Share

Membersihkan Pikirannya

Author: Juniarth
last update Petsa ng paglalathala: 2025-12-04 20:48:31
Luis mencoba keras untuk mengingat malam itu.

Ia memejamkan mata, memaksakan memorinya bekerja. Yang ia ingat hanya nafsu yang mendominasi, alkohol yang mengalir deras, dan kesenangan.

Ia ingat jika menyuruh David untuk memanggil seorang perempuan panggilan mahal dan terawat.

‘Tapi kenapa jadi Shakira? Ya Tuhan, aku meniduri Shakira, dan aku melupakannya.’ Batin Luis.

Luis kembali menghubungi David dan langsung diangkat.

“Iya, Pak? Ada yang bisa dibantu?”

“Aku ingin kamu selidiki semua tentang h
Juniarth

:-0

| 5
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (4)
goodnovel comment avatar
Avary
Mana nih double up lagi Thor… ditunggguuuuu
goodnovel comment avatar
Nindry Ayangcrut
kalau shakira hamil berarti ada pelangi setelah badai gass tour upnya
goodnovel comment avatar
Tari Emawan
yah kok keputus, thor? knapa?
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Tak Puas Memiliki Hanya Satu Malam

    Malam itu, aula hotel bintang lima di pusat Jakarta bermandikan cahaya kristal yang megah.Luis Hartadi melangkah masuk dengan wibawa yang tak tertandingi, namun kali ini sorot matanya tidak tertuju pada jajaran kolega bisnis yang menantinya. Karena seluruh atensinya terpusat pada wanita yang melingkarkan tangan di lengannya.Shakira, istrinya.Shakira tampil memukau dalam balutan dress satin berwarna emerald yang jatuh sempurna membungkus tubuhnya. Rambutnya disanggul modern, menyisakan beberapa helai yang membingkai wajah cantiknya yang kini tampak jauh lebih segar dan bercahaya.Kehadiran mereka berdua seketika menjadi magnet perhatian. Luis, sang penguasa Hartadi Group yang kini lebih hangat, bersanding dengan Shakira yang keanggunannya kian matang setelah kelahiran putri kedua mereka."Kamu cantik malam ini, Ra," bisik Luis, mengabaikan beberapa pasang mata yang mulai berbisik di sekitar mereka.Shakira tersenyum tipis, sebuah senyuman yang menyimpan kebahagiaan."Makasih, Den Mas

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   TAMAT

    Luis berdiri terpaku di depan jendela besar ruang kerjanya, menatap lurus ke arah taman belakang tanpa benar-benar melihat apa pun.Pikirannya masih tertinggal pada percakapan singkat namun padat dengan David. Baru saja mereka turun dari pesawat setelah perjalanan bisnis dari Singapura.Penolakan David satu bulan lalu masih teringat di pikirannya jika ia lebih mementingkan istrinya. Tapi keputusannya baru saja cukup mengejutkan.Luis tidak pernah ikut campur dalam urusan David. Tapi sebagai tangan kanan yang sangat setia, Luis tidak mau David kekurangan satu kebutuhan apapun agar tetap berdiri tegak di sampingnya. Selama bertahun-tahun, David adalah bayangan yang tak pernah mengeluh. Namun kali ini, nada bicaranya di telfon menyimpan sesuatu yang lebih dalam dari sekadar keengganan untuk bertugas.Keputusasaan dan ... kehancuran.Pintu ruang kerja terbuka pelan. Shakira melangkah masuk dengan langkah anggun, membawa secangkir teh hangat yang aromanya segera mengisi ruangan. Ia melihat

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Sang Tangan Kanan

    Sore itu, sinar matahari keemasan menerobos masuk melalui jendela besar ruang keluarga, menyinari karpet bulu tempat Luis sedang berlutut. Di hadapannya, Laura yang kini sudah menginjak usia satu tahun lebih, sedang berusaha payah menegakkan kaki mungilnya sambil berpegangan pada jemari telunjuk Luis."Ayo, Sayang ... dikit lagi. Anak Ayah pasti bisa," bisik Luis dengan suara lembut yang dulu mustahil terdengar dari mulutnya.Setahun ini, Luis benar-benar bertransformasi. Tajamnya insting bisnis Hartadi Group tetap ia genggam, namun hatinya sepenuhnya milik Shakira dan anak-anak.Kerajaan bisnisnya berjalan sebagaimana mestinya, sementara ia sendiri lebih memilih pulang sebelum matahari terbenam demi melihat perkembangan motorik putri kecilnya.Tepat saat Laura berhasil berdiri tegak selama beberapa detik sebelum kembali terduduk sambil tertawa, seorang asisten rumah tangga muncul di ambang pintu."Permisi, Den Mas. Ada Pak Akhtara Ubaid ada di ruang tamu. Beliau ingin bertemu Den Mas

