LOGINApa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku?
Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduanya juga sedang menatap Yuvrelina dan Mike berikutnya dua anak itu saling bertukar pandang satu sama lain lalu serentak mengangkat kedua bahu mereka. Yuvrelina tidak mengerti apa yang terjadi, jadi setelah makan malam berakhir dia memutuskan untuk menyapa kedua putra Mike, tanpa sepengetahuan Mike. Selain itu, dia ingin menyelidiki di mana Mike Miland menyembunyikan Anna, putri kandungnya. Namun ternyata dia tidak mendapatkan respon seperti yang diharapkan dari Kelvin dan Keyvan, setiap mencoba bersikap ramah kepada dua anak itu, mereka hanya tersenyum sesaat lalu kembali memasang sikap acuh dan tidak peduli. Yuvrelina tidak ingin menyerah, dia sudah memutuskan untuk tetap mencari tahu di mana keberadaan Anna. Setelah berbicara panjang lebar dengan dua anak itu tanpa mendapatkan hasil, Yuvrelina keluar dari dalam kamar Kelvin dan Keyvan. Wajah wanita itu terlihat kecewa, jelas sekali lantaran Yuvrelina memasang wajah cemberut serta lebih sering menghela napas panjang. Yuvrelina tidak tahu kalau Mike sudah berdiri tak jauh darinya, pria itu baru saja keluar dari dalam ruangan kerjanya dan dia melihat Yuvrelina keluar dari dalam kamar Kelvin dan Keyvan. “Kamu tidak akan mendapatkan apa-apa dari kedua putraku!” Serunya seraya menyulut rokoknya, tanpa bicara lagi Mike mengedikkan dagunya ke arah tangga. Dia ingin Yuvrelina naik ke lantai atas. Ragu-ragu wanita itu berjalan meniti tangga, Mike mengikutinya dari belakang. Tangan Yuvrelina terlihat gemetar, Mike bisa melihat saat tangan itu bergeser di atas pagar pembatas tangga bersamaan dengan langkah kaki wanita itu. Langkah kaki Yuvrelina terhenti tepat di depan pintu kamar mereka berdua. “Tunggu apa? Masuk ke dalam.” Perintah Mike padanya. Perlahan Yuvrelina masuk ke dalam kamarnya, Mike juga masuk ke dalam lalu menutup pintu. “Di mana Anna?” Tanya Yuvrelina seraya memutar tubuhnya, ditatapnya wajah pria dingin dan kejam itu dengan tatapan penuh harap. “Lakukan pekerjaanmu dengan baik, dalam waktu beberapa hari sekali akan ada seseorang datang mengirimkan kabar padamu. Ibu mertuamu sudah hampir pulih, putrimu juga aman. Mereka berdua baik-baik saja, jadi apa yang kamu cemaskan?” Tanya Mike seraya menunduk, mengepulkan asap rokoknya tepat di depan wajah wanita itu. “Tuan, bisakah kamu menunjukkan foto-foto mereka? Aku ingin melihatnya sekali saja.” Pintanya seraya menyatukan kedua tangannya, Yuvrelina hampir melelehkan air matanya. Tidak ada jawaban dari Mike, pria itu melangkah satu langkah lebih dekat lalu mencengkeram dagunya dengan kasar. “Kamu harus melayaniku dan melakukan tugasmu dengan baik, termasuk menjadi Barbie yang sebenarnya. Kamu tahu apa yang dilakukan Barbie setiap malam?” Tanya pria itu padanya. Yuvrelina sudah mencatat semuanya, tapi dia lupa apa yang sudah dia tulis. Jadi tanpa pikir panjang wanita itu segera menjawab apa yang terlintas di dalam benaknya sekarang. Dalam hati Yuvrelina mencoba menerka jawaban yang tepat untuk dia katakan. Barbie istri pria jahat ini, melihat dari sikap Mike sepertinya pria ini sangat tergila-gila bahkan terobsesi pada sosok wanita itu. Jadi .... mungkin .... “Melayanimu di atas ranjang!” Serunya