Home / Romansa / My Barbie / Bab 3 Cinderella

Share

Bab 3 Cinderella

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-05-04 13:05:26

Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper entah berapa nilainya. Lembaran dolar itu akan dia habiskan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan! Apapun!

Yuvrelina sudah dibius, wanita itu kini rebah di atas meja operasi. Mike berdiri sejenak menatap wajah polos dan lugu dari sosok Yuvrelina yang sudah terlelap.

“Apa permintaan Tuan Mike?” Tanya seseorang dengan jas putih di seberang meja operasi, pria itu merupakan dokter bedah yang akan melakukan perintah dari Sang raja uang, Mike Miland.

“Aku ingin wanita itu memiliki wajah seperti ini, harus sama persis!” Serunya seraya tersenyum menyodorkan selembar foto pada dokter di hadapannya tersebut. Mike tersenyum, dengan santainya pria itu berlalu keluar dari dalam ruangan.

Setelah Mike keluar, beberapa asisten dari dokter itu masuk ke dalam ruangan untuk membantu melakukan operasi.

Beberapa waktu berlalu, Mike datang menemui Yuvrelina sekaligus menjemput wanita itu untuk kembali ke Swedia. Hari ini adalah hari yang sudah ditentukan untuk melepaskan perban pada wajah Yuvrelina. Wanita itu sedang duduk di depan cermin. Mike duduk di sebelah cermin sambil menyulut rokoknya, dia sudah tidak sabar untuk menyaksikan seperti apa wajah wanita di hadapannya itu.

Gulungan perban mulai dibuka satu-persatu, Mike tersenyum senang melihat hasilnya. Pria itu bertepuk tangan lalu berdiri dari kursinya dan berjalan mendekat ke arah Yuvrelina. Mike berdiri membungkuk di belakang Yuvrelina. Pria itu menyentuh kedua bahunya, untuk melihat wajah mereka berdua pada cermin di depan sana.

“My Barbie!” Bisiknya sambil tersenyum.

Yuvrelina tidak berani menyahut, dia merasakan tenggorokannya terasa lain sejak melakukan operasi. Mike juga mengubah suara Yuvrelina menjadi suara Barbie. Puas menatap wajah Yuvrelina yang kini sama persis seperti wajah istrinya, pria itu segera duduk kembali di kursinya.

“Kamu melihat koper itu?” Tunjuknya pada sebuah koper pada Yuvrelina. Mike sudah menyiapkan perlengkapan apa saja yang akan dikenakan oleh Yuvrelina pada hari ini. Semuanya ada di dalam koper dalam ruangan medis dalam klinik tersebut.

“Iya, Tuan.” Sahut Yuvrelina dengan suara pelan. Wanita itu menundukkan wajahnya dalam-dalam. Dia merasa sangat canggung sekali. Sorot mata tajam dari sosok Mike yang sedang duduk beberapa meter di hadapannya itu membuat tulang-belulangnya terasa lemas dan tidak memiliki tenaga sama sekali.

“Mulai saat ini kamu tidak boleh memanggilku Tuan, panggil aku dengan sebutan Sayang! Barbie selalu memanggilku seperti itu. Khususnya saat di depan orang lain. Biasakan itu! Aku tidak ingin melihat kesalahan, walau sekecil apapun!”

“Iya, Sa-sayang ..” Sahutnya dengan nada gugup. Yuvrelina segera berdiri dari kursinya, wanita itu mengambil sebuah gaun dari dalam koper lalu masuk ke dalam ruang ganti untuk memakainya. Lima belas menit kemudian Yuvrelina keluar dari dalam ruang ganti.

Melihat wanita itu berdiri di depan cermin tanpa alas kaki, Mike segera berdiri dan mengambil sepasang high heels yang sudah dia siapkan. Pria itu duduk di depan Yuvrelina untuk memakaikan sepatu tersebut. Yuvrelina kaget sekali, spontan dia segera ikut duduk berjongkok.

“Tuan, aku bisa memakainya sendiri!” Serunya di depan wajah Mike dengan tatapan gugup. Yuvrelina tanpa sadar menggenggam tangan Mike Miland untuk menghentikan pria tersebut.

