공유

Bab 73

작가: Liazta
last update 게시일: 2024-10-02 21:37:30

Hari ini adalah hari pertama Eliza kuliah. Dia pun baru sampai di rumah di jam 06.00 sore. Begitu mobil Nathan berhenti di parkiran mansion, Eliza langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah.

"Noah, mommy pulang. Noah... Noah..," Eliza berlari sambil berteriak memanggil anaknya. Seharian tidak bertemu Noha tentu saja membuat Eliza sangat rindu. Kira-kira hari ini apa yang telah dilakukan oleh sang anak?

Hanya ini pertanyaan yang muncul dipikiran nya.

Noha yang sedang main kerincing di ruan
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (31)
goodnovel comment avatar
O’neil
Banyak typo nya, diusahakan sebelum up di riview dulu thor. Dan semakin kesini chapternya semakin pendek, padahal bayar koinnya sama.
goodnovel comment avatar
Yusuf Tafseer
Noah, Noha bahkan kadang jadi Nona wkwkwk perhatikan pengetikan kata .........
goodnovel comment avatar
caravan2710
ada yg ngeh juga...
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1080

    Aruna tertawa renyah, suara tawa merdunya seketika memecah ketegangan di antara mereka. Ia menganggukkan kepalanya dengan mantap seraya menggenggam erat tangan suaminya. "Mommy dan juga Daddy serius, Alicia. Kami ingin menikmati sisa hidup kami dengan tenang. Lagipula, Daddy mu ini sudah tua dan sudah saatnya dia pensiun total dari urusan mengurus perusahaan. Sudah waktunya kami menikmati hari tua, dan Mommy ingin sekali pulang kampung ke Indonesia."Albert membetulkan letak kacamata hitamnya dengan gaya super berwibawa, lalu menatap Arbi dengan sorot mata tajam khas seorang penguasa bisnis yang tidak bisa dibantah."Anak perempuan kami baru saja menikah. Kami tidak mungkin bisa langsung percaya begitu saja ketika Arbi membawanya pergi jauh ke Indonesia," ujar Albert dengan nada bariton yang tegas namun terselip rasa sayang yang besar. "Karena itu, kami harus memantau langsung dengan mata kepala kami sendiri seperti apa perlakuan Arbi terhadap anak perempuan kami di sana nanti. Lagipu

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1079

    "Setuju! Ayo kita ambil gambar yang sebanyak-banyaknya! Jangan lupa rekam video juga untuk dokumentasi pribadi kita. Pokoknya tidak boleh ada wajah yang cemberut!" timpal Kiara tak kalah heboh dan bersemangat.Dalam sekejap, atmosfer halaman belakang yang tadinya haru langsung berubah menjadi zona perang fotografi yang super heboh. Michael langsung menyewa fotografer profesional termahal di Paris yang sengaja disiagakan di sudut taman lengkap dengan kamera dan lampu kilat (flash) raksasa.Proses mengatur posisi duduk dan berdiri untuk personel sebanyak ini ternyata jauh lebih sulit daripada menegosiasikan merger perusahaan multinasional. Sesi blocking foto langsung diwarnai kerusuhan instan."Brayen! Jangan lari ke arah air mancur, bajumu sudah rapi!" teriak Yura panik melihat anak bungsunya malah asyik mengejar kupu-kupu malam."Eve, Deon, Chleo... ayo berdiri di depan kakek dan nenek. Duduk yang rapi di karpet, Sayang," panggil Violet dan Aishwa berbarengan, mencoba menjinakkan anak

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1078

    Leonard melirik Yura yang duduk agak jauh di depannya, lalu mengangguk hormat. "Tapi bersyukur, waktu itu karena ulah bodohku, aku tidak sampai melukai Yura. Kalau sampai terjadi sesuatu pada Yura saat itu, mungkin Michael sudah mencincangku jadi daging cincang sebelum aku sempat bertobat."Olivia terkekeh geli, ia menyandarkan kepalanya di bahu Leonard dengan manja. "Lagipula kan waktu itu kamu sedang mencari jati diri.""Mencari jati diri? Emangnya dia masih berumur 17 tahun waktu itu?" Samuel berkata dengan senyum sinis nya. "Dia berulah saat hari pernikahan ku sudah semakin dekat. Kalau ingat itu, aku sangat ingin menghajar dia hingga babak belur." Michael memandang Leonard dengan kesal."Hih! Tapi aku tetap saja masih kesal kalau ingat kejadian penyanderaan waktu itu. Hampir saja kami batal nikah," celetuk Yura. Melihat anak-anaknya mulai larut dalam obrolan masa lalu, opa Hermawan yang duduk di ujung meja menggeleng-gelengkan kepalanya seraya tersenyum teduh. Karisma sang sese

