Home / Romansa / Menikah Demi Hak Asuh / Bab 416. Memanfaatkan Waktu Kontrak Sebaik Mungkin

Share

Bab 416. Memanfaatkan Waktu Kontrak Sebaik Mungkin

Author: Dera Tresna
last update publish date: 2026-10-24 04:10:02

“Aku akan melakukannya dari belakang, jadi bersiaplah!” bisiknya.

Belum sempat Serena membalas perkataannya, jari Jackie sudah menyiapkan jalan untuk asetnya bisa memasuki miliknya dengan mudah. Pekikkan lirih dengan ringisan di bibirnya, menyambut jari panjang Jackie yang menelusup masuk ke dalamnya dan berputar perlahan.

Desahan Serena terlepas merespon jari Jackie yang bergerak di dalamnya, pinggulnya ikut berputar mengikuti gerakan tangannya.

“Responmu sungguh
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 418. Perasaan Terlarang Kini Menyiksa

    Rahang Jackie terus mengeras seakan ada sesuatu yang tertahan, membuat rahang itu tampak semakin kokoh dan terlalu maskulin untuk dilihat. Sialnya sikap itu malah menggetarkan hati Serena dan membuatnya semakin gelisah.Beberapa kali Serena berusaha untuk mengajak Jackie mengobrol, tapi pria itu hanya menjawab seperlunya saja. Obrolan mereka menjadi obrolan satu arah yang membosankan serta menyedihkan.Rasanya seperti sedang mewawancarai seseorang yang hanya menjawab pertanyaan yang kita ajukan tanpa balik bertanya atau memberi umpan untuk bisa membicarakan tema yang lain. Hal itu membuat Serena akhirnya memilih diam.Kesunyian di antara mereka membuat suasana menjadi tidak nyaman. Tubuh keduanya terlonjak kaget ketika ponsel Jackie berdering. Tanpa dikomando, mata keduanya langsung menatap ke layar ponsel secara bersamaan.Lagi-lagi nama Ariana ada di layar ponsel tersebut.Denyut kencang di nadi Serena seketika terasa karena kekesalan y

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 417. Perubahan Sikap yang Mendadak

    Dia berjalan ke lemari makanan yang besar yang berada di ujung dapur lalu membukanya. Dirinya terperangah melihat bahan makanan yang sangat lengkap di sana. Sayangnya dia kebingungan harus memasak apa karena tidak terbiasa dengan bahan makanan mahal dengan berbagai macam merek.Tidak ingin mendorong dirinya untuk melakukan yang bukan keahliannya dan menghancurkan makanan yang sebenarnya bisa dimasak dengan baik, dia memutuskan untuk mengambil bahan makanan yang sudah sangat dia kenal yaitu roti gandum, telur, keju dan bacon.“Aku rasa sarapan kali ini cukup berat,” gumamnya dengan bibir menyeringai.Tidak lama setelahnya, Serena tenggelam dalam kesibukan barunya. Menata satu persatu bahan makanannya, memanggang roti dan memasak telur. Tanpa dia sadari, mulutnya mulai bersenandung menyanyikan lagu yang dia sukai.Hanyut dalam lirik lagu tersebut, Serena menari berputar di tempatnya memasak sambil bernyanyi, seakan dia sedang berada di atas panggung

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 416. Memanfaatkan Waktu Kontrak Sebaik Mungkin

    “Aku akan melakukannya dari belakang, jadi bersiaplah!” bisiknya.Belum sempat Serena membalas perkataannya, jari Jackie sudah menyiapkan jalan untuk asetnya bisa memasuki miliknya dengan mudah. Pekikkan lirih dengan ringisan di bibirnya, menyambut jari panjang Jackie yang menelusup masuk ke dalamnya dan berputar perlahan. Desahan Serena terlepas merespon jari Jackie yang bergerak di dalamnya, pinggulnya ikut berputar mengikuti gerakan tangannya.“Responmu sungguh menyenangkan hatiku,” bisik Jackie dengan hembusan nafas yang membangkitkan gairah. Aroma mint dan segar dari nafas pria itu, menghanyutkan Serena.“Apakah kamu menyukainya? Ayoo kita mencoba sesuatu yang baru dan aku akan mengajarimu,” tawar Jackie yang membuat tubuh Serena gemetar.Napas Jackie yang lembut menerpa wajah Serena saat pria itu perlahan menyapu dan menggigit permukaan kulit di sepanjang rahang wanita itu.“Aromamu sungguh memabukkan.” Suara it