dengan tatapan yakin. Mike mengernyitkan keningnya. “Apa dia pikir aku pria yang terlalu panas?!” Mike bertanya-tanya dalam hati. “Ah, apakah tubuhku terlihat sangat sempurna di mata wanita ini, jadi dia menjadi sedikit gila?” Gumam pria itu dengan suara pelan. Mendengar ucapan Mike barusan, Yuvrelina langsung menepis tangan Mike dari dagunya. Yuvrelina nampak mulai gugup. “Ke-kenapa memangnya? Bukankah wajar aku berpikir kamu dan istrimu selalu melakukan itu setiap malam. Kamu sangat terobsesi padanya sampai-sampai membawaku dan mengubah wajahku menjadi seperti dirinya!” Omel Yuvrelina pada Mike. Mike terlihat tidak senang mendengar jawaban itu, pria itu kembali mendesak langkah Yuvrelina sampai wanita itu terpaksa menjauhkan kepalanya ke belakang, dengan langkah kaki yang tidak seimbang tubuhnya sekali lagi hampir terjengkang jatuh ke lantai. “Akhhhh!” Teriaknya spontan sambil mengulurkan kedua tangannya, berpegangan erat pada kedua bahu Mike Miland. Mike dengan cepat menahan pinggang wanita itu. Keduanya bertukar pandang cukup lama, Mike menatap bibir milik Yuvrelina yang kini serupa dengan milik Barbie. Ada keinginan dalam hatinya untuk menyapa bibir tersebut tapi niatnya segera urung lantaran Yuvrelina segera menegakkan kembali posisi tubuhnya. “Terima kasih.” Ucap Yuvrelina padanya lalu melepaskan genggaman tangannya dari kedua bahu Mike Miland. “Kamu belum menjawab pertanyaanku,” Ucap Mike seraya merapikan kembali jas yang dikenakannya. “Melayanimu tidur, aku sudah menjawabnya.” Sahut Yuvrelina tanpa ragu sambil membuang muka ke arah lain demi menyembunyikan kegugupannya, dia tetap memberikan jawaban yang sama. “Kamu yakin?” Mike kembali menatap kedua mata wanita itu dengan tatapan serius lalu berjalan menuju ke arah meja dan mematikan rokoknya di dalam asbak. “Ya-yakin!” Yuvrelina menelan ludahnya, melihat Mike mulai melepaskan jasnya. Tubuh wanita itu gemetar hebat, walau dia sudah pernah menikah dan menjadi seorang janda dalam beberapa tahun tapi tetap saja dalam hatinya menjerit. Hubungan pernikahan ini bukanlah keinginannya. Apalagi melayani pria asing di atas tempat tidur?! Ini bukan seperti dirinya. Mike sudah melemparkan jasnya ke atas ranjang. Tanpa sadar Yuvrelina langsung memutar tubuhnya dan berdiri memunggungi Mike. Yuvrelina memejamkan kedua matanya, dalam hati dia memohon agar selamat dari pria kejam yang kini sedang berjalan menuju ke arahnya. Langkah kaki Mike semakin dekat, bahkan punggungnya sudah merasakan kalau pria itu sudah berdiri merapat pada sisi belakang tubuhnya. Mike membungkuk, hembusan napas pria itu menyapa tengkuk dan daun telinga Yuvrelina. “Beginikah sikap istri yang akan melayani suaminya di atas ranjang?” Tanya Mike sambil menyunggingkan senyuman penuh ejekan. Yuvrelina sudah berkeringat dingin, dalam kondisi terdesak seperti sekarang jawaban yang dia catat mendadak muncul di dalam kepalanya. “Pertolongan Tuhan!” Serunya dengan wajah cerah sambil berbalik memutar tubuhnya dan sialnya karena semangat yang terlalu berlebihan itu kening Yuvrelina membentur hidung Mike Miland sampai hidung pria itu terluka! “Duak! Kau!” Bentak Mike sambil mengusap hidungnya, pria itu mendadak panik lantaran melihat hidungnya meneteskan darah pada telapak tangannya. “Maaf, aku tidak sengaja!” Yuvrelina