Share

Bab 896 - Pingsan

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-02-27 13:00:44
Sementara itu di resor vila Provinsi Riveria, Ryan yang duduk bersila juga memuntahkan darah segar.

Gelombang rasa sakit menyengat seluruh tubuhnya.

Demi melukai Tetua Zigfrid, dia telah membayar harga yang sangat mahal. Namun ini sepadan!

Tak pernah ada kultivator ranah Heavenly Soul yang mampu melukai kultivato Ranah Saint yang lebih tinggi, tapi Ryan telah melakukannya!

Ryan menghela napas panjang saat kelelahan hebat menyerangnya.

Beberapa detik kemudian, tubuhnya ambruk ke tanah.

Rianoir

Ini Bab Kedua siang ini. Selamat makan siang (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 2/3 Bab Reguler: 2/2

| 99+
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
John Napoleon
Tambah seru alur ceritanya. Tolong ditambah bab nya dong. Minimal 10 bab sehari............
goodnovel comment avatar
Dedi Soel
lanjutkan Ka
goodnovel comment avatar
Ajis Mustolih
penasaran dg lanjutan nya..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3289 - Kaisar Pedang (II)

    Ryan menghela napas panjang. Wajahnya pucat, dan perlu beberapa detik sebelum postur tubuhnya kembali stabil. Ledakan Seribu Artefak dan Esensi Pedang Abadi adalah dua kartu terakhir yang ia punya untuk berdiri setara dengan ahli Creation di bawah kondisi apa pun. Menggunakannya bersamaan bukan sesuatu yang bisa dilakukan tanpa membayar harganya.Tapi tidak ada waktu untuk istirahat."Semua murid, dengarkan aku!" Yule Kaine akhirnya menemukan suaranya. Wajahnya merah padam, rahangnya mengunci. Dia baru saja memerintahkan Chester Dunne membunuh bocah ini, dan yang terjadi justru sebaliknya. Situasi ini tidak boleh dibiarkan. "Bunuh anak itu! Habisi dia sekarang!"Para murid Divine Palace saling pandang.Maju? Ke arah orang yang baru saja menebas kepala Chester Dunne seperti memetik buah?Tapi perintah Yule Kaine bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Hukuman atas pembangkangan lebih menyakitkan dari kematian apa pun yang bisa mereka bayangkan. Satu per satu, mereka menga

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3288 - Kaisar Pedang

    Sinar kuning dari ujung jari Ryan menghantam sapuan golok Chester tepat di titik paling bertenaga.CLANG!Bukan ledakan. Bukan guncangan besar. Hanya satu benturan singkat yang terasa seperti ada yang mencabut inti kekuatan dari serangan Chester lalu membuangnya ke udara kosong. Teknik Murka Sang Golok yang tadi bergetar penuh energi itu tiba-tiba terasa seperti kapak yang diayunkan ke asap.Chester Dunne terpental setengah langkah ke belakang. Wajahnya memerah sampai ke telinga, lebih karena malu daripada kesakitan.Ryan tidak memberi ruang untuk bernapas.Pedang Iblis Darah kembali dicabut. Kali ini, Esensi Pedang Abadi mengalir keluar dari inti tubuhnya, membanjiri bilah pedang hingga cahayanya memutih seperti serat besi yang dipanaskan sampai batas. Tidak ada nama untuk apa yang akan ia lakukan. Ryan tidak butuh nama. Yang ia butuhkan hanya satu, Chester Dunne tidak boleh berdiri setel

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3287 - Semut Berbisa

    Ryan menatap luka di lengan Jason Klean.Beberapa detik berlalu. Wajahnya tidak berubah. Tidak ada kerutan di dahi, tidak ada gerakan di sudut bibir. Hanya buku-buku jarinya yang semakin memutih di gagang Pedang Iblis Darah, semakin erat, semakin erat."Kalian ingin mati."Bukan gertakan. Bukan peringatan. Kalimat itu keluar dengan nada yang sama seperti orang menyebut nama tempat di peta, sebuah fakta datar yang tidak butuh persetujuan siapa pun.Lalu dia melesat ke atas.Esensi Pedang Abadi membanjiri bilah Pedang Iblis Darah dalam sekejap, cahayanya membelah gelap malam seperti kilat yang tidak mau padam. Ryan menghantam langsung ke arah ahli Creation terdekat tanpa basa-basi.Cahaya pedang meledak.Kultivator itu mendengus. Golok besar di tangannya menyapu horizontal dengan kekuatan penuh, membentur serangan Ryan tepat di tengah.BRANG!Gelombang energi meledak di titik

