共有

Bab 5

作者: Pupihhh
last update 最終更新日: 2025-07-22 17:36:17

"Kiev, dia siapa? Kamu nggak membawa istrimu?" Dia Malinda, anak dari bibi Merlin yang dulu pernah menyukai Kiev.

Malinda sering hadir di acara-acara seperti ini, karena dia selalu berharap Kiev datang dan mereka bisa bertemu.

Malinda juga tau, Kiev mencintai gadis lain, padahal Kiev telah menikahi Viola. Dia sering melihat Viola datang sendiri sementara Kiev bersama kekasihnya.

Bibi Merlin bingung dengan pertanyaan putrinya. "Sayang, ini istrinya Kiev!"

Malinda menggeleng. 'Ma, gadis yang selalu dibawa Kiev bukan dia. Jangan-jangan, gadis ini selingkuhnya. Kiev!" Malinda sengaja membuat suasana panas.

Semuanya tercengang, mendengar tuduhan Malinda yang mengatakan Viola seorang selingkuhan. Secantik Viola selingkuhan, itu namanya murahan, karena dalam keluarga besar mereka tidak ada istri yang memiliki selir.

Viola diam saja dan tidak mau menyangkalnya. Malinda mengatakan itu. pasti memiliki alasan, dan alasannya karena Kiev tidak pernah memperkenalkannya kepublik, dan Kiev selalu tersorot bersama Alieca.

"Malinda. Kamu jangan ngomong sembarangan!" Merlin tidak percaya kata-kata putrinya.

"Nggak Ma Itu benar. Kiev, tidak pernah membawa gadis ini. Dia pasti selingkuhan Kiev!"

Kiev mengepalkan tangannya, dia dari dulu tidak pernah menyukai Malinda karena sikapnya yang selalu membuat masalah, dan memperkeruh suasana menjadi panas.

"Kiev, apa yang dikatakan Malinda benar?"

Bibi Anara, adik dari Merlin bertanya. Saat pernikahan, mereka semua memang tidak ada yang hadir. Mereka tidak pernah melihat, bagaimana rupa istrinya Kiev.

"Tidak, Bibi, Ini Viola, istriku!" Sangkal Kiev, tapi mereka seakan masih tidak percaya yang dikatakan Kiev.

Tapi yang dikatakan Malinda itu benar. Kami sering melihatmu membawa gadis lain saat acara keluarga. Bahkan saat acara pameran, kamu juga tidak membawanya.

Bukan dia yang kamu bawa Seorang gadis yang masih kerabat dengan mereka menyahut. Dia menuding Viola.

Kini semua meragukan status Viola, Mereka menatap Viola dengan curiga, bahkan ada yang mulai membencinya. Karena berfikir Viola adalah pelakor.

Alieca saat ini sudah berada dipintu masuk hotel. Dia terus masuk sampai akhirnya berada didepan lobby, orang asing tidak bisa masuk dengan bebas.

•••••••

"Silahkan tunjukkan undanganmu, Nona." Ada penjaga yang meminta undangan acaranya, untung saja saat itu Kiev datang ke apartemennya, undangan yang seharusnya milik Viola ketinggalan dimeja.

Alieca bisa masuk setelah menunjukkan undangan resminya. Penampilannya sangat memukau, saat masuk dia menjadi pusat perhatian para pria yang berkumpul dimeja dekat pintu masuk.

"Hai nona cantik, kamu sedang mencari siapa?" Goda seorang pria yang menghampiri Aliec.

Aliec tersenyum pias, acara keluarga ini ternyata lebih banyak orang dari pada acara keluarga biasa sebelumya. Karena acara keluarga malam ini, semua kerabat jauh dari luar negeri pun hadir, diadakan hanya tiga tahun sekali.

Aliec tidak menanggapi, dia berjalan kedepan, tapi Pria itu tidak membiarkannya dan terus mengikutinya bersama dua pria lainnya. Aliec terus berjalan dan menatap kesana kemari mencari sosok Kiev.

"Nona manis, biarkan kami membantumu."

"Nona cantik, siapa nama kamu?"

••••••••

Saat Alice semakin masuk, Malinda menangkap wajahnya yang mulai mendekat. Dia tersenyum, "Lihatlah. Istri Kiev yang sebenarnya telah tiba!"

Mereka melihat kearah yang ditunjuk Malinda. Aliec berjalan dengan tidak tahu malu, dia menjadi sorotan karena penampilannya yang serba mewah.