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Kembalinya Sang Raja

    Pagi itu menjadi hari yang paling mendebarkan untuk Luis. Hampir satu tahun lamanya, dia tidak menginjakkan kaki di gedung tempat ia dulu memberi makan ambisinya hingga ke akar-akar.Dia belum berangkat. Udara di dalam kamar masih tenang, namun ada sesuatu yang membuatnya kikuk untuk kembali.Luis berdiri tegap di depan cermin, mengenakan setelan jas formal yang sudah lama tidak ia pakai. Tergantung rapi sejak satu tahun lalu dan kini, jas itu kembali melekat sempurna di tubuhnya, seolah kemarin Luis hanya sedang liburan.Pantulan tatapannya ketika menatap sesuatu tetap tajam, namun sekarang lebih tenang dan terarah. Kilat ambisi di matanya tidak lagi sesombong dulu.Kemudian Shakira mendekat sambil membawa dasi hitam di tangan. Lalu berdiri tepat di hadapan Luis."Nunduk dikit, Den Mas," ucapnya lembut.Luis menurut sambil tersenyum tipis. Ini pertama kalinya, sebagai istri, Shakira menjalankan fungsinya sebagai pemasang dasi untuk suaminya.Jemari Shakira dengan telaten merapikan ker

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Jangan Sia-Siakan

    Shakira tidak langsung menjawab.Ia hanya menatap Luis beberapa detik, membaca keseriusan di mata pria itu. Bukan lagi sekadar ambisi … tapi juga ketakutan andai Luis kehilangan keseimbangan yang baru saja mereka bangun.Dia baru saja menemukan ritme membagi kehidupan untuk keluarga dan pekerjaan, ternyata bukan hal yang mudah. Membuatnya teringat akan Belliza, putri pertama Shakira dengan Devano, yang telah tiada karena Luis dulu kerap memaksa Shakira bekerja hingga lembur berhari-hari demi mengalahkan Ben Danardjanto.Nama yang sudah lama tak pernah diucapkan… tapi selalu ada. Kemudian Luis meraih tangan Shakira dan digenggam erat.“Ra, aku, Luis Hartadi, ingin meminta maaf secara pribadi … tentang Belliza.”Shakira terkejut ketika Luis mendadak membicarakan hal itu. Membuat memori sedihnya kembali terbuka."Kamu tahu kenapa aku nggak pernah bahas Belliza lagi, Den Mas?"Luis tetap menunduk sambil menggenggam tangan Shakira. Sedang Shakira tersenyum tipis, namun matanya mulai berkaca

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Kalian Itu Nafasku

    Luis tersenyum melihat ranjang baru di kamar mereka yang kini diperlebar. Bukan lagi hanya untuk tiga orang, melainkan cukup untuk empat orang. Lengkap dengan pembatas lembut di sisi bayi.Setelah kelahiran Laura, Luis menghubungi kepala asisten di rumah agar mengganti kasur yang ada di kamar Luis. Sesuai dengan keinginannya.Dan tanpa persetujuan Shakira, karena Luis yang terbiasa dominan, langsung mengubahnya tanpa persetujuan."Aku mau kita tidurnya barengan," jawab Luis santai.Shakira mengerjapkan mata."Jadi …""Kita tidur berempat, Sayang."Shakira tidak bisa menahan senyumnya."Ruis juga?"“Iya. Nanti kalau Ruis sama Laura udah tidur, kita bisa pindah ke kamar sebelah. Bikin adik lagi buat Ruis.”Shakira segera mencubit perut Luis hingga suaminya itu sedikit mengaduh dan terkekeh.“Aku habis operasi kecelakaan loh, Yang.”“Habisnya usil. Nifas aja belom kelar. Udah mikir anak lagi.”Lalu suara langkah kecil terdengar dari belakang."Bunda, adik nangis. Kata nenek minta minum su

  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Kamu Dekat Tapi Terasa Jauh

    Langkah Luis mendadak terhenti seolah kakinya terpaku ke lantai bandara.Di ujung lobi kedatangan, di antara kerumunan orang yang menjemput, berdiri seorang wanita cantik dengan pakaian modis dan kacamata hitam yang bertengger di kepalanya.Itu Nadine.Wajah Luis yang tadinya hanya tegang, kini beru

    last updateHuling Na-update : 2026-03-27
  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Kamu Berbahaya

    Pagi menyapa Jakarta dengan cuaca yang mendung, seolah mewakili suasana hati Luis yang kelabu. Tanpa sepatah kata pun, bahkan tanpa menoleh sedikit pun ke arah Shakira yang masih terlelap di sofa kamarnya tanpa selimut, Luis bangun dan bersiap dengan kecepatan penuh.Ia mengenakan setelan jas navy t

    last updateHuling Na-update : 2026-03-27
  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Telfon Di Tengah Gairah

    Bu Tatik tertegun mendengar permintaan Shakira."Tapi Nona ... barang-barang mendiang Non Belliza itu satu-satunya kenangan yang—""Lakukan aja!" potong Shakira cepat dengan pandangan sedih yang berusaha ia tutupi. "Belliza udah bahagia di sana. Dan aku … juga harus bisa bahagia tanpa dia. Lihat bar

    last updateHuling Na-update : 2026-03-27
  • Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO   Datang Karena Cemburu

    Begitu pintu terbuka, Nadine langsung membeku.Di dalam ruangan itu, Luis duduk di kursinya dengan jas kerja yang sudah dilepas, lengan kemejanya tergulung rapi sampai siku. Di depannya ada David, asisten pribadinya, dan manajer pemasaran, keduanya fokus pada layar laptop yang menampilkan grafik dan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status