasih sudah ber

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 228

    Malam harinya, suasana ruang makan di kediaman Yudha dan Wilona malam itu terasa jauh lebih tenang dibandingkan badai yang pecah pagi tadi. Aroma semur daging dan sup ayam yang mengepul dari atas meja seolah menjadi penawar lelah setelah seharian beraktivitas. Wilona sedang menata piring-piring, sementara Rena duduk dengan wajah yang masih sedikit ditekuk, sibuk memainkan ponselnya tanpa minat. Si kembar, Vero dan Varo, duduk di kursi mereka dengan kaki yang berayun-ayun, sesekali saling sikut namun tetap berusaha tenang karena tahu "otoritas tertinggi" rumah akan segera tiba. Terdengar suara deru mobil memasuki garasi, disusul suara pintu yang tertutup. Detik berikutnya, langkah kaki mantap terdengar menuju ruang makan. "Ayahhhh!" Vero dan Varo serempak melompat dari kursi mereka. Seperti anak panah yang meluncur, keduanya berlari menghambur ke arah pintu, memeluk kaki pria yang masih mengenakan kemeja kerja

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 227

    Beberapa tahun kemudian …Tahun-tahun telah berlalu, membawa perubahan besar pada kediaman Wilona yang dulu tenang dan teratur. Rumah yang dulunya hanya diisi oleh suara tawa kecil Renata dan denting sendok saat sarapan, kini berubah menjadi medan tempur setiap pagi. "ALVAROOOOOOO!"Suara jeritan Renata di pagi buta itu memecah kesunyian, menggetarkan pigura foto di ruang tamu, dan menjadi pertanda bahwa bencana besar baru saja pecah di kamarnya."Bukan aku Kak, itu Vero!" sahut suara dari kamar sebelah dengan nada yang tak kalah tinggi. Alvaro, yang sedang asyik memakai kaus kaki, langsung melakukan pembelaan diri sebelum dituduh lebih jauh.Sementara itu, di dalam kamar Rena, seorang anak laki-laki berusia sekitar lima tahun berdiri mematung di samping meja belajar. Namanya Alvero, kembaran Alvaro. Ia tengah menyengir kuda, menampilkan deretan gigi susunya yang kecil, sementara tangannya masih memegang sebuah gantungan kunci yang baru saja

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 226

    Pagi di kaki gunung itu terasa begitu magis. Kabut tipis masih menyelimuti aliran sungai, sementara aroma tanah basah dan kopi tubruk yang diseduh Teh Ina memenuhi ruang makan. Vera dan Wilona duduk di teras kayu, menatap hamparan hijau yang sangat kontras dengan pemandangan beton yang biasa mereka lihat di Jakarta. Namun, tugas sebagai ibu dan istri sudah memanggil. Kenzo di Jakarta pasti sudah merindukan dekapan bundanya, begitu pula dengan Rena yang mungkin sudah rewel mencari Wilona. Setelah sarapan nasi liwet hangat buatan Teh Ina, Vera dan Wilona mulai merapikan barang-barang mereka ke dalam mobil. Tika berdiri di ambang pintu, tangannya mengelus perutnya yang kini terlihat jauh lebih besar dari kemarin. Ada gurat kebahagiaan yang tak bisa dimanipulasi di wajahnya. "Sampaikan salamku buat Revan dan Om Yudha ya," ujar Tika lembut. "Makasih banget kalian sudah jauh-jauh ke sini. Maaf kalau tempa

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 225

    "Sumpah aku nggak ngerti maksud kalian!" kata Tika sambil menghela napas berat, mencoba meredakan ketegangan yang dibawa kedua sahabatnya dari Jakarta. Ia mengajak Wilona dan Vera duduk di sebuah bangku kayu panjang yang terletak di bawah pohon rindang tak jauh dari bibir sungai. Tika menatap kedua sahabatnya dengan tatapan serius namun tenang. "Pertama, kalian bener. Aku memang jadi istri kedua. Dan sorry, aku nggak bilang ke kalian sebelumnya karena jujur, aku malu.’’ ‘’Aku tahu standar moral kita, aku tahu apa yang bakal orang-orang omongin tentang status ini," ungkap Tika lirih. Ia menunduk sebentar, memainkan ujung daster batiknya. "Tapi aku bukan pelakor kok," imbuhnya dengan nada yang lebih tegas. "Terus kenapa, Tik? Kenapa kamu mau jadi istri kedua dan malah hidup di gunung kayak gini? Kalau kamu diapa-apain sama istri pertama gimana? Kamu dibunuh di sini nggak ada yang tahu, Tika! Sinyal nggak ada, tetangga jauh.

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Bab 224

    "Iya Bunda, harus. Satu mobil khusus untuk Vera dan Wilona supaya kami bisa mengobrol nyaman di dalam. Mobil satu lagi untuk membawa oleh-oleh buat Tika, Wilona beli banyak sekali perlengkapan bayi untuk Tika dan juga untuk tempat para pengawal. Jadi kami benar-benar aman."Bunda Vita akhirnya tersenyum lebar. Ia tahu bahwa keluarga Yudha memang tidak pernah main-main soal keamanan dan kenyamanan. "Syukurlah kalau begitu. Bunda jadi lebih tenang melepas kalian. Pokoknya kalau ada apa-apa, sekecil apa pun itu, segera kabari Bunda atau Revan. Jangan ditunda-tunda.""Siap, Bunda!" jawab Vera dengan semangat, ia memberikan pose hormat yang jenaka.Tak lama kemudian, klakson mobil Yudha terdengar di depan gerbang. Wilona menyembulkan kepalanya dari jendela mobil sambil melambaikan tangan. Vera mencium kening Kenzo untuk terakhir kalinya sebelum berangkat, membisikkan janji bahwa ia akan segera pulang.Begitu Vera masuk ke dalam mobil Alphard hitam yang nyaman, i

  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Wilona pingsan

    Wilona buru-buru merogoh tasnya dengan tangan gemetar. Ponselnya hampir terjatuh, tapi ia tangkap lagi dengan panik. Ia langsung menekan nomor ibunya, nomor yang hafal di luar kepala.Nada sambung… lalu mati.Tidak aktif.Wilona menahan napas, lalu mencoba lagi. Nada sambung bahk

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-22
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Histeris

    Belum sempat Dimas menambahkan apa pun, tiba-tiba sambungan langsung terputus.Tuut… tuut…Dimas menatap ponselnya kaget. “Kok malah dimatikan?” gumamnya, bingung.Sementara itu di hotel tempat Yudha sedang berada, wajahnya memucat. Tangannya bergetar saat menurunkan ponsel. Ia tidak menunggu sede

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-22
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Hampir saja

    “Yuyu…” gumam Wilona pelan. Suaranya serak, bingung, panik, semuanya campur jadi satu. Telapak tangannya dingin, tenggorokannya seperti tersumbat. “Yuyu itu… Yura! Iya, Yura!” Revan mengerutkan kening, masih menatap layar ponsel Wilona. “Siapa Yura?” Wilona refleks menendang pelan betis Vera

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Mendadak Jadi Sugar Baby   Double date

    Wilona dan Revan berjalan mendekati pintu tempat Evelyn dan Yudha berdiri. Langkah Wilona terasa berat, seolah lututnya berubah jadi kapas.Bukan karena Revan, tapi karena tatapan Yudha yang sejak tadi menancap padanya.“K–kalian sejak kapan nguping?” suara Wilona terdengar gugup, hampir

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status