Viola dan Kiev kaget, bagaimana bisa Aliec ada diacara ini. Sedangkan Kiev tidak mengundangnya hadir.

Viola menatap Kiev dengan curiga, seharusnya dia tidak mempercayai Kiev yang mengatakan tidak membawa Aliec. Tapi sengaja membawanya dan menyuruh Aliec datang sendiri.

"Kamu mengundangnya?" Bisik Viola. Kiev hanya diam, dia berjalan menghampiri Aliec yang tersenyum melihatnya

"Kiev!"

Kiev berdiri didepannya, dia sama sekali tidak menunjukkan kalau Kiev senang dengan kedatangannya. "Kenapa kamu bisa kesini?" Tanya Kiev dengan pelan dan suara menekan.

Aliec baru pertama mendengar Kiev berkata seperti tidak menyukainya. Apa dia membuat kesalahan?

"Alice, siapa yang mengizinkanmu datang kesini?"

"Undangan yang kamu tinggalkan dimeja. Aku fikir, kamu menyuruhku datang sendiri." Jawab Alice mencari alasan.

Kiev tidak bisa berkata apa-apa. Alice salah mengartikan undangan Viola yang tertinggal, sementara itu keteledoran Kiev sendiri.

"Mama, gadis itu yang sering bersama Kiev. Apa kalian semua masih percaya kalau dia istrinya Kiev?" Malinda kembali menyulut menuding Viola.

Semua orang meragukan Viola dan menganggapnya pelakor. Viola bukan tidak bisa menjawab pertanyaan mereka, tapi dia menunggu Kiev yang menjelaskan.

Merlin mendekati Aliec dan bertanya, "Apa istrinya Kiev?" Alice menatap Kiev, dia tersenyum karena memang sebentar lagi. Kiev akan menikahinya setelah berpisah dari Viola.

"Kiev, kamu berselingkuh? Dalam keluarga besar kita, tidak ada seorang istri yang memiliki selir. Kamu membuat malu mendiang Ayahnu, kiev!" Bibi Anara marah.

Kiev menjadi bingung harus menjawab bagaimana, semuanya karena Malinda yang menyulut api, sedangkan Aliec tiba-tiba saja datang tanpa diundang, padahal Kiev sudah tenang membawa Viola.

Viola, saat Kiev menatap Viola, wanita itu hanya biasa saja dengan ekspresi tenang. Itu bukan sifat Viola yang dulu, dia tidak akan mungkin tenang saat siapapun menyinggung statusnya sebagai Nyonya muda Arron.

"Kamu..." Bibi Anara menunjuk Viola dengan jijik, dia membenci wanita yang menyukai suami orang apapun alasannya. "Kamu memang sangat cantik. Tapi, kamu nggak punya moral dan berani-beraninya datang keacara sepenting ini." Maki Bibi Anara

"Bibi, aku nggak mungkin datang sendiri." Sahut Viola, dia masih tenang meski bibi Anara menghina dan memakinya. Dia mengingat mereka lebih tua darinya, dan menghormati Nenek Ratuliu serta ibu mertuanya.

Malinda kesal dengan Kiev yang dulu pernah menolaknya, dia suka memperkeruh suasana semakin panas, apalagi melihat reaksi Kiev yang tidak bergerak dan membiarkan Viola ditindas. "Sungguh malang nasib Nyonya yang sebenarnya.." Gumam Malinda dalam hati.

"Halah. Palingan kamu yang Keponakanku untuk ikut. Bibi yang lain ikut menindas Viola. Mereka terus melempari Viola dengan kata-kata pedas.

Aliec yang awalnya tidak mengerti pun sekarang paham apa yang terjadi. Tapi dia diam saja dan tidak ikut Tanpa sadar, Aliec tersenyum tipis sambil melirik Kiev yang seperti bingung dengan situasi yang malah heboh karenanya.

Kalau Kiev tidak jujur siapa yang istrinya, Viola akan terus ditindas sementara tidak ada yang mengenal Viola sebagai istrinya. Namun bagaimana dengan Alieca yang terlanjur nekad datang.

Kiev merutuki kebodohannya.

"Lebih baik kamu pergi dari sini!" Anak dari Anara mendorong bahu Viola sampai Viola hampir terjatuh, tapi dengan cepat Kiev maju dan menangkap Viola.

"Kamu baik-baik saja?" Bisik Kiev.

"Apa kamu perduli?" Sahut Viola, dia menepis tangan Kiev. Lagi dan lagi Kiev. mengecewakannya.

