LOGINSepulang bekerja dari kebun milik Jon,
Yuvrelina merawat Ernida Wilson yang kini sedang sakit keras di dalam kediamannya. Yuvrelina segera membawanya ke rumah sakit dengan uang pemberian dari Mike Miland. Dengan uang itu, ibu mertuanya bisa segera mendapatkan perawatan dari dokter terbaik serta melakukan operasi secepatnya. Yuvrelina juga sudah membayar seorang wanita untuk menjaga ibu mertuanya sementara dia harus tetap bekerja di kebun pada esok hari. Jon tidak memberikannya libur, malahan pria itu berulangkali menegaskan padanya kalau dia harus secepatnya datang untuk bekerja di perkebunan milik Mike atau pria itu akan mengambil kembali semua uang yang sudah diberikan padanya. Hari ini Yuvrelina datang ke perkebunan milik Mike Miland. Wanita itu pikir semua masa sulitnya akan berakhir setelah bekerja di kebun milik pria tersebut. Yuvrelina sama sekali tidak tahu kalau ini adalah jurang yang curam dan akan membuatnya hancur tatkala salah berpijak walau hanya satu langkahpun! Setibanya di sana dia segera bertanya pada penjaga yang bertugas mengawasi para pekerja di kebun. “Tuan, seseorang memberikan saya ini. Dia bilang pada saya kalau saya harus bekerja di sini.” Yuvrelina menyodorkan kartu nama Mike Miland pada penjaga itu. Penjaga itu menatap penampilan Yuvrelina dari ujung kepala sampai ujung kaki. Dia belum pernah melihat wanita dengan baju kusut itu di perkebunan milik Mike. Selain itu, Mike juga sudah berpesan pada para penjaga kalau akan datang seorang buruh kebun baru untuk mencari dirinya, dan dia menyuruh para penjaga untuk mengantarkannya ke kediaman. “Mari ikut saya,” ajaknya pada Yuvrelina. Tanpa protes Yuvrelina mengekor penjaga itu menuju ke kediaman megah milik Mike. Lokasi rumah mewah bagai istana itu lumayan jauh dari perkebunan. Sampai di sana penjaga itu membukakan gerbang besar, lalu memintanya agar masuk ke dalam. “Kamu masuklah ke dalam, tugasku hanya mengantarkanmu sampai di sini.” Ucapnya pada Yuvrelina sebelum pergi. Wanita itu mengangguk, sambil memeluk keranjangnya Yuvrelina berjalan pelan menuju ke beranda rumah. Dan dia kembali dijemput oleh pelayan wanita. Pelayan itu mengambil keranjang tersebut lalu meletakkannya di luar, dan mempersilakan Yuvrelina masuk ke dalam. Dengan kedua kaki gemetar, Yuvrelina berjalan pelan masuk ke dalam kediaman megah tersebut. Dari perabotan di sekelilingnya dia merasa satu dari sekian benda-benda yang terpajang di sana, tidak bisa dibeli dengan menjual kediaman kecil milik ibu mertuanya yang menjadi tempat tinggalnya setelah menikah selama lima belas tahun silam. Yuvrelina masih sibuk mengedarkan pandangan matanya ke sekitar. Dia tidak tahu harus menuju ke mana. Wanita itu meremas kedua sisi dress warna abu tua yang dia kenakan. “Mrs Marie,” tegur seseorang di dalam kediaman tersebut. Pandangan mata Yuvrelina beralih ke arah tangga, dia melihat seorang pria sedang berjalan menuruni anak tangga menuju ke lantai di mana dirinya sedang berdiri saat ini. Dalam genggaman tangan pria itu ada sebuah dokumen. Sampai di depan Yuvrelina, Mike menyerahkan dokumen itu padanya. “Bacalah! Aku menginginkan tanda tanganmu di sini sebelum kamu benar-benar bekerja padaku.” perintah Mike sambil mengukir senyum pada bibirnya. Yuvrelina menganggukkan kepalanya lalu menerima dokumen tersebut, dia sama sekali tidak curiga pada pria di depannya itu. “Anda rekan bisnis Tuan Jon?” “Ya, aku pria yang kamu tolong kemarin.” Mike menghenyakkan tubuhnya di