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   BAB 10756

    ​Acara makan malam keluarga yang dinanti-nantikan akhirnya siap digelar. Bukan di dalam ruangan yang formal, malam perpisahan ini sengaja dibuat di halaman belakang kediaman mewah Albert di Paris. Sebuah meja persegi raksasa diletakkan tepat di tengah taman yang asri, dikelilingi oleh pendar lampu tumblr hangat yang bergelantungan di antara ranting pohon. Jumlah kursi sengaja disusun dengan sangat pas, melingkari kebahagiaan malam itu.​Di atas meja berlapis kain tenun bernuansa emas tersebut, berbagai menu lezat telah ditata dengan sangat rapi. Aromanya yang menggugah selera menguar ke udara, memadukan kemewahan masakan khas Eropa seperti Steak Tartufo dan Ratatouille, hingga kehangatan masakan khas Nusantara seperti rendang daging yang pekat dan sate ayam bumbu kacang. Sebuah perpaduan rasa yang pas untuk melepas rombongan yang akan segera bertolak ke Indonesia.​Eliza mengedarkan pandangannya, menatap satu per satu wajah yang saat ini sudah duduk nyaman di kursinya masing-masing. D

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1076

    Setelah badai gairah yang membara dan penyatuan suci yang teramat intens itu mereda, kamar penthouse suite kembali dilingkupi keheningan yang teramat intim. Napas keduanya perlahan mulai teratur seirama dengan detak jantung yang masih berdegup hangat.Arbi tidak langsung menjauh. Pria itu merebahkan tubuh kekarnya di sisi Alicia, lalu menarik sang istri ke dalam pelukan dadanya yang bidang. Ia menarik selimut tebal untuk membungkus kedua tubuh mereka yang masih polos tanpa sehelai benang pun.Alicia menyandarkan kepalanya di dada Arbi, mendengarkan detak jantung suaminya yang perlahan melambat. Rasa perih yang sempat menyiksanya di awal kini telah bermutasi menjadi rasa hangat, penuh, dan kepuasan tiada tara yang menjalar ke seluruh pembuluh darahnya."Terima kasih, Sayang... Terima kasih sudah menjadikanku wanita seutuhnya malam ini," bisik Alicia teramat lirih, mengecup dada bidang Arbi dengan penuh cinta.Arbi tersenyum sangat tampan dalam kegemaran kamar. Ia mengecup puncak kepala

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1075

    "Ahhh... Emmhh..." Alicia melenguh pasrah di sela ciuman mereka. Kedua tangannya meremas rambut Arbi yang agak lembap, menyalurkan sensasi panas yang mendadak menyengat seluruh pembuluh darahnya.Sembari mengunci bibir sang istri, jemari kekar Arbi bergerak turun. Kali ini ia tidak ingin terburu-buru seperti tadi. Dengan sentuhan yang sarat akan pengalaman dari video edukasi yang ia tonton, jemarinya membelai paha mulus Alicia, memijatnya lembut untuk merilekskan otot-otot istrinya, lalu perlahan menuntun kedua kaki jenjang itu untuk kembali terbuka lebar.Ketika Arbi melepaskan tautan bibir mereka, napas keduanya sudah memburu pendek-pendek. Di bawah temaram lampu, Arbi bisa melihat lorong kecil Alicia yang kini sudah benar-benar siap—berkilau basah oleh cairan alami yang melimpah akibat godaan demi godaan tadi."Ini akan sedikit sakit di awal, Sayang... tapi berjanjilah untuk tetap rileks. Percaya padaku," bisik Arbi dengan suara berat yang teramat seksi, mengecup kening Alicia deng

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 144

    Eliza menghubungi nomor ponsel Wati. Dalam hitungan detik panggilan telepon langsung di jawab. "Halo, dimana kau?" Wati langsung menanyakan keberadaan Eliza saat ini. Wanita paruh baya itu kesal terhadap Putranya yang sudah seperti orang gila hanya mencari keberadaan Eliza.Setelah 7 bulan Eliza kemb

    last update최신 업데이트 : 2026-03-19
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 931

    Mobil Sandy berhenti di halaman rumah dengan suara mesin yang berat, seolah ikut memikul beban di dada pemiliknya.Lampu depan mobil masih menyala ketika pintu rumah terbuka.Wati sudah berdiri di teras sejak beberapa menit lalu. Ia menunggu dengan tidak sabar. Begitu melihat mobil Sandy masuk, waj

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 912

    Anisa berdiri dari duduknya dan melangkah dengan cepat.“Aku bilang pelan-pelan, Ais,” suara perempuan itu terdengar familiar. Terlalu familiar.Anisa membuka mata.Aishwa berdiri beberapa meter dari mereka, sedang Noah mendorong stroller kecil berwarna abu-abu. Di dalamnya, seorang bayi berusia sa

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 917

    Leo menggenggam tangan Anisa dan menariknya pergi.Tidak menoleh. Tidak ragu.Namun langkah mereka baru dua meter ketika suara tongkat Wati menghentak lantai.“Berhenti!” teriaknya. “Kalian kira bisa pergi begitu saja?”Wati berbalik dan membentak ke arah pintu samping.“Panggil security! Sekarang!

    last update최신 업데이트 : 2026-04-05
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status