segera berlari untuk mengambilkan kotak tisu lalu menyodorkannya pada Mike yang kini sudah duduk di tepi ranjang dengan wajah penuh amarah. “Aku akan membantumu..” ucap Yuvrelina seraya menarik tangan Mike dari hidung yang kini masih berdarah lalu membersihkan darahnya. “Sebenarnya apa yang kamu lakukan? Aku sudah menyelamatkan nyawa Ibu mertuamu dengan uang itu, aku juga sudah mengirim putrimu ke asrama terbaik di kota ini, dia akan mendapatkan pendidikan seperti yang kamu inginkan! Inikah balasanmu padaku?!” Tanya pria itu dengan wajah kesal. Pikirnya Yuvrelina memang menaruh dendam padanya jadi wanita itu ingin mencederainya lalu melarikan diri. Yuvrelina sangat terkejut, dia tidak mengira kalau Mike melakukan itu untuk Anna. Pikirnya selama ini Mike mengirim Anna ke tempat terpencil dan mengurungnya di dalam gudang. “Su-sungguh!” Serunya dengan wajah cerah. Yuvrelina menekan kedua pipi Mike sambil menatap kedua mata pria itu dengan bibir tersenyum manis sekali. “Ya, aku serius! Mungkin aku terlihat seperti pria pemaksa di depan matamu, tapi aku tidak mungkin membiarkan nama baikku tercemar atau terlibat dalam tindakan kriminal. Bagimu aku pasti terlihat seperti pria yang tidak normal. Dengan mengikat perjanjian ini, lalu memaksamu melakukan operasi plastik..” ucapnya pada Yuvrelina. Yuvrelina masih memegangi kedua pipi Mike. Ditatapnya kedua mata pria itu lekat-lekat. “Aku akan melakukan apapun yang kamu perintahkan dengan sepenuh hati, kali ini aku akan mencoba mempercayaimu, Mike.” Ucap wanita itu lalu tanpa ragu sama sekali langsung menghambur memeluk kedua bahu Mike. “Terima kasih.. sudah merawat Anna, kamu pria yang baik.” Ragu-ragu Mike mengusap punggung Yuvrelina, wanita itu sedang menangis sambil memeluk dirinya.Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvrelina sang istri kontraknya. Wanita itu hanya duduk di tepi ranjang bersebelahan dengannya tanpa melakukan sesuatu apapun sama sekali.“Ganti bajumu dan temani aku tidur.” Perintah Mike lantaran Yuvrelina tak kunjung mengambil inisiatif untuk memulai. Jika terus seperti itu Mike pikir mereka berdua akan begadang sepanjang malam.“Ganti baju?” Yuvrelina menoleh sambil menggigit bibir bawahnya.“Ya, istriku yang seksi tidak pernah berpenampilan seperti ini saat rebah di sisiku.” Serunya seraya menatap penampilan Yuvrelina dari ujung kepala hingga ujung kaki.Yuvrelina menelan ludahnya sendiri, dia pernah melihat lingerie dan baju tidur milik Barbie saat meletakkan kopernya. Dari semua baju tidur
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduanya juga sedang menatap Yuvrelina dan Mike berikutnya dua anak itu saling bertukar pandang satu sama lain lalu serentak mengangkat kedua bahu mereka.Yuvrelina tidak mengerti apa yang terjadi, jadi setelah makan malam berakhir dia memutuskan untuk menyapa kedua putra Mike, tanpa sepengetahuan Mike. Selain itu, dia ingin menyelidiki di mana Mike Miland menyembunyikan Anna, putri kandungnya. Namun ternyata dia tidak mendapatkan respon seperti yang diharapkan dari Kelvin dan Keyvan, setiap mencoba bersikap ramah kepada dua anak itu, mereka hanya tersenyum sesaat lalu kembali memasang sikap acuh dan tidak peduli. Yuvrelina tidak ingin menyerah, dia sudah memutuskan untuk tetap mencari tahu di man
