Home / Urban / Pemuda Pemikat Gadis Desa / Bab 34 Reza Kena Batunya

Share

Bab 34 Reza Kena Batunya

Author: Tristar
last update publish date: 2026-04-13 17:29:33

Darto terdiam sejenak, tenggelam dalam pikirannya. Ia menyadari bahwa Joko bukanlah lawan biasa ~ kemampuannya dalam bertarung begitu mengesankan. Dalam benaknya terlintas sebuah pertimbangan: jika ia bisa menjalin hubungan baik dengan Joko, bukan tidak mungkin di masa depan hal itu akan membawa keuntungan baginya.

"Bang, bocah Reza itu... selalu mengincar Abang! Kalau Abang mau ngasih dia pelajaran, kami siap menjalankannya!" ucap Darto.

Joko menatap Darto. Ia seolah-olah sudah paham, apa ya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Anthony Lim
bagus ceritanya
goodnovel comment avatar
Ebit Hery
admin ini iklan shoope mengganggu sekali
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 338 Wanita Misterius

    Bila dan Rinda menggelengkan kepala. "Aku sama Rinda sudah bertekad, gak akan melayani Tuan Muda Rico," balas Bila. Joko duduk di kursinya. "Kenapa? Emangnya kalian gak takut dia menghancurkan karier kalian?" "Agak takut sih. Tapi... meski dia bisa menekan kami di industri hiburan, dia belum tentu bisa menekan kami di media sosial," ucap Bila. "Iya. Walau pun dia bisa menutup kami sepenuhnya dari industri hiburan, kami pasti bisa dapat kerjaan lain," ucap Rinda. "Dia itu terlalu kejam Kak. Kalau wanita sudah jatuh ke tangannya, dia akan memperlakukannya sesuka hati!" ucap Bila. Joko mengerutkan keningnya. "Jadi itu alasan kalian gak mau melayaninya?" Bila dan Rinda mengangguk. "Berati... kalian berdua belum pernah melayaninya?" tanya Joko dengan suara pelan. Bila dan Rinda menggelengkan kepalanya. "Belum. Kami lagi gak beruntung! Dia menemukan kita di media sosial. Jadi dia mengingink

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 337 Bawahan Tuan Muda Rico

    Saat Joko sedang mengobrol santai sama Bila, Rinda, dan Geli, tiba-tiba ada seorang pria berjas rapi menghampiri. Pria itu menatap Bila dan dua wanita lainnya. "Kalian bertiga ikut aku! Tuan Muda Rico menunggu kalian di hotel!" ucapnya dengan acuh. Ketiga wanita itu, tampak lesu setelah mendengar ucapan pria itu. Joko mengerutkan keningnya. "Rico. Bukannya itu nama Tuan Muda yang mengirim orang untuk membawa paksa Nadya sama Sonya," batinnya. "Kak Jo, sepertinya kita harus pergi dulu! Kapan-kapan kita nongkrong bareng lagi," ucap Bila dengan ekspresi lesu. "Kalian sepertinya berat sekali mau ketemu dia!" ucap Joko dengan santai. Pria berpakaian rapi itu menatap Joko dengan tatapan tajam. Namun, dia tetap diam. "E-enggak kok. Kita ada kerjaan sama Tuan Muda Rico. Sebenarnya kita agak lelah hari ini, jadi agak lesu," ujar Feli. "Kalau lelah, gak perlu pergi! Berapa yang dia berikan, aku akan ganti!" ucap Joko. Bila, Rinda, dan Feli, saling menatap satu sama lain. Kemudi

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 336 Ketemu Bila

    Beberapa saat kemudian... Joko akhirnya sampai di cafe terpopuler itu. Saat mobil Joko masuk ke dalam parkiran, para pengujung Cafe yang ada di luar dan di dalam langsung menatap mobil merah cerah itu dengan tatapan takjub. "Itu Ferrari keluaran terbaru!" Tunjuk seorang pria. "Gila... keren banget!" Pria itu tampak bersemangat. "Di lihat dari penampilannya sih, pasti masih baru banget!" ucap seorang pria berpakaian rapi. "18 miliar. Kalau di pakai beli mobil Porsche seperti milikku, dapat 3 unit," sahut seorang pria berambut silver. "Kalau yang menyetirnya pria, aku harus menarik perhatiannya," ucap wanita yang tampak sangat genit. Di dalam mobil, Joko tampak sedikit terkejut saat melihat parkiran mobil di sana. Dia tidak terkejut betapa banyaknya mobil, tapi dia terkejut saat melihat cukup banyak mobil mewah di sana. "Hmm, yang datang kebanyakan orang kaya. Memang pantas

