Compartir

Bab 104

Autor: Lyla Veil
last update Fecha de publicación: 2026-08-24 13:19:31

Nyonya Rika yang berada di paling depan berhenti tepat di anak tangga teras, memisahkan antara rombongan dan penghuni Paviliun Lavender. Seketika pergerakan rombongan megah itu terhenti total.

“Selamat sore, Kakak... sudah lama sekali kita tidak bersua. Mohon maaf karena kami baru berkunjung sekarang. Aku dengar, Kakak sedang sakit, apakah benar?” sapa ramah wanita yang berhasil menguasai mansion dan juga hati Tuan Ananta itu. Suaranya terdengar begitu manis, namun melapisi racun di setiap kali
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 129

    Sore harinya, perhatianku beralih penuh pada kondisi Yumna. Kondisi fisiknya memang berangsur membaik setelah mendapat perawatan intensif dan penawar racun dari dokter, namun trauma emosional akibat percobaan pembunuhan yang hampir merenggut janinnya membuat pertahanan jiwanya sangat rentan. Hans dan Ibu Diana akhirnya sepakat mengurus surat cuti kuliah Yumna agar ia bisa fokus memulihkan diri di dalam paviliun tanpa tekanan dari luar.Aku memperhatikan Yumna dari balik celah pintu kamarnya yang sedikit terbuka. Ia sedang tertidur lelap di bawah pengaruh obat penenang dari dokter. Kedua tangannya melingkari bagian bawah perut secara refleks—sebuah gerakan naluriah penuh perlindungan yang sangat aku kenal.Secara refleks, tanganku sendiri bergerak naik mengusap perutku yang masih rata. Melihat kondisi Yumna, aku sadar betapa tipisnya batas keselamatan di rumah ini. Bisa saja aku bernasib sama malangnya dengannya. Entah aku yang lebih beruntung, atau justru hidupku yang jauh lebih menye

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 128

    Pasca insiden mencekam yang menimpa Yumna, persiapan pernikahan Tuan Sinyo dan Nona Salma tetap dipaksa berjalan seolah tak terjadi apa pun.Kemurkaan Tuan Sinyo yang sempat mengancam Nyonya Rika secara terbuka rupanya menyulut dendam baru. Tak mau kehilangan kendali, Nyonya Rika mendesak Tuan Ananta untuk mempercepat pesta pernikahan. Jadwal yang seharusnya masih dua minggu lagi mendadak dipangkas menjadi tinggal seminggu. Otomatis, seluruh fokus penghuni Mansion Ananta teralihkan pada persiapan besar pernikahan putra mahkota dan putri keluarga pejabat tersebut.Kesibukan para pekerja yang hilir mudik memasang dekorasi di Mansion berbanding terbalik dengan suasana di Paviliun Lavender yang diliputi kecemasan dingin dan keheningan yang menekan.Pagi itu, aku mendapati Nona Salma sedang duduk sendirian di gazebo tepi taman. Langkahku perlahan mendekatinya seraya membawa nampan berisi teh hangat. Nona Salma yang biasanya t

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 127

    Kabar tertangkapnya pelayan gadungan di pelataran luar mansion ternyata membawa buntut yang jauh lebih kelam dari yang diperkirakan. Belum sempat Hans menggali informasi lebih dalam atau memaksa wanita itu menyebutkan nama dalang di balik perintah tersebut, penyamar itu mengambil keputusan nekat. Di dalam ruang kurungan bawah tanah, wanita itu mengakhiri hidupnya sendiri dengan menelan kapsul racun yang disembunyikan di balik lidahnya.Kematian yang mendadak itu menyebarkan teror yang nyata ke seluruh Paviliun Lavender. Kenyataan bahwa Nyonya Rika memiliki eksekutor yang rela mati demi menjaga rahasianya membuat suasana paviliun makin mencekam. Ibu Diana tak berhenti berzikir dengan jemari gemetar, menatap setiap sudut ruangan dengan cemas. Yumna yang baru saja lolos dari maut makin terguncang jiwanya, mengurung diri di dalam kamar di bawah pengaruh obat penenang dari dokter.Tengah malam, ketika keheningan mansion terasa begitu menekan, Tua

