FAZER LOGIN“Aku tidak suka menjadi model,” jawab Athena sambil melepaskan diri dari pelukan Kakak iparnya tersebut.
“Lalu apa yang kamu suka?” tanya Leah yang ganti bersuara. Athena memikirkan pertanyaan tersebut dan langsung teringat tentang apa yang yang Dorian kerjakan yang sering dia lihat. “Aku ingin menjadi seorang desainer,” ucap Athena. “Cocok sekali dengan Agensi milik Zack atau Owen. Aku rasa itu bukanlah hal yang mustahil untuk dipelKepolosan dua manusia yang saling menyentuh dan menikmati surga yang Tuhan turunkan ke dunia menjadi hal yang sangat wajib disyukuri.Jackie menghentikan lumatan bibirnya dan menjauhkannya dari bibir Serena, erangan kecewa lolos dari tenggorokan Serena merespon hal tersebut. Dia berseringai penuh arti, memperlihatkan ketampanan dan dominasinya. Ibu jarinya menyentuh bibir bawah Serena dengan perlahan. “Maaf jika aku membuat bibirmu membengkak.”“Aku sama sekali tidak merasa keberatan,” balas Serena lalu memasukkan jari Jackie ke dalam mulutnya, membuat pria itu mengerang.Dengan sigap, Jackie menangkap tangan Serena dan ganti memasukkan satu persatu jari wanita itu secara bergantian ke dalam mulutnya, membuat tubuh Serena bergetar seakan ada sengatan listrik yang masuk ke tubuhnya melalui ujung jari yang Jackie cecap.Kini terlihat jelas mata Jackie memancar cerah karena gairah membara. Pupil matanya membesar menuntut sesuatu, ekspresiny
Serena mengecap jari itu dan merasakan rasa asin dan aroma samar logam yang begitu memikat. “Sial, ada yang salah dengan diriku. Kenapa aku begitu menikmatinya?” batinnya.“Rasanya sangat nikmat bercinta dengan mulutmu,” ujar Jackie dengan seringai tampan yang memabukkan.Jackie kemudian membalikkan tubuh Serena sehingga wanita itu berdiri berhadapan dengannya. “Jangan menangis lagi, itu membuatku sedih.”Serena mengangguk mengiyakan dengan patuh. “Aku akan belajar untuk memahami karaktermu,” balas Serena.“Itu sungguh berani, siapapun tidak akan bisa mengerti karakterku, bahkan diriku sendiri tidak mampu mengendalikan karakterku,” ujar Jackie.“Aku akan berusaha keras,” tegas Serena.“Terserah dirimu saja, yang terpenting saat ini aku ingin meminta hakku setelah berhasil memuaskanmu,” tuntut Jackie yang membuat tubuh Serena bergetar hebat.Tangan Jackie bergerak ke bawah dan mencengkeram pinggiran baju tidur Serena. Dia
Rahang Jackie terus mengeras seakan ada sesuatu yang tertahan, membuat rahang itu tampak semakin kokoh dan terlalu maskulin untuk dilihat. Sialnya sikap itu malah menggetarkan hati Serena dan membuatnya semakin gelisah.Beberapa kali Serena berusaha untuk mengajak Jackie mengobrol, tapi pria itu hanya menjawab seperlunya saja. Obrolan mereka menjadi obrolan satu arah yang membosankan serta menyedihkan.Rasanya seperti sedang mewawancarai seseorang yang hanya menjawab pertanyaan yang kita ajukan tanpa balik bertanya atau memberi umpan untuk bisa membicarakan tema yang lain. Hal itu membuat Serena akhirnya memilih diam.Kesunyian di antara mereka membuat suasana menjadi tidak nyaman. Tubuh keduanya terlonjak kaget ketika ponsel Jackie berdering. Tanpa dikomando, mata keduanya langsung menatap ke layar ponsel secara bersamaan.Lagi-lagi nama Ariana ada di layar ponsel tersebut.Denyut kencang di nadi Serena seketika terasa karena kekesalan y
Dia berjalan ke lemari makanan yang besar yang berada di ujung dapur lalu membukanya. Dirinya terperangah melihat bahan makanan yang sangat lengkap di sana. Sayangnya dia kebingungan harus memasak apa karena tidak terbiasa dengan bahan makanan mahal dengan berbagai macam merek.Tidak ingin mendorong dirinya untuk melakukan yang bukan keahliannya dan menghancurkan makanan yang sebenarnya bisa dimasak dengan baik, dia memutuskan untuk mengambil bahan makanan yang sudah sangat dia kenal yaitu roti gandum, telur, keju dan bacon.“Aku rasa sarapan kali ini cukup berat,” gumamnya dengan bibir menyeringai.Tidak lama setelahnya, Serena tenggelam dalam kesibukan barunya. Menata satu persatu bahan makanannya, memanggang roti dan memasak telur. Tanpa dia sadari, mulutnya mulai bersenandung menyanyikan lagu yang dia sukai.Hanyut dalam lirik lagu tersebut, Serena menari berputar di tempatnya memasak sambil bernyanyi, seakan dia sedang berada di atas panggung
“Aku akan melakukannya dari belakang, jadi bersiaplah!” bisiknya.Belum sempat Serena membalas perkataannya, jari Jackie sudah menyiapkan jalan untuk asetnya bisa memasuki miliknya dengan mudah. Pekikkan lirih dengan ringisan di bibirnya, menyambut jari panjang Jackie yang menelusup masuk ke dalamnya dan berputar perlahan. Desahan Serena terlepas merespon jari Jackie yang bergerak di dalamnya, pinggulnya ikut berputar mengikuti gerakan tangannya.“Responmu sungguh menyenangkan hatiku,” bisik Jackie dengan hembusan nafas yang membangkitkan gairah. Aroma mint dan segar dari nafas pria itu, menghanyutkan Serena.“Apakah kamu menyukainya? Ayoo kita mencoba sesuatu yang baru dan aku akan mengajarimu,” tawar Jackie yang membuat tubuh Serena gemetar.Napas Jackie yang lembut menerpa wajah Serena saat pria itu perlahan menyapu dan menggigit permukaan kulit di sepanjang rahang wanita itu.“Aromamu sungguh memabukkan.” Suara it
Rasanya sangat berbeda dengan yang Serena rasakan di malam sebelumnya. Di malam itu dia merasakan nikmat yang luar biasa, tapi dia tidak tahu jika malam ini rasanya akan lebih nikmat lagi. Dia semakin takjub dengan kemampuan Jackie dan merasa penasaran sebesar apa nikmat yang mampu diberikan oleh pria itu padanya.Pikirannya berhamburan tak terangkai oleh kata apa pun, hanya ada sensasi yang menyiksa, gerakan yang meluluh lantahkan dirinya. Yang ada di pikirannya sekarang hanya ada dirinya dan Jackie yang terus bergerak, selain pikiran itu semuanya KOSONG, dia tak mampu memikirkan yang lain lagi.Denyut otot di dalam miliknya mulai meronta dan meremas milik Jackie. Pria itu mengerang keras dan berjuang dalam kendali diri yang tipis.“Keluarlah untukku, Serena!” bisik Jackie dengan terengah.Serena masih bingung dengan hal itu, dia masih mencerna dengan apa yang Jackie katakan. Apa yang harus dia keluarkan?Namun ketika Jackie mendorong m
Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Zack tampak serius dengan kemudinya. Tatapan matanya terus lurus ke depan, berkonsentrasi dengan jalan yang mobil yang dilalui. Sedangkan Kelly menatap keluar jendela, asyik dengan pikirannya sendiri.Bayangan tentang d
“Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K