“Kamu ingin menentangku?” Desis Mike dengan tatapan tajam, wajah keduanya begitu dekat. Ditatapnya kedua mata Yuvrelina yang kini tetap terlihat polos dan lugu dengan tatapan lekat-lekat.

“Tid-tidak sama sekali, hanya saja tidak ada siapapun di sini. Aku bisa memakainya sendiri.” Ucapnya dengan suara pelan lalu segera memakai sepasang high heels itu.

Mike berdiri seraya menyunggingkan senyuman penuh ejekan pada salah satu sudut bibirnya. Terlebih lagi wajah Mike kini terlihat sangat tidak senang karena sikap yang dia tunjukkan barusan. Yuvrelina panik sekali, dia tidak tahu apa yang akan Mike lakukan terhadap Anna jika sampai dia mengecewakan pria di depannya tersebut. Mike bersiap pergi, Yuvrelina segera berdiri lalu mencekal pergelangan tangan pria tersebut untuk menahannya. Dia bukannya tidak tahu seperti apa sosok Barbie di sisi Mike Miland. Yuvrelina hanya merasa kaku dan serba salah. Meskipun dia sudah menandatangani surat kontrak pernikahan dengan pria itu, baginya sosok Mike tetap terasa asing.

“Apakah aku sudah melakukan kesalahan?” Tanyanya segera.

“Ya! Kamu melupakan siapa dirimu. Aku sudah bilang padamu berapa kali? Yuvrelina Marrie sudah tidak ada sejak kamu menyetujui surat kontrak itu! Yang ada hanyalah Barbie, istriku! Tidak peduli di depan orang lain, atau hanya berdua denganku kamu adalah seorang Barbie!”

Yuvrelina menelan ludahnya, tanpa pikir panjang wanita itu segera menarik dasi Mike Miland. Ditatapnya kedua mata tajam milik pria itu dengan tatapan berani. Yuvrelina tahu seperti apa Barbie yang diinginkan Mike! Yuvrelina sudah mempelajarinya.

“Okay! Inilah Barbie yang kamu inginkan,” ucap Yuvrelina seraya mendekatkan wajahnya, Mike salut dengan keberanian Yuvrelina. Memang seperti itulah sosok Barbie yang dia kenal. Wanita yang selalu tampil berani, tidak ada rasa canggung dan ragu.

“Ya! Seperti ini.” Desis Mike seraya menyapa bibir wanita itu dengan sebuah kecupan.

Yuvrelina membelalakkan bola matanya seraya melepaskan genggaman tangannya dari dasi Mike Miland, jantungnya tiba-tiba terasa berdetak begitu kencang. Sentuhan pada bibirnya yang hanya dalam hitungan detik sukses membuatnya mematung diam di tempatnya berdiri dalam waktu cukup lama.

“Ini hanya ciuman kecil, jangan bersikap berlebihan! Tidak lucu sama sekali!” Seru Mike padanya sambil berkacak pinggang. “Berdasarkan perjanjian itu, kamu sudah menjadi istriku. Kamu juga harus tinggal di atas ranjangku.” Ucap pria itu sambil menatap wajah Yuvrelina dengan tatapan kesal. “Dan juga tatapan polosmu itu, buang itu jauh-jauh dari kedua matamu! Kamu melihatku seolah aku adalah seorang penindas. Menyebalkan sekali!” Omelnya sambil menunjuk-nunjuk kedua mata Yuvrelina.

“Bagaimana cara membuangnya? Ini sudah ada pada kedua mataku sejak aku lahir!” Gerutunya pada Mike.

“Kau! Berani mengomeliku?!” Bentak Mike padanya.

“Ya, karena aku adalah Barbie-mu!” Sahutnya sambil tersenyum lalu berjalan mendekat, diraihnya wajah Mike Miland. Ditatapnya kedua mata pria itu sambil menahan kedua pipi Mike. “Lihat aku baik-baik, aku adalah Barbie!”

Kini giliran Mike yang membeku di tempat, hanya beberapa saat lalu dia tersadar dan segera melepaskan telapak tangan Yuvrelina dari kedua pipinya.

“Aku tahu, kamu memang Barbie ku!” Menyentuh dagu Yuvrelina dengan jemari tangannya, mengangkat dagu wanita itu agar mendongak membalas tatapan dari kedua matanya. “Ya.. setidaknya tatapan mata seperti ini lebih baik daripada tatapan penuh rasa bersalah yang sangat aku benci itu!”

