Mencintai Anak Istri Kedua Papa

Mencintai Anak Istri Kedua Papa

last update最終更新日 : 2026-09-08
作家:  Gresya Salsabilaたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
評価が足りません
7チャプター
9ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Cinta yang Manis

POV 3

Drama

Mahasiswa

Perselingkuhan

Kampus/Sekolah

Cinta Bersemi Kembali

"Dia adalah Davin, anak dari istri kedua Papa. Ke depannya dia akan tinggal di sini dan menjadi kakakmu. Kau harus bersikap baik padanya, Naya." Kedamaian dan kebahagiaan Kanaya luluh-lantak dalam satu waktu. Sang ayah yang sekian lama ia percaya, tiba-tiba pulang membawa pengkhianatan yang tak hanya menghancurkan dirinya, tetapi juga ibundanya. Tak ada alasan bagi Kanaya untuk tidak membenci kehadiran Davin, lelaki yang dalam sekejap berhasil merenggut senyum dan kehangatan di dalam keluarganya. Namun, bagaimana jika akhirnya kebencian itu justru perlahan berubah menjadi cinta?

もっと見る

第1話

Awal Prahara

"Rumi ... maafkan aku."

Wanita berusia 45 tahun itu mengernyit bingung, menatap sang suami dengan penuh tanda tanya. Ia tak paham dengan arti kata 'maaf' yang barusan terlontar. Untuk apa?

Belum terjawab kebingungan tersebut, langkah kaki yang terdengar mendekat mencuri perhatian Rumi. Ternyata yang datang adalah seorang remaja lelaki yang usianya kisaran 20 tahun, atau mungkin malah belum genap.

Sosok itu sangat asing bagi Rumi. Namun yang ia herankan, mengapa remaja tersebut datang ke rumahnya, bersama suaminya? Apakah mereka saling mengenal?

"Dia siapa, Mas?" tanya Rumi dengan setengah tak sabar. Perhatiannya masih tertuju pada remaja di hadapannya, yang entah mengapa membuat perasaannya mendadak tak nyaman.

"Anakku."

Satu jawaban lirih yang keluar dari bibir Abi—suaminya, sukses membuat Rumi tersentak. Ia melangkah mundur dengan mulut yang menganga tak percaya. Dua puluh tahun mereka membina rumah tangga, tak ada satu pun masalah yang memantik pertikaian. Keduanya rukun, hangat, dan harmonis. Lantas ... mengapa sekarang tiba-tiba Abi membawa pulang remaja yang diakui sebagai anak?

Ada apakah ini?

"Sejak tujuh tahun lalu, aku menikah lagi di belakangmu. Maafkan aku, Rumi, tapi ... aku memang sangat mencintainya." Abi menghela napas pendek, seraya menatap Rumi dengan canggung.

Namun, wanita itu masih bungkam. Mulut yang tadi menganga, kini mengatup rapat, selaras dengan gestur tubuhnya yang dingin dan beku.

"Namanya Amina. Wanita yang berhasil membuatku jatuh cinta selain kamu, Rumi. Saat kami bertemu, dia sudah menjanda karena suaminya berpulang lebih dulu. Dan ... ini anak mereka. Davin Reswanda."

Remaja yang bernama Davin, sekadar diam dan memandang Rumi dengan tatapan datar. Tampak jelas dari raut wajahnya bahwa ia pun tak sudi berada di sana. Kalau bukan karena keadaan yang memaksa, pantang baginya mengikuti pria brengsek yang selama tujuh tahun terakhir menjadi ayah tirinya.

"Ini bercanda kan, Mas? Kamu nggak serius kan, Mas?" Dengan nada gemetaran, Rumi bertanya dan menatap suaminya, berharap bahwa semua itu sekadar bagian dari kejutan meskipun ulang tahunnya masih beberapa bulan lagi.

Dalam situasi ini, bohong jika Abi tak merasa bersalah. Namun, mau bagaimana lagi? Semua sudah telanjur. Waktu itu, ia pun tak bisa menolak pesona seorang Amina. Kebaikan hatinya, kelembutannya, juga kecantikannya, meruntuhkan pertahanan hati yang sebelumnya terkunci untuk Rumi.

"Maafkan aku, Rumi. Aku bersalah. Aku mengkhianati kamu dan Naya." Abi sedikit menunduk, sembari mengembuskan napas berat yang serasa mencekik tenggorokan.

