Beranda / Romansa / Menikahi Ayah Tunanganku / Rasa penasaran Dokter Andreas

Share

Rasa penasaran Dokter Andreas

Penulis: Nath_e
last update Terakhir Diperbarui: 2025-11-20 20:51:48

“Istri?!” Dokter tampan itu terbelalak, “Tunggu, apa maksudmu? Sejak kapan kau dekat dengan wanita?”

Dokter Andreas mengikuti langkah terburu David, ia butuh jawaban jelas dan tak ingin melewatkan detail sekecil apa pun.

“Tutup mulutmu dan selamatkan wanitaku, Andreas!”

Gertakan David membuat seluruh anak buahnya menunduk ketakutan tapi tidak dengan dokter tampan berdarah Latin itu.

“Aku tidak akan mengobatinya tanpa penjelasan Tuan Knight.”

David memutar tubuhnya dengan wajah merah. “Ini bukan waktunya merajuk dan tugasmu sebagai dokter adalah menyelamatkan nyawa seseorang. Apa perlu ku ingatkan lagi tentang sumpah doktermu?”

Andreas terdiam sesaat, “baiklah aku akan menyelamatkan wanita itu tapi kau berhutang penjelasan padaku.”

David tak menjawab, ia kembali berjalan menuju kamar yang sudah disiapkan. Dokter Andreas memeriksa kondisi Celina, saat membuka mantel ia menoleh pada David. Sorot matanya mengisyaratkan pertanyaan yang sulit dijawab David.

“Jangan banyak bertanya, lakukan apa yang harus kau lakukan.”

Helaan nafas terdengar dari dokter peraih penghargaan internasional itu. “Ok, aku mengerti.”

Di bawah tatapan David, Dokter Andreas melakukan tugasnya. Lampu sorot cahaya putih yang telah disiapkan diarahkan ke dada Celina.

Dokter Andreas berdiri di sisi ranjang, lengan bajunya digulung. Sayatan kecil dibuat dengan hati-hati. Darah pun mengalir membasahi sprei satin mewah. Celina mengerang rendah—kesadarannya sedikit terpantik.

“Untunglah … pelurunya tidak menembus terlalu dalam.” Dokter muda itu bergumam.

Tangannya kembali bergerak meski peralatan yang ia gunakan jauh dari kata ideal. Ujung pinset menjepit sesuatu yang keras. Andreas menariknya perlahan. Timah panas itu akhirnya berhasil dikeluarkan.

“Ini dia, peluru nakal yang nyaris melubangi dada mu, Nona.” Ucapnya sambil memperlihatkan peluru itu pada David.

Bunyi dentingan logam terdengar saat peluru itu jatuh ke nampan logam. Dokter Andreas kembali melanjutkan pekerjaannya. Menjahit luka dengan rapi.

David yang berdiri tak jauh dari ranjang tak bersuara sedikitpun. Wajahnya datar tanpa ekspresi, bahkan di saat Dokter Andreas menunjukkan timah panas yang berhasil dikeluarkan dari tubuh Celina.

Sorot matanya tajam mengikuti setiap gerakan Dokter Andreas. Tak boleh ada kesalahan kecil sedikitpun.

Andreas membersihkan luka dan mulai menjahit, gerakannya stabil. Namun dibalik fokusnya, pikirannya terusik.

Wanita yang terluka dan kalimat David tadi menyebutnya sebagai calon istri. Hatinya bertanya-tanya, siapa sebenarnya wanita ini, sampai membuat pria sedingin David memilih menyelamatkannya di tempat paling aman miliknya?

Saat jahitan terakhir selesai, Andreas menarik nafas pelan. “Baiklah Tuan Knight, wanitamu selamat dan kondisinya cukup stabil. Tidak perlu transfusi darah dan asal dirawat dengan baik kondisinya akan pulih dalam empat sampai tujuh hari kedepan.”

David melangkah mendekat satu langkah. Tatapannya tetap dingin, tapi tak pernah berpaling dari wajah pucat di atas ranjang.

“Ganti pakaiannya dengan yang baru,” perintahnya pada seorang pelayan wanita. Ia menoleh pada Andreas, “jangan sampai ada yang tahu tentang hal ini.”

“Itu tidak masalah, rahasiamu … aman. Tapi beri aku penjelasan siapa gadis ini? Calon istrimu? Apa kau kehilangan kewarasan?”

David menarik nafas dalam-dalam. “Kita bicara diluar.”

Seperti anak ayam yang mengikuti induknya,Dokter Andreas mengikuti David menuju ruang kerja tanpa banyak bertanya lagi.

“Jadi, katakan.”

“Aku menemukan gadis itu tengah dalam masalah dan dia nyaris menabrakkan diri ke mobil.” Ucapnya pelan, menyalakan sebatang rokok dari sakunya.

“Ok, itu masuk akal. Kau memang baik meski kejam sebagai lelaki.”

Lirikan tajam didapat Andreas tapi ia terkekeh, ikut mengambil sebatang rokok dan bersandar pada meja tepat di sebelah kanan David.

