Share

148. Bagian 15

last update Date de publication: 2024-06-06 01:03:47

Mendengar pertanyaan Itu, benak Pendekar Kera Sakti jadi keruh. Di lereng Bukit Takeran beberapa waktu tadi, dia kelepasan bicara dan memperkenalkan diri sebagai Baraka. Haruskah sekarang ini dia memperkenaikan dirinya lagi sebagai Baraka , putra pendekar wanita yang hampir dijemput maut itu? Apakah hal itu tidak akan membuat persoalan jadi lebih rumit?

"Aku dan Baraka putraku mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas pertolonganmu, Anak Muda..,,"'ujar Dewi Salindri saat melihat Pend

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Pendekar Kera Sakti   1612. Part 12

    Baraka segera mendekati Pinang Sari dan segera mengerahkan hawa ‘Kristal Bening’-nya. Ujung jari itu keluarkan sinar putih bening bagaikan kaca.Sllaaap...! Juurrssss...!Sinar sebening kaca itu menghantam ulu hati, menembus beberapa kejap, lalu padam seketika.Beberapa saat kemudian, Pinang Sari mulai sadar dengan keadaan dirinya yang terkapar di rerumputan, ia segera bangkit pelan-pelan, sedangkan Baraka duduk di atas sebuah batu tak jauh dari si gadis berkulit sawo matang."Mengapa kau menyerangku sehingga akhirnya kau sendiri yang terluka," kata Baraka setelah gadis itu mencoba bangkit berdiri dan ternyata mampu berdiri tegak. Kekuatannya berangsur-angsur pulih seperti sediakala.Mata bundar bening itu memandang Baraka dengan cemberut. Mungkin ia masih menyangka bahwa Baraka ada di pihak Ayunda."Kalau kau tak menyerangku, kau tak akan menderita luka seperti itu," ujar Baraka lagi memancing perkataan Pinang Sari."Kau

  • Pendekar Kera Sakti   1611. Party 11

    Pikir punya pikir, pendapat itu betul juga. Baraka pun segera membatalkan niatnya untuk membawa Cumbu Bayangan ke Buyut Gerang. Pikirnya, di situ sudah ada Kunta Aji yang akan membawa Cumbu Bayangan ke perguruannya. Maka, Baraka pun segera berkelebat pergi ke arah pertarungannya Ayunda dengan seseorang yang belum jelas siapa orangnya.Kepergian Baraka melegakan hati Kunta Aji. Ia segera mengangkat Kismi, memanggulnya di pundak, lalu membawanya pergi. Sedangkan Baraka segera tiba di pertarungan itu. Rupanya Ayunda bertarung melawan seorang gadis berusia sekitar dua puluh lima tahun. Gadis itu memakai baju hitam dan celana abu-abu. Rambutnya lurus sebatas tengkuk lewat sedikit, bagian depan diponi. Kecantikan gadis itu membuat hidung mancungnya tampak jelas dan bibirnya tampak menggemaskan. Baraka terpesona sesaat memandang kecantikan yang alami dan berkesan lugu itu."Kau tak akan unggul melawanku, Pinang Sari!" gertak Ayunda sambil kembali lepaskan pukulan jarak jauhny

  • Pendekar Kera Sakti   1610. Part 10

    Nada bicaranya semakin memanja. "Mengapa kau hiraukan, Baraka? Nanti kita kemalaman di perjalanan lho.""Aku kenal gadis berjubah kuning itu.""Terus kalau kenal mau apa?" nadanya sedikit ketus."Aku harus menolongnya. Kita ke lembah itu, Ayunda!""Tidak mau!" Ayunda cemberut. "Kalau kau mau ke sana, pergilah ke sana. Aku menunggu di sini saja.""Mengapa kau tidak mau ke sana!""Karena tujuanku pergi menemui Nini Pucanggeni, bukan mencampuri urusan orang lain!"Baraka agak tak enak hati, sehingga timbul kebimbangan yang menggelisahkan.-o0o-PERTARUNGAN itu sebenarnya merupakan pertarungan yang tak bisa dicampuri orang lain, karena yang bertarung adalah murid-murid satu perguruan. Cumbu Bayangan menolak paksaan Kunta Aji untuk pulang ke perguruan. Akibat penolakan itu, Kunta Aji menjadi jengkel dan mencoba dengan cara kasar. Tapi Cumbu Bayangan ternyata berani melayani serangan kakak perguruannya itu.

