Home / Pendekar / PENDEKAR 7 WARNA / BERSIAP NEKAT MENYERANG!

Share

BERSIAP NEKAT MENYERANG!

last update Last Updated: 2026-01-20 13:27:13

Zaiho mengucapkan kalimat itu pada Cang Sin, karena tidak paham mengapa Cang Sin membiarkan perempuan berpakaian serba kuning tadi pergi begitu saja.

"Tempat itu ada di sekitar sini, tapi tidak bisa dilihat, dia pergi begitu saja, dia pun terkecoh karena tempat itu memang sulit untuk diketahui karena ulah makhluk astral itu," terang Cang Sin.

"Ada di dekat sini? Di mana?"

Zaiho mengedarkan pandangannya ke sekitar tempat di mana mereka berada untuk mencari tahu tempat khusus tersebut, tapi tidak ada yang terlihat matanya selain padang rumput saja yang gelap.

"Kalian semua dilindungi oleh kekuatan inti yang dimiliki oleh ayahku, aku tidak karena pemilik ilmu inti itu bilang, tubuhku menolak untuk dirasuki, kemungkinan aku juga tidak bisa memastikan tempat itu di mana, tapi rasanya hatiku mengatakan, tempat itu ada di dekat sini."

"Kau yakin tidak apa-apa tanpa perlindungan itu?"

"Sudah terlambat untuk memikirkannya, Im Kwan akan celaka jika kita tidak cepat mencari wilayah khusus itu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PENDEKAR 7 WARNA    BERSIAP NEKAT MENYERANG!

    Zaiho mengucapkan kalimat itu pada Cang Sin, karena tidak paham mengapa Cang Sin membiarkan perempuan berpakaian serba kuning tadi pergi begitu saja."Tempat itu ada di sekitar sini, tapi tidak bisa dilihat, dia pergi begitu saja, dia pun terkecoh karena tempat itu memang sulit untuk diketahui karena ulah makhluk astral itu," terang Cang Sin."Ada di dekat sini? Di mana?"Zaiho mengedarkan pandangannya ke sekitar tempat di mana mereka berada untuk mencari tahu tempat khusus tersebut, tapi tidak ada yang terlihat matanya selain padang rumput saja yang gelap. "Kalian semua dilindungi oleh kekuatan inti yang dimiliki oleh ayahku, aku tidak karena pemilik ilmu inti itu bilang, tubuhku menolak untuk dirasuki, kemungkinan aku juga tidak bisa memastikan tempat itu di mana, tapi rasanya hatiku mengatakan, tempat itu ada di dekat sini.""Kau yakin tidak apa-apa tanpa perlindungan itu?""Sudah terlambat untuk memikirkannya, Im Kwan akan celaka jika kita tidak cepat mencari wilayah khusus itu

  • PENDEKAR 7 WARNA    DIDAHULUI PENDEKAR LAIN?

    "Kau mengancamku?" tanya Cang Sin dengan nada suara yang tidak meninggi untuk membuat Zaiho tidak tahu apa yang mereka perdebatkan."Ini bukan sebuah ancaman, tapi permintaan, kau harus bisa memberikan apa yang aku minta jika kau ingin mendapatkan bantuan dariku."Dewi Lembah Seribu Obat bicara dengan nada yang tegas. Hingga membuat Cang Sin benar-benar dibuat marah. "Sudahlah. Lupakan! Aku akan mencari wilayah khusus itu sendiri!"Seraya bicara demikian, Cang Sin mendorong Dewi Lembah Seribu Obat hingga perempuan itu terhuyung ke belakang karena tidak menyangka Cang Sin akan melakukan hal itu padanya."Kau keterlaluan!" teriak perempuan itu penuh kemarahan, lalu menyerangnya dengan cara membabi buta.Diserang seperti itu oleh Dewi Lembah Seribu Obat membuat Cang Sin segera melawan. Pria itu sedang memikirkan keselamatan Im Kwan tapi Dewi Lembah Seribu Obat justru menghambat segalanya.Sebab itulah, Cang Sin murka hingga tak ayal lagi laki-laki itu balas menyerang perempuan gaib ters

  • PENDEKAR 7 WARNA    SENTUH AKU, CANG SIN!

