مشاركة

164. Bagian 14

last update تاريخ النشر: 2024-06-12 01:01:14

"Apa yang terjadi?"

"Oh! Di mana aku?"

"Astaga! Untuk apa anak buahku berada di sini semua?"

"Ya, Tuhan. Tiga saudaraku berada di tempat ini. Untuk apa? Apa yang telah terjadi?"

Begitulah kata-kata yang keluar dari mulut Aji Pamenak dan tiga ketua Partai Naga lainnya. Mereka mengeluh dan mendesah seakan baru tersadar dari mimpi buruk. Mengetahui empat ketua Partai Naga telah terbebas dari pengaruh kekuatan gaib Pedang Naga Kresna, semakin memuncak amarah Setan Sela

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Pendekar Kera Sakti   1611. Party 11

    Pikir punya pikir, pendapat itu betul juga. Baraka pun segera membatalkan niatnya untuk membawa Cumbu Bayangan ke Buyut Gerang. Pikirnya, di situ sudah ada Kunta Aji yang akan membawa Cumbu Bayangan ke perguruannya. Maka, Baraka pun segera berkelebat pergi ke arah pertarungannya Ayunda dengan seseorang yang belum jelas siapa orangnya.Kepergian Baraka melegakan hati Kunta Aji. Ia segera mengangkat Kismi, memanggulnya di pundak, lalu membawanya pergi. Sedangkan Baraka segera tiba di pertarungan itu. Rupanya Ayunda bertarung melawan seorang gadis berusia sekitar dua puluh lima tahun. Gadis itu memakai baju hitam dan celana abu-abu. Rambutnya lurus sebatas tengkuk lewat sedikit, bagian depan diponi. Kecantikan gadis itu membuat hidung mancungnya tampak jelas dan bibirnya tampak menggemaskan. Baraka terpesona sesaat memandang kecantikan yang alami dan berkesan lugu itu."Kau tak akan unggul melawanku, Pinang Sari!" gertak Ayunda sambil kembali lepaskan pukulan jarak jauhny

  • Pendekar Kera Sakti   1610. Part 10

    Nada bicaranya semakin memanja. "Mengapa kau hiraukan, Baraka? Nanti kita kemalaman di perjalanan lho.""Aku kenal gadis berjubah kuning itu.""Terus kalau kenal mau apa?" nadanya sedikit ketus."Aku harus menolongnya. Kita ke lembah itu, Ayunda!""Tidak mau!" Ayunda cemberut. "Kalau kau mau ke sana, pergilah ke sana. Aku menunggu di sini saja.""Mengapa kau tidak mau ke sana!""Karena tujuanku pergi menemui Nini Pucanggeni, bukan mencampuri urusan orang lain!"Baraka agak tak enak hati, sehingga timbul kebimbangan yang menggelisahkan.-o0o-PERTARUNGAN itu sebenarnya merupakan pertarungan yang tak bisa dicampuri orang lain, karena yang bertarung adalah murid-murid satu perguruan. Cumbu Bayangan menolak paksaan Kunta Aji untuk pulang ke perguruan. Akibat penolakan itu, Kunta Aji menjadi jengkel dan mencoba dengan cara kasar. Tapi Cumbu Bayangan ternyata berani melayani serangan kakak perguruannya itu.

  • Pendekar Kera Sakti   1609. Part 9

    Ayunda menambah penjelasannya lagi. "Dulu anak itu dibuang bersama ibunya karena anak itu berupa manusia biasa, berbadan kurus, tidak seperti ayahnya. Tapi belakangan ini rupanya Gandapura sadar bahwa anak itu bagaimanapun juga adalah anaknya. Satu-satunya anak lelakinya adalah Ranggu Pura. Karenanya, ia mencari anak itu untuk menurunkan seluruh ilmunya. Jika Ranggu Pura sudah mendapat warisan ilmu dari Gandapura, maka ia pun akan menjadi manusia pemakan daging manusia."Pendekar Kera Sakti tertegun membayangkan wajah Ranggu Pura yang tampan dan punya sikap berjiwa ksatria. Dalam bicaranya pun penuh nada kejantanan dan mampu bersikap lemah lembut. Dalam hati Pendekar Kera Sakti pun berkata, "Jika Ranggu Pura mendapat warisan ilmunya Gandapura, maka sudah pasti dia akan menjadi manusia terkutuk dan membahayakan bagi keselamatan orang banyak, ia harus dimusnahkan jika sampai kembali kepada ayah kandungnya, sebab itu berarti dia sudah menerima warisan ilmu sang Ayah."Ayunda memecah kesu

