LOGIN
Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.
“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie mengukir senyum palsu pada bibirnya, wanita itu ikut memberikan selamat pada Santos. Setelah berbicara beberapa patah kata dengan kedua mempelai, Barbie memilih memisahkah diri dari Mike untuk mencari udara segar. “Pesta yang sangat membosankan! Aku benci sekali situasi ini!” Gumam Barbie seraya menjinjing gaunnya untuk mempercepat langkah kakinya. Wanita itu mengedarkan pandangan matanya ke sekitar, mencari tempat untuk menjauh dari Mike. “Dengan begini pengawal bodoh itu tidak akan bisa menemukanku karena pesta ini begitu ramai! Dan Mike! Pria yang suka mengatur itu, dia juga tidak akan mungkin menghancurkan pesta megah ini hanya untuk mencari keberadaanku! Bagaimana jika aku menggunakan kesempatan ini untuk kabur?” Serunya dengan senyum lebar. Malam itu Barbie meninggalkan Mike Miland. Tidak hanya meninggalkan dari pesta, tapi Barbie meninggalkan kehidupan megah juga ikatan pernikahan antara dirinya dengan Mike. Usai acara pernikahan Santos, Mike mulai sibuk mencari keberadaan istrinya. “Ke mana perginya Barbie! Wanita itu! Bisa-bisanya dia berulah di saat acara penting seperti ini.” Gerutunya sambil berjalan mondar-mandir di luar gedung. Acara sudah selesai dan dia ingin kembali ke kediamannya bersama Barbie. Tapi wanita yang dia cari tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Mike sangat kesal sekali. Selama ini dia memang selalu membatasi semua tindakan Barbie. Itu dia lakukan karena istrinya merupakan tokoh terkenal di depan publik. Barbie memiliki kecantikan yang sangat luar biasa. Mike sangat memanjakannya. Sampai kapanpun dia tidak akan membiarkan wanita itu pergi satu langkahpun dari sisinya. Tapi apa yang dia lakukan demi menjaga Barbie sangat bertolak belakang dengan keinginan istrinya. Barbie pecinta kebebasan. Tentu saja Barbie merasa sangat tertekan dalam ikatan pernikahan tersebut. “Pengawaaaal!” Teriak Mike pada pengawal yang senantiasa mengawal keluarga besarnya. Segerombol orang segera berlari mendekat, siap menerima perintah darinya. “Siap, melaksanakan perintah!” Seru serentak seluruh pengawal di hadapannya tersebut. “Temukan Barbie! Bawa wanita itu ke hadapanku! Sekarang!” Perintahnya dengan suara lantang. Setelah satu jam berlalu, pengawal yang Mike perintahkan untuk menemukan istrinya kembali menghadap dengan tangan kosong! Mike semakin marah, sejak hari itu dia memutuskan untuk secepatnya mencari pengganti istrinya! *** Setelah satu minggu berlalu. Mike mencoba bersikap tenang dan tetap melakukan pekerjaannya sebagai pemilik perkebunan. Hari ini Mike mendatangi rekan bisnisnya. Di sana dia berjalan-jalan di perkebunan. Karena lokasi perkebunan tersebut memiliki jalan yang sulit untuk dilalui, Mike tanpa sengaja tergelincir dan jatuh. “Argghhh!” Mike memekik, pria itu duduk sambil memegangi kaki kanannya yang berdarah. Dari sekian pekerja yang berada di sana. Hanya satu orang wanita yang berani datang menghampirinya. Wanita itu segera membantu Mike. “Tuan! Mari saya bantu.” Wanita itu melepaskan ikat pinggangnya lalu menggunakan kain itu untuk membalut luka pada kaki kanan Mike. Mike terdiam, pria itu mencermati