“Hei, aku berkata jujur.” Protesnya lagi.

David menyesap rokoknya dalam-dalam, asap putih tipis perlahan keluar dari mulutnya.

“Aku melihat anak buah Jason disana dan aku rasa … gadis itu ada hubungannya dengan Jason.”

Kening Andreas berkerut, “Jason? Aku dengar dia melangsungkan pertunangannya dengan pewaris Heatrix semalam. Jika benar wanita itu ada hubungannya dengan Jason maka dia … wanita simpanan Jason? Bajingan kecil itu berulah lagi rupanya.”

David diam, memilih menghisap rokoknya dengan tenang. Perkataan Andreas memang cukup masuk akal. “Jason memburunya, mungkin gadis itu ingin menggagalkan pertunangan.”

“Tunggu! Kenapa kau menyelamatkan gadis itu dan menyebutnya sebagai calon istrimu?”

“Aku tidak menyelamatkan seseorang tanpa alasan. Jika benar gadis itu simpanan Jason maka nyawanya dalam bahaya.”

Andreas terdiam sejenak. Senyum tipis muncul di sudut bibirnya. “Di bawah perlindunganmu, Jason tidak akan berani bergerak. Itu langkah yang tepat Tuan Knight.”

David tidak menyangkal.

Pintu ruangan diketuk dua kali. Seorang pria masuk dengan langkah tergesa. Wajahnya terlihat tegang.

“Tuan,” ucapnya sambil menyerahkan sebuah tablet. “Kami baru menerima laporan. Pertunangan Tuan Muda terancam gagal.”

Alis David terangkat tipis, ia menoleh pada Andreas.

“Kebetulan yang luar biasa,” sahut Andreas diikuti decakan.

“Nona Heatrix dikabarkan menghilang dan kabur ke luar negeri. Anehnya Tuan Muda menutup akses informasi dan sengaja menutup ini dari media.”

“Tentu saja dia melakukannya. Heatrix Corp hanya memiliki satu pewaris tunggal, jika dia menghilang akan berpengaruh pada nilai saham terbesar kedua di Eropa. Informasi sekecil apapun akan sangat menentukan nilai …,”

David berhenti bicara. Matanya terpaku pada rekaman video yang sedang berjalan di tabletnya.

“Dia ..,”

Ekspresi aneh David membuat Andreas penasaran. Ia mengambil paksa tablet di tangan David. “Ada apa denganmu? Seperti melihat hantu saja.”

Dokter muda itu menutup mulutnya saat melihat wajah cantik dalam rekaman.“Demi roh ibuku di surga, David kali ini … kau dalam masalah besar.”

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Bertaruh nyawa dengan Rafael

    Hanya butuh tiga puluh enam jam bagi David untuk menemukan tempat Celina disembunyikan.Di hadapan mereka berdiri fasilitas Nero Vento—bangunan besar dengan dinding beton tebal dan pagar baja tinggi yang menjulang seperti benteng. Lampu sorot menyapu halaman luas di sekelilingnya, sementara beberapa penjaga bersenjata berpatroli di titik-titik tertentu.Tempat itu jelas bukan sekadar markas biasa.“Ini benteng kecil,” gumam Daniel sambil mengamati bangunan itu dari balik bayangan pepohonan.David tidak menjawab. Tatapannya terkunci pada lantai atas bangunan itu. Sinyal di layar mini tabletnya menunjukkan Celina ada disana.“Dia disana.” Ucapnya pelan.Daniel mengikuti arah pandangnya lalu mengangguk. “Kalau begitu kita tidak punya banyak waktu.”David menarik napas pendek, menoleh ke belakang dan memberi kode pada anak buahnya untuk bergerak maju.“Masuk.”Beberapa pria memotong aliran listrik pagar, sementara yang lain menyelinap melewati sisi bangunan yang paling gelap. Salah satu p

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Arti pentingnya Celina

    Rafael berdiri di depan meja besar yang dipenuhi lembaran-lembaran data. Sementara di depannya, lima layar besar monitor menunjukkan diagram teknis yang rumit menyangkut struktur mekanisme pengaman, peta energi, dan skema sebuah perangkat besar yang berada jauh dibawah fasilitas.Dengungan mesin komputer super canggih beradu dengan suara halus pendingin ruangan. Jason melangkah masuk, menatap takjub punggung lelaki berkedok dokter radiologi itu.“Ini … bagian dari rencanamu?” Tanya Jason spontan memperhatikan banyaknya data yang terus bergerak di layar.Rafael tak menjawab, ia hanya menoleh sedikit dan kembali memperhatikan kinerja anak buahnya.“Celina, sudah aman?” Tanyanya pelan beberapa detik kemudian.“Hm, dia dalam pengawasan anak buah mu. Tapi, apa perlu memperlakukan dirinya seperti subjek percobaan ilmiah?”Pertanyaan Jason membuat Rafael memutar tubuhnya. Dibalik kacamata minusnya, ia menatap tak suka Jason.“Subyek ilmiah?” Ia berdecak kesal. “Nilai Celina lebih dari itu, T