  • Pendekar Kera Sakti   1609. Part 9

    Ayunda menambah penjelasannya lagi. "Dulu anak itu dibuang bersama ibunya karena anak itu berupa manusia biasa, berbadan kurus, tidak seperti ayahnya. Tapi belakangan ini rupanya Gandapura sadar bahwa anak itu bagaimanapun juga adalah anaknya. Satu-satunya anak lelakinya adalah Ranggu Pura. Karenanya, ia mencari anak itu untuk menurunkan seluruh ilmunya. Jika Ranggu Pura sudah mendapat warisan ilmu dari Gandapura, maka ia pun akan menjadi manusia pemakan daging manusia."Pendekar Kera Sakti tertegun membayangkan wajah Ranggu Pura yang tampan dan punya sikap berjiwa ksatria. Dalam bicaranya pun penuh nada kejantanan dan mampu bersikap lemah lembut. Dalam hati Pendekar Kera Sakti pun berkata, "Jika Ranggu Pura mendapat warisan ilmunya Gandapura, maka sudah pasti dia akan menjadi manusia terkutuk dan membahayakan bagi keselamatan orang banyak, ia harus dimusnahkan jika sampai kembali kepada ayah kandungnya, sebab itu berarti dia sudah menerima warisan ilmu sang Ayah."Ayunda memecah kesu

  • Pendekar Kera Sakti   1608. Part 8

    "Kusarankan, batalkan niatmu datang ke Pulau Jelaga, Kisanak. Sebab orang-orang yang mengungsi kemari menceritakan kengerian yang terjadi di sana.""Kengerian apa itu, Paman?" tanya Baraka dengan dahi berkerut."Apakah kau belum mendengar kabar bahwa Penguasa Pantai Ajal yang bernama Gandapura itu sekarang ada di Pulau Jelaga!""Gandapura...!" Baraka menggumam lirih, kemudian teringat keterangan Putri Malu tentang Gandapura, manusia titisan raksasa yang gemar memakan daging manusia itu."Maksud Paman, Gandapura si pemakan manusia itu?" tanya Baraka minta dipertegas lagi."Benar, Anak muda! Gandapura sekarang sedang berusaha menguasai Pulau Jelaga, karena ia ingin mengambil alih pulau itu untuk pusat kekuasaannya. Kira-kira begitu cerita yang kuterima dari para pengungsi itu."Pendekar Kera Sakti jadi termenung memikirkan hal itu. Ia biarkan nelayan itu menurunkan barang-barang dari atas perahunya. Diamnya Baraka bukan berarti ia menuruti sar

  • Pendekar Kera Sakti   1607. Part 7

    "Begitulah aku meninggalkan dia," kata Baraka mengakhiri kisahnya kepada Ranggu Pura. Agaknya rasa sakit Ranggu Pura telah lenyap dan luka di bagian lambungnya telah sembuh. Ranggu Pura mampu berdiri dengan tegak, badannya terasa lebih segar dari sebelumnya."Jadi dia bersama Kunta Aji? Hmmm... kukira bersama pria lain.""Siapa Kunta Aji itu? Apakah kekasihnya?""Dia kakak seperguruannya.""O, jadi Kunta Aji juga murid Ki Buyut Gerang?""Benar. Kismi kurang akur dengan Kunta Aji. Sesekali mereka sering cekcok, tapi kadang-kadang kelihatan akur juga."Baraka menggumam dan manggut-manggut. Setelah itu ia bertanya kepada Ranggu Pura."Lantas, mengapa Ki Buyut Gerang menyangka kau yang membawa lari Cumbu Bayangan, muridnya itu?""Karena hubunganku dengan Kismi tidak direstui."Pendekar Kera Sakti sedikit kerutkan dahinya. "Kau dan Kismi ada hubungan cinta?""Benar. Kami saling jatuh cinta. Tapi guru kami tidak saling

  • Pendekar Kera Sakti   1299. Part 18

    Sinar merah kecil melesat dari tangan orang yang dipanggil dengan nama Nyai Gandrik itu. Sinar tersebut membuat Dewa Rayu tersentak ke tempat semula dan mengerang panjang dengan dada bagaikan terbakar hebat bagian dalamnya."Aaaahh...! Lancang Puri... peluklah aku! Peluklah aku, Puriii...!

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1287. Part 6

    "Bodoh sekali dia!" geram Baraka. "Lalu apa yang dilakukannya?""Menyamar sebagai juru masak istana!"Pendekar Kera Sakti hembuskan napas, tertawa pendek sekali. "Yang lain bagaimana?""Tetap tak ada yang mau tinggalkan Ratu. Mereka juga menyamar sebagai pegawai istana, terma

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1294. Part 13

    "Tak perlu banyak sesumbar Lancang Puri. Yang kuinginkan hanyalah pusaka itu. Serahkan padaku dan aku tak akan mengganggumu lagi!""Pusaka apa!" Lancang Puri berkerut dahi walau bernada kesal. "Aku tak tahu arah pembicaraanmu, Urat Setan!""Jika begitu, aku harus membuatmu tahu deng

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1281. Part 23

    Zraabb...! Jruubb...! Jarum-jarum itu langsung menghujam ketubuh Gali Sampluk dari bawah. Tentu saja Gali Sampluk tidak dapat menghindar karena jarum-jarum sebegitu banyaknya bagaikan menyerangnya dari berbagai arah.Tapi jika ia cekatan, ia dapat sentakkan kaki dan melenting keatas dengan

    last updateDernière mise à jour : 2026-04-02
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status