공유

Bab 79

작가: Mrs.Jeon
last update 게시일: 2025-09-28 17:16:58

Melly awalnya berniat menyapa pasangan itu dengan ramah, namun begitu melihat Scarlett bergegas menuju kamar mandi dengan tangan menutup mulut, ia pun buru-buru menyusul dengan panik.

“Ada apa, Nona Scarlett?” tanya Melly, tepat saat Scarlett mulai muntah, lalu ia berspekulasi, "Mungkin keracunan makanan!" Belum sempat selesai berbicara, Scarlett sudah membungkuk di depan toilet, muntah.

Tak lama kemudian Tristan muncul membawa segelas air hangat. Setelah berkumur, kondisi Scarlett sedikit memb
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 250

    Menjelang malam, ketika Tristan menelepon untuk menanyakan keadaan Scarlett, Chelsea pun dengan enggan bangkit dari sofa. Scarlett mengantar Sandy dan Chelsea hingga ke lift, lalu Chelsea bertanya dengan nada penuh harap, “Scarlett, apakah tidak masalah jika bibi datang lagi besok?”Scarlett tersenyum lembut. “Bibi Chelsea, aku akan sangat senang jika Bibi datang.”Raut wajah Chelsea langsung dipenuhi kegembiraan. “Bibi akan memasakkan makan siang untukmu. Kamu suka ayam rebus dengan kentang kecil dan sup jamur, bukan? Besok akan bibi buatkan untukmu.”“Terima kasih, Bibi Chelsea,” jawab Scarlett dengan tulus, tidak ingin menolak perhatian sehangat itu.Setelah mengantar Sandy dan Chelsea pergi, Scarlett kembali ke kamarnya. Tak lama kemudian, Tristan datang. Melihat banyak hadiah di ruangan itu, Tristan mengira Zoe dan Bruce yang datang berkunjung, tetapi Scarlett menjelaskan bahwa itu adalah hadiah dari Sa

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 249

    Keesokan harinya, Chris datang berkunjung.Beberapa hari terakhir, ia sangat sibuk di kantor, ia membantu meringankan beban Scarlett. Ia takut jika sesuatu yang serius terjadi pada Scarlett, maka dirinya akan menyesal seumur hidup.Setelah Chris pergi, Sandy datang membawa berbagai makanan. Ia mengungkapkan betapa khawatir dirinya terhadap Scarlett, bahkan sempat mengusulkan untuk berhenti bekerja demi membantu merawatnya.Namun, Scarlett langsung menolak gagasan itu.Sandy memiliki kecintaan yang sama terhadap dunia hukum seperti dirinya. Scarlett tidak ingin Sandy mengorbankan impiannya demi dirinya.Setelah menyiapkan beberapa potong buah untuk Scarlett, Sandy duduk di sampingnya dan berkata, “Ibuku mendengar tentang kondisi kesehatanmu dan ingin menjengukmu. Apa itu tidak masalah?”Setelah mendengar dari Sandy bahwa Scarlett sedang sakit, Chelsea, ibu Sandy, merasa sangat khawatir dan ingin menjenguknya di rumah sakit.Sambil menatap Sandy, Scarlett berkata, “Mungkin kurang tepat

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 248

    Ruangan itu mendadak hening sesaat setelah pertanyaan polos Nathan menggantung di udara.Scarlett bahkan belum sempat menjawab ketika Nathan kembali berbicara dengan wajah serius khas anak kecil.“Teman sekelasku, Jonah. Tahun lalu ibunya juga masuk rumah sakit. Waktu pulang, Ibu Jonah membawa adik perempuan untuknya. Jonah bilang adiknya lahir waktu ibunya berada dirumah sakit.”Penjelasan lugu itu langsung membuat Scarlett tertawa pelan.Ia mengacak rambut Nathan dengan penuh sayang sebelum berkata lembut, “Kalau begitu, Ibu akan berusaha memberimu adik perempuan secepatnya.”Mendengar janji itu, wajah Nathan malah berubah semakin serius.“Tapi ada juga Lily,” katanya lagi. “Lily bilang ibunya pulang dari rumah sakit jadi lebih cantik.”Kali ini Scarlett tertawa lebih keras.“Sepertinya ibu Lily pergi ke spa, bukan ke rumah sakit,” godanya.Nathan langsung men

