Share

177. Sebuah Siasat Awal?

Author: CacaCici
last update publish date: 2026-07-13 23:57:42

Raigen Harl Adam!

"Ternyata kau orang yang sangat sombong," ucap Raigen, menatap dingin pada Inggita yang mendang wajah kaku dan mata yang melebar.

Cantik!

Tunggu! Ada yang berbeda dari perempuan ini. Si Lemon ini terlihat lebih muda dan … matanya, kenapa Raigen baru sadar kalau mata perempuan ini sangat indah?

"Kamu kenal dia, Inggita?" tanya Safno pelan, terkesan berbisik pada Inggita.

Inggita meneguk saliva secara susah payah. Jantungnya berdebar kencang dan tubuhnya kaku.

Waktu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hiiii ... sama kita, Kak. ♡⁠(⁠>⁠ ⁠ਊ⁠ ⁠<⁠)⁠♡
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... keknya masih ditahap tertarik, Kak.
goodnovel comment avatar
NING
Wih kayaknya Babang Igen udah jatuh hati sama Inggita
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   446. (GD) Antara Hendra, Kaina, dan Freza

    "Jiwa?" Kaina mengeluarkan kening, menatap layar HP dengan ekspresi wajah tak yakin. Saat ini Kaina sedang bersantai di ruang televisi, tempat favoritnya karena Kaina memang suka menonton televisi. Sembari menonton, Kaina teringat dengan kejadian tadi malam—saat Elzeren mengatakan cinta padanya. Namun, tadi malam, Kaina tak menjawab, memilih pura-pura tidur. Akan tetapi sekarang dia teringat dengan 'Janu—panggilan dari Elzeren untuknya. Sekarang Kaina mencari tahu arti dari Janu tersebut, akan tetapi Kaina kurang yakin. Ada dua arti yang Kaina temukan, pertama panah dan yang kedua jiwa. Keduanya sama-sama tak masuk akal bagi Kaina. "Ah, sudahlah." Kaina menggaruk pelipis lalu memilih fokus menonton televisi. Namun, tiba-tiba Kaina ingin sekali makan rujak dan kue yang rasanya masam. Kaina bangkit dari sofa, segera mengganti pakaian karena dia akan keluar. Elzeren memperbolehkannya keluar, asal Kaina membawa bodyguard dan maid dengannya. ***"Nyonya, Tuan bilang supaya anda mene

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   445. (GD) Ungkapan Rasa

    "Cih." Elzeren berdecih geli, tak menyangka jika istrinya akan menganggapnya keren hanya karena hal tadi. "Berarti aku sesuai tipemu, Hum?"Senyuman Kaina seketika luntur, langsung menatap datar pada Elzeren. Namun, percayalah, dia sedang menutupi kegugupan dan grogi yang mendadak melandanya."Kau lapar?" tanya Elzeren lagi. Kaina menggelengkan kepala. "Sudah kubilang, aku cuma ingin ngemil udang.""Bukan pura-pura ingin makan udang padahal tujuan sebenarnya adalah untuk memantauku dan Freza bukan?" Elzeren duduk di sebelah Kaina, bersedekap cool sambil menatap istrinya dengan smirk tipis pada Kaina. "Untuk apa aku memantau Mas dan Freza?!" bantah Kaina tegas, menatap berang campur muram pada Elzeren. "Karena kau suka padaku, Janu," enteng Elzeran. Kaina mengepalkan tangan, menatap Elzerah dengan ekspresi campur aduk. Ada perasaan kesal karena pria ini terus menyudutkannya tentang perasaannya, ada juga perasaan gugup serta terancam. Kaina bisa saja jujur, hanya saja dia malu meng

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   444. (GD) Tarif Mahal

    Kaina menatap pecahan piring dan udang goreng di lantai dengan ekspresi wajah campur aduk. Setelah itu, dia menatap tangannya yang terluka akibat tertusuk oleh pecahan halus dari piring. Kaina yang berjongkok di lantai meneguk saliva secara susah payah. Dia kembali menatap jari manisnya yang terluka dan berdarah dengan nanar. Jantungnya berdebar kencang dan kepalanya terus berteriak di dalam, menyebutnya bodoh karena melukai diri sendiri demi sesuatu. Yah, Kaina sengaja menjatuhkan piring—tempat dia meletakkan udang yang baru ia goreng. Lalu setelah piring jatuh, dia pura-pura memungut pecahan piring. Diam-diam Kaina melukai jari manisnya, berharap dengan cara ini Elzeran datang melihatnya yang terluka lalu pada akhirnya menyuruh Freza pulang. Tadi, sebelum melakukan ini, Kaina begitu bersemangat. Namun, setelah tangannya berdarah, dia berpikir sejenak. Apa yang sedang dia lakukan? Apakah dia sepadan melakukan ini hanya demi mendapatkan perhatian Elzeran? Lalu bagaimana jika Elzere