    Melihat apa yang terjadi pada Raja Iblis Bo, semua yang ada di situ terkejut tak terkecuali Lien Er dan Hai Ling. Berbeda dengan Im Kwan. Perempuan itu berusaha untuk mengerahkan kekuatannya untuk membuat luka di lehernya tidak lagi mengeluarkan darah dan bersiap untuk melakukan serangan. Namun, sebelum melakukan hal itu, Im Kwan berusaha untuk melakukan komunikasi batin dengan Cang Sin dahulu. Dengan kekuatannya yang masih tersisa, Im Kwan berusaha untuk secepatnya melakukan hal itu agar saat Lucifer mengarahkan pandangan padanya, ia sudah selesai mengirimkan pesan pada Cang Sin. (Im Kwan, kau mendengarku?)Suara Cang Sin didengar oleh Im Kwan setelah beberapa saat Im Kwan berusaha untuk menghubungi pria yang tetap sangat dicintainya tersebut meskipun ia sendiri tidak tahu bagaimana nanti akhirnya nasib percintaan mereka.Karena sekarang Negeri Talipis butuh mereka, Im Kwan berusaha untuk melupakan sejenak masalah pribadinya dengan Cang Sin dan berusaha untuk bersikap sebagaimana s

  • PENDEKAR 7 WARNA    MINUM DARAH IM KWAN!

    "Cang Sin, lihat. Kupu-kupu biru itu seperti memberikan isyarat pada kita!" seru Zaiho pada Cang Sin sebelum ia menggebrak kudanya.Cang Sin mengarahkan pandangannya ke depan, di mana kupu-kupu biru itu seperti meminta mereka untuk mengikuti. Zaiho berpaling pada Cang Sin meminta pendapat pada Cang Sin apa yang harus ia lakukan. "Kita tidak perlu berpencar sepertinya, mereka meminta kita mengikuti mereka."Cang Sin mencoba membuat kesimpulan karena kupu-kupu itu seolah meminta mereka berdua untuk mengikutinya.Zaiho mengiyakan apa yang dikatakan oleh Cang Sin. Keduanya akhirnya menggebrak kuda mereka untuk mengikuti kupu-kupu berwarna biru itu yang terbang lebih dulu di hadapan mereka. Kembali ke kastil di mana Raja Iblis Bo sedang bersiap untuk mengorbankan Im Kwan. Saat itu, darah yang dikeluarkan dari leher Im Kwan oleh Raja Iblis Bo sudah mulai banyak. Im Kwan saja sudah merasakan tubuhnya jadi lemas, namun ia berusaha untuk bertahan, karena belum ada tanda-tanda Lucifer muncul

  • PENDEKAR 7 WARNA    KETERKEJUTAN CANG SIN

    "Menyingkir, Lien Er! Jangan menghalangiku, jika Tuan Lucifer datang dan aku tidak mempersiapkan darah untuknya, dia akan marah!" perintah Raja Iblis Bo pada Lien Er, hingga Lien Er mengeratkan genggamannya pada pakaiannya sendiri.Kristal itu harus jadi milikku! Tapi, aku tidak bisa memanggil Lucifer. Aku belum menguasai mantra khusus untuk memanggilnya. Mungkin, aku harus membiarkan Boyen yang memanggilnya terlebih dahulu.Hati Lien Er bicara demikian sembari memberikan isyarat pada Hai Ling agar menahan diri menyerang Raja Iblis Bo seperti yang ia perintahkan olehnya tadi. Hai Ling yang melihat isyarat Lien Er terpaksa menahan diri untuk tidak melakukan serangan meskipun ia sudah mengerahkan kekuatannya untuk melakukan hal itu. Ia memperhatikan Lien Er dan Raja Iblis Bo yang ada di dekat altar utama, di mana Im Kwan terbaring di sana seolah-olah pingsan. "Baiklah. Kau teruskan saja upacara ini, aku tidak akan mengganggu, aku akan melakukan tugas yang lain."Lien Er menurunkan na

  • PENDEKAR 7 WARNA    BERSIAP MENUSUK LEHER IM KWAN

    Sementara itu, mendengar apa yang dikatakan oleh Cung Sin, Lien Er akhirnya mempertimbangkan permintaan kakak kembar Cang Sin tersebut. Ia mengakhiri percakapan batin mereka dan memandang ke arah Raja Iblis Bo yang masih membaca mantra untuk memanggil Lucifer.Benar juga. Aku menikah dengan Boyen karena aku ingin memiliki kristal itu, jika dia berhasil mendapatkan kristal itu, kesempatanku tidak akan ada lagi.Hati Lien Er bicara demikian seraya memutar otak, apa yang harus dilakukannya untuk membuat Raja Iblis Bo tidak mendapatkan apa yang akan diberikan oleh Lucifer malam ini setelah acara persembahan berjalan dengan sempurna.Perempuan itu menatap ke arah Hai Ling yang juga melakukan hal yang sama seperti apa yang ia lakukan."Hei," katanya pada Hai Ling, seraya mendekat ke arah perempuan tersebut. "Mungkin kau benar satu hal, latar belakangku memang tidak pantas membuatku menjadi seseorang yang membantu Raja Iblis Bo membuat aliran hitam semakin berkuasa, tapi sekarang apakah m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status