“Jangan khawatir, setelah hari ini .... kamu tidak akan pernah melihat tatapan mata itu lagi!” Sahut Yuvrelina sambil tersenyum.

Disingkirkannya perlahan tangan Mike dari dagunya. Pada detik berikutnya dengan berani Yuvrelina bergelayut menggunakan kedua lengannya di belakang tengkuk Mike seraya membalas sorot mata tajam itu dengan tatapan liar!

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • My Barbie   Bab 55 Desahan

    Setelah kembali ke Swedia lebih dari dua tahun. Yuvrelina tidak lagi bekerja untuk menggantikan Barbie seperti dahulu. Yuvrelina lebih banyak menghabiskan waktunya di kediaman menemani Mike, Anna dan Ethan. Mike yang dulunya mengawasi perkebunan kembali sibuk seperti sebelum pergi ke Amerika. Mengurus karyawan di perkebunan membuatnya lelah, Mike berjalan ke bawah pohon untuk berteduh sebentar di sela kesibukannya. Dari kejauhan terlihat Jhon sedang berjalan menuju ke arahnya. "Mike!" Panggilnya sambil melambaikan topi fedora dalam genggaman tangannya. Mike menatap ke arah suara sambil menyipitkan kedua matanya. "Jhon? Untuk apa dia mencariku ke sini?" Mike bergumam pada dirinya sendiri. Jhon berjalan mendekat lalu menyapanya seperti biasa. "Hai! Apa kabar? Lama sekali tidak bertemu denganmu, em, bagaimana kabar wanita itu? Iblis sepertimu apa masih mempertahankan wanita simpanan itu?"

  • My Barbie   Bab 54 Lupakan saja dia

    Pelayan di kediaman Mike di dapur mendengar suara berisik dari arah depan, mereka segera pergi untuk melihat. Ketika tiba di sana mereka melihat Yuvrelina sudah tidak sadarkan diri. Mereka segera menghubungi Mike untuk melaporkan kejadian tersebut. Mike masih dalam perjalanan menuju ke perusahaan, mendapatkan laporan bahwa Yuvrelina terluka dia pun terpaksa kembali menuju ke rumah. “Sebenarnya apa yang terjadi di rumah? Kenapa Yuvrelina bisa terluka hingga tidak sadarkan diri,” gumam Mike pada dirinya sendiri. Setibanya di rumah Mike segera mengumpulkan penjaga yang bertugas hari itu. "Siapa yang bertugas pagi ini?" Tanyanya pada beberapa penjaga yang sudah berkumpul untuk menerima perintah dari Mike. "Saya dan Niko, Tuan," jawab salah satu dari penjaga tersebut. "Apa kalian sudah memeriksa cctv? Siapa yang bisa keluar-masuk dengan begitu bebas di kediaman ini?" Tanya Mike dengan tegas. Semburat kemarahan terlukis jelas di

  • My Barbie   Bab 53 Kehilangan

    Ketika kembali menjejakkan kakinya di Swedia, Barbie memiliki keinginan untuk tinggal di sisi Geo Worland. Baru turun dari pesawat Barbie segera menyatakan pada Geo. Keduanya sedang berjalan di bandara untuk mengambil mobil. Di tengah jalan Barbie memegang lengan Geo, menggenggamnya dengan erat.“Ge, aku ingin tinggal bersamamu,” ucap Barbie dengan wajah serius.Geo mengulangi pertanyaannya seraya mencermati reaksi yang terlihat dari kedua mata Barbie sejenak.“Apa kamu sudah memutuskan untuk berhenti memberikan hatimu pada Mike?” Tanya Geo.Barbie menundukkan kepalanya lalu menggeleng.“Bahkan kamu tetap ingin menjadikanku sebagai alat untuk melarikan diri setelah dia dengan jelas membuangmu,” ujar Geo sambil menghela nafas panjang.“Aku tidak tahu lagi, pikiranku buntu, aku tidak bisa melupakan atau merelakan Mike begitu saja,” ucap Barbie lalu menghela napas sejenak dan kembali melanjutkan kata-katanya, “selain itu aku tetap tidak bisa jauh darimu, aku han