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 415. Apa yang Tertawan Kini Lepas

    Rasanya sangat berbeda dengan yang Serena rasakan di malam sebelumnya. Di malam itu dia merasakan nikmat yang luar biasa, tapi dia tidak tahu jika malam ini rasanya akan lebih nikmat lagi. Dia semakin takjub dengan kemampuan Jackie dan merasa penasaran sebesar apa nikmat yang mampu diberikan oleh pria itu padanya.Pikirannya berhamburan tak terangkai oleh kata apa pun, hanya ada sensasi yang menyiksa, gerakan yang meluluh lantahkan dirinya. Yang ada di pikirannya sekarang hanya ada dirinya dan Jackie yang terus bergerak, selain pikiran itu semuanya KOSONG, dia tak mampu memikirkan yang lain lagi.Denyut otot di dalam miliknya mulai meronta dan meremas milik Jackie. Pria itu mengerang keras dan berjuang dalam kendali diri yang tipis.“Keluarlah untukku, Serena!” bisik Jackie dengan terengah.Serena masih bingung dengan hal itu, dia masih mencerna dengan apa yang Jackie katakan. Apa yang harus dia keluarkan?Namun ketika Jackie mendorong m

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 414. Kepedihan yang Begitu Manis dan Menyiksa.

    Jackie mendekatkan bibirnya dan melumat bibir Serena dengan rakus dan menuntut. Tangannya menelusup ke tengkuk Serena dan menekannya sehingga bibir Serena menyatu sempurna dengan bibirnya.Lidah Jackie menelusup masuk ke dalam mulut Serena dan merayap menyapu semua yang ada di sana, membuat nafas Serena tersengal kekurangan asupan oksigen di paru-paru dan otaknya. Tidak ingin Serena pingsan dan memberi ruang untuk bernafas, membuat Jackie menggerakkan bibirnya ke tempat lain.Bibirnya merambat ke rahang, dagu dan sudut-sudut mulut Serena, lalu turun ke dadanya. Dia memberi jarak antara wajah dan dada wanita itu dan menatapnya penuh kekaguman. “Kamu memiliki kulit paling indah, putih dan mulus yang pernah aku lihat. Aku ingin mengecap setiap inci kulit ini.”Wajah Serena langsung memerah mendengarnya, tubuhnya menggigil ketika lidah panas Jackie menyapu puncak dadanya yang mengeras dan sangat sensitif. Erangan lolos dari tenggorokannya, saat sapuan itu beru

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 413. Tempat Terpencil Untuk Belajar

    Saat Jackie membuka pintu rumahnya, aroma kayu langsung terasa di indera pembau Serena. Jackie berkata jika rumah itu adalah bangunan tua tapi masih terlihat sangat kokoh dan terawat. “Apakah ada yang tinggal di sini sebelumnya? Bangunan ini sangat terawat?” tanya Serena.“Ada penduduk terdekat yang keluarga Collins bayar untuk merawat rumah ini,” jawab Jackie.“Hmm, pantas saja. Rumah ini sangat mempesona, gambaran Collins ada di sini. Selalu kokoh tak tergerus jaman,” sambung Serena.Selain mempesona, rumah itu begitu nyaman dan sangat menyenangkan. Pencahayaannya lembut karena cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam rumah karena tersaring oleh pepohonan di sekitar rumah tersebut yang sekarang membeku karena salju.Dinding dan langit-langitnya berwarna alami kayu sehingga terasa menyatu dengan alam. Lantainya dilapisi kayu yang terlihat sudah tua dan dipernis. “Rasanya lebih hangat daripada rumahmu yang di kota,” celetuk Serena d

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 2. Bayi Merepotkan

    “Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 1. Tugas Untuk Zack

    Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 6. Godaan Orang Ketiga

    Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Zack tampak serius dengan kemudinya. Tatapan matanya terus lurus ke depan, berkonsentrasi dengan jalan yang mobil yang dilalui. Sedangkan Kelly menatap keluar jendela, asyik dengan pikirannya sendiri.Bayangan tentang d

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 5. Wanita yang Dicintai Zack

    “Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status