Share

Bab 42

Author: Cancer Girl
last update publish date: 2026-03-22 12:56:38

Acara di Ballroom Hotel Anandika Green akhirnya memasuki sesi penutup.

Setelah penampilan terakhir selesai dan suasana panggung mulai mereda, MC kembali naik untuk menutup rangkaian acara malam itu.

"Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, serta para pengisi acara yang telah memeriahkan malam ini. Selanjutnya, kami persilakan Bapak dan Ibu untuk menikmati jamuan makan yang telah disediakan."

Lampu ruangan perlahan dibuat lebih terang.

Musik berubah menjadi alunan lembut yang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 58

    Dan permainan itu bukan terjadi begitu saja.Semua sudah dirancang, dihitung, dan disusun dengan rapi oleh satu orang. Charol dan satu sekutunya, Teddy.**Beberapa hari setelah kejadian di rumah sakit, saat Charol mulai pulih, ia kembali menemui Teddy di studio.Hari itu suasana terasa berbeda. Lebih serius dan lebih dalam.Charol duduk berhadapan dengan Teddy.Wajahnya tenang, namun, matanya menyimpan banyak hal."Pak ...." Ia membuka percakapan pelan. "Ada sesuatu yang harus saya jelaskan."Teddy menatapnya, diam memberi ruang.Charol menarik napas panjang.Lalu ia mengeluarkan ponsel lamanya.Foto demi foto ditunjukkan.Foto masa lalu, foto pernikahan, foto dirinya sebelum berubah.Teddy menatap dengan seksama.Semakin lama ekspresinya berubah terkejut tidak percaya."Ini Olla?" gumamnya.Charol mengangguk pelan. "Iya, Pak, saya Olla."Ruangan seketika hening. Teddy bersandar mencoba mencerna semuanya."Ja-jadi ... selama ini kamu ....""Saya hanya mengganti wajah dan identitas,"

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 57

    Satu minggu berlalu. Waktu terasa cepat bagi sebagian orang. Namun, bagi Aloy minggu itu terasa seperti penantian panjang yang penuh harapan.Harapan akan uang, harapan akan perubahan nasib, dan tentu saja harapan akan tiga miliar.Pagi itu, langit terlihat cerah. Aloy berdiri di depan rumah megah milik Geral. Ia menatap bangunan itu cukup lama. Rumah dengan pagar tinggi, halaman luas, dan mobil-mobil mewah terparkir rapi di dalamnya.Ia merapikan bajunya, menarik napas dalam, lalu menekan bel. Tak lama pintu terbuka.Seorang asisten rumah tangga menyambutnya. "Silakan masuk, Pak. Tuan sudah menunggu."Aloy mengangguk. "Terima kasih."Ia melangkah masuk, matanya langsung bergerak ke sana kemari. Interior rumah itu sungguh mewah, elegan, dan mahal. Sangat jauh dibandingkan dengan rumah yang ia miliki sekarang.Beberapa saat kemudian, Geral muncul dari arah ruang tengah. Ia mengenakan pakaian santai namun tetap terlihat berkelas."Halo Aloy, kita ketemu lagi," sapanya singkat.Aloy lang

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 56

    "Hallo, Aloy, ada apa ya?"Suara di seberang terdengar tenang, dingin, dan berwibawa.Aloy langsung menelan ludah. Ia tahu betul suara itu milik Geral. Satu-satunya orang yang saat ini bisa ia andalkan."Maaf, bro, eh … Toro." Ia mencoba tetap santai.Namun, nada suara Aloy terdengar sedikit terburu-buru. "Aku lagi butuh bantuan nih. Darurat."Geral di seberang terdiam sejenak. "Darurat gimana?"Aloy melirik ke arah dalam restoran, melihat Charol dan Suli dari kejauhan. Jantungnya berdebar."Pinjemin dua puluh juta sekarang, bisa nggak?"Ia bicara cepat. "Nanti sekalian gabungin saja sama yang lima ratus juta minggu depan."Hening beberapa detik. Aloy mulai gelisah."Bro?" panggilnya lagi.Geral tersenyum tipis di balik ponselnya.Ia tahu, umpan sudah benar-benar termakan."Ya sudah," jawabnya akhirnya. "Aku transfer sekarang."Wajah Aloy langsung berbinar. "Serius? Wah, makasih banget, bro!"Panggilan pun berakhir. Tak sampai satu menit, ponsel Aloy berbunyi. Notifikasi masuk.Ia lan