  • My Barbie   Bab 52 Hanya untukmu

    Pada keesokan harinya Barbie dan Geo Worland sudah berkemas, tujuan Geo pergi ke Amerika awalnya hanya untuk memperingatkan tentang kedatangan Barbie pada Mike. Barbie sudah selesai mengemas seluruh pakaian dan barang-barang yang harus dia bawa kembali ke Swedia. Ketika menoleh ke arah Geo Barbie mendapati Geo sedang melamun di dekat jendela.“Ge, kita jadi berangkat sekarang ?” Tegur Barbie pada Geo.Geo menghela napas panjang lalu menoleh dan langsung menyeret kopernya keluar dari dalam ruangan.Beberapa kali Barbie menoleh ke arah Geo, sejak tadi dia tidak mendengar Geo mengatakan apa-apa.“Kenapa Geo diam? Tidak seperti biasanya dia seperti ini, apa aku sudah melakukan kesalahan? Apa perkataanku tanpa sengaja sudah melukai perasaannya?” bisik Barbie dalam hati.Sampai keduanya tiba di bandara Geo Worland masih tetap diam dan tidak mengatakan apa-apa.Barbie tidak tahan lagi dan ketika Geo duduk di kursi dalam pesawat barulah Barbie mengajukan pertanyaan p

  • My Barbie   Bab 51 Bergairah

    Geo dengan sengaja berpura-pura tidak memerhatikan Barbie di dalam ruangan tersebut seolah kehadirannya di dalam pertemuan bukan sesuatu yang sengaja dia lakukan. Sampai Barbie sendiri yang datang menghampiri dirinya barulah Geo Worland merespons. “Aku pikir kamu datang untuk menemuiku, ternyata kamu adalah tamu penting di sini,” gumam Barbie seraya menyodorkan gelas minuman dalam genggaman tangannya. Geo menerima gelas dari Barbie, dia melirik Barbie sekilas seraya meneguknya sedikit. Berdiri di sebelah Geo di tempat umum menurut Barbie adalah hal yang lumrah karena keduanya dibesarkan di panti asuhan yang sama. Bahkan tidak peduli lagi dengan gosip miring ketika Barbie memutuskan untuk berperilaku layaknya pasangan. “Kapan kamu menikahiku? Kamu bilang bersedia menikah setelah Mike menceraikanku, aku sudah lama menunggu kepastian, sampai saat ini kamu masih tetap membiarkan Julia tinggal di sisimu, kamu ingin aku bagaimana?” keluh Barbie seraya memasan

  • My Barbie   Bab 50 Rencana Barbie

    “Bukan urusanmu aku berhubungan dengan siapa! Pergilah dari rumah ini, aku tidak memiliki hubungan apa pun denganmu lagi!” usir Mike pada Barbie. Senyum cerah di bibir Barbie spontan sirna, tadinya dia sangat senang karena pikirnya Mike tetap menganggap dirinya sebagai istri meski sudah memutuskan untuk bercerai. “Apa tebakanku salah? Kenapa kamu begitu kesal dan marah padaku? Kamu bisa memberikan alasan yang jelas jika semua yang aku katakan salah tentangmu, kenapa kamu mengusirku seolah-olah kita tidak pernah terlibat satu sama lain di masa lalu? Begitu bencikah dirimu karena aku membunuh wanita palsu itu?” kejar Barbie dengan tatapan mata serius. Mike berkacak pinggang, dia tidak tahu harus menggunakan alasan apa lagi untuk membuat Barbie meninggalkan kediamannya secepat mungkin. Semakin dia berusaha membuat Barbie pergi semakin Barbie penasaran dengan apa yang Mike lakukan belakangan ini. Mike menatap wajah Barbie sebentar, Barbie melipat

  • My Barbie   Bab 2 Perjanjian kontrak pernikahan

    Sepulang bekerja dari kebun milik Jon,Yuvrelina merawat Ernida Wilson yang kini sedang sakit keras di dalam kediamannya. Yuvrelina segera membawanya ke rumah sakit dengan uang pemberian dari Mike Miland. Dengan uang itu, ibu mertuanya bisa segera mendapatkan perawatan dari dokter terbaik serta mel

  • My Barbie   Bab 1 Istriku kabur

    Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie me

  • My Barbie   Bab 6 Terlalu liar

    Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli

  • My Barbie   Bab 5 Kehangatan

    Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status