Share

Bab 618

Author: Ratih Larasati
Shelly merapikan semua barang bawaannya, lalu menenteng tas kombinasi birunya melangkah keluar. Jeffry mendorong kereta bayi, berjalan berdampingan di sisinya.

"Pak Rendy," sapa Jeffry sambil mengangguk singkat.

"Pak Jeffry," balas Rendy dengan anggukan kepala.

Shelly juga sempat menghentikan langkahnya sejenak. "Sampai jumpa, Pak Rendy. Hati-hati di jalan."

Setelah itu dia menuruni undakan lebih dulu. Ketika melintas tepat di samping mobil Keluarga Gunawan, langkah kakinya sempat tertahan seben
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 776

    Lengan Shelly terkulai lemas tanpa tenaga. Rambut panjangnya yang terurai di lekuk lengan Jeffry menyapu pergelangan tangan Jeffry, lalu jatuh tersampir di sisi tubuhnya.Jeffry kembali menatap Jery sejenak, baru kemudian berbalik pergi.Tingkat kehati-hatian Shelly dalam urusan Jery sama besarnya dengan ketulusan Jeffry yang mau rujuk dan membuat wanita itu percaya padanya.Hal seperti ini memang tidak bisa diburu-buru.Dia kembali ke kamar untuk berganti pakaian, lalu beranjak pergi. Begitu masuk ke dalam mobil, dia langsung menghubungi Maxwell."Cari tahu apa yang dibicarakan Shelly waktu bertemu Johan kemarin sore."Meski di luar kafe itu tidak ada kamera pengawas, area dalamnya ada.Tak sampai 10 menit, Maxwell sudah menelepon balik."Pak Jeffry, rekaman pengawas kafe itu rusak sehingga suaranya nggak terdengar. Tapi dari rekaman, raut wajah Bu Shelly terlihat berubah saat mereka bicara."Satu-satunya hal yang bisa dipastikan adalah Johan memang mengatakan sesuatu yang membuat sik

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 775

    Aroma makanan tercium dari ruang makan, berpadu dengan desis minyak dari wajan yang menggoreng sarapan.Jeffry mengenakan celemek abu-abu gelap, sibuk di dapur. Saat mendengar langkah kaki, dia menoleh sekilas.Tadi Shelly melangkah turun dengan tergesa, membawa begitu banyak kata yang membendung di dalam dadanya. Namun saat melihat pemandangan ini, semuanya mendadak tertahan di tenggorokan."Jery belum bangun?" Jeffry lebih dulu membuka suara. "Makan sarapanmu dulu, aku mau naik ke atas."Dia meletakkan telur mata sapi ke piring, menatanya bersama daging lapis, dua lembar roti, lalu menuangkan segelas susu hangat dan menyajikan semuanya ke atas meja."Bahan makanan di rumah habis, makan seadanya dulu. Nanti setelah Jery bangun, kita bawa dia keluar untuk belanja."Jeffry meletakkan piring saji, melepas celemeknya dan menyampirkannya ke sandaran kursi, lalu berbalik hendak melangkah ke lantai atas."Jeffry." Shelly mengumpulkan segenap keberaniannya untuk memanggil.Langkah kaki pria i

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 774

    Setelah Jeffry mengutarakan semua kata-kata itu kepadanya, Shelly merasa seperti terlempar ke dalam gelembung mimpi yang fana.Masa depan yang begitu indah dan cerah justru membuatnya merasa segalanya tidak nyata.Sama seperti saat pertama kali menikah dengan Jeffry dulu, dia butuh waktu sangat lama untuk benar-benar percaya bahwa dirinya bisa menikah dengan pria yang sudah lama dipendam di dalam hati.Saat itu dia merasa menjadi pengecualian yang paling diberkati Tuhan di antara jutaan manusia di dunia.Namun, 2 tahun pernikahan tanpa cinta itu memaksanya kembali berpijak pada kenyataan.Kali ini, hal yang sama terulang lagi. Dia tersandung dan jatuh untuk kedua kalinya pada pria yang sama.Menggantungkan harapan, lalu melihat harapan itu hancur berkeping-keping."Aku sudah memikirkannya baik-baik. Aku mau membatalkan perjanjian ini secepat mungkin dan pergi dari Tavira."Shelly mengucapkannya kata demi kata dengan nada suara yang mantap.Saryna menarik napas dingin di ujung telepon,

