Share

BAB 262 GANTI RUGI

Author: sugi ria
last update publish date: 2026-04-25 22:42:51

"Dia harus menjalani by pass jantung. Tapi sampai saat ini dia belum bersedia. Dia cukup keras kepala."

Keterangan Valin membuat semua orang menghela napas. Termasuk Valin sendiri. Dia menggunakan berbagai jurus untuk membujuk Miro agar mau naik meja operasi.

Tetapi lelaki sebaya Andreas itu malah berujar, "Akan lebih baik jika aku mati."

Ketika Valin menggunakan sang anak untuk mengancam Miro. Pria itu justru menjawab, "Dia akan hidup lebih bagus tanpa aku."

"Dia sepertinya tidak ingin merepot
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 268 TARGET SELANJUTNYA

    "Jangan asal bicara kamu!" Bryan langsung menampik tuduhan Vante.Sedang yang lain langsung penasaran dengan wajah Viona yang bergerak perlahan. Maria dan Valin seketika terbelalak begitu sang bocah menunjukkan paras manisnya."Astaga, Bry. Dia benar-benar dirimu versi sachet," seru Valin tidak percaya.Bryan serta merta memeriksa fitur wajah Viona. "Mirip dari mananya?" Tampik Bryan walau sekarang ragu. Benarkah Viona anaknya?"Sebab kamu tidak bisa membandingkan," celetuk Maria."Lihat." Secara mengejutkan Vante mampu menemukan profile Viona Anna."Ba-bagaimana bisa? Aku berulang kali mencoba tapi tidak ketemu." Bryan gemetar menerima ponsel Vante.Hanya dengan ponsel Vante berhasil menguak identitas Viona. Sedang dirinya. Dengan bantuan monitor tiga biji, selalu gagal."Mau lebih yakin. Lakukan tes DNA, mumpung kita di rumah sakit," usul Vante.Bola mata Bryan berbinar penuh antusiasme. Anak? Dia tak pernah berpikir apalagi membayangkan kalau dia akan memilikinya. Tapi kini, kemun

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 267 DIA ANAKMU

    "Bagaimana keadaannya?"Zen bertanya sambil memapah Valin yang tampak lemas. Perempuan itu syok berat begitu mendengar kabar Andreas mengalami kecelakaan."Tuan Besar Archlight masih ditangani, tapi supirnya ...."Dokter di hadapan Zen menunduk. Saat itu juga tangis Valin pecah. Beck sangat baik. Bahkan lelaki itu begitu sabar menghadapi kerandoman Andreas yang mulai kembali seperti anak kecil.Banyak tingkah, banyak kerenah, banyak maunya. Dan sederet tingkah absurd yang kerap membuat penghuni kediaman Archlight mengelus dada."Tidak bisa diselamatkan?" Zen memastikan. Dua tangannya memeluk erat tubuh Valin. Wanita itu terisak di dadanya."Tidak. Maafkan kami, kami sudah berusaha semampu kami. Namun Tuan Beck sudah meninggal saat perjalanan menuju ke sini."Zen tahu, urusan hidup adalah milik yang kuasa. Tapi selama masih ada denyut jantung meski lemah. Dia bisa minta Sylus mengupayakannya. Jika Sylus masih tidak cukup, dia akan minta tolong pada Max.Apapun akan dia lakukan untuk or

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 266 POSISI TERBALIK

    "Apa Zen sudah pulang?"Valin bertanya seraya melepas blusnya. Menyisakan kaos tanpa lengan yang ketat membalut tubuhnya. Hari ini dia diharuskan ikut meeting di lantai empat.Membahas para pelaku tindak kejahatan yang kemarin bersekongkol dengan Alvos. Jadi dia berpakaian agak formal hari ini. "Belum, Nyonya.""Kalau Papa?""Tuan juga belum pulang. Tapi adik Anda tadi mampir. Dia menitipkan ini."Valin menerima paper bag dari kepala pelayan. Senyumnya mengembang melihat kotak strawberry kesukaannya."Terima kasih," ucapnya via pesan."Ongkir," balas Vante."Mau berapa?" Tantang Valin balik.Lengkung bibir Valin makin naik membaca balasan dari sang adik. Dia rindu pada Vante sejujurnya. Sebab kesibukannya, Valin belum berkunjung lagi ke rumah sang adik.Dengan Maria, mereka kadang mencuri waktu bertemu jika berada di kantin. Untuk sesaat Valin berada di ruang tengah. Sampai ia mendadak mendongak. Waktu itulah dia menjumpai ekspresi tak biasa dari Tian. Lelaki yang duduk di lantai du