"Minggu lalu Amina kecelakaan, dan ... kemarin mengembuskan nafas terakhirnya. Itu sebabnya sekarang aku membawa Davin ke sini. Kuharap kamu bisa menerimanya, Rumi, karena selain aku, dia tidak punya siapa-siapa lagi," sambung Abi dengan wajah yang belum terangkat sepenuhnya.

Minggu lalu, kemarin, dua hal yang kemudian membuat Rumi percaya bahwa semua itu bukan sekadar candaan.

Minggu lalu, waktu di mana Abi pamit ke luar kota dengan tergesa-gesa. Katanya, ada urusan dengan teman lama, perihal pekerjaan yang konon bisa mendongkrak bisnis rumah makan mereka. Lantas kemarin, waktu di mana Abi sama sekali tidak menjawab pesan dan teleponnya. Pria itu seolah menghilang dan tidak memberi kabar, sampai detik ini, detik di mana ia justru pulang sambil membawa sisi kelam yang sekian lama berhasil disimpan rapi.

"Kamu jahat, Mas! Kamu keterlaluan!" pekik Rumi. Suaranya nyaris tak terkontrol, demi menyadari bahwa pernikahan yang ia banggakan selama bertahun-tahun, ternyata rapuh tanpa ia sadari.

"Maafkan aku, Rumi."

"Apa kurangku selama ini, hah? Kurang apa aku menjadi istrimu?" bentak Rumi dengan mata yang berkaca-kaca. Tak sanggup lagi ia menahan sesak yang sedari tadi merebak.

"Kamu tidak kurang apa-apa, Rumi, semua ini salahku." Abi bicara lirih, seraya melangkah mendekati istrinya.

Akan tetapi, Rumi menggeleng kecewa. Ia kembali mundur dan menepis kasar tangan Abi yang hendak meraihnya. Ia tak sudi disentuh pria itu, pria yang entah sudah berapa kali menyentuh wanita lain tanpa sepengetahuannya.

"Rumi, Sayang, aku—"

"Tega kamu mengkhianati aku dan Naya! Bajingan kamu, Mas! Bajingan!"

Sambil berteriak memaki, Rumi membalikkan badan dan hengkang dari hadapan suaminya. Ia berlari cepat menuju kamar dan membanting pintunya dengan keras. Tak mau lagi ditenangkan dengan sentuhan, pelukan, atau sekadar satu-dua kata.

Selagi Abi masih menunduk penuh sesal, Davin menarik napas berat. Semua yang terjadi barusan, persis seperti yang ia bayangkan. Meski belum cukup dewasa untuk memahami konflik dalam pernikahan, tetapi dia cukup mengerti bahwa tak mungkin ada wanita yang dengan lapang dada menerima perselingkuhan suaminya, bahkan dipaksa pula menerima anak dari selingkuhannya itu.

"Andai Mama nggak jatuh cinta pada pria brengsek ini." Davin membatin dengan tangan yang mengepal.

Perasaannya jelas kesal dan kecewa. Namun, ia pun tak tahu pasti, kepada siapa kekesalan dan kekecewaan itu dilabuhkan. Pada ibu yang menurutnya bodoh ataukah pada ayah tiri yang menurutnya brengsek. Entah.

Tak jauh dari kekacauan itu, seorang gadis yang baru saja menamatkan bangku SMA, membekap mulutnya sendiri di balik dinding penyekat antara ruang tamu dengan ruang keluarga.

Dari detik awal dia ada di sana, menguping dan memahami apa yang terjadi pada keluarganya. Terkejut, tak percaya, dan berharap semua itu sekadar mimpi buruk yang akan berakhir saat ia bangun nanti.

Akan tetapi, rasa sakit akibat terlalu kuat membekap mulut membuatnya sadar bahwa adegan demi adegan itu adalah nyata, membuatnya mengerti bahwa kini dirinya bukan lagi putri kesayangan sang ayah.

Ia telah diduakan. Ia telah dikhianati sejak bertahun-tahun yang lalu. Rasa percaya dan kagum pada sosok ayah, sekarang perlahan runtuh dan menyisakan puing-puing luka yang entah kapan sembuhnya.

Terlampau keras badai kehidupan menghempas tubuhnya, hingga kini tak mampu melakukan apa pun selain diam dan menangis. Tak bisa menenangkan sang ibunda yang barusan berlari dengan burai air mana, tak bisa memaki sang ayah yang teramat kejam, pun tak bisa mengusir lelaki asing yang di matanya berdiri tanpa rasa bersalah.

Bersambung....

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
7 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status