Teilen

011 || Izin?

last update Veröffentlichungsdatum: 15.02.2026 08:37:33

‘Suami?’

Sejujurnya itu masih terasa asing di pendengarannya. Yuwen Shuang menatap Han Ruoxi dengan senyuman sebelum menjawab.

“Jenderal Zhao pergi ke ruang belajar, Nyonya,” jawab Yuwen Shuang pada akhirnya.

Han Ruoxi terdiam mendengar panggilan Yuwen Shuang padanya. “Putri, maaf sebelumnya. Aku tidak bermaksud memaksamu.”

Tangan wanita itu terulur menyentuh kedua pundak Yuwen Shuang.

“Kau sudah menjadi istri Fenglin, kau menantuku. Panggil aku Ibu, jangan Nyonya lagi,” lanjutnya dengan su
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   177 || Pasukan Istana Semakin Bertambah

    Ruangan tetap sunyi setelah kalimat itu keluar dari mulut Zhao Fenglin. Bahkan api tungku seolah terdengar lebih pelan.Lin Shao masih berlutut di lantai dengan wajah pucat pasi. Keringat dingin mengalir di pelipisnya saat tekanan dari ruangan itu semakin menyesakkan.Karena semua orang tahu. Saat Zhao Fenglin berkata akan membunuh seseorang, itu bukan ancaman kosong.Wei Chen akhirnya menarik napas pelan.“Kita harus bergerak lebih cepat dari istana.”Lu Yan mengangguk dingin.“Kalau Xu Guang sudah kembali ke ibu kota, kemungkinan besar mereka sedang menyusun langkah berikutnya.”Shen Yu menyeringai tipis dari sudut ruangan.“Atau mungkin mereka sedang merayakan kematian Jenderal Zhao.”Tatapan Zhao Fenglin turun perlahan.Kematian.Seluruh ibu kota pasti sudah mendengar kabar itu sekarang.Mungkin aula istana sudah dipenuhi ucapan belasungkawa palsu. Para pejabat yang selama ini takut padanya mungkin sedang bernapas lega.Dan di antara semua itu...Yuwen Shuang pasti juga sudah mend

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   176 || Xu Guang

    Ruangan langsung sunyi.Api tungku berderak pelan di sudut rumah kayu, namun hawa dingin justru terasa semakin menusuk.Wei Chen berdiri paling dekat dengan pintu. Tatapannya tajam menembus prajurit yang baru masuk tadi.“Di mana dia?”“Diikat di balai desa.”Lu Yan langsung berbalik. “Aku mau lihat sendiri.”Namun sebelum mereka bergerak, suara serak tiba-tiba terdengar dari ranjang. “Bawa dia ke sini.”Semua kepala menoleh.Zhao Fenglin masih terbaring lemah, wajahnya pucat karena demam. Namun matanya sudah terbuka lagi. Dan seperti biasa, sorot itu tetap dingin.Zhao Fenglin menghela napas sejenak. Dibalik ketenangannya, dan ketegangan aura yang keluar darinya itu. Ada kekhawatiran yang tak bisa ia tahan, kepalanya bukan hanya dipenuhi tentang Huo Ren, keadaannya, dan segala masalah yang akan ia hadapi. Melainkan Yuwen Shuang, dan juga Ibunya di Ibu kota yang pasti mengkhawatirkannya. Mereka pasti sudah mendengar tentang kabar kematiannya. Tabib tua langsung mengernyit. “Kau bahka

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   175 || Penghianat?

    Kabut malam masih menggantung di atas Desa Heishan saat pasukan kekaisaran mulai mundur perlahan.Namun tak ada seorang pun benar-benar menurunkan kewaspadaan.Api masih membakar beberapa rumah kayu. Asap hitam memenuhi udara dingin, sementara mayat dan darah berserakan di tanah berlumpur. Suara kayu runtuh terdengar sesekali memecah kesunyian.Huo Ren berdiri diam beberapa saat sebelum akhirnya berbalik.Tatapannya tak pernah lepas dari Zhao Fenglin.Dingin, dan tajam. Penuh niat membunuh yang belum tersampaikan.Sementara di sisi lain desa, Lu Yan juga menatapnya tanpa berkedip. Tangan pria besar itu sudah berada di gagang pedang, seolah tinggal menunggu satu gerakan salah untuk langsung menerjang.Ketegangan memenuhi udara.Bahkan para prajurit di belakang Huo Ren ikut menegang.Karena semua orang tahu, jika dua monster itu benar-benar bertarung malam ini, darah yang tumpah tidak akan sedikit.Namun akhirnya Huo Ren tersenyum tipis.“Aku akan menunggu,” katanya pelan.Lalu tatapann

