Masuk***Di sisi lain, Barbie masih mendekam di dalam ruangan tahanan. Selama menerima hukuman atas tindakan yang dia lakukan Barbie tidak melakukan hal-hal yang bisa menambah beratnya masa hukuman. Sudah dua tahun dan tinggal beberapa tahun lagi dia akan dibebaskan. Barbie tidak dinyatakan melakukan kesalahan berat karena hukuman yang ditimpakan terhadapnya hanya didasarkan penculikan Ethan, ditambah lagi Yuvrelina menolak mengakui bahwa luka di keningnya waktu itu adalah perbuatan Barbie yang disengaja."Tidak disangka sebentar lagi aku akan dibebaskan, dengan begini aku bisa melanjutkan kembali hidupku!" Barbie duduk di bangku sambil membaca surat kabar, sudah lama dia mengikuti berita tentang dirinya. Yang Barbie pelajari dari semua itu ialah tentang Mike yang sama sekali tidak mengizinkan berita meliput perbuatan Barbie. Barbie tersenyum senang lalu kembali menatap sinis surat kabar dalam genggaman tangannya. Minggu pagi adalah waktu bagi para tahanan unt
Sudah hampir tiga jam terus melakukan hubungan badan, Mike seperti menemukan makanan yang sangat dia sukai. "Ah, ah, ah, hah, ah, Yuvrelina, aku suka sekali lubang vaginamu sayang! Ooohh, oohhh, ohhh, sangat nikmat sekali!" Mike memuji organ intim Yuvrelina, memang itu yang paling dia sukai dari tubuh telanjang Yuvrelina. "Sangat lembut dan sangat nikmat oohhhh, ohhh, ohhh, aku ingin terus menusuk-nusuk ke dalam lubangmu!" Ujarnya seraya terus berpacu dengan cepat. Lubang senggama Yuvrelina memanas, tubuh telanjang Yuvrelina basah penuh keringat, cairannya keluar dari dalam lubang dan membasahi batang kejantanan Mike. "Mike aku ooohhhhhh, aku sudah sampai, oohhhhh, sangat nikmat sekali, oohhh, Mike oohhhh!" Lenguhnya dengan sangat puas. "Kamu masih selalu basah dan bergairah aku tidak percaya lubang sempit milik kamu ini sudah melahirkan dua orang anak, oohh, aku sangat mencintaimu sayang!" Mike terus mengayunkan bokongnya tanpa hen
Setelah kembali ke Swedia lebih dari dua tahun. Yuvrelina tidak lagi bekerja untuk menggantikan Barbie seperti dahulu. Yuvrelina lebih banyak menghabiskan waktunya di kediaman menemani Mike, Anna dan Ethan. Mike yang dulunya mengawasi perkebunan kembali sibuk seperti sebelum pergi ke Amerika. Mengurus karyawan di perkebunan membuatnya lelah, Mike berjalan ke bawah pohon untuk berteduh sebentar di sela kesibukannya. Dari kejauhan terlihat Jhon sedang berjalan menuju ke arahnya. "Mike!" Panggilnya sambil melambaikan topi fedora dalam genggaman tangannya. Mike menatap ke arah suara sambil menyipitkan kedua matanya. "Jhon? Untuk apa dia mencariku ke sini?" Mike bergumam pada dirinya sendiri. Jhon berjalan mendekat lalu menyapanya seperti biasa. "Hai! Apa kabar? Lama sekali tidak bertemu denganmu, em, bagaimana kabar wanita itu? Iblis sepertimu apa masih mempertahankan wanita simpanan itu?"
Pelayan di kediaman Mike di dapur mendengar suara berisik dari arah depan, mereka segera pergi untuk melihat. Ketika tiba di sana mereka melihat Yuvrelina sudah tidak sadarkan diri. Mereka segera menghubungi Mike untuk melaporkan kejadian tersebut. Mike masih dalam perjalanan menuju ke perusahaan, mendapatkan laporan bahwa Yuvrelina terluka dia pun terpaksa kembali menuju ke rumah. “Sebenarnya apa yang terjadi di rumah? Kenapa Yuvrelina bisa terluka hingga tidak sadarkan diri,” gumam Mike pada dirinya sendiri. Setibanya di rumah Mike segera mengumpulkan penjaga yang bertugas hari itu. "Siapa yang bertugas pagi ini?" Tanyanya pada beberapa penjaga yang sudah berkumpul untuk menerima perintah dari Mike. "Saya dan Niko, Tuan," jawab salah satu dari penjaga tersebut. "Apa kalian sudah memeriksa cctv? Siapa yang bisa keluar-masuk dengan begitu bebas di kediaman ini?" Tanya Mike dengan tegas. Semburat kemarahan terlukis jelas di
Ketika kembali menjejakkan kakinya di Swedia, Barbie memiliki keinginan untuk tinggal di sisi Geo Worland. Baru turun dari pesawat Barbie segera menyatakan pada Geo. Keduanya sedang berjalan di bandara untuk mengambil mobil. Di tengah jalan Barbie memegang lengan Geo, menggenggamnya dengan erat.“Ge, aku ingin tinggal bersamamu,” ucap Barbie dengan wajah serius.Geo mengulangi pertanyaannya seraya mencermati reaksi yang terlihat dari kedua mata Barbie sejenak.“Apa kamu sudah memutuskan untuk berhenti memberikan hatimu pada Mike?” Tanya Geo.Barbie menundukkan kepalanya lalu menggeleng.“Bahkan kamu tetap ingin menjadikanku sebagai alat untuk melarikan diri setelah dia dengan jelas membuangmu,” ujar Geo sambil menghela nafas panjang.“Aku tidak tahu lagi, pikiranku buntu, aku tidak bisa melupakan atau merelakan Mike begitu saja,” ucap Barbie lalu menghela napas sejenak dan kembali melanjutkan kata-katanya, “selain itu aku tetap tidak bisa jauh darimu, aku han
Pada keesokan harinya Barbie dan Geo Worland sudah berkemas, tujuan Geo pergi ke Amerika awalnya hanya untuk memperingatkan tentang kedatangan Barbie pada Mike. Barbie sudah selesai mengemas seluruh pakaian dan barang-barang yang harus dia bawa kembali ke Swedia. Ketika menoleh ke arah Geo Barbie mendapati Geo sedang melamun di dekat jendela.“Ge, kita jadi berangkat sekarang ?” Tegur Barbie pada Geo.Geo menghela napas panjang lalu menoleh dan langsung menyeret kopernya keluar dari dalam ruangan.Beberapa kali Barbie menoleh ke arah Geo, sejak tadi dia tidak mendengar Geo mengatakan apa-apa.“Kenapa Geo diam? Tidak seperti biasanya dia seperti ini, apa aku sudah melakukan kesalahan? Apa perkataanku tanpa sengaja sudah melukai perasaannya?” bisik Barbie dalam hati.Sampai keduanya tiba di bandara Geo Worland masih tetap diam dan tidak mengatakan apa-apa.Barbie tidak tahan lagi dan ketika Geo duduk di kursi dalam pesawat barulah Barbie mengajukan pertanyaan p
Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie me
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en







