Share

Bab 9. Masalah

Penulis: Abigail Kusuma
last update Tanggal publikasi: 2026-06-09 01:09:15
Pantulan di cermin besar setinggi plafon itu seolah menampilkan sosok asing bagi Hailey. Gaun malam berbahan sutra charmeuse berwarna hitam pekat itu melekat sempurna di tubuhnya, kontras dengan kulitnya yang putih dan agak pucat. Potongan backless yang rendah mengekspos lekuk punggung serta leher dihiasi kalung berlian memberikan kesan elegan tapi memiliki makna misterius.

Hailey memakai gaun pemberian dari Mathias. Wanita cantik itu berpikir, dia diberikan gaun sederhana tidak berlebihan, tapi
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Mawar Kasturi
good novel
goodnovel comment avatar
Schaff Som
makasih kak Abi up nya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 31. Teguran Langsung Keputusan

    “Menurutmu lebih cantik dia atau Ava Brantley?” tanya karyawan berambut merah.“Hailey sebenarnya sangat cantik, tapi dia hanya anak pungut di keluarga Cameron,” sambung karyawan berambut cokelat.“Really? Kau dapat informasi dari mana?” tanya karyawan berambut pirang.Karyawan berambut cokelat tersenyum. “Well, aku memiliki Paman yang cukup mengenal Preston Brantley. Dia sendiri yang memberitahuku. Berita ini belum diketahui banyak orang. Sebenarnya aku dilarang menginformasikan pada kalian, tapi tidak masalah, Aku percaya pada kalian. Lagi pula ini berinta penting. Sangat disayangkan kalau sampai tidak diberi tahu.”Karyawan berambut merah tertawa. “Oh My God, kasihan sekali Tuan Cameron. Harusnya dia menikah dengan wanita kalangan ata, tapi malah mendapatkan upik abu. Bisa jadi Hailey Brantley adalah anak gelandangan.”“Bisa juga anak pelacur yang dibuang?” sambung karyawan berambut pirang. “Kalau aku jadi Tuan Cameron lebih baik batal. Karena jelas Tuan Cameron terlalu hebat unt

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 30. Menemani ke Kantor

    Selama Hailey hidup belum pernah dia pingsan hanya karena syok luar biasa. Sekalipun dia tak pernah benar-benar merasakan kebahagiaan di keluarga Brantley, tapi setidaknya dia besar di keluarga itu, diberikan makanan cukup dan pendidikan baik. Pun dia tak pernah merasakan rasa takut berlebihan seperti sekarang di mana dia telah resmi menjadi istri dari Mathias Cameron.Pria itu seolah membangun dinding tinggi menyimpan jutaan rahasia yang tak bisa ditembus oleh siapa pun. Hailey sendiri mencoba bersikeras menerobos dinding itu, mencoba ingin tahu, tapi faktanya yang dia dapatkan hanya tersesat dalam kebingungan yang tak mengerti arahnya ke mana.Dia telah resmi menjadi istri, tapi dia bingung seperti apa sebenarnya sosok suaminya. Entah baik ataupun jahat. Semua terasa seperti abu-abu. Dia melangkah ke depan seakan ditutupi oleh kabut tebal yang membuatnya tersesat. Ingin rasanya dia melarikan diri, tapi dia sadar berada di kurungan ini rasanya tak akan mungkin bisa membuatnya pergi.

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 29. Artinya Memang Kau Iblis

    Mata Hailey mulai bergerak-gerak perlahan dimulai dari bulu mata lentik yang menandakan bahwa mata akan segera terbuka. Ya, tepat di kala mata wanita itu terbuka, penglihatan kabur sebelumnya kini mulai berubah menjadi jelas. Tatapannya mengendar, melihat dirinya berada di kamar yang tak asing. Dia masih belum bergerak, rasa pusing di kepala menyerang membuatnya terpaksa mau tak mau memberikan pijatan pelan di kepalanya. Beberapa detik tepat di kala dia memijat kepala, dia mencoba mengingat apa yang terjadi padanya. Entah, dia tak mengerti kenapa terasa tubuhnya lelah sekali, seperti menghabiskan energi. “Sudah merasa lebih baik?” Suara Mathias berat, menyapu keheningan dengan ketenangan yang menekan. Nadanya tenang, tapi tetap dingin dan penuh misterius.Hailey mengalihkan pandangannya, menatap ke sumber suara itu, dan seketika dia kembali terdiam di kala Mathias melangkah mendekat padanya. Detik di mana dia melihat Mathias, detik di mana kepingan memori di kepalanya bagaikan pu