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 265 BUJUKAN VIONA

    "Dia tahu!"Jody berlari secepat kakinya bisa membawanya pergi. Meninggalkan Sebastian Kiehl yang menyeringai menatap kepergiannya.Sampai di ruangannya, Jody langsung luruh di balik pintu. Jantungnya berdebar kencang. Keringat dingin menyusul membanjiri tubuhnya.Bayangan bagaimana Kiehl menghabisi seorang pengkhianat di organisasi kembali membayang. Orang itu ditembak dengan ratusan peluru. Hingga tubuhnya seperti kantong air yang bocor. Bukan air yang merembes keluar. Tapi darah. Tubuh Jody gemetar. Kiehl sangat mengerikan, kejam juga tanpa belas kasih.Sekarang dia ada di sini. Jody lemas seketika. Apalagi ketika Kiehl sempat berbisik di telinganya. "Apa aku kurang membayarmu, hingga kau pilih lari ke sini?""Tidak! Dia tidak mungkin mencariku!"Jody mememeluk tubuhnya sendiri. Dia sangat takut waktu melihat Kiehl. Pria tersebut seperti ingin melahapnya saat itu juga. Padahal Jody terkadang bisa menjadi sosok tanpa belas kasih juga saat menjalankan misi.Kini dia harus apa? Apa y

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 264 MANTAN BAWAHAN

    "Apa kau yakin?""Aku yakin dengan wajahnya. Tapi tidak dengan kelakuannya. Apapun itu, tidak ada salahnya kita untuk waspada. Jika dugaanku benar, maka dia akan sama manipulatif-nya dengan Lucio Costra."Di ujung sana Zen menipiskan bibir. Kalau orang itu sama dengan Lucio Costra. Artinya mereka juga mengincar hal yang tidak jauh beda. Valin.Jemari Zen segera berlari ke pelipis. Lalu memijatnya. Dia harus bagaimana menghadapi istrinya. Sudah diklaim, sudah go publik. Semua rivalnya satu persatu telah dia singkirkan.Namun bak pepatah mati satu tumbuh seribu. Atau patah tumbuh hilang berganti. Pesona sang istri bukannya surut. Malah sebaliknya. Daya pikatnya makin tak terkendali.Haruskah Zen mengurung Valin di menara tinggi seperti Rapunzel. Supaya dunia tak lagi mengetahui keberadaan Valin.Dorongan napas kasar terdengar. Setelah Xavier berhasil dia jauhkan. Meski masih ada Kian yang menghantui. Kini muncul nama Sebastian Kiehl. Zen pikir lelaki itu tidak pernah nyata.Zen kira Seb

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 263 PERTUNJUKKAN

    "Lin, apa kamu tahu kalau pasienmu kemarin malam hampir log out?"Valin memutar badannya cepat. Dia langsung menghadap Ivone yang sedang memeriksa rekam medis pasien. Pergantian shift baru saja terjadi. Maka Ivone dan yang lainnya harus mengecek ulang kondisi pasien yang ditinggalkan oleh shift sebelumnya."Kapan?""Gak lama setelah kamu pergi. Makanya mereka heran. Pas kamu cek tidak apa-apa. Eh, kamu pergi dia langsung sesak napas. Untung Andrew cepat mengatasinya. Kalau enggak, bakal ada pemakaman hari ini."Kalimat terakhir diucapkan Ivone sambil berbisik. Begitu mendengar info dari Ivone. Valin gegas menuju ruangan Miro. Di sana dia melihat Tian duduk di kursi tunggu ditemani seorang perawat.Tatapan pria itu tampak kosong. Waktu melihat Valin dia langsung menunduk. Entah malu, entah takut. Hanya saja, ketika Valin menyapa, dia merasa Tian tersenyum meski samar."Sebenarnya apa yang terjadi?" Wanita itu bertanya begitu berada di kamar Miro.Dua orang yang ada di sana saling panda

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 26 KENAPA KITA TINGGAL DI SINI?

    Valin tersenyum sekaligus menangis melihat Vante keluar menggunakan kursi roda. Didorong oleh seorang perawat. Gadis itu langsung memeluk sang adik. Lantas memeriksa tiap jengkal tubuh Vante, seolah memastikan kalau pemuda itu baik-baik saja."Vante, kamu beneran sembuh?" Tanya Valin dengan mata be

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 17 PERDEBATAN YANG PANAS

    Langkah Zen terhenti demi mendengar pertanyaan Valin. Kakak Vante masih berdiri dengan tubuh tegang dan napas memburu. Perdebatannya dengan Zen barusan. Seluruh pendapat Zen yang baru saja dia dengar, cukup untuk menunjukkan kalau Zen bukanlah orang yang murah hati. Apalagi punya belas kasih.Keja

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 25 HARGA YANG HARUS DIBAYAR

    Tubuh besar Zen ambruk di kasur Valin. Zen sejatinya bisa menahan semua rasa sakit yang menyerang dirinya. Level ketahanan sakitnya paling tinggi di antara yang lain. Namun melihat kepanikan Valin, dia memutuskan untuk sedikit berpura-pura. Tanpa banyak kata, Zen melucuti pakaiannya, melemparnya a

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 21 PROPOSAL RAYUAN

    Valin menggertakkan gigi. Apalagi salahnya sekarang. Bukannya dia boleh keluar untuk urusan pasien darurat. Kenapa sekarang pria itu marah.Apa Valin harus duduk di rumah terus setelah jam kerja selesai. Lalu mengabaikan panggilan darurat dari rumah sakit. Itu sama artinya dengan dia melanggar sump

    last updateLast Updated : 2026-03-18
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status