sosok wanita muda yang tengah membalut kakinya tersebut. Bajunya terlihat kusut dan kumal. Dari penampilan itu Mike tahu kalau wanita yang sedang bersamanya saat ini hanyalah seorang buruh kebun. Entah kenapa muncul sebuah ide jahat di dalam benaknya! “Bagaimana kalau aku membawa wanita ini pulang ke kediamanku? Aku harus mencari pengganti Barbie! Aku tidak ingin dicerca di depan publik! Mike yang terkenal kaya raya kehilangan istri tercintanya! Ini adalah mimpi yang sangat buruk bagiku!” Ucapnya dalam hati. “Siapa namamu?” Tanya Mike padanya. “Yuvrelina Marrie.” Sahut wanita itu dengan kepala menunduk. “Bantu aku menuju ke kediaman Tuan-mu.” Perintahnya pada Yuvrelina. Tanpa menunggu perintah dua kali, Yuvrelina segera membantu Mike berdiri lalu memapahnya menuju ke kediaman pemilik kebun tempatnya bekerja tersebut. Yuvrelina tidak tahu kalau pria yang dia bantu adalah Mike Miland. Sosok pria yang akan membawa nasibnya ke dalam kemalangan tak berujung. Sampai di dalam kediaman tuan-nya, Yuvrelina segera berpamitan pada Mike untuk kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda. “Tuan, saya permisi untuk kembali ke kebun.” Mike hanya mengangguk dengan seutas senyum licik. Yuvrelina menelan ludahnya sendiri, entah kenapa sorot mata Mike yang dia lihat saat ini seolah adalah pertanda buruk untuknya! “Mike? Kenapa kakimu?” Seru seorang pria yang baru saja keluar dari dalam kediamannya. “Ah, ini? Aku tadi tergelincir di jalan kebun. Siapa wanita itu?” Tanyanya pada Jon pemilik perkebunan. “Jangan berpura-pura, aku bisa menebak kalau kamu sudah mengetahui namanya.” Jon tertawa sambil membantu Mike duduk di kursi beranda. Jon menuang minuman ke dalam gelas lalu memberikan untuknya. “Yuvrelina Marrie! Kirim dia untuk bekerja di perkebunanku!” Serunya seraya memberikan selembar cek kosong di atas meja. “Kamu tidak pernah berubah! Mike Miland! Hahaha!” Jon menerimanya, lalu mencium cek tersebut. Keesokan harinya, Yuvrelina segera dipanggil oleh Jon untuk menghadap ke kediamannya. “Ada apa Tuan memanggil saya?” Tanya wanita itu sambil meletakkan keranjang di samping. Yuvrelina berdiri membungkuk di depan Jon. “Aku dengar Ibu mertuamu sakit? Ini uang untuk pengobatan Ibu mertuamu.” Jon menyodorkan amplop tebal ke arah Yuvrelina. Memang itulah tujuan Yuvrelina bekerja di perkebunan Jon, demi mendapatkan uang untuk pengobatan ibu mertuanya di rumah sakit. “Terima kasih, Tuan.” Yuvrelina tanpa ragu segera mengulurkan tangannya untuk menerima amplop tersebut, tapi Jon malah menjauhkan kembali tangannya. Yuvrelina kaget sekali. “Aku akan memberikan uang ini, dengan satu syarat!” Bisik Jon sambil menatap ke kiri dan ke kanan. “Apa itu Tuan?” Tanyanya dengan tatapan polos. Jon mengeluarkan kartu nama lalu memberikan amplop tersebut bersama dengan kartu nama itu padanya. “Datanglah ke alamat itu, dia memintaku untuk mempekerjakanmu di kebun miliknya. Uang itu juga berasal darinya. Aku yakin kamu wanita yang tahu membalas budi, Yuvrelina. Dan jika sampai aku mendapatkan laporan bahwa kamu tidak bersedia datang padanya, maka uang itu akan aku ambil kembali. Kamu tidak akan bisa membawa Ibu mertuamu untuk berobat.” Ujar pria itu sambil menyulut rokoknya lalu mengepulkan asapnya