kursi. Yuvrelina segera membuka dokumen itu, setelah membaca isinya kedua tangan wanita itu gemetar. Tanpa sadar dia meremas kedua sisi dokumen itu sambil menatap marah ke arah pria yang kini sedang duduk santai menopang sisi kepalanya sambil menunggu tandatangan darinya. “Ini-ini surat pernikahan kontrak?” Ucap Yuvrelina dengan bibir bergetar. Wanita itu menggelengkan kepalanya berkali-kali. “Maaf, Tuan. Saya tidak bisa..” Menundukkan kepalanya, air mata wanita itu mengalir membasahi kedua pipinya. Hanya air mata itu yang bisa melukiskan isi hatinya saat ini. Mike Miland menyembunyikan putri semata wayang Yuvrelina agar Yuvrelina bersedia menandatangani surat kontrak perjanjian pernikahan dengannya. Melihat air mata Yuvrelina, Mike sama sekali tidak merasa iba. “Jadi, kamu lebih memilih tidak ingin melihat putri kesayanganmu?” Mike berjalan mendekatinya. Pria itu mengambil dokumen itu dari genggaman tangan Yuvrelina lalu membuka halaman selanjutnya untuk menunjukkan foto-foto Anna Marrie, Anna merupakan putri dari Yuvrelina dengan mendiang suami wanita itu. Dan anak itu kini tinggal di dalam tahanan Mike. Yuvrelina sangat terkejut, dia tidak mengira kalau Mike akan menahan putrinya. Dia merasa sangat tidak berdaya. Yuvrelina menjatuhkan kedua lututnya di lantai, wanita itu menyatukan kedua tangannya. Dengan air mata berlinang dia memohon belas kasihan pada pria di hadapannya tersebut. “Tuan, saya hanya pelayan kebun di sini, aku.. hiks, hiks. Bagaimana jika saya bekerja di sini, saya akan membayar uang yang Tuan berikan. Sampai uang itu lunas lalu-lalu saya mohon Anda untuk membebaskan Anna! Dia tidak tahu apa-apa. Dia masih kecil, Tuan.” Ucapnya dengan tatapan memelas. Mike kembali berdiri, pria itu melemparkan dokumen tersebut ke lantai di depan Yuvrelina. Tatapan mata Mike berubah kejam dan dingin. “Sepertinya ucapanku barusan bagimu hanya bualan semata. Kamu sama sekali tidak mendengarkan, ini sebuah peringatan untukmu, Mrs Marrie. Jangan salahkan aku jika kamu tidak akan pernah bisa melihat putrimu lagi! Pengawaaal!” Teriak Mike sambil melambaikan tangan pada penjaga yang sedari tadi berjaga di dekat pintu. Para pengawal itu segera berlari mendekat. “Anak yang aku tahan pagi ini, kalian buang saja ke laut!” Perintahnya pada dua penjaga itu. “Tidak! Jangan Tuan! Jangan! Aku akan menandatanganinya! Aku bersedia melakukan apapun! Aku mohon jangan sakiti putriku. Aku mohon.. hiks, hiks, hiks..” Yuvrelina panik sekali, wanita itu segera merangkak di bawah kaki Mike, dipeluknya kaki kanan pria itu menggunakan kedua lengannya sambil terus terisak mendongak menatap wajah dingin Mike. “Tunggu apa lagi, lekas tandatangani!” Mike menarik kakinya dengan kasar dari kedua lengan Yuvrelina, pria itu menyunggingkan senyuman pada salah satu ujung sudut bibirnya. Tersenyum penuh ejekan dan menatap wanita itu dengan tatapan merendahkan. Yuvrelina meremas baju yang membalut dadanya sendiri. Baju yang sudah kumal dengan warna hampir memudar itu kini semakin kusut karena air matanya. Kedua tangan wanita itu gemetar, diambilnya bolpoin dari lantai. Dengan hati terpaksa perlahan dia mulai menggoreskan namanya pada dokumen pemberian dari Mike. “Sudah, Tuan.” Ucapnya setelah membubuhkan tandatangannya di sana. Penjaga yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari Mike, mengambil dokumen itu dan menyerahkan pada Mike. Mike tersenyum penuh kemenangan. “Pelayan!” Teriaknya pada pelayan yang sedang berbaris menunggu