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   443. (GD) Ketika Kaina Caper

    "Kami tak melakukan kesalahan jadi Tuan tak mungkin memecat kami," jawab maid tersebut, memberi isyarat pada kedua maid untuk membawa paksa Freza ke ruang tamu. "A-aku belum makan!" pekik Freza, tak mau dibawa ke ruang tamu. Dia merasa terkucilkan karena dianggap tamu, bukan seseorang yang berhak pada rumah ini. Misal Nyonya!"Tuan dan Nyonya sudah selesai makan malam, maka kami wajib membersikan meja makan." Maid tersebut berkata tegas, "jika anda lapar, anda bisa membeli makanan di luar setelah pulang dari sini.""Ck, lihat saja nanti. Aku akan mengadukan kalian pada Elzeran," kesal Freza, namun perkataannya tersebut sama sekali tak diindahkan oleh para maid yang membawanya. ***Elzeren masuk ke kamar dan menemukan Kaina yang sedang duduk di sofa sambil membaca buku. Elzeren menghela napas, berjalan pelan menuju sofa lalu ikut duduk di sebelah istrinya."Kenapa kau tiba-tiba berhenti makan, Janu?" tanya Elzeren pelan, menatap Kaina yang terlihat serius membaca buku. "Aku sudah

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   442. (GD) Tak ada Rasa Hormat

    "Elzeren, hiks … aku hamil!" tangis Freza sambil mengeratkan pelukannya pada Elzeren. Elzeren menatap ke arah maid, memberi isyarat supaya mereka menarik Freza yang sedang memeluknya. Para maid yang paham dengan perintah Elzeren, segera menarik Freza supaya menjauh dari Elzeran. Setelah menjauhkannya, mereka juga menahan Freza agar perempuan itu tak kembali memeluk Elzeren. "Kalian kenapa menahanku? Lepaskan aku!" pekik Freza sambil menangis tetapi menatap kesal dan jengkel pada pada maid yang menahan tubuhnya, "Elzeran, tolong katakan pada mereka untuk melepasku. Hiks … a-aku tidak melakukan apa-apa, aku cuma ingin memelukmu!" lanjutnya, kembali menangis terisak karena perasaan yang campur aduk. Elzeren menatap sejenak pada istrinya, menaikkan sebelah alis ketika melihat Kaina makan dengan lahap. Awalnya Elzeren sangat kesal pada Freza yang tiba-tiba saja datang lalu langsung memeluknya. Namun, saat melihat istrinya yang tadinya tidak berselera makan tiba-tiba makan dengan sangat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   441. (GD) Sang Pengganggu

    "Maaf, tadi aku tidak bisa ikut mengantar Mommy, Daddy dan Kakak ke bandara. Aku ada rapat penting yang tidak bisa ditinggal," ucap Elzeren, sedang makan malam berdua dengan istrinya. Sejak dia pulang, Kaina mendadak sangat pendiam. Kaina terus mengurung diri dalam kamar. Elzeren rasa … itu kesalahannya karena tidak ikut mengantar orang tua istrinya ke bandara. Namun, sayangnya dia baru meminta maaf karena sejak pulang dari kantor, Elzeren benar-benar sibuk oleh pekerjaan yang ia bawa ke rumah ini. "Tidak perlu meminta maaf karena Mas tidak salah," ucap Kaina pelan, makan kurang lahap karena tak ada udang dan … nafsu makannya menurun. Ini bukan masalah udang yang tak ada. Nafsu makannya memang sedang menurun. Biasanya jika ada udang, setidaknya dia masih bisa menghabiskan sepiring nasi. Namun, tanpa udang, sesendok nasi pun rasanya berat. "Kuperhatikan kau banyak diam." Elzeren berkata rendah, mengamati istrinya yang terlihat ogah-ogahan makan, "apa aku melakukan kesalahan, J

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status