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 247

    “Demi menenangkan orang tuamu dan agar mereka tidak terus khawatir, kamu bahkan rela melepaskan karier yang paling kamu cintai.” Dan belum lagi soal Lucian, yang meninggalkan Scarlett dalam pengasuhan Chris. Sebenarnya Scarlett ingin menanyakan hal itu, tetapi pada akhirnya ia memilih untuk tidak melakukannya.Tristan mengerti. Beberapa tahun terakhir ini, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadinya, Scarlett menjalani semuanya dengan berat.Pengertian Tristan membuat Scarlett tersenyum pasrah.Ya, ia memang telah meninggalkan profesi yang paling dicintainya. Ia merindukan sensasi membela klien di ruang sidang, suasana penuh ketegangan, serta kewibawaan dari semua itu.Saat Scarlett tersenyum tipis, Tristan menggenggam kedua tangannya. “Scarlett, mulai sekarang aku akan tetap di sisimu. Biarkan aku yang menangani semua beban berat di perusahaan.”Tristan mengucapkan janji itu, tetapi Scarlett tetap diam.Saat ini

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 246

    Saat Tristan menerima telepon dari Summer, ia sedikit terkejut. “Bu, Scarlett sedang tidur atau mandi?”“Tidak,” jawab Summer sambil menghela napas. “Dia pingsan di kantornya. Joshua yang sedang mengantarkan dokumen menemukannya pingsan, lalu segera membawanya ke rumah sakit.”“Tapi Tristan, jangan khawatir. Scarlett sudah sadar sekarang. Dia baru selesai menjalani pemeriksaan dan sudah kembali ke kamarnya. Dokter menyarankan rawat inap beberapa hari untuk observasi.”Mendengar Scarlett berada di rumah sakit membuat jantung Tristan berdegup kencang. “Bu, aku segera ke sana.”Ia langsung menutup telepon dan bergegas menuju rumah sakit.Saat Tristan tiba, Bruce, Zoe, Gary, dan Angel sudah berada di sana, sementara Chris baru saja pergi setelah menerima telepon dari rumah.Melihat Tristan datang, Scarlett mencoba mencairkan suasana. “Hanya gula darah rendah, tapi semua orang bert

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 245

    Ada yang menerobos masuk ke dalam ruangan Tristan seolah-olah tempat itu miliknya sendiri, Bruce langsung menjatuhkan dirinya ke kursi di seberang meja kerja Tristan dengan sikap santai penuh percaya diri. Dengan seringai usil, ia berkata, “Bro, kamu benar-benar bikin geger di sini! Scarnet Technology sedang jadi bahan pembicaraan di seluruh Woodland. Kamu kembali untuk membuat kekacauan, ya?”Sejak Tristan kembali, perusahaan-perusahaan teknologi besar lainnya di Woodland mulai kesulitan, bahkan saham beberapa di antaranya merosot tajam. Sementara itu, Tristan terus sibuk mengakuisisi dua perusahaan lain dan membawa perusahaannya berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.Godaan Bruce hanya dibalas tatapan santai Tristan. “Aku tidak mengusikmu, kan? Anggap saja itu bantuan dariku.”Bruce terkekeh sambil menyilangkan kaki. “Perusahaanku punya saham di perusahaan Letty. Kamu pasti tidak berani macam-macam denganku.”Tatapa

  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 44

    Ruangan itu sunyi seketika. Scarlett mengambil pakaian dan menuju ke kamar mandi.Setengah jam kemudian, saat Scarlett keluar dari kamar mandi, Tristan sudah tidak ada. Ia mengeringkan rambutnya dengan handuk, merasakan sedikit lega.Scarlett meletakkan handuk, mengisi ketel dengan air untuk direbu

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 46

    Ketika Scarlett menyadari bahwa sosok yang bersembunyi di bayang-bayang itu adalah Tristan dan bukan hantu, ia memegangi dadanya dengan napas lega yang dramatis. “Ya Tuhan, Tristan, kamu gila, ya? Siapa orang waras yang berkeliaran tengah malam begini?”Tristan masih bersandar di ambang pintu seber

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 50

    Bruce terus berbicara tanpa henti layaknya senapan mesin, dan setiap kali Scarlett mencoba menyela, ia langsung memotongnya.Tristan memutar lehernya dan berkata dengan nada mengancam, “Bruce, kamu ingin mengakhiri hidupmu dengan cara seperti apa? Pilih sendiri.”Bruce tampak seperti baru saja dice

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Peluklah aku Seperti Dulu   Bab 51

    Scarlett kembali menata dirinya dan duduk dengan tenang seraya tersenyum. “Tuan Tristan, tampaknya anda tidak mampu menahan minuman keras?”Tristan pun ikut duduk, meskipun tampak meringis dan menarik napas dalam-dalam menahan rasa sakit.Melihat ekspresi itu, Scarlett meliriknya sekilas dengan tat

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status