perintah di dalam kediaman megah tersebut. Hanya dalam hitungan detik seorang wanita dengan baju pelayan segera berlari mendekati Mike. “Bawa wanita ini masuk ke dalam, tunjukkan apa saja yang harus dia lakukan untuk melayaniku di kediaman ini!” Perintah pria itu dengan suara lantang. Pelayan tersebut, segera menarik lengan Yuvrelina Marrie agar segera berdiri. “Mari Nyonya, ikut saya.” Ucap pelayan wanita itu padanya. “Jangan lupa! Kamu bukan lagi Yuvrelina Marrie! Kamu adalah Barbie Miland, pengganti istriku di kediaman ini!” Seru Mike padanya sebelum Yuvrelina berjalan dari hadapannya. Napas Yuvrelina hampir berhenti mendengar ucapan itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mematuhi Mike Miland. Hanya itu yang bisa dia lakukan demi menyelamatkan putrinya. “Baik, Tuan.” Demi putri tercintanya, Yuvrelina Marrie bersedia melakukan operasi plastik untuk menjadi seorang Barbie di sisi Mike Miland! Menjadi pengganti istri Mike yang kabur entah kemana!Yuvrelina terpaksa tinggal di dalam ruangan yang ada di samping kediaman Jack hingga hari larut malam lantaran Geo terus menahannya di sana. Ketika Nick pulang dari kantor, Nick tidak melihat Yuvrelina di rumah. Nick pikir Yuvrelina pergi untuk membeli sesuatu, namun anehnya Nick mendapati kediamannya gelap gulita seolah Yuvrelina sudah pergi dalam waktu lumayan lama. Nick berjalan masuk ke dalam rumah dengan langkah lebar. Dia mencari Yuvrelina di semua ruangan yang ada di kediamannya dan dia tetap tidak menemukannya. Nick mulai panik, pikirnya Yuvrelina kembali terancam bahaya.Nick berniat mencarinya keluar, dan di luar pagar dia melihat Geo Worland berdiri di sana.“Di mana kamu sembunyikan Lorin?!” Bentaknya dengan tidak sabar.Yuvrelina muncul di belakang punggung Geo. “Nick maafkan aku, aku tidak sengaja bertemu dengannya dan membuatku pulang terlambat.”“Aku akan menikahinya! Aku akan menikahi Nona Lorin!” sela Geo dengan serius.Nick berkacak pingga
Pada hari-hari berikutnya, Mike memutuskan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di perusahaan. Meski dia sudah tidak kacau seperti beberapa waktu yang lalu, tetap saja perasaannya yang tidak rela ditinggalkan Yuvrelina tidak bisa menipu Barbie. Barbie datang dan terus datang ke perusahaan Mike hanya untuk membujuk Mike agar Mike setuju dengan saran yang dia minta untuk bercerai lalu mengembalikan wajah Barbie yang dimiliki oleh Yuvrelina.“Kamu bisa membujuknya, Mike.”“Kamu wanita iblis keparat! Kamu ingin aku membuatnya memiliki dua luka sekaligus! Terluka karena nama baiknya hancur dan terluka karena tidak memiliki status apa pun denganku! Kamu pikir aku tidak bisa membaca niat jahatmu dengan jelas? Wanita sombong dan kejam sepertimu tidak layak mendapatkan kemenangan.”Barbie terdiam, tangannya mengepal, dia langsung melengos dan pergi meninggalkan ruangan kerja Mike.Barbie tidak akan membuang-buang waktu lagi, apalagi sebentar lagi akan ada event penting yang
Mike hanya bisa memandangi Yuvrelina yang kini menikmati kopinya bersama Nick. Sosoknya terlihat lebih bahagia dibandingkan di masa lalu. Yuvrelina selalu cemas dengan kehadiran Barbie ketika tinggal di sisi Mike.“Sebaiknya aku pergi saja,” bisik Mike pada dirinya sendiri. Mike memutuskan meninggalkan lokasi. Sebelumnya dia diam-diam mengikuti Yuvrelina namun Mike sama sekali tidak pernah mengira bahwa Yuvrelina selama ini tinggal di kediaman Nick. Mike juga sempat mengira adik Nick yang diperkenalkan waktu itu adalah Yuvrelina meski Mike tidak bisa melihatnya secara langsung dengan kedua matanya sendiri.Mike sudah meninggalkan pinggiran kota untuk pulang ke rumah namun isi kepalanya kini penuh dengan Yuvrelina yang saat ini tinggal di sisi Nick.“Yuvrelina sangat akrab dengan Nick, mereka juga tinggal di rumah yang sama. Haruskah aku menaruh curiga padanya? Walaupun Nick bilang wanita yang selalu bersamanya adalah Lorin Malry adik kandungnya kenapa aku masih tidak bis
