แชร์

Bab 698 - Penyergapan

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2025-01-25 17:01:36

"Semua akan hadir dalam pertemuan ini?" tanya Ryan tiba-tiba. "Termasuk Zeke Fernando?"

"Seharusnya begitu..."

Zend Bark mendadak terdiam, menyadari sesuatu. Dia mendongak menatap Ryan dengan wajah pucat. "Tuan Ryan, Anda tidak berencana pergi ke sana kan? Itu sama saja masuk ke sarang singa!"

Seulas senyum dingin tersungging di bibir Ryan. "Aku tidak punya kesabaran menunggu Zeke Fernando datang kemari. Lebih baik aku yang mendatanginya." Dia berhenti sejenak. "Lag
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (5)
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
tunggu bonus bab aja sepertinya ada
goodnovel comment avatar
aday wijaya
Kurang nih updatenya… ayo maju lagi thor
goodnovel comment avatar
Bani othman
Wow,,santapan sebelum maghrib,,
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3785: Jelang Serangan

    “Namun mereka sama sekali tidak menyangka akan ada benda seajaib Kuburan Pedang di dunia ini.”Eliot Lane menatap Ryan dengan sorot dalam.“Siapa yang berani membayangkan banyak sosok perkasa akan memakai jiwa mereka sendiri untuk mewariskan ilmu penantang langit kepadamu? Itulah kesempatan terbesar yang dianugerahkan padamu.”Ia menepuk dadanya sendiri.“Aku adalah sosok perkasa pertama yang berhasil kau selamatkan. Ini baru permulaan. Mulai hari ini, Myriad Sword Palace akan menjadi pendukung terkuatmu.”Suara Eliot berubah lebih berat.“Kau harus selalu ingat. Kau bukan hanya harapan bagi banyak sosok perkasa itu. Mereka juga akan menjadi pendukung terkuatmu.”Untuk pertama kalinya, hati Ryan terasa begitu berat.Selama ini, ia terus bertarung demi bertahan hidup. Ia melawan musuh kuat demi melindungi orang-orang di sekitarnya. Namun sekarang ia sadar, di pundaknya juga tersandang harapan seratus jiwa perkasa yang rela menyerahkan warisan mereka kepadanya.Beban itu nyata.Namun a

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3784: Jaring Takdir

    Ryan tersenyum lemah.“Guru, sepanjang perjalanan ini aku sudah menghadapi banyak musuh kuat. Jadi apa artinya kalaupun aku harus bermusuhan dengan Kerajaan Ilahi?”Ucapan itu terdengar tenang, tetapi keteguhan di dalamnya jelas. Bagi Ryan, musuh sebesar apa pun tetap harus dihadapi jika mereka berdiri di jalan yang ia pilih. Setelah menyaksikan Kerajaan Ilahi hampir membunuh Lina Jirk dan Kaelen, tidak ada lagi ruang baginya untuk gentar.Tiba-tiba, ia teringat sesuatu.“Oh ya, Guru, mengapa Guru bisa terperangkap begitu lama di Death Domain Universe?” tanya Ryan. “Dan mengapa kota mati itu disebut penjara milik Kerajaan Ilahi?”Mendengar pertanyaan itu, mata Eliot Lane dipenuhi amarah.Butuh beberapa saat sebelum ia bisa menenangkan diri. Ia berjalan ke haluan kapal terbang, berdiri dengan kedua tangan terlipat di belakang punggung, lalu menatap dunia luas di bawah mereka.Setelah itu, Eliot mengangkat tangan dan menunjuk ke arah makhluk hidup yang tersebar di bawah sana.“Muridku

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3783: Menuju Istana Pedang

    “Oh ya, cepatlah pergi ke Akademi Heavenly Flame.”Suara Demon Emperor terdengar semakin lemah, tetapi masih jelas di telinga Ryan.“Jika perkiraanku tidak salah, ada sebuah benda milikku yang kutitipkan kepada seseorang dari Akademi Heavenly Flame. Benda itu adalah salah satu kunci untuk menyusun kembali tubuh sejatiku. Orang itu bernama...”Namun sebelum kalimat itu selesai, bayangan Demon Emperor sudah lebih dulu memudar.Dalam sekejap, sosoknya lenyap sepenuhnya.Energi iblis yang tadi memenuhi langit ikut surut, dan kota mati kembali diliputi kesunyian. Hanya ruang yang masih retak dan sisa reruntuhan yang menjadi bukti bahwa pertarungan mengerikan baru saja terjadi di tempat itu.Pada saat yang sama, karena bayangan kultivator Kerajaan Ilahi telah musnah, pilar cahaya yang mengurung Eliot Lane ikut menghilang.Seluruh segel yang selama ini menahannya lenyap.Eliot Lane akhirnya bebas bergerak.Namun sebelum ia sempat merasakan kebebasan itu, pandangannya langsung tertuju pada R