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3286 - Majunya Ryan

    Langit sudah gelap total ketika Ryan Pendragon akhirnya menghentikan langkahnya. Di hadapannya, perkemahan milik Divine Palace berdiri seperti kota kecil yang tidak pernah tidur. Lentera-lentera menggantung di tiap sudut, menerangi tenda-tenda yang berderet rapi sampai ke dalam. Penjaga berpatroli dengan langkah santai, mengobrol pelan, sesekali tertawa kecil di antara mereka. Tidak ada yang curiga. Tidak ada yang waspada. Wajar. Myriad Sword Palace terkurung di balik formasi perlindungan mereka sendiri, tersekap dari dalam seperti orang yang mengunci pintu rumahnya sendiri karena takut perampok. Tidak ada yang akan repot-repot menyerang dari luar. Untuk apa? Siapa yang cukup bodoh untuk berjalan sendirian ke depan gerbang musuh di tengah malam? Tidak ada yang waras. Ryan menyipitkan mata, mengukur jarak ke gerbang. Formasi terlarang di area ini memang menekan semua orang tanpa terkecuali, termasuk dirinya. Tapi justru itu masalahnya buat mereka. Lawannya jauh lebi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3285 - Perjuangan Jason Klean

    BOOM! BOOM! BOOM! Pertarungan itu tidak seimbang dari detik pertama. Sepuluh kultivator Creation menyerang dari berbagai sudut sekaligus, tidak memberikan ruang untuk bernapas, tidak memberikan celah untuk memfokuskan serangan ke satu titik yang bisa dieksploitasi. Jason Klean bergerak di antara mereka seperti seseorang yang sudah memutuskan tidak akan membiarkan dirinya dihabisi tanpa harga yang sepadan. Satu kultivator Ranah Creation dari Divine Palace terlambat menghindar dari sapuan pedang Jason Klean yang tidak peduli dengan pertahanannya sendiri. Pedang itu masuk dari sisi kiri, menembus baju besi, keluar di sisi kanan. Kultivator itu ambruk dengan lubang menganga di dadanya dan tidak bangkit lagi. "BUNUH DIA!" Kultivator Ranah Creation tingkat enam dari Divine Palace melepaskan serangan yang tidak memberikan arah untuk dihindari. Jason Klean menerima sebagian dampaknya, darah menyembur dari punggungnya di mana pedang lawan menyayat melewati pertahanannya. Lututnya m

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3284 - Ke Myriad Sword Palace

    "Semua orang, bersiap untuk evakuasi!"Tetua Nox sudah setengah berdiri dari posisinya ketika suara itu datang dari arah pintu masuk markas."Tetua Nox, jangan khawatir. Ini aku."Ruangan yang tadi sudah bergerak ke mode siaga berhenti serentak. Kepala-kepala berpaling ke satu arah.Ryan berdiri di ambang pintu aula utama.Kondisinya tidak prima. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh di beberapa bagian yang terlihat, pakaiannya compang-camping di beberapa tempat, dan auranya yang sudah kembali ke Primordial Chaos terasa jauh lebih tipis dari terakhir kali dia ada di sana. Tapi dia berdiri tegak. Dia ada. Dan di belakangnya, seorang pria tua dengan botol labu anggur di tangan berdiri dengan postur seseorang yang sedang mampir santai di sore hari, seolah tidak ada yang terjadi sama sekali.Tetua Nox menatap Harold Guard satu kali, matanya menimbang sebentar, lalu menoleh ke Ryan tanpa mengajukan pertan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1355 - Keluarga Pendragon Gunung Langit Biru (III)

    Tanpa berlama-lama, si tetua mengeluarkan selembar kertas dan mulai menggambar sesuatu berdasarkan ingatannya. Tangannya bergerak cepat, membentuk sketsa bayangan tak dikenal dengan sepasang mata aneh yang seolah menghujam siapapun yang menatapnya. "Lihat ini," katanya sambil menyerahkan sketsa it

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1348 - Murid Sekte Dao Beraksi

    Lin Qingxun menatap Ryan dan tidak mengatakan apa pun lagi. Ada ekspresi lega yang terlihat jelas di matanya, sesuatu yang jarang terjadi pada pria tua itu. "Kuburan Pedang tidak salah memilih orang," gumamnya pelan. "Jika benar-benar ada pemuda yang bisa mengubah nasib kami, mungkin memang dia o

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1352 - Fenomena Surgawi

    Setelah melakukan semua ini, Sphinx melompat turun dan berdiri di sisi kanan Ryan. Ia berkata dengan nada tenang, "Orang ini dikendalikan oleh seseorang menggunakan esensi darahnya. Ia hanyalah boneka. Tidak mungkin mendapatkan informasi berharga darinya. Aku akan pergi ke Sekte Dao bersamamu di l

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1326 - Meninggalkan Ryan

    Mereka menatap Tuan Jimmy dengan waspada dan melihat bahwa pria tua yang biasanya tenang itu kini memiliki ekspresi dingin dan muram di wajahnya. Tatapannya menajam, dan aura berbahaya mulai menguar dari tubuhnya. "Jadi, kamu berani menolakku?" Suara Tuan Jimmy terdengar seperti es yang pecah. "T

    last updateLast Updated : 2026-03-26
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status