ke udara. Yuvrelina mengangguk, “Saya pasti akan datang, Tuan!” Serunya dengan penuh keyakinan. “Bagus! Hahahahaha!” Jon tertawa keras sekali, Yuvrelina segera undur diri dari hadapan tuannya tersebut. Wanita itu kembali menggendong keranjang miliknya di belakang punggungnya lalu berjalan menuju ke perkebunan membaur bersama buruh-buruh kebun yang lain. Amplop beserta kartu nama itu dia simpan di dalam ikat pinggangnya. Pada kertas kecil itu tertera sebuah nama Mike Miland! Sosok manusia dengan hati iblis yang akan membawa petaka ke dalam kehidupannya!Yuvrelina terpaksa tinggal di dalam ruangan yang ada di samping kediaman Jack hingga hari larut malam lantaran Geo terus menahannya di sana. Ketika Nick pulang dari kantor, Nick tidak melihat Yuvrelina di rumah. Nick pikir Yuvrelina pergi untuk membeli sesuatu, namun anehnya Nick mendapati kediamannya gelap gulita seolah Yuvrelina sudah pergi dalam waktu lumayan lama. Nick berjalan masuk ke dalam rumah dengan langkah lebar. Dia mencari Yuvrelina di semua ruangan yang ada di kediamannya dan dia tetap tidak menemukannya. Nick mulai panik, pikirnya Yuvrelina kembali terancam bahaya.Nick berniat mencarinya keluar, dan di luar pagar dia melihat Geo Worland berdiri di sana.“Di mana kamu sembunyikan Lorin?!” Bentaknya dengan tidak sabar.Yuvrelina muncul di belakang punggung Geo. “Nick maafkan aku, aku tidak sengaja bertemu dengannya dan membuatku pulang terlambat.”“Aku akan menikahinya! Aku akan menikahi Nona Lorin!” sela Geo dengan serius.Nick berkacak pingga
Pada hari-hari berikutnya, Mike memutuskan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di perusahaan. Meski dia sudah tidak kacau seperti beberapa waktu yang lalu, tetap saja perasaannya yang tidak rela ditinggalkan Yuvrelina tidak bisa menipu Barbie. Barbie datang dan terus datang ke perusahaan Mike hanya untuk membujuk Mike agar Mike setuju dengan saran yang dia minta untuk bercerai lalu mengembalikan wajah Barbie yang dimiliki oleh Yuvrelina.“Kamu bisa membujuknya, Mike.”“Kamu wanita iblis keparat! Kamu ingin aku membuatnya memiliki dua luka sekaligus! Terluka karena nama baiknya hancur dan terluka karena tidak memiliki status apa pun denganku! Kamu pikir aku tidak bisa membaca niat jahatmu dengan jelas? Wanita sombong dan kejam sepertimu tidak layak mendapatkan kemenangan.”Barbie terdiam, tangannya mengepal, dia langsung melengos dan pergi meninggalkan ruangan kerja Mike.Barbie tidak akan membuang-buang waktu lagi, apalagi sebentar lagi akan ada event penting yang
Mike hanya bisa memandangi Yuvrelina yang kini menikmati kopinya bersama Nick. Sosoknya terlihat lebih bahagia dibandingkan di masa lalu. Yuvrelina selalu cemas dengan kehadiran Barbie ketika tinggal di sisi Mike.“Sebaiknya aku pergi saja,” bisik Mike pada dirinya sendiri. Mike memutuskan meninggalkan lokasi. Sebelumnya dia diam-diam mengikuti Yuvrelina namun Mike sama sekali tidak pernah mengira bahwa Yuvrelina selama ini tinggal di kediaman Nick. Mike juga sempat mengira adik Nick yang diperkenalkan waktu itu adalah Yuvrelina meski Mike tidak bisa melihatnya secara langsung dengan kedua matanya sendiri.Mike sudah meninggalkan pinggiran kota untuk pulang ke rumah namun isi kepalanya kini penuh dengan Yuvrelina yang saat ini tinggal di sisi Nick.“Yuvrelina sangat akrab dengan Nick, mereka juga tinggal di rumah yang sama. Haruskah aku menaruh curiga padanya? Walaupun Nick bilang wanita yang selalu bersamanya adalah Lorin Malry adik kandungnya kenapa aku masih tidak bis