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 28. Kau Milikku

    Berikut adalah pengembangan naskah untuk bagian adegan penutup tersebut. Pengayaan narasi berfokus pada pendalaman sensori fisik, sensasi tubuh yang melemah, serta gambaran keheningan dan intimidasi Mathias yang mencekik sebelum Hailey benar-benar tak sadarkan diri:Dada Hailey terasa sangat sesak, seolah-olah seluruh pasokan udara di dalam ruangan itu mendadak dihisap habis oleh kehadiran Mathias. Peringatan yang baru saja dilontarkan pria itu terasa begitu nyata, tajam, dan mematikan—menghujam tepat ke pusat ketakutannya. Bersamaan dengan stres emosional yang melonjak hebat hingga ke puncaknya, rasa pusing berat yang sejak pagi menyiksa kepala Hailey kini mendadak berlipat ganda secara brutal. Denyutan nyeri di pelipisnya terasa bagaikan pukulan godam yang terus meremukkan tengkoraknya dari dalam tanpa ampun.Penglihatan wanita itu yang tadinya buram oleh genangan air mata kini mulai diselimuti oleh bayangan bintik-bintik hitam yang kian membesar, menyebar, dan merayap dengan sangat

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 27. Kau Tidak Bisa Lari

    Mathias tidak menunjukkan riak terkejut sedikit pun. Tidak ada alis yang terangkat atau rahang yang mengendur. Garis rahangnya tetap mengeras tegak bagaikan pahatan batu sintetis. Pria itu justru membiarkan air mata hangat Hailey terus menetes membasahi jemarinya tanpa berniat untuk melepaskan cengkeramannya.“Jadi, semua rumor itu sengaja disebarkan?” lirih Hailey dengan nada penuh luka. Suaranya sarat akan rasa ketidakpercayaan yang menyakitkan. “Pria buruk rupa berhati dingin... semua itu kau sendiri yang meminta rumor itu disebar? Apa tujuanmu sebenarnya, Mathias?” tanyanya dengan nada yang terdengar makin lemah dan habis tenaga.“Kau bertanya tujuanku?” balas Mathias dingin. Tatapannya masih mengintimidasi, seolah-olah sedang meneliti seberapa jauh kebenaran itu telah menghancurkan mental wanita di depannya.Memotong rasa takut yang melumpuhkannya, Hailey memberanikan diri menatap balik mata Mathias dengan tatapan yang memancar dingin dan penuh luka. “Kau ingin menjebakku dan kel

  • Penjara Hasrat Cinta    Bab 26. Seberapa Banyak Kau Mendengarnya?

    Gema suara berat itu masih membeku di udara. Panggilan nama “Hailey...” yang keluar dari bibir Mathias tidak membawa bentakan keras ataupun luapan emosi yang membakar. Namun justru karena ketenangannya yang dingin dan teratur, dampaknya jauh lebih meremukkan dada. Tampak jelas bagaimana pria itu berdiri tegak di tengah ruangan, dengan postur tubuh kokoh dan sorot mata tajam yang menghujam, menatap Hailey yang bersimpuh tak berdaya di ambang pintu di hadapannya.Ruang kerja mewah yang mendadak hening bagaikan makam itu seketika menciptakan tekanan udara yang berat dan mencekik. Situasi tegang tersebut langsung dibaca oleh Nash yang berdiri kaku di samping meja. Sebagai asisten pribadi yang telah bertahun-tahun mendampingi Mathias dan paham betul setiap gerak-gerik tuannya, Nash memiliki kepekaan tingkat tinggi untuk mengetahui kapan ia harus menyinkronkan diri dan kapan harus menghilang. Awalnya ia berdiri tegak menunggu perintah lisan, tetapi kali ini ia memilih untuk tak menunggu sin

  • Penjara Hasrat Cinta    Chapter 5. A Cage Called Marriage

    Sinar matahari pagi menembus sela-sela jendela, kilauanya menyentuh wajah Hailey yang masih terlelap. Perlahan, sinar matahari makin tampak terang membuat mata wanita cantik yang tertidur pulas itu langsung mengerjap beberapa kali.Hailey mulai membuka mata sambil menguap pelan. Suara erangan lolos

  • Penjara Hasrat Cinta    Chapter 4. Strings of Control

    Udara terasa berat oleh aroma tembakau mahal dan alkohol yang kuat. Asap mengepul, lalu perlahan hilang. Kesunyian membentang di ruang kerja megah milik Mathias Cameron. Tampak pria tampan itu duduk di balik meja kerjanya, melepaskan dasi kupu-kupu yang diletakan secara sembarang di lengan kursi ku

  • Penjara Hasrat Cinta    Chapter 3. The Cost of Replacement

    Pintu limusin tertutup dengan dentuman yang terdengar seperti palu hakim yang menjatuhkan vonis mati. Di dalam kabin yang kedap suara itu, keheningan terasa begitu berat, seolah oksigen telah diisap keluar, meninggalkan Hailey dalam ruang hampa yang menyesakkan.Hailey tak bisa tenang setelah resmi

  • Penjara Hasrat Cinta    Chapter 2. The Golden Cage at the Altar

    Langkah kaki Hailey terasa seberat timah saat menelusuri lorong panjang menuju altar gereja. Gaun pengantin cantik telah melekat di tubuh wanita itu, tapi sayangnya gaun itu terasa seperti kain yang mencekik. Tak ada raut wajah kebahagiaan, bahkan senyum pun tak sama sekali tampak. Padahal orang b

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status