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 55

    "Mas Aloy sini gabung saja sama kita, aku pesenin makan sekalian, ya?" tawar Charol dengan nada santai, seolah pertemuan itu benar-benar kebetulan.Aloy sempat terlihat kikuk.Matanya bergantian menatap Charol dan Suli.Ada rasa canggung. Namun, di sisi lain, ada juga rasa penasaran. Dan tentu saja kesempatan kesempatan emas tidak bisa dilewatkan begitu saja."Eh, nggak enak, aku Cha," ucapnya basa-basi.Namun langkahnya justru sudah mendekat.Charol tersenyum tipis. "Ah, santai saja. Lagi pula Laras yang traktir," katanya sambil melirik Suli.Suli yang mengerti maksud Charol langsung mengangguk elegan."Iya, Mas. Nggak apa-apa kok. Sekalian kenalan lebih dekat." Nada suaranya lembut penuh wibawa.Sangat berbeda dari Suli yang sebenarnya.Aloy tersenyum lebar. "Wah, kalau begitu saya nggak nolak, deh."Pria itu langsung duduk di kursi kosong di antara mereka. Kini, mereka bertiga duduk dalam satu meja. Namun dengan rahasia yang berbeda.Tak lama pelayan datang. Charol memesan beberapa

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 54

    Sore itu, langit mulai berubah warna.Semburat jingga menghiasi ufuk barat.Charol mengendarai motor maticnya dengan hati yang terasa ringan.Berbeda dari hari-hari sebelumnya, hari ini ia benar-benar merasa hidupnya mulai berubah.Bukan hanya soal rencana balas dendam.Tapi juga masa depannya.Kontrak lima tahun, sepuluh miliar.Angka itu masih terngiang di kepalanya.Senyum tipis tak lepas dari bibirnya sepanjang perjalanan.Tak lama, ia sampai di depan kontrakan kecilnya.Tempat sederhana yang selama ini menjadi saksi perjuangannya.Ia mematikan mesin lalu turun, langkahnya cepat penuh semangat.Pintu pun dibuka. Dan di dalam, Suli sedang duduk di ruang tamu sambil melipat pakaian.Begitu melihat Charol, ia langsung menoleh."Mbak, sudah pulang?"Charol tidak langsung menjawab.Ia berdiri beberapa detik menatap Suli dengan senyum lebar. Senyum yang jarang ia tunjukkan.Suli mengernyit. "Ada apa, Mbak?"Charol mendekat, lalu uduk di samping Suli.Kemudian berkata dengan nada penuh a

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 53

    Pagi itu, matahari bersinar cerah.Langit biru terbentang luas tanpa awan.Udara terasa segar, membawa semangat baru.Di sebuah sudut kota, Charol mengendarai motor maticnya dengan kecepatan sedang.Wajahnya terlihat tenang.Namun, di balik itu, jantungnya berdetak sedikit lebih cepat dari biasanya. Hari itu bukan hari biasa.Hari ini adalah penentuan antara masa lalunya dan masa depan yang ingin ia rebut kembali.Tak lama, ia tiba di depan studio musik Andira.Bangunan itu terlihat sederhana dari luar. Namun, di dalamnya tersimpan banyak mimpi.Dan hari ini mimpi itu kembali memanggilnya.Charol memarkirkan motornya, menarik napas dalam lalu melangkah masuk.Di dalam studio, suasana terasa tenang.Peralatan musik tertata rapi.Lampu-lampu redup menciptakan nuansa fokus.Di ruangan utama, Rizal sudah duduk di depan meja mixing. Sementara di sampingnya, Dimas berdiri sambil memperhatikan layar komputer.Begitu melihat Charol, Rizal langsung tersenyum."Pagi, Charol."Charol membalas de

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 36

    "Oke, kalau kamu nggak mau nurutin aku, kita putus!"Kalimat itu keluar begitu saja dari mulut Aloy, dingin dan tanpa keraguan sedikit pun.Niar terdiam. Dadanya terasa seperti dihantam sesuatu yang keras. Ia bahkan belum sempat menjawab ketika Aloy sudah berdiri dari sofa.Tanpa menoleh lagi, lela

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 34

    Di sebuah tempat yang jauh dari keramaian kota, berdiri sebuah gudang tua yang sudah lama tidak digunakan.Bangunan itu tampak kusam dengan cat tembok yang mengelupas dan pintu besi yang berkarat. Di sekelilingnya hanya ada semak-semak liar dan tanah kosong yang jarang dilewati orang.Angin sore be

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 33

    Setelah mendapat uang tersebut, Niar tidak pulang ke rumah orang tuanya, melainkan langsung ke apartemennya.Sampai apartemen, Niar langsung mengirim pesan pada Aloy."Aku sudah dapat uangnya."Tak butuh waktu lama, balasan dari Aloy masuk."Bagus. Kamu memang hebat, Sayang. Kita tinggal selangkah

  • Menjadi Penyanyi Top Setelah Dicerai Suami   Bab 32

    Malam semakin larut ketika Niar akhirnya sampai di rumah orang tuanya. Rumah itu tampak gelap, hanya lampu teras kecil yang masih menyala redup. Hatinya berdebar tidak karuan. Ia tahu apa yang akan ia lakukan malam ini bukan hal kecil.Perlahan ia membuka pintu dengan kunci cadangan yang masih ia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status