“Apa ada yang kamu butuhkan? Kita bisa membelinya,” tawar Nick pada Yuvrelina.Yuvrelina menggelengkan kepalanya, bahan makanan di rumah Nick juga masih tersedia. Di samping itu Nick juga lebih banyak menghabiskan waktu di luar untuk bekerja, Yuvrelina hanya memasak untuk dimakan sendiri. Karena Yuvrelina tidak ingin membeli sesuatu atau apapun akhirnya Nick menghentikan mobilnya di dekat taman. Nick membeli dua minuman hangat lalu menikmatinya sembari bersandar di depan kab mobilnya sementara Yuvrelina memutuskan tetap tinggal di dalam mobil. “Apa kita keluar hanya untuk melakukan ini? Kamu tidak pernah memiliki ide bagus!” Yuvrelina menggerutu. Dia merasa tidak nyaman karena Nick membawanya ke tempat umum. Meski pinggiran kota di mana mereka berada saat ini tidak terlalu ramai Yuvrelina merasa lebih nyaman tinggal di rumah.“Kamu selalu saja mengomel, minum saja minumanmu! Jangan khawatirkan apa pun, udara sebebas ini kita tidak bisa menikmatinya setiap hari!” Ni
Dalam perjalanan pulang ke rumah, Yuvrelina memikirkan situasi yang tengah dia hadapi saat ini. Semua yang terjadi sekarang sangat berbeda dari rencana yang seharusnya. Apakah aku harus terus mengalah dan membiarkan Geo menyentuhku seperti tadi? Tidak! Ini tidak boleh terjadi lagi! Aku tidak boleh membiarkan Geo memanfaatkanku seperti sebelumnya. Sekarang aku bukan lagi Yuvrelina yang dia kenal sebelumnya, aku adalah Lorin Malry. Nick akan kecewa kalau sampai mengetahui bahwa aku menyerah dan berhasil disetubuhi Geo. Jika terus begini, untuk apa aku kabur dari sisi Geo waktu itu? Semua luka yang aku tanggung begitu besar. Ini sungguh tidak sepadan!Yuvrelina terus memikirkan peristiwa tentang pertemuannya dengan Geo dari waktu ke waktu. Semakin dia menyerah dan membiarkan Geo menyentuhnya Yuvrelina pikir Geo akan semakin menggila dan tidak bisa menahan diri untuk ke depannya. Yuvrelina merasa pertemuan antara mereka berdua tidak seharusnya terjadi.Ketika Yuvrelina suda
Sampai di dapur Yuvrelina melihat Geo berada di dalam kamar mandi. Yuvrelina mulai berpikiran kotor tentangnya. “Apakah Geo tidak tahan lalu menggunakan sabun untuk membuat batangnya licin?” gumamnya sambil menempelkan daun telinganya di dinding. Geo masuk ke kamar mandi hanya untuk buang air kecil juga mencuci tangannya. Saat membuka pintu Yuvrelina jatuh menabraknya.“Apa yang kamu lakukan di sini? Menguping? Kamu berharap aku melakukan hal-hal yang aneh dan gila? Pria berstatus tinggi sepertiku tidak sulit jika menginginkan wanita di luar sana, bahkan gadis perawan sekalipun!” geramnya sambil mencengkeram lengan Yuvrelina lalu menariknya masuk ke dalam kamar mandi. Yuvrelina tidak bisa menghindar, Geo melumat bibirnya dan membuatnya tidak bisa melawan. Di dalam kamar mandi yang sempit, di atas gendongan Geo, organ intim mereka berdua saling bergesekan dan terus bergesekan. “Ah, ah, ah, Ge, kamu sudah g
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en
Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie me