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 335 Wanita Mengoceh

    Abel duduk di sofa dan menyandarkan punggungnya. Dua sales sebelumnya menghampirinya, mereka duduk di sebelah Abel. "Traktiran dong, kamu dapat banyak komisi," ucap sales berkacamata sambil menyenggol punggung Abel. "Tenang saja, pasti aku traktir!" balas Abel. "Hehe, gitu dong!" ucap sales berambut pendek. Keduanya menatap Abel dari atas sampai bawah dengan tatapan seksama. "Kamu kelihatan agak lelah. Tuan Muda tadi, jago banget yah?" tanya wanita berkacamata. "Bukan cuma jago, dia kuat banget!" balas Abel. Mata kedua wanita itu sedikit membesar. "Benarkah? Dia pakai obat kuat yah?" Tanya wanita berambut pendek. Abel menggelengkan kepalanya. "Dia murni kuat. Bukan cuma kuat, dia bisa berkali-kali keluar! Kalau dia gak kasihan sama aku, dia pasti membuatku sampai gak bisa jalan," balasnya. Kedua wanita itu tersentak. Mereka tak menyangka, ada pria yang mampu seperti itu. Abel tersenyum lebar. "Baru kali ini aku sepuas ini. Bahkan, aku jadi penasaran, ingin meras

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 334 Bonus Kenikmatan Dari Sales Cantik

    Tak lama kemudian, wanita itu kembali. Dia meletakkan satu bungkus pengaman, lalu dia duduk di pangkuan Joko dengan posisi kaki di lebarkan. "Aku bantu lepas yah," ucapnya sambil tangannya bergerak cepat melepaskan kancing kemeja Joko. Setelah kemeja Joko terlepas, wanita itu memandang tubuh kekar Joko dengan tatapan panas. "Tuan, kamu sangat sempurna. Bukan cuma tampan, tubuhmu juga sangat bagus," ucap sambil mengelus otot dada Joko. Joko menyeringai, dia menarik tubuh wanita itu semakin dekat dengan tubuhnya, lalu satu tangannya meraih semangka besar wanita itu dan meremasnya. "Ahhh..." Desahan nakal keluar dari mulut wanita itu. Wajahnya tampak menikmati, dan tubuhnya menggeliat seksi. Sambil menikmati remasan Joko di semangkanya, wanita itu melepaskan kancing kemejanya dengan cepat. Setelah semua kancing terlepas, dia melepaskan kemeja, lalu melemparkannya ke samping.

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 333 Beli Mobil Mewah

    Joko sebagai pria yang suka kecantikan, tentu akan memilih yang paling cantik. Dia menatap ketiga wanita itu, lalu menunjuk wanita berambut pirang. "Kamu saja!" ucapnya. Wanita berambut pirang itu tampak sangat gembira. "Mari Tuan, saya antar!" ucapnya sambil memberi isyarat mengundang. Dua wanita lainnya menghentakkan kaki dengan wajah cemberut. Joko mengikuti wanita berambut pirang itu. Tak lupa, matanya itu terus mencuri-curi pandang ke tubuh aduhai wanita itu. Namun, Joko teringat akan pesan dari Kak Rita dan Ayu. Ekspresi wajahnya tampak menjadi sedikit tertekan. "Tuan Joko, di dealer ini semua merek mobil mewah ada. Kalau boleh tahu, Tuan Joko suka mereka apa?" tanya sales wanita itu. Joko yang sudah sering melihat mobil mewah di internet, tidak tampak kebingungan sama sekali. "Aku suka merek Ferrari," ucapnya. "Kalau gitu, saya antar

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 7 Ada Yang Cemburu

    Waktu terus berlalu. Tak terasa, jam pulang sekolah pun sebentar lagi akan tiba. Selama menunggu waktu itu, Joko sudah mendapatkan tujuh penumpang. Tentu saja, penghasilannya hari ini sudah cukup banyak. Joko sudah bersiap menunggu para siswa SMA yang sebentar lagi pulang sekolah. Ia duduk santa

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 6 Bantu Puaskan Aku, Bang!

    Tak lama kemudian, Bu Sinta telah selesai membuat kopi, lalu dia menyajikannya di meja depan Joko. "Nih... sudah jadi, silakan di minum," ucap Bu Sinta dengan riang. "Makasih yah." Joko langsung mengambil cangkir berisi kopi itu, laku menyesap kopi di dalamnya. Ekspresi wajahnya tampak sangat me

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 5 Godaan Dan Tawaran

    Joko melajukan motornya ke luar dari kampung, ia pergi menjemput gadis bernama Mia di kosannya. Sampai di sana, ternyata Mia belum siap. Pada akhirnya, Joko menjemput langganannya yang lain terlebih dahulu. Gadis yang Joko jemput bernama Dea. Kosan Dea tidak jauh dari kosan Mia, jadi tidak butuh

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 4 Bu Tika Lebih Berani

    Ketika hari mulai beranjak sore, Joko memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Penghasilannya dari mengojek hari ini sudah cukup banyak, jadi ia tidak perlu lagi berkeliling mencari penumpang hingga malam. Setelah selesai bersih-bersih, Joko duduk di kursi yang sudah tampak lapuk dimakan usia. Ia kemu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status