  • Pendekar Kera Sakti   1608. Part 8

    "Kusarankan, batalkan niatmu datang ke Pulau Jelaga, Kisanak. Sebab orang-orang yang mengungsi kemari menceritakan kengerian yang terjadi di sana.""Kengerian apa itu, Paman?" tanya Baraka dengan dahi berkerut."Apakah kau belum mendengar kabar bahwa Penguasa Pantai Ajal yang bernama Gandapura itu sekarang ada di Pulau Jelaga!""Gandapura...!" Baraka menggumam lirih, kemudian teringat keterangan Putri Malu tentang Gandapura, manusia titisan raksasa yang gemar memakan daging manusia itu."Maksud Paman, Gandapura si pemakan manusia itu?" tanya Baraka minta dipertegas lagi."Benar, Anak muda! Gandapura sekarang sedang berusaha menguasai Pulau Jelaga, karena ia ingin mengambil alih pulau itu untuk pusat kekuasaannya. Kira-kira begitu cerita yang kuterima dari para pengungsi itu."Pendekar Kera Sakti jadi termenung memikirkan hal itu. Ia biarkan nelayan itu menurunkan barang-barang dari atas perahunya. Diamnya Baraka bukan berarti ia menuruti sar

  • Pendekar Kera Sakti   1607. Part 7

    "Begitulah aku meninggalkan dia," kata Baraka mengakhiri kisahnya kepada Ranggu Pura. Agaknya rasa sakit Ranggu Pura telah lenyap dan luka di bagian lambungnya telah sembuh. Ranggu Pura mampu berdiri dengan tegak, badannya terasa lebih segar dari sebelumnya."Jadi dia bersama Kunta Aji? Hmmm... kukira bersama pria lain.""Siapa Kunta Aji itu? Apakah kekasihnya?""Dia kakak seperguruannya.""O, jadi Kunta Aji juga murid Ki Buyut Gerang?""Benar. Kismi kurang akur dengan Kunta Aji. Sesekali mereka sering cekcok, tapi kadang-kadang kelihatan akur juga."Baraka menggumam dan manggut-manggut. Setelah itu ia bertanya kepada Ranggu Pura."Lantas, mengapa Ki Buyut Gerang menyangka kau yang membawa lari Cumbu Bayangan, muridnya itu?""Karena hubunganku dengan Kismi tidak direstui."Pendekar Kera Sakti sedikit kerutkan dahinya. "Kau dan Kismi ada hubungan cinta?""Benar. Kami saling jatuh cinta. Tapi guru kami tidak saling

  • Pendekar Kera Sakti   1606. Part 6

    "Kalau tidak memakan korban nyawa, apakah aku harus memakan dia bulat-bulat!" ketus Buyut Gerang."Percayalah, aku akan mengusahakan muridmu kembali," bujuk Baraka dengan tetap tenang. "Terserah apa maumu! Yang jelas aku menunggu sampai batas matahari tenggelam. Kalau muridku belum dikembalikan, kucari dia dan kuhancurkan perguruannya!"Setelah berkata begitu, Buyut Gerang melesat pergi bagaikan angin berhembus. Weesss...!Baraka hanya geleng-geleng kepala dan bicara pelan pada diri sendiri, "Galak juga orangtua itu! Ilmunya cukup tinggi, tapi menahan amarah masih belum bisa."Setelah mendekati Ranggu Pura, Baraka menggunakan hawa ‘Kristal Bening’ miliknya untuk mengobatinya.Setelah selesai mengobati Ranggu Pura, Baraka bertanya kepada Ranggu Pura sambil masih jongkok di depannya, "Siapa nama murid Ki Buyut Gerang itu?""Kismi, atau sering disebut Cumbu Bayangan?""Ooo...," Baraka manggut-manggut sambil berdiri,

  • Pendekar Kera Sakti   1479. Part 21

    Tetapi sebelum Baraka bergerak, tiba-tiba ia terkejut melihat Maling Sakti melompat dengan sangat cepat, menerjang tubuh si Malaikat Miskin. Gerakannya itu jelas tak bisa dihindari karena menyerupai hembusan badai.Wuuusss..! Tahu-tahu ia sudah berada di seberang sana, dari sisi kanan Mala

    last updateآخر تحديث : 2026-04-04
  • Pendekar Kera Sakti   1427. Part 14

    Nyai Sapu Lanang gelengkan kepala. "Aku tak menyuruhmu menyelamatkan nyawaku. Semua kau lakukan karena gagasanmu sendiri, bukan atas permohonanku. Jadi aku merasa tak punya hutang budi padamu.""Benar-benar buta mata hatimu, Nyai! Seumur-umur baru sekarang kutemukan manusia yang tak tahu b

    last updateآخر تحديث : 2026-04-04
  • Pendekar Kera Sakti   1483. TELUH CAKAR BUNTUNG

    CAHAYA langit senja berwarna tembaga. Seolah-olah atap bumi itu sedang dipanggang api raksasa yang menebarkan panas kemana-mana. Namun nyatanya warna merah tembaga di langit tidak membuat pemuda tampan berbadan kekar itu menjadi hangus. Padahal sudah sejak tadi ia berada di tempat terbuka, ia ber

    last updateآخر تحديث : 2026-04-04
  • Pendekar Kera Sakti   1462. Part 4

    Baraka dan Jelita Bule pandangi Teratai Kipas dengan masing-masing dahi berkerut. Tapi sebelum Teratai Kipas bicara, tiba-tiba mereka mendengar suara tanpa rupa yang berkata; "Nasibmu sama dengan nasibku, Nona!"Sekali lagi mereka terkejut. Tapi Pendekar Kera Sakti yang cerdas itu cepat me

    last updateآخر تحديث : 2026-04-04
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status