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3782: Amarah Demon Emperor

    “Akulah Demon Emperor!”Ryan membuka mulutnya, tetapi suara yang keluar bukanlah suaranya sendiri. Suara itu berat, kuno, dan membawa tekanan yang membuat seluruh kota mati seolah ikut bergetar.Di belakang Ryan, sesosok bayangan perlahan muncul.Wajah bayangan itu tertutup topeng, sehingga rupa aslinya tidak terlihat jelas. Namun aura yang terpancar darinya begitu berwibawa, seakan ia tidak berasal dari ruang dan waktu yang sama dengan mereka. Keberadaannya saja sudah cukup membuat udara membeku.“Mustahil!”Kultivator Kerajaan Ilahi itu membelalakkan mata. Tanpa sadar, ia mundur beberapa langkah.“Kau tidak mungkin masih hidup. Kau sudah mati dalam perang kuno itu!”Pada masa perang kuno, Demon Emperor dari Wilayah Iblis pernah dikepung oleh Dao Surgawi dan para kultivator perkasa Kerajaan Ilahi. Pertempuran itu begitu mengerikan hingga mayat menumpuk seperti gunung, dan langit Benua Valor

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3781: Mata Demon Emperor

    Ryan bergegas mendekati Lina Jirk. Ia ingin menghentikan gadis itu sebelum terlambat. Namun baru beberapa langkah, tubuhnya kembali dihantam nyeri yang luar biasa. Bruk! Ryan jatuh ke tanah. Rasa sakit menyebar dari seluruh tulangnya, seolah setiap bagian tubuhnya sudah retak. Bahkan bergerak sedikit saja terasa seperti merobek dagingnya sendiri. Napasnya menjadi kacau, dan darah kembali merembes dari luka-luka lama yang belum sempat pulih. Namun ia tetap memaksa diri bangkit perlahan. Kelima jarinya terkepal erat. Kukunya menancap ke telapak tangan sampai darah merembes, tetapi ia sama sekali tidak merasakannya. Di kepalanya hanya ada satu pikiran. Ia tidak boleh membiarkan sesuatu terjadi pada Lina. “Naga Racun!” Raut wajah kultivator Kerajaan Ilahi berubah saat melihat bayangan raksasa di atas Lina. “Tubuh Innate Poison!” Ia terperangah. “Ternyata masih ada orang yang memiliki Tubuh Innate Poison di dunia ini. Bagaimana mungkin?” Sorot matanya langsung menajam. Jika g

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3780: Naga Racun

    Kaelen tiba di hadapan Ryan. Batu formasi Kerajaan Ilahi sudah hancur. Karena itu, segel-segel yang mengurung kota mati mulai kehilangan kekuatannya. Selain Eliot Lane yang masih tertahan oleh pilar cahaya, Lina Jirk, Tessa Lund, dan Yelena Cole segera bergegas menghampiri Ryan. Reruntuhan masih berjatuhan di sekitar mereka, tetapi tak seorang pun sempat memedulikannya. Di dalam pilar, Eliot Lane menyaksikan semua itu dengan mata memerah. Amarahnya hampir meledak. Melihat tubuh muridnya penuh luka, hatinya seperti diremas. Jika bukan karena dirinya, Ryan tidak akan terjebak dalam bahaya sebesar ini. Saint Immortal King memang pernah mengatakan bahwa semua ini adalah kesempatan bagi Ryan, tetapi di mata Eliot, ini lebih mirip malapetaka yang memaksa muridnya mempertaruhkan nyawa terlalu cepat. Kaelen berdiri di depan Ryan. Tatapannya tertuju pada kultivator Kerajaan Ilahi di angkasa, tanpa sedikit pun rasa takut. Klan Kosmara tidak pernah gentar menghadapi kultivator mana

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status