“Apa ada yang kamu butuhkan? Kita bisa membelinya,” tawar Nick pada Yuvrelina.Yuvrelina menggelengkan kepalanya, bahan makanan di rumah Nick juga masih tersedia. Di samping itu Nick juga lebih banyak menghabiskan waktu di luar untuk bekerja, Yuvrelina hanya memasak untuk dimakan sendiri. Karena Yuvrelina tidak ingin membeli sesuatu atau apapun akhirnya Nick menghentikan mobilnya di dekat taman. Nick membeli dua minuman hangat lalu menikmatinya sembari bersandar di depan kab mobilnya sementara Yuvrelina memutuskan tetap tinggal di dalam mobil. “Apa kita keluar hanya untuk melakukan ini? Kamu tidak pernah memiliki ide bagus!” Yuvrelina menggerutu. Dia merasa tidak nyaman karena Nick membawanya ke tempat umum. Meski pinggiran kota di mana mereka berada saat ini tidak terlalu ramai Yuvrelina merasa lebih nyaman tinggal di rumah.“Kamu selalu saja mengomel, minum saja minumanmu! Jangan khawatirkan apa pun, udara sebebas ini kita tidak bisa menikmatinya setiap hari!” Ni
Dalam perjalanan pulang ke rumah, Yuvrelina memikirkan situasi yang tengah dia hadapi saat ini. Semua yang terjadi sekarang sangat berbeda dari rencana yang seharusnya. Apakah aku harus terus mengalah dan membiarkan Geo menyentuhku seperti tadi? Tidak! Ini tidak boleh terjadi lagi! Aku tidak boleh membiarkan Geo memanfaatkanku seperti sebelumnya. Sekarang aku bukan lagi Yuvrelina yang dia kenal sebelumnya, aku adalah Lorin Malry. Nick akan kecewa kalau sampai mengetahui bahwa aku menyerah dan berhasil disetubuhi Geo. Jika terus begini, untuk apa aku kabur dari sisi Geo waktu itu? Semua luka yang aku tanggung begitu besar. Ini sungguh tidak sepadan!Yuvrelina terus memikirkan peristiwa tentang pertemuannya dengan Geo dari waktu ke waktu. Semakin dia menyerah dan membiarkan Geo menyentuhnya Yuvrelina pikir Geo akan semakin menggila dan tidak bisa menahan diri untuk ke depannya. Yuvrelina merasa pertemuan antara mereka berdua tidak seharusnya terjadi.Ketika Yuvrelina suda
Sampai di dapur Yuvrelina melihat Geo berada di dalam kamar mandi. Yuvrelina mulai berpikiran kotor tentangnya. “Apakah Geo tidak tahan lalu menggunakan sabun untuk membuat batangnya licin?” gumamnya sambil menempelkan daun telinganya di dinding. Geo masuk ke kamar mandi hanya untuk buang air kecil juga mencuci tangannya. Saat membuka pintu Yuvrelina jatuh menabraknya.“Apa yang kamu lakukan di sini? Menguping? Kamu berharap aku melakukan hal-hal yang aneh dan gila? Pria berstatus tinggi sepertiku tidak sulit jika menginginkan wanita di luar sana, bahkan gadis perawan sekalipun!” geramnya sambil mencengkeram lengan Yuvrelina lalu menariknya masuk ke dalam kamar mandi. Yuvrelina tidak bisa menghindar, Geo melumat bibirnya dan membuatnya tidak bisa melawan. Di dalam kamar mandi yang sempit, di atas gendongan Geo, organ intim mereka berdua saling bergesekan dan terus bergesekan. “Ah, ah, ah, Ge, kamu sudah g
Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en