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu harus ingat apa saja yang mustahil dilakukan Barbie! Poin penting itu harus kamu tanamkan baik-baik di dalam kepalamu!” Bisik Mike sebelum mereka berdua masuk ke dalam kamar.Mendengar nada tajam dan melihat ekspresi tidak senang pada wajah Mike, Yuvrelina meremas gagang troli kopernya. “Pelayaaan!” Seru Yuvrelina dengan suara lantang tepat di depan wajah Mike. Pria itu sampai melotot kesal seraya mengorek liang telinga kanannya.“Iya, Nyonya!” Pelayan datang dengan langkah tergopoh-gopoh.“Bawa koper ini masuk ke dalam, tata semua bajunya ke dalam lemari.” Perintahnya sambil melepaskan genggaman tangannya dari gagang troli.“Barbie tidak akan membiarkan siapapun menyentuh barang kesayangan
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper entah berapa nilainya. Lembaran dolar itu akan dia habiskan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan! Apapun!Yuvrelina sudah dibius, wanita itu kini rebah di atas meja operasi. Mike berdiri sejenak menatap wajah polos dan lugu dari sosok Yuvrelina yang sudah terlelap.“Apa permintaan Tuan Mike?” Tanya seseorang dengan jas putih di seberang meja operasi, pria itu merupakan dokter bedah yang akan melakukan perintah dari Sang raja uang, Mike Miland.“Aku ingin wanita itu memiliki wajah seperti ini, harus sama persis!” Serunya seraya tersenyum menyodorkan selembar foto pada dokter di hadapannya tersebut. Mike tersenyum, dengan santainya pria itu berlalu keluar dari dalam ruangan.Setelah Mike kelu
Sepulang bekerja dari kebun milik Jon,Yuvrelina merawat Ernida Wilson yang kini sedang sakit keras di dalam kediamannya. Yuvrelina segera membawanya ke rumah sakit dengan uang pemberian dari Mike Miland. Dengan uang itu, ibu mertuanya bisa segera mendapatkan perawatan dari dokter terbaik serta melakukan operasi secepatnya. Yuvrelina juga sudah membayar seorang wanita untuk menjaga ibu mertuanya sementara dia harus tetap bekerja di kebun pada esok hari.Jon tidak memberikannya libur, malahan pria itu berulangkali menegaskan padanya kalau dia harus secepatnya datang untuk bekerja di perkebunan milik Mike atau pria itu akan mengambil kembali semua uang yang sudah diberikan padanya.Hari ini Yuvrelina datang ke perkebunan milik Mike Miland. Wanita itu pikir semua masa sulitnya akan berakhir setelah bekerja di kebun milik pria tersebut. Yuvrelina sama sekali tidak tahu kalau ini adalah jurang yang curam dan akan membuatnya hancur tatkala salah berpijak walau hanya satu langkahpun!Setiban
Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie mengukir senyum palsu pada bibirnya, wanita itu ikut memberikan selamat pada Santos. Setelah berbicara beberapa patah kata dengan kedua mempelai, Barbie memilih memisahkah diri dari Mike untuk mencari udara segar.“Pesta yang sangat membosankan! Aku benci sekali situasi ini!” Gumam Barbie seraya menjinjing gaunnya untuk mempercepat langkah kakinya. Wanita itu mengedarkan pandangan matanya ke sekitar, mencari tempat untuk menjauh dari Mike. “Dengan begini pengawal bodoh itu tidak akan bisa menemukanku karena pesta ini begitu ramai! Dan Mike! Pria yang suka mengatur itu, dia juga tidak akan mungkin menghancurkan pesta megah ini hanya untuk mencari keberadaanku! Bagaimana jika aku menggunakan kes