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 773

    Bicara jujur? Jeffry menyembunyikan sesuatu darinya.Tangan Shelly yang hendak mengetuk pintu membeku di udara. Perkataan Johan terngiang kembali di kepalanya."Bagus! Kalau kamu nggak mau dengar omonganku dan semuanya berantakan, kamu yang harus tanggung jawab!"Melly yang melihat Jeffry bersikeras pada keputusannya langsung keluar kamar dengan emosi meluap-luap.Pintu terbuka seketika. Tatapannya beradu dengan Shelly. Ekspresi marahnya perlahan berubah menjadi terkejut, sebelum keningnya berkerut rapat."Siapa yang izinkan kamu nguping pembicaraan kami?"Perlahan Shelly menurunkan tangannya. Pandangannya melewati Melly, langsung tertuju pada pria yang duduk di balik meja kerja di dalam ruangan.Mata Jeffry yang gelap menatap ke arahnya, dan sekilas melintas kilatan aneh di dasar matanya.Shelly menangkap kilatan itu dengan sangat tajam. Seketika hatinya jatuh ke dasar jurang, dingin membeku.Melihat raut wajah Shelly yang tidak beres, Melly merasa agak gelisah. Dia memilih langsung p

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 772

    Sebagai orang yang sudah pernah melewatinya, Nenek Mina paham betul betapa menguras tenaga dan pikiran dalam mengurus anak kecil.Shelly yang ditanya bertubi-tubi itu tertegun, pikirannya justru dipenuhi bayangan Jeffry.Jeffry yang rela bangun tengah malam menemani Jery. Jeffry yang selalu menyuruhnya makan duluan setiap kali Jery rewel di meja makan, sementara dia sendiri menggendong si kecil dan berusaha menenangkannya.Tanpa terasa, momen-momen Jeffry bersama Jery sudah terlalu banyak untuk dihitung."Lumayan baik." Kakek Yanto memberi isyarat agar Shelly mengulurkan tangan satunya lagi. "Kondisi dasar tubuh Shelly cukup bagus, tapi nadi jantungnya agak lemah. Ada yang sedang dipikirkan?"Kekhawatiran terbesar Shelly adalah soal asal-usul Jery.Sejak pertama kali mengandungnya, kekhawatiran itu tak pernah benar-benar berhenti.Shelly mengatupkan bibirnya sejenak."Apakah soal Keluarga Gunawan?"Nenek Mina, dari sudut yang tak terlihat Shelly, diam-diam menendang ringan kaki sang su

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 771

    "Hais."Nenek Mina menghela napas panjang. "Kalau mau menikah, silakan. Tapi, apa boleh jangan menikah terlalu jauh? Nanti coba kamu cari tahu, tanya apakah pacarnya berasal dari Kota Sentara?"Bagaimana latar belakang pria itu? Kalau kondisinya kurang mampu, apa bisa tinggal bersama Keluarga Anderson saja?Dia tidak rela Joycelin menikah sejauh itu."Kalau ada kesempatan, saya bantu Anda tanyakan," sahut Shelly. Tadi dia sempat berpikir sejenak, di kantor cabang Dominion rasanya tidak ada pria yang benar-benar menonjol.Selera Joycelin seharusnya tidak buruk, mungkinkah dia bertemu sosok mapan dari perusahaan lain saat jamuan bisnis?"Orang-orang bilang pria dari wilayah selatan tampan dan rupawan, sementara pria dari bagian utara lebih kasar. Aku cuma takut Joycelin dibutakan oleh pria rupawan, bagaimana kalau dia ditipu ...."Memang benar bahwa punya anak perempuan selalu serbasalah seperti ini, selalu cemas anaknya salah memilih orang saat menikah.Dulu saat Shelly memutuskan berta

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 4

    Sebelum orang-orang di ruang tamu sempat bereaksi, terdengar langkah kaki dari lantai atas.Ibu Jeffry, Melly Luwiana buru-buru turun.Meski hampir berusia lima puluh tahun, tubuhnya masih terawat seperti wanita usia tiga puluhan.Dia hanya mengenakan selendang merah, sama sekali tidak takut pada su

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 3

    Begitu Elora masuk ke kantor, dia melihat Maxwell sedang memesan tiket.Dia langsung bertanya, “Kak Jeffry di mana? Kenapa kamu pesan tiket?”“Di ruang istirahat. Ada masalah mendadak di cabang, Pak Jeffry harus ke sana.”Belum sempat Maxwell selesai bicara, Elora sudah mengeluarkan kartu identitas

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 2

    Shelly adalah anak paling berprestasi di panti asuhan. Karena nilai akademisnya sangat baik, dia diterima di universitas top dalam negeri dengan beasiswa penuh.Di sanalah dia bertemu Jeffry.Di antara begitu banyak pria dari kalangan elit, Jeffry begitu menonjol, langsung menarik pandangannya.Awal

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 1

    Tengah malam, Shelly Malvis mengunggah sebuah foto bayi yang baru lahir, lengkap dengan keterangan: [Naik pangkat jadi Ibu! Putra sulungku!]Belum satu jam, pintu rumahnya sudah diketuk oleh mantan suami yang telah bercerai dengannya selama setengah tahun.Begitu pintu dibuka, wajah muram Jeffry lan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status