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   174 || Lu Yan

    Suara terompet perang kembali menggema dari luar hutan. Panjang. Berat. Menggetarkan seluruh lembah Heishan.Semua orang otomatis berhenti sesaat.Bahkan Huo Ren ikut menoleh ke arah kabut di luar desa.Langkah kaki mulai terdengar. Bukan sedikit, melainkan puluhan. Atau mungkin ratusan.Getarannya bahkan terasa sampai tanah.Wajah wakil pasukan Huo Ren langsung berubah.“Komandan ada pasukan lain masuk.”Tatapan Huo Ren menyipit tajam. “Siapa?”Tak ada yang bisa menjawab.Kabut terlalu tebal untuk melihat jelas. Namun suara derap kuda semakin dekat dari arah utara.Berbeda dengan pasukan kekaisaran yang masuk dari sungai selatan.Api masih berkobar di sekitar desa saat semua orang menunggu dalam tegang. Lalu akhirnya, bayangan pertama muncul dari balik kabut.Penunggang kuda.Berbaju zirah hitam gelap.Diikuti barisan pasukan di belakangnya.Dan saat lentera api memantulkan lambang di dada zirah mereka, wajah Huo Ren akhirnya berubah untuk pertama kalinya malam itu.Wei Chen langsung

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   173 || Lemah Tak Berdaya

    Api menyebar cepat di Desa Heishan. Rumah-rumah kayu yang kering langsung terbakar begitu obor jatuh mengenai atap. Asap hitam membubung tinggi bercampur kabut malam, sementara suara teriakan memenuhi seluruh lembah. Anak-anak dan wanita desa mulai berlarian keluar rumah. Penduduk Heishan yang tadi masih bertarung kini berubah semakin brutal setelah melihat desa mereka dibakar. “Bunuh mereka.” “Kepung dari belakang.” Panah-panah kembali melesat dari kegelapan. Seorang prajurit kekaisaran roboh dengan tenggorokan tertembus sebelum sempat berteriak. Namun jumlah pasukan Huo Ren terlalu banyak. Semakin lama, mereka terus mendesak masuk ke pusat desa. Kepala Desa Heishan menghantam kapaknya ke dada seorang pengawal hingga pria itu terpental ke api yang membakar pagar kayu. Wajahnya penuh darah dan amarah. “Anjing istana.” Pria tua pemburu berdiri di atas batu besar sambil terus melepaskan anak panah tanpa henti. Setiap panah selalu menemukan sasaran. Namun tatapannya mulai

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   172 || Paksa Mereka Keluar!

    Pertarungan di Desa Heishan berubah semakin brutal.Kabut malam bercampur bau darah dan asap obor. Suara logam beradu menggema di antara rumah-rumah kayu, memecah kesunyian hutan hitam.Penduduk Heishan bukan prajurit biasa.Mereka bergerak cepat di medan gelap, muncul lalu menghilang di balik kabut seperti bayangan. Anak panah meluncur dari atap rumah dan pepohonan, membuat pasukan kekaisaran kesulitan bergerak maju.Namun pengawal bayangan Huo Ren juga bukan lawan lemah.Salah satu dari mereka menerjang maju melewati hujan panah sebelum menebas seorang penduduk desa tanpa ragu.Jeritan langsung terdengar.Mata Kepala Desa Heishan berubah merah.“Bunuh mereka.”Pria besar itu mengangkat kapaknya lalu menghantam seorang pengawal sampai tubuhnya terpental keras ke tiang kayu.Di sisi lain, Shen Yu bergerak seperti orang gila.Pedangnya berputar cepat di tengah kabut, meninggalkan garis darah di mana pun ia lewat.“Tiga.”Ia tersenyum tipis sambil menatap tubuh yang jatuh di depannya.“

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   026 || Perjalanan Menuju Perbatasan Barat

    ‘Rasanya mustahil dia mencariku. Aku tak sepenting itu dalam hidupnya.’Yuwen Shuang masih mengingat jelas ucapan Zhao Fenglin di ruang belajar hari itu. Dia tidak akan peduli padanya, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan atau diragukan lagi. Yuwen Shuang pergi menjalankan perintah Kaisar dengan

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-22
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   021 || Kabar dari Barak

    Han Ruoxi tidak langsung menjawab. Ia hanya mengangguk pelan kepada kepala pelayan itu, lalu menoleh pada Yuwen Shuang.“Putri, lanjutkan makanmu. Aku akan kembali sebentar lagi.”Setelah memastikan Yunxi dan Mei’er tetap berada di dalam, ia melangkah keluar dan menutup pintu kamar itu dengan hati-

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-21
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   020 || Kabar Penting?

    Jantung Han Ruoxi berdegup lebih keras.Ia tidak tahu permintaan apa yang akan disampaikan.Ia menunggu dengan sabar ucapan lanjutan dari Selir Li Mei.“Kalau besok, lusa, atau kapanpun. Ada orang Istana yang datang berkunjung kemari, tolong beritahu aku,” lanjut Selir Li Mei dengan pelan. Derajat

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-20
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   012 || Ruang Belajar Jenderal

    Yuwen Shuang melangkah menyusuri koridor. Kini tujuannya jelas, ia ingin menemui Zhao Fenglin di ruang belajar. Di kepalanya ucapan Mei’er berputar, tatapannya fokus ke depan. Beberapa pelayan yang berpapasan dengannya memberikan hormat. Wajah mereka terkejut, tapi Yuwen Shuang tak peduli. Ia hanya

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-18
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status