Share

39. Bertemu

Auteur: kirito
last update Date de publication: 2026-03-24 15:32:44

“Hm…? Jadi ini adalah….” tetua agung melihat sosok Xue Rong'er yang telah menutup wajahnya. Dan karena hal itu, tetua agung sedikit penasaran dengan siapa wanita yang baru saja di bawa oleh Xiao Chen. Dan Mu Biyu yang melihat dari belakang, ikut diam serta penasaran dengan wanita yang saling bergandengan tangan itu.

“Ini Xue Rong'er, dia pemimpin dari murid sekte Dao. Iya… aku membawanya kesini untuk memperkenalkan pada yang lain agar nanti mereka bisa kerja sama di kompetisi!” Kata-kata Xiao
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
cerita yg sangat bagus
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   106. Dugaan yang benar

    “Bermain katamu? Apa kamu tidak .. ah, kamu benar-benar membuat banyak orang sakit kepala nak!” Kata kepala keluarga Yang dengan ekspresi agak marah menatap Xiao Chen. “Bagaimana keadaan dia, paman?” Tanya Xiao Chen yang mengubah ekspresinya dengan sangat serius. Kepala keluarga Yang menghela nafas, dia tidak bisa mengatakan kalau sekarang anaknya baik-baik saja. Luka sudah tidak ada tapi anehnya dia tidak bisa merasakan roh dari Yang Qinru. Seolah roh Yang Qinru telah menghilang, hanya saja anaknya masih bernafas sehingga dia yakin kalau yakin kalau anaknya masih hidup. . Xiao Chen menangguk dan seolah sudah paham, tapi sebenarnya Xiao Chen tidak terlalu memahami karena belum melihat langsung keadaan Yang Qinru. Kepala keluarga Yang membawa Xiao Chen dan Yang Zuan kembali ke kediaman keluarga Yang, saat sampai kakek Lou ternyata sudah ada disana. Xiao Chen dengan senyum langsung berlutut meminta maaf karena telah membuat kakek Lou khawatir. Melihat cucunya yang telah kembali dalam

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   105. Melepaskan

    “putri …. Apa kita keluar saja?” Tanya pelayan yang ada di samping wanita berambut biru itu. Mereka memang kehilangan banyak barang dan sekarang mereka sedang menuduh kapal dagang dari keluarga Yang sebagai pelaku. Tapi mereka tidak punya bukti untuk memperkuat kalau keluarga Yang telah mencuri barang mereka. “Tidak perlu, biarkan saja mereka lewat!” Dia tidak ingin tampil karena dari mata Xiao Chen, jelas pemuda yang mengetahui kehadirannya bukanlah orang yang mudah dikendalikan. Jika dia keluar, mungkin pemuda itu akan memintanya untuk menjelaskan bahkan meminta ganti rugi kepadanya. Meski dia tidak takut dengan keluarga Yang, tapi saat perang pecah mungkin saja dia tidak hanya melawan keluarga Yang saja. Bahkan mungkin melawan semua kekuatan kuat dari daratan, apalagi keluarga Yang adalah keluarga dagang terkenal di alam dewa. dia sudah melihat kalau memang tidak ada satu jejak pun mengenai harga miliknya di dalam kapal, jadi tidak perlu menahan mereka lagi disana. Saat perintah

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   104. Mencuri harta suku laut

    Auuu! (Mereka tidak akan sadar, aku benar-benar menyembunyikan diri dan aku yakin nanti mereka akan menuduh suku hiu yang melakukannya!). Dia percaya diri kalau tidak akan ada yang bisa menemukan kalau ini adalah ulahnya. Bagaimanapun cerberus adalah sosok yang melampaui aturan alam, dan dia juga adalah makhluk yang hidup di antara hidup dan mati. Jadi selama dia bisa menyembunyikan tanda-tanda kehidupan atau auranya, tidak ada yang dapat menemukan jejaknya. Karena itulah cerberus percaya diri dengan kekuatan serta keberadaannya yang sekarang, meski tidak dapat menggunakan semua kekuatan tapi dia masih tetap bisa lolos dari mata para dewa. Untuk beberapa saat Xiao chen berpikir dengan keadaan agak linglung, bagaimana bisa cerberus melakukannya? Meski cerberus bisa melakukan itu, seharusnya tidak dilakukan karena keadaan sekarang sedikit merepotkan tapi setelah memikirkannya lagi … Tampaknya cara ini tidak akan dapat di temukan oleh suku duyung, dan dengan ide lain … Xiao Chen membiar