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 126

    "Kak Sil, perutku... sakit sekali..." bisik Yumna terputus-putus. Keringat dingin membasahi dahinya, sementara tangannya mencengkeram erat seragamku.Melihat rona wajahnya yang kian pucat dan muntahan yang terus keluar, ingatan akan ilmu medis dasar yang pernah kupelajari kembali berputar cepat di kepalaku. Sup itu baru saja masuk ke lambungnya dan racunnya belum sepenuhnya terserap oleh pembuluh darah. Kita harus memicu netralisasi racun serta mengencerkan konsentrasinya di dalam organ pencernaan secepat mungkin sebelum berdampak buruk pada janinnya.Ibu Diana mendekat dengan tubuh gemetar, matanya berkaca-kaca menatap Yumna. "Silvia, bagaimana ini? Ibu harus bagaimana?""Ibu, tolong segera telepon dokter!" kataku tegas, berusaha tetap tenang meski lenganku sendiri terus berdenyut perih menahan pendarahan. Aku membalut tanganku dengan sapu tanganku, menahannya dari darah yag terus mengucur. "Minta beliau datang secepatn

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 125

    Dua hari telah berlalu sejak acara fitting gaun pengantin di Gedung Utama, namun suasana mansion justru terasa semakin dingin dan menekan.Sepanjang hari, perhatianku tak bisa lepas dari sosok Nona Salma. Wanita yang biasanya memancarkan keanggunan ceria itu mendadak berubah menjadi amat pendiam. Ia lebih banyak mengurung diri atau duduk melamun di tepi kolam taman, menatap kosong ke arah air dengan sorot mata yang redup dan hampa. Tidak ada lagi celoteh manja atau godaan halus yang biasanya ia lontarkan. Perubahan drastis itu terjadi sejak percakapan kami di taman, sejak pesan misterius di ponselnya membuat rona wajahnya pucat pasi.Kesenyapan di Paviliun Lavender terasa makin menyiksa karena Tuan Sinyo belum juga kembali. Pria bertopeng itu menghilang tanpa kabar sejak kemarin sore. Ruang kerjanya terkunci rapat, dan keberadaannya yang tak menentu membuat dadaku terus diliputi kegelisahan yang tak beralasan.Di sisi lain, Yumna semakin tenggelam dalam kenangan bersama Dwi Ankara. Ia

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 124

    Nona Salma menatap lurus ke dalam mataku. Tidak ada sorot amarah, keangkuhan, atau niat jahat di sana hanya ada kejujuran yang begitu bening sekaligus rapuh."Ada hubungan apa sebenarnya antara kamu dan Tuan Sinyo?" tanya Nona Salma pelan, namun setiap katanya menembus tepat ke dadaku. "Apakah... ada perasaan lebih di antara kalian? Lebih dari sekadar Tuan dan pelayannya?"Aku membisu kaku. Lidahku terasa kelu. Bagaimana Nona Salma bisa bertanya seperti ini? Apakah rahasia kami sudah terbongkar? Apakah ia melihatku dan Tuan di kamar semalam? Tidak... tidak..."Nona Salma... saya hanya pelayan di sini –""Silvia, tolong jangan berbohong padaku," potong Nona Salma lembut. Ia mengelus punggung tanganku dengan lembut. "Aku melihat bagaimana caranya menatapmu. Refleksnya saat melindungimu, cara matanya selalu mencarimu di ruangan... itu bukan tatapan seorang majikan pada pelayannya. Pria tidak akan bertindak sejauh itu jika tidak ada rasa yang mendalam."Nona Salma melanjutkan.“Aku meliha

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 7

    Aku mendecak, belum apa-apa sudah ada rahasia lagi. “Kamu mau kemana, Mas?”“Saya mau nyiapin pernikahan kita. Malam ini kalau bisa... kita sudah sah menjadi suami-istri.” Serunya sambil berlalu.“Hah?!” aku berhenti mengikutinya dan berdiri mematung dengan nafas tersengal menatap punggung pria it

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 3

    “Jauh banget ya satu jam itu, kalau di kota satu jam itu dekat...” kataku masih tak percaya jarak satu jam ternyata jauh beneran.“Ya, beda Mbak... satu jam di kota dengan di desa.” Jawabnya, “Mbak dari kota mana?”“Metrojaya, Mas...”“Oh, jauh sekali. Nggak ada bawa koper?” tanya Bara sambil menge

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 2

    Guncangannya begitu kuat sampai mobil ini terasa hampir terguling. Sebuah raungan mesin diesel yang garang mendekat, lalu cahaya lampu yang menyilaukan menyorot langsung ke dalam kabin, membuat para pria jahil itu silau.“Keluar!” sebuah suara bariton menggelegar di tengah suara mesin yang menderu.

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 1

    ‘Silvi, jangan balik ke rumah. Rumah kita hancur. Pergilah ke rumah Eyang Gun, sekarang juga. Maafkan Papa, Nak... Untuk sementara jangan tarik uang di ATM setelah tiba di sana, jangan pakai kartu kredit, itu akan mudah dilacak. Tarik uang simpananmu semaksimal mungkin sekarang.’Aku turun dari bus

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status