Oh, My Brother!

Oh, My Brother!

last updateÚltima atualização : 2025-04-20
Por:  Cherry BlossomCompleto
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
12 classificações. 12 avaliações
78Capítulos
26.4Kvisualizações
Ler
Adicionar à biblioteca

Compartilhar:  

Denunciar
Visão geral
Catálogo
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP

⚠️⚠️⚠️ Mature content! Banyak adegan dewasa yang hanya cocok untuk usia 21 tahun ke atas. Harap kalian bijak menyikapi dan sesuaikan usia kalian. Waktu tidak mungkin bisa diputar kembali, selaput dara yang telah robek tidak mungkin bisa kembali utuh. Grace hanya bisa pasrah menerima bahwa kini ia bukan gadis yang suci lagi. "Kau benar-benar iblis yang tidak berperasaan." Akhirnya hanya itu yang mampu Grace lontarkan dari sekian banyaknya cacian dan makian yang menjerit di otaknya. "Iblis? Jika aku adalah iblis, maka kupastikan akan kuseret kau ke dalam neraka yang sama bersamaku, Grace," ucap William sambil menyeringai penuh kemenangan. "Dan sebagai balas budi kepada keluarga Johanson, aku ingin kau menjadi simpananku. Selamanya."

Ver mais

Capítulo 1

Prologue

"Grace...!" Aida memanggil Grace dengan suara cempreng yang sedikit nyaring. Gadis itu datang saat Grace baru saja mendudukkan bokongnya di bangku ruang kelas.

Grace menoleh ke arah sumber suara, ia melambaikan tangannya ke arah Aida yang memanggilnya.  Tampak Aida berlari kecil mendekati Grace.

"Ms. Albert memanggilmu, sekarang." Aida memberitahu sahabatnya.

"Ms. Albert?" Grace memiringkan kepalanya.

"Ya." Aida menjawab pertanyaan Grace dengan nada acuh.

"Untuk apa? Seingatku kita tidak memiliki tugas." Grace mengerutkan keningnyamenata, ia menatap wajah Aida.

"Benar, kita tidak memiliki tugas. Sepertinya perawan tua itu telah menentukan di mana tempat magangmu," jawab Aida sambil meletakkan tasnya di atas meja.

"Magang?" Grace menepuk jidatnya sendiri tanpa bangkit dari duduknya. "Aku melupakannya. Bagaimana dengan tempat magangmu? Apa kau juga telah tahu di mana kau ditempatkan?"

"Ya, aku mendapatkannya," jawab Aida. "Barusan."

"Di mana?" sepertinya Grace lebih penasaran dengan tempat magang Aida dibanding tempat magangnya sendiri.

"Oh, ayolah, Grace. Ms. Albert menunggumu, kita bisa bicara nanti di kamar," sungut Aida. Mereka adalah teman satu kamar di asrama dan Grace sedang bersikap seolah mereka tidak memiliki waktu lain untuk mengobrol.

Grace menyeringai, ia perlahan bangkit dari duduknya dan melangkahkan kakinya menuju ruangan di mana Ivy Albert menunggunya.

"Grace, ini adalah tempat magangmu," Ivy menyodorkan sebuah amplop berwarna putih tanpa menyuruh Grace duduk terlebih dulu. Wanita berkacamata yang sering di sebut perawan tua oleh mahasiswa di universitas itu selalu memasang ekspresi wajah yang begitu dingin dan datar, pantas saja hingga kini belum ada pria yang tertarik kepadanya meski usianya sepertinya telah memasuki empat puluh tahun.

Grace menerima dan perlahan membuka amplop itu. Perlahan pula ia membuka lipatan kertas di tangannya, membaca deretan huruf di atas kertas yang membuat lututnya terasa lemas seketika.

Tidak mungkin.

Grace menelan ludahnya. Ini bukan berita baik tetapi sebaliknya kerena tempat magangnya adalah tempat yang paling ia hindari selam tiga tahun.

"Ms. Albert, bisakah saya meminta sesuatu?" Grace memberanikan diri menatap mata Ivy yang berada di balik lensa kacamata.

"Katakan." Ivy membalas tatapan Grace dengan pandangan mata lurus, ekspresi wajahnya begitu dingin dan sedikit terkesan angkuh.

"Bisakah kau mengganti tempat magangku?" Grace benar-benar mengumpulkan keberaniannya untuk menyuarakan apa yang ada di dalam benaknya.

Ivy membenarkan gagang kaca matanya kemudian ia berucap, "Grace? Apa kau bodoh? Johanson Corporation adalah perusahaan berskala internasional dan masuk ke dalam peringkat seratus perusahaan terbaik di dunia."

"Aku tahu," jawab Grace dengan nada lirih.

"Kau pasti juga mengetahui jika Johanson Corporation hanya menerima satu mahasiswa magang setiap tahun," kata Ivy dengan nada tegas.

"Aku tahu Ms. Albert. Tetapi, Bisakah kau menggantikanku dengan Aida?" Grace benar-benar harus berusaha dengan gigih sepertinya karena sikap dingin Ivy.

"Keputusan ada di tangan kami, dan itu mutlak."

Jawaban Ivy benar-benar mematahkan harapan Grace satu-satunya hingga Grace kembali menelan ludahnya yang kini benar-benar terasa lebih pahit dari sebelumnya. Bagi sebagian besar mahasiswa di Britania Raya, di terima magang di Johanson Corporation adalah berita yang sangat baik namun bagi Grace ini adalah berita terburuk yang pernah ia terima. Ia tidak ingin kembali bertemu keluarga Johanson, ia terlalu pengecut untuk bertemu mereka. gadis itu takut bertemu keluarga Johanson dengan apa yang telah ia perbuat di masa lalu dan tidak tertutup kemungkinan jika keluarga Johanson murka karena ulahnya.

Expandir
Próximo capítulo
Baixar

Último capítulo

Mais capítulos

Para os leitores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

avaliaçõesMais

irene
irene
ceritanya bagus, gk terlalu panjang bab nya
2025-07-25 10:39:02
0
0
Ira Zakiah
Ira Zakiah
ini ternyata pengulangan dari novel sebelumnya ya.... pantesan kayak pernah baca
2025-05-16 12:15:30
0
0
Orin Batee
Orin Batee
menhanyutkan
2025-04-19 02:17:49
0
0
Orin Batee
Orin Batee
wah tampanya
2025-04-19 02:05:44
0
0
Arumi Nasha
Arumi Nasha
keren Thor ... suksess
2025-04-02 21:58:00
0
0
78 Capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status