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Trik kecil Celina

    Mobil yang membawa Celina bergerak stabil di jalan pegunungan yang gelap. Lampu depan memotong kabut tipis yang menggantung rendah di atas aspal. Entah berapa lama mereka telah meninggalkan kota London. Celina mulai didera kelelahan. Ia duduk di kursi tengah dengan kedua tangan terikat di depan. Dua orang pengawal bersenjata duduk di sisi kiri dan kanannya.Sementara Jason duduk dengan santai di depannya. Matanya tidak pernah benar-benar lepas dari Celina. Sesekali ia menatap mantan tunangannya itu dengan wajah datar seolah mengkhawatirkan kondisi Celina.Meski kelelahan tapi Celina tetap bersikap tenang. Ia membuang jauh pandangannya keluar, memperhatikan petunjuk jalan yang mungkin bisa menjadi penanda bagi David. Malam sebelum pesta itu dimulai, David dan Andreas telah menjelaskan situasi terburuk yang bakal Celina hadapi.David telah memberitahu Celina tentang keterlibatan Jason dalam Nero Vento. Ia juga meminta persetujuan Celina untuk menjadi umpan saat pertunjukan dimulai. Me

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Rencana duo D

    Angin malam berhembus pelan di atap gedung. Daniel berdiri diam, menatap langit yang bertabur bintang. Bayangan wajah Celina kembali melintas, mengganggu ketenangan hatinya. “Celina …,” Ucapnya pelan diikuti dengan senyum tipis. “Kenapa … seandainya kita bertemu lebih cepat.” Ia menarik nafas dalam, ada yang menusuk hati saat melihat kakak iparnya itu meronta dalam sekapan Jason. Rahangnya mengeras, menyesali ketidak sigapan nya menolong Celina. “Bajingan bodoh itu bahkan tidak tahu apa yang bakal dihadapinya.” Tinjunya mengepal dan menghantam tempat duduk beton hingga buku jarinya berdarah. “Tuan?!” Asisten pribadinya terkejut, ia segera menghampiri Daniel. “Ada apa, Tuan? Sesuatu mengganggu Anda?” Lelaki tinggi besar dengan tato naga di tangannya itu bertanya. Daniel menghela nafas berat. Ia menunduk, menatap buku jarinya yang terluka. “Billy, kau ingat wanita yang membantuku saat terjebak baku tembak dengan si brengsek Big Dada?” Daniel mengingatkan sang asisten–Bill

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Rahasia dua keluarga

    Laut Baltik, Oktober 1999 Langit malam terlihat lebih gelap dan sunyi. Sebuah jet pribadi super canggih meluncur tenang membelah awan. Badan pesawat hitam tanpa logo perusahaan penerbangan. Di dalam kabin utama, empat pria duduk mengelilingi meja kayu panjang yang tertanam di lantai pesawat. Mereka bukan orang sembarangan. Dua di antaranya adalah kepala keluarga Valemont. Dan dua lainnya berasal dari keluarga Knight. Di tengah meja terletak sebuah koper logam hitam. Pada bagian tengahnya terukir lambang Cerberus—anjing berkepala tiga. Theodore Valemont, membuka sarung tangannya perlahan. “Setelah puluhan tahun penelitian,” katanya pelan, “akhirnya kita sampai pada tahap ini.” Di sampingnya, ada Edmund Valemont—ayah Celina sekaligus ilmuwan utama proyek tersebut. Ia membuka koper itu dengan tiga kode keamanan berlapis. Suara ‘klik’ terdengar nyaring. Tutup koper terangkat perlahan. Di dalamnya terdapat perangkat silinder logam dengan lapisan kaca pelindung dan inti ener

  • Menikahi Ayah Tunanganku    Celina, disandera!

    “Daniel?!” Jason sedikit terkejut. “Ini kejutan yang luar biasa, Paman.” Ucapnya lirih tapi cukup jelas terdengar di tengah suasana mencekam.Daniel Knight adalah adik David yang menetap di Los Angeles. Ia tak pernah diketahui publik dan memilih bekerja dalam gelap. Kemunculannya di depan publik kali ini bisa dianggap luar biasa. Apalagi Daniel sendiri yang memimpin pergerakan.“Apa kabar, Jason? Senang kau masih bisa mengenaliku.” Lelaki bernama Daniel itu menanggapi dengan senyum sinis dibalik bidikan laras apinya.“Sebaiknya, kau dan temanmu itu berpikir ulang untuk meneruskan kekacauan ini. Aku mungkin bisa memaafkanmu dan melepasmu pergi.” Daniel memberi peringatan.Jason tertawa mengejek, “ayolah Paman, kau pikir aku akan goyah hanya dengan beberapa letusan kecil? Ini tentang masa depan dunia, masa depanku dan juga …,” Jason menarik tubuh Celina agar merapat padanya.“Ini tentang kekasihku, Celina Valemont.”“Lancang kau bicara, Jason! Dia ibumu, bukan kekasihmu lagi!” David be

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status