Saat Viola hampir jatuh, Bibi Merlin melihat kalung bentuk V berlapis berlian dan mutiara dibagian depan yang dipakai Viola. Kalung itu seperti tidak asing baginya, Merlin mendekati Viola, tangannya terangkat menyentuh kalung itu.

"Kalung ini..." Bibi Merlin ingat, itu kalung yang dia beli tiga tahun yang lalu dan dititipkan pada Nenek Ratuliu, untuk diberikan pada istrinya Kiev, sebagai kado pernikahan.

"Viola. Jawab dengan jujur! Apa kamu istrinya Kiev? "Tanya Merlin. Dari semua hadir, hanya Merlin yang meragukan apakah Viola bukan istrinya Kiev.

Apalagi melihat Kalung yang dipakai Viola, kado yang dia beli untuk hari pernikahan Kiev karena dia tidak bisa datang.

"Kak Merlin, kamu jangan percaya padanya! Dia itu pelakor!" Sahut anara

"Aku bertanya padanya!" Sentak Merlin. Dia menatap Viola dan mendesaknya untuk menjawab. "Katakan, Nak!"

Viola melirik Kiev. Seandainya Kiev tidak menganggapnya, Kiev sungguh pria paling pengecut yang pernah Viola temui.

"Bibi, meskipun aku menjawab 'iya' apakah kalian akan percaya? Sebaiknya, kalian tanyakan langsung kepada Kiev. Karena Kiev tidak mungkin berbohong, siapa yang dia nikahi tiga tahun yang lalu! Aku nggak akan menyangkal, kalau aku bukan istrinya!" Jawab Viola.

Dari nada suara dan raut wajah Viola, bibi Merlin bisa melihat bagaimana Viola terlihat kecewa. Dan bibi Merlin semakin ragu kalau Viola adalah pelakor.

"Kiev, jawab!" Bibi Anara membentak Kiev.

"Bibi, sebenarnya, istriku..."

Bersambung

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 14

    "Em ngomong-ngomong Kamu masih single?"Viola menjawab dengan santai, "Aku sudah menikah"Uhuk uhukFelix tersedak saat menyeruput Americano coffenya karena jawaban Viola yang seperti mematahkan hati dan semangatnyTapi, Felix rasanya tidak percaya."Sungguh? Kenapa aku melihat kamu seperti gadis?" Sahut Felix.Viola mengaduk-aduk hazelnut lattenya, sembari berfikir, apa benar dia memang seperti gadis yang belum menikah.Sepertinya memang sedikit benar, lagi pula usianya masih muda dan belum pernah hamil dan melahirkan."Aku nggak memaksa kamu percaya. Tapi memang itu kenyataannya!""Ah, kenapa gadis yang cantik seperti kamu harus sudah laku?" Celetuk felix memasang wajah putus asanya.Viola menahan senyumnya, bisa-bisanya Felix menyamakan dirinya dengan barang jualan. Tapi Viola sama sekali tidak tersinggung"Hidup itu maju, dan tidak berhenti. Masih banyak gadis yang berkeliaran." Sahut Viola.

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 13

    Apapun yang terjadi dirumah tangganya, Viola tetap berusaha bersikap profesional di boutique dan berusaha melupakan pembicaraannya dengan Kiev. Tapi tetap saja, dia wanita normal yang segala sesuatu pasti selalu dipikirkan. Begitu pula Kiev yang tidak bisa fokus dengan pekerjaannya di perusahaan. Dia selalu memikirkan Viola, dan kelanjutan pernikahan mereka. Kalau dia dan Viola bercerai, bagaimana dengan Nenek dan ibunya mereka pasti akan marah besar. Bahkan nenek dulu selalu mengancamnya, kalau seandainya dia melepaskan Viola, maka Kiev akan dicoret dari daftar warisan. Untuk warisan, Kiev tidak terlalu perduli. Semua harta dan aset yang dia miliki sendiri lebih dari cukup untuk menghidupinya dan keturunannya kelak. "Leon, menurutmu aku harus bagaimana?" Tanya Kiev. Saat ini, dia memang membutuhkan Leon untuk membantunya memecahkan masalahnya. Leon memang salah sa