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   103. Kelakuan cerberus

    Xiao Chen tertawa kecil mendengar kata-kata dari Yang Zuan, meski mereka bertubuh ikan tentu saja mereka punya pantat kalau tidak bagaimana mereka bisa buang air besar? Dan meski mereka hidup dalam lautan tentu saja mereka punya hal yang sama dengan manusia hanya saja benda mereka terlalu kecil dan cara mereka melakukannya sedikit aneh di mata kita para orang daratan. Pembicaraan keduanya membuat telinga dari suku laut itu semakin panas, mereka memiliki benda yang kecil? Dan cara yang aneh dalam melakukan hubungan antara pasangan? Darimana informasi seperti itu datangnya? “Sialan, anak muda kamu benar-benar meremehkan kami iya? Kami ini… gawat! Semuanya mundur!” Saat pemimpin suku laut akan marah, dia merasakan ada sesuatu yang tiba-tiba muncul dari dalam kapal. Sesuatu yang berbahaya itu tidak hanya membuatnya ketakutan tapi juga langsung membuatnya untuk mundur sejauh mungkin.“Terlambat, kalian manusia lautan tidak akan lolos dari genggamanku! Pedang, jatuh!” Saat kata-kata itu se

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   102. Menantang

    “Bajingan, berani sekali kalian bicara seperti itu kepada pemimpin suku kami!” Seorang bawahan dari kelompok suku laut itu bicara dan dengan marah menunjuk ke arah kapten kapal yang membalas ucapan dari suku laut tersebut. Mendengar suku laut yang marah, kapten tersebut hanya tersenyum tipis dan menganggap apa yang baru saja dia dengar termasuk omong kosong. Jika mereka punya banyak ahli sekarang di kapal, mana mungkin dia sebagai seorang kapten kapal utama keluarga Yang dan juga sebagai cultivator tingkat dewa akan bicara sopan kepada orang dari suku laut ini? Xiao Chen juga hanya diam di samping karena dia juga tidak bisa menyelesaikan masalah ini, karena jika bertindak ceroboh malah akan membuatnya semakin besar. Apalagi ini adalah wilayah dari suku laut itu sendiri, bahkan kapten saja bersikap sopan kepada para suku laut tersebut. GUK …. GUK ….!Di saat Xiao Chen melihat kalau semua akan berakhir dengan kekacauan, suara seekor anjing mengejutkan Xiao Chen. menoleh ke bawah kakin

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   101. Suku laut

    “Ha? anak itu? Maksud kepala keluarga adalah Xiao Chen? Benarkah?” Tanya tetua yang tampaknya bersemangat saat mendengar kata anak nakal dari kepala keluarga. Karena hanya satu anak yang bisa membuat kepala keluarga memanggil dengan sebutan anak nakal. Kepala keluarga mengangguk, dia sangat senang dan merasa bahagia karena jika memang benar Xiao Chen. Maka ada kemungkinan untuk membangunkan Yang Qinru dari tidur panjangnya, meski mungkin ada di beberapa sekte besar yang murid mereka mengalami hal sama dengan Yang Qinru. Tapi apa? mereka tidak bisa melakukan apapun dan pada akhirnya semua tetap sama seperti sekarang. Semuanya dalam keadaan koma tanpa ada yang bisa tahu apa penyebab semua generasi muda itu dalam keadaan koma, tapi karena Xiao Chen sudah kembali tentu ini membuat mereka jadi sangat senang.“Dengan Xiao Chen, mungkin saja nona bisa sadar kembali. Kepala keluarga, apa kami perlu menyambutnya nanti setelah sampai?” Tanya seorang tetua kepada kepala keluarga yang tampaknya

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   36. Perubahan Yang terlihat

    “Jangan terkejut begitu, tempat ini memang seperti ini… banyak hal yang tidak bisa kamu tahu, bagaimana? Tempat ini indah bukan?” Tetua agung yang berdiri di samping terlihat menatap dengan kagum tempat di depan matanya. Xiao Chen juga mengangguk, matanya tertuju pada kota besar yang tampak menja

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   34. Makam dewa yang berbahaya

    “anak-anak yang baik, datanglah padaku!” Kata suara dari dalam kehampaan itu dengan rasa rindu yang kuat. Harapan akan kedatangan darah-darah muda membuatnya sangat bersemangat. Tidak ada hal yang lebih bersemangat saat melihat begitu banyak darah muda mati di depan matanya. ….. “Hm? Di tempat ya

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   33. Berangkat ke turnamen

    “Kalian semua sudah berkumpul? Biyu, adakah yang tertinggal?” tanya tetua agung pada Mu Biyu yang telah diangkat menjadi pemimpin murid. Mu Biyu memeriksa dengan hati-hati dan mengatakan kalau semua murid yang akan ikut dalam kompetisi telah berkumpul. Tidak ada yang kurang dan mereka semua sudah a

  • Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2   31. Sangat santai

    “Achu! Kenapa hari ini dingin sekali? Apa ada yang terjadi di sekte selama kita pergi?” Xiao Chen merasa cuaca di sekitar sekte sedikit lebih dingin dari biasanya. Sehingga tubuhnya terasa dingin, sudah beberapa hari sejak dia kembali ke sekte. Dan saat ini dia bersama dengan Gu Zia yang telah kemb

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status