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 12

    Pagi yang sangat cerah, Viola sudah berada didalam kamar nek ratu. Membantu wanita paruh baya itu membersihkan diri.Setelah itu, Viola juga kedapur dan mengecek para juru masak wanita yang sedang membuat makanan untuk anggota keluarga."Untuk sup nya nenek, pastikan daginya harus matang sempurna. Jangan terlalu banyak garam dan micin." Titah Viola seperti ahli gizi.Para juru masak mengangguk paham, "Baik Nyonya.""Oh ya, tolong buatkan salad sayur untukku." Tiba-tiba saja, Violet menginginkan makanan itu.Para juru masak pun mengabulkannya. Mereka terus bekerja meski diawasi Viola yang memang sangat teliti untuk masakan keluarga.Tidak merasa risih atau canggung, karena mereka sudah terbiasa disaat ada nenek dirumah, karena Viola selalu ingin memastikan makanan nenek mengandung. gizi dan nutrisi yang seimbang dan terpenuhi.Tanpa Viola sadari, sepasang mata dari tadi terus memperhatikannya dari tangga.Kiev te

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 11

    Saat matahari sudah mulai terbenam, Viola sampai dirumah keluarga Arron. Baru masuk dari pagar, dia melihat nenek Ratuliu tengah duduk ditaman bersama Clara.Viola pun menghampiri mereka, "Nenek, mama. Sudah mau malam, kenapa masih disini?""Nenek kamu, pengen cari udara segar sebentar." Jawab Clara."Sayang, kamu masih bekerja? Bukankah nenek sudah bilang, jangan lagi bekerja di boutique itu? Nama kamu bisa tercemar." Nek ratu menasehati.Viola tidak bisa menjawab. Tentu saja Viola tidak bisa berhenti bekerja disana, karena dia adalah pendirinya. Namun Nek ratu dan Mama Clara tidak tau, mereka hanya taunya Viola bekerja sebagai Maneger di Mutyara boutique."Emm, begini nek. Viola nggak enak sama teman Viola, kalau nanti dia sudah mendapatkan pengganti Viola, Viola pasti Resign." Jawab Viola berusaha meyakinkan.Dalam diri Viola yang Clara sukai, bukan hanya cantik, dan dari keluarga terpandang, namun Viola memiliki hati yang lem

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 10

    Setelah gagal menemui Kiev dirumah, Aliec kini sampai di perusahaan grup Arron. Aliec sangat takut kalau Kiev marah dan tidak mau kalau Kiev terus mengacuhkannya.."Permisi, saya mau bertemu dengan tuan Kiev." Ucap Aliec kepada resepsionis"Baik, Nona Aliec. Saya akan menghubungi tuan muda Kiev." Jawab Resepsionis lalu menghubungi Secretaris Kiev untuk mengabarkan kalau Aliec datang.Hampir semua pegawai memang tau siapa Aliec, karena Aliec sering datang ke perusahaan grup Arron ketika pulang Kuliah. Dan Kiev juga memang terlihat sering bersamanya dibandingkan bersama Viola.Bahkan para karyawan juga kebanyakan. menyukai Aliec daripada Viola, dan mereka juga mendukung hubungan Aliec dan Kiev.Viola sudah terkenal buruk dimata pegawai karena merusak hubungan Kiev dan membuat Kiev tidak bahagia. Mereka lebih menyukai Aliec, terlebih Aliec gadis yang dicintai Kiev."Nona, silahkan masuk. Tuan muda Kiev. mengizinkan anda masuk." Ucap

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 9

    "Kamu memang sangat keras kepala." Gerutu Kiev terlihat kesal. Viola belum memakai sabuk pengamannya.Viola terlihat acuh dan tidak perduli pada keselamatannya, dia sungguh membenci sikap Kiev yang pemaksa.Shiiitttt"Ahhkk!!!" Viola reflek berteriak dan hampir kepalanya terbentur dashboard mobil, karena Kiev menginjak pedal rem secara mendadak dan sengaja.Untung saja Kiev dengan gesit menahan kedua bahu Viola, kalau tidak kepala Viola pasti terbentur dengan keras di dashboard.Viola melepaskan tangan Kiev dengan marah lalu memaki, "Kamu sudah gila ya? Kamu mau membunuhku?""Apa ini juga salahku? Siapa yang tidak memakai sabuk pengamannya?" Kiev mengelak. Dia tidak merasa bersalah."Aku mau turun!" Bentak Viola dengan kesalnya, "Buka kuncinya!" Kiev tidak akan membiarkan Viola pergi sebelum sampai pada tempat tujuan Viola.Viola yang semakin emosi dengan sikap Kiev langsung